1 / 237

BPS Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua

PEMBINAAN PDRB KABUPATEN/KOTA. BPS Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua . DIREKTORAT NERACA PRODUKSI BADAN PUSAT STATISTIK. OUTLINE. Pengantar PDB/PDRB Metode Pengukuran PDB/PDRB Konsep dan Definisi Pendekatan Pengukuran PDB/PDRB Metode Penyusunan PDB/PDRB Sektor 1. Pertanian

scout
Download Presentation

BPS Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMBINAAN PDRB KABUPATEN/KOTA BPS Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua • DIREKTORAT NERACA PRODUKSI • BADAN PUSAT STATISTIK

  2. OUTLINE • Pengantar PDB/PDRB • Metode Pengukuran PDB/PDRB • Konsep dan Definisi • Pendekatan Pengukuran PDB/PDRB • Metode Penyusunan PDB/PDRB • Sektor 1. Pertanian • Sektor 2. Pertambangan dan Penggalian • Sektor 3. Industri Pengolahan • Sektor 4. Listrik, Gas, & Air Bersih • Sektor 5. Bangunan • Sektor 6. Perdagangan, Hotel, & Restoran • Sektor 7. Pengangkutan, dan Komunikasi • Sektor 8. Keuangan, Real Estat, & Jasa Perusahaan • Sektor 9. Jasa-jasa • Analisis Deskriptif Data PDB/PDRB • Tips dan Trik Pengujian Kelayakan PDB/PDRB

  3. PENGANTAR PDB/PDRB

  4. PENGANTAR PDB/PDRB A. LatarBelakang Bureau of Economic Analysis – United State (2005) mendefinisikan PDB sebagainilaibarangdanjasaberdasarkanhargapasar yang dihasilkanolehtenagakerjadanpropertiesdisuatuwilayah. Produkdomestik regional bruto (PDRB) adalahprodukdomestikbrutodaribagianwilayah yang merupakanagregasidarinilaitambahbruto (NTB) darisemua unit produsenresidendisuatu region (BadanKoordinasiStatistikNasional-NSCB Filipina). Tenagakerjadanpropertyinidapatdisuplaidariwilayahtersebut (residen) tapi juga dapatdisuplaidariluarwilayah (non residen).

  5. PENGANTAR PDB/PDRB ProdukDomestik Regional Brutosecarakonsepsamadengan PDB (Vu Quang Viet, 2010) ProdukDomestik Regional Brutoatasdasarhargapasaradalahjumlahnilaitambahbruto (gross value added) yang timbuldariseluruhsektorperekonomiandisuatuwilayah Jika PDB merupakannilaitambah yang terciptadari unit produksiresidendalamperekonomiandomestik, sedangkan PDRB mengukurnilaitambah yang dihasilkanoleh unit produksi regional dalamekonomi regional bisanegarabagian, provinsi, ataukabupaten Yang dimaksuddengannilaitambahadalahnilaiproduksi (output) dikurangibiayaantara. Nilaitambahbrutodisinimencakupkomponen‑komponenpendapatanfaktor (upahdangaji, bunga, sewatanahdankeuntungan), penyusutandanpajaktidaklangsungneto

  6. PENGANTAR PDB/PDRB Siklusekonomimenggambarkanaliranbarangdanjasadariprodusenkekonsumensecara timbal balik • B. SiklusEkonomiMakro • Gambar 1. Siklusperekonomiansederhana Dalamperekonomian yang sederhanaatautertutup, biasanyasiklusekonomimempunyaipola yang hanyamelibatkanduapelakuekonomiyaiturumahtanggadanperusahaan

  7. Luar Negeri Pengeluaran konsumsi Barang dan jasa Pemerintah Rumahtangga Perusahaan Faktor‑faktor produksi Balas jasa faktor produksi Lembaga Keuangan Penanaman Modal PENGANTAR PDB/PDRB Transaksiantararesidendan non residen (luarnegeri) • Gambar 2. Siklusperekonomianterbuka Aktifitasekonomi yang terjadisangatkompleks

  8. PENGANTAR PDB/PDRB Pelakuekonomiadalahindividuataukelompokindividu yang memilikihakuntukmemutuskanmelakukankegiatanekonomi, sepertiproduksi , konsumsi, atauakumulasibarangdanjasa C. PelakuEkonomi Secaraumum, pelakuekonomidapatdibedakanatas: rumahtangga, perusahaan, unit pemerintah, dan lembaga non profit Rumahtanggamerupakankumpulanorang yang tinggalbersamadalamsaturumah, yang mengumpulkanpendapatannyadanmengkonsumsibarangdanjasasecarakolektifterutamarumahdanmakanan. Termasuksebagairumahtangga, mereka yang tinggalsecaraberkelompokdirumahsakit, pantijompo, biara, penjara, dlluntukjangkawaktu yang lama Perusahaan atauusahamerupakanbadanhukumatausosial yang terpisahdariperorangan, memilikitanggungjawabdanakuntabelataskeputusandantindakanekonomi yang diambil. Merekamenghasilkanbarangdanjasa yang akandipasarkandengantujuanmemperolehkeuntungan Lembaga non profit merupakanbadanhukumatausosial yang didirikanuntukmenghasilkanbarangdanjasanamunstatusnyatidakbolehdijadikansebagaisumberpendapatan, labaataukeuntunganfinansiallainnya. Dalampraktek, statusnyadiaturolehundang-undangatauperaturansehinggabadanatau unit lain yang mengontrolataumengaturnyatidakberhatataskeuntunganataupendapatan lain yang merekaperoleh Unit Pemerintahadalahlembaga yang didirikanmelaluiprosespolitik yang memilikikewenanganlegislatif, yudikatifataueksekutifataslembagaataubadanlainnyadalamwilayahtertentu. Sebagaipelakuekonomi, fungsiutamapemerintahadalahbertanggungjawabmenyediakanbarangdanjasauntukmasyarakatataurumahtangga. Dan untukpenyediaanberasaldaripajakataupendapatanlainnya

  9. PENGANTAR PDB/PDRB • D. ArtidanKegunaan • - GambaranPerekonomiandisuatuwilayahpadaperiodetertentu. • - Beberapakegunaandari PDB/PDRB : • Mengetahuistrