1 / 37

K.3 Obat Gangguan Saraf & Neuromuskular (A)

K.3 Obat Gangguan Saraf & Neuromuskular (A). .: Hadratul Asliyah. S.Farm., Apt :. Sub Judul :. Gangguan Syaraf : Parkinson Alzeimer Neuromuscular diseases : Myasthenia Gravis Multiple Sclerosis Spasme otot

sema
Download Presentation

K.3 Obat Gangguan Saraf & Neuromuskular (A)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. K.3Obat Gangguan Saraf & Neuromuskular (A) .: Hadratul Asliyah. S.Farm., Apt :.

  2. Sub Judul : • GangguanSyaraf : • Parkinson • Alzeimer • Neuromuscular diseases : • Myasthenia Gravis • Multiple Sclerosis • Spasmeotot • ObatPsikotik, Axiolitik, Anti Depresandan Stabilizer Mood  next week

  3. Penyakit / Gangguan Sistem Saraf • Neuroanatomi • Neurofisiologi • TesNeurodiagnostik : Rontgen, CT Scan, PET, MRI, Angiografiserebri, mieolografi, EEG, EMG, dll • Keperawatankritis • Keperawatanrehabilitasi

  4. Anatomi Sel Syaraf (neuron) Dendrit : menghantarkaninformasi menujubadansel Akson : menghantarkaninformasi keluardaribadansel Sinaps : tempatdimana neuron mengadakankontakdgn neuron lain/organ efektor TipeStruktur Neuron : Neuron tanpaakson Neuron bipolar Neuron unipolar Neuron multipolar

  5. Klasifikasi Fungsional Sel Syaraf • Klasifikasifungsional : • Neuron sensorik • Membawainformasidarireseptorpesansensorikuntukdibawake SSP • Neuron motorik • Membawainstruksidari SSP menuju organ efektor • Interneuron • Terdapat di seluruhotakdanbatangotak

  6. Cara komunikasi neuron : • Impuls Listrik • Neurotransmitter (zat kimiawi) : ACh, Adneralin, Noradrenalin, Dopamin, Serotonin, GABA

  7. Sistem Saraf SSP (sistemsarafpusat) Otak, MedulaSpinalis, Medula Oblongata SistemSaraf Sistemsarafsadar Saraf spinal SST (sistemsaraftepi) / Limbik Sistemsaraftaksadar (Otonom/ SSO) SarafSimpatik Saraf Para simpatik

  8. Sistem Syaraf Otonom: • Fungsi : • SSOS : • respon “fight / flight” • Neurotransmitter : norefinefrin • SSOP : • Pengontrol keadaan • normal • “rest & digest” • Neurotransmitter : • Ach (asetilkolin)

  9. Parkinson • Deskripsi Suatugangguanneurologisprogresifpadapusatotak yang bertanggungjawabuntukmengontroldanmengaturgerakan. Kelainaninidiakibatkanolehdefekjalurdopaminergik.Karakteristik : bradikinesia (perlambatangerakan), tremor dankekakuanotot. • Penyebab Idiopatik (tidakdiketahui), biasamenyerangpadausiapertengahanataulanjut (mulai 50-60 thn)

  10. Parkinson : Patofisiologi Abnormalitas patologis yang utama: degenerasi sel dengan hilangnya neuron dopaminergik yang terpigmentasi pada substansia nigra di otak dan ketidakseimbangan sirkuit motor ekstrapiramidal (pengatur gerakan di otak)

  11. Parkinson : mekanisme neurotransmitter • Mekanismeterjadinyagangguanneurotransmitteryangmenyebabkanpenyakitparkinson, • Dopaminbekerjasebagaineurotransmiterinhibisi, Acetilkolinbekerjaneurotransmitereksitasi. Dan bekerjasalingmenyeimbangkan. • Padapenyakitparkinsonterjadipenurunandopaminkarenaneuronpadasubstansinigraberkurangsehinggasekresidopamindalamneostriatumpunmenurun. • Tanpadopaminneuron akan distimulasiberlebihanolehAchmenyebabkantonus (ketegangan) ototberlebihanyangditandaioleh tremor dan rigiditas (kaku)

  12. Parkinson : Manifestasi penyakit • Gangguangerakan • Kakuotot • Tremor • Kelemahanotot • Hilangnyarefleks postural • Mempengaruhiwajah (sedikitekspresi) • Mempengaruhisikaptubuhdanberjalan • Manifestasiotonom : • Berkeringat • Kulitberminyak • Seringdematitisseroboik • Sulitmenelan • Konstipasi

  13. Parkinson : Tata laksana medis • Tujuan : Meminimalkan kecacatan (disability) dan efek samping, serta meningkatkan kualitas hidup semaksimal mungkin • Sasaran : meningkatkan transmisi Dopamin. • Terapi obat-obatan mencakup : antihistamin, anti-kolinergik, amantadin, levodopa, inhibitor Monoamin oksidase (MAO), dan antidepresi

  14. Parkinson : Terapi obat • Anti-histamin : memilikiefeksedatifdanantikolinergikpusatringan, membantumenghilangkan tremor • Anti-kolinergik (triheksifenidil, prosiklidin, danbenzotropinmesilat) • AmantadinHidroklorida (Symmetrel), agen antivirus yang digunakanpadaawalpengobatanpenyakit Parkinson untukmenurunkankekakuan, tremor danbradikinesia. • Levodopa : agen paling efektifuntukpengobatan Parkinson. Levodopa diubahdari (MD4)L dan (MD4)-dopamenjadidopaminpada basal ganglia sehinggakonstrasidopamindapatditingkatkan

  15. Parkinson : Terapi obat • Derivat ergoet-agonis Dopamin (bromokriptin dan pergolid) dianggap sebagai agonis reseptor dopamin; agen ini bermanfaat bila ditambahkan pada levodopa • Inhibitor MAO : obat ini menghambat pemecahan dopamin • Anti-depresan : anti depresan dapat diberikan untuk mengurangi depresi yang juga biasa terjadi pada penyakit parkinson

  16. ALZEIMER • Deskripsi Alzeimeradalahpenyakitdegenerasi neuron kolinergik yang merusakdanmenimbulkankelumpuhan, terutamamenyerang orang berusia 65 tahunkeatas. Penyakitalzeimerditandaiolehhilangnyaingatandanfungsikognitifsecaraprogresif. • Penyebab • Virus lambat : belumterbukti. Namundiprediksi virus mempunyaimasainkubasi 2-30 th • Proses autoimun : berdasaradanyakadarantibodireaktifthdotak • Keracunanaluminium

  17. Alzeimer : Patofisiologi Patofisiologi : Masih diteliti berkaitan dengan Neurotransmitter peptida dan Neurotoksisitas dari aluminium

  18. Alzeimer : Manifestasi penyakit • penurunan ingatan jangka pendek atau kemampuan belajar atau menyimpan informasi • penurunan kemampuan berbahasa dan kesulitan menemukan kata atau kesulitan memahami pertanyaan atau petunjuk • ketidakmampuan menggambar atau mengenal gambar dua-tiga dimensi,

  19. Alzeimer : Global Deterioration Scale

  20. Alzeimer : Tata laksana medis • Tujuan : • memelihara fungsi-fungsi pasien selama mungkin • menunda perkembangan penyakit • mengontrol gangguan/kelakuan yang tidak diinginkan. • Terapi obat : • Terapi kolinergik • Mencegah degenerasi sel saraf • Terapi simptomatik

  21. Alzeimer : Terapi obat • Terapi kolinergik : untuk mengatasi gejala penurunan kognisi atau menunda progresivitas penyakitmekanisme : meningkatkan kadar asetilkolin di otak dengan cara menghambat pengrusakan asetilkolin oleh enzim.Golongan obatnya disebut kolinesterase inhibitor, contoh obatnya adalah takrin, donepezil, rivastigmin, galantamin

  22. Alzeimer : Terapi obat • Mencegah degenerasi sel syaraf, misalnya dengan Vitamin E sebagai antioksidan kuat, dan obat yang bekerja pada reseptor glutamat, yaitu memantin • terapi simptomatik untuk mengurangi gejala-gejala non-kognitif, seperti depresi, kecemasan, insomnia, halusinasi, dll. Untuk mengatasi gejala ini digunakan obat yang sesuai, misalnya depresi diatasi dengan antidepresan, kecemasan diatasi dengan penenang, dll.

  23. MYASTHENIA GRAVIS • Deskripsi gangguan autoimun yang merusak komunikasi antara syaraf dan otot, mengakibatkan peristiwa kelemahan otot. sistem kekebalan menghasilkan antibodi yang menyerang salah satu jenis reseptor pada otot samping pada simpul neuromuskular-reseptor yang bereaksi terhadap neurotransmiter acetycholine. Akibatnya, komunikasi antara sel syaraf dan otot terganggu • Penyebab Gangguan tersebut kemungkinan dipicu oleh infeksi, operasi, atau penggunaan obat-obatan tertentu, seperti nifedipine atau verapamil (digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi), quinine (digunakan untuk mengobati malaria), dan procainamide (digunakan untuk mengobati kelainan ritme jantung). Neonatal myasthenia terjadi pada 12% bayi yang dilahirkan oleh wanita yang mengalami myasthenia gravis. Antibodi melawan acetylcholine, yang beredar di dalam darah, bisa lewat dari wanita hamil terus ke plasenta menuju janin.

  24. Myastenia Gravis : Patofisiologi

  25. Myasthenia Gravis : Patofisiologi

  26. Myasthenia Gravis : patofisiologi

  27. Myasthenia Gravis : Manifestasi • Gejala-gejala yang paling sering terjadi adalah : • Kelopak mata lemah dan layu. • Otot mata lemah, yang menyebabkan penglihatan ganda. • Kelemahan berlebihan pada otot yang terkena setelah digunakan.Kelemahan tersebut hilang ketika otot beristirahat tetapi berulang ketika digunakan kembali.

  28. Myasthenia Gravis : Efek

  29. Myastenia Gravis : Tata laksanamedis

  30. Myasthenia gravis : Terapi obat • Obat-obatankemungkinandigunakanuntukmembantumeningkatkankekuatandengancepatatauuntukmenekan reaksi autoimun danmemperlambatkemajuangangguantersebut. • Untukmenekan reaksi autoimun, dokterbisajugameresepkankortikosteroid, sepertiprednison, atauimmunosuppressant, seperticyclosporineatauazathioprine. • Ketika obat-obatan tidak menghasilkan keringanan atau ketika myasthenic crisis terjadi, plasmapheresis kemungkinan digunakan • Jikathymomaada, kelenjar thymus harusdiangkatdengancaraoperasiuntukmencegahthymomamenyebar.

  31. MULTIPLE SKLEROSIS • Deskripsi Gangguan neurologis, biasanya pada usia muda 18-40 th. Dan lebih sering menyerang pada wanita Sklerosis ditandai dengan adanya bercak kerusakan mielin yang tersebar, diikuti dengan gliosis dari substantia alba sistem persarafan. • Penyebab Belum diketahui, diperkirakan reaksi autoimun yang menyerang mielin, virus dan kemungkinan adanya faktor genetik

  32. Multiple Sclerosis : Patofisiologi

  33. Multiple sklerosis : Manifestasi • Secara klinis, akan terjadi akumulasi progresifseperti • masalah penglihatan (penglihatan kabur, lapang pandang menyempit) • kelemahan pada otot (terutama pada tungkai) • penurunan daya indra • depresi • kesulitan koordinasi dan berbicara • rasa sakit dan bahkan kelumpuhan.

  34. Multiple Sclerosis : Gejala Pemeriksaan diagnostik : MRI : alat diagnostik utama untuk memperlihatkan plak kecil dan mengevaluasi perjalanan penyakit.

  35. Multiple Sklerosis : Tata LaksanaMedis • Tujuan : • pengontrolan gejala dan menghambat penyakit • Terapi obat : • Kortikosteroid dan ACTH (Adrenocorticotropic hormone) • Beta-interferon

  36. Quiz : • sebutkan anatomi sel saraf • Jelaskan perbedaan penyakit Parkinson, Alzeimer, ? • Jelaskan perbedaan penyakit Myastenia gravis, multiple skrerosis ? • Jelaskan pengobtan yang harus diberikan pada penyakit alzeimer • Jelaskan pengobtan yang harus diberikan pada penyakit multiple sklerois

More Related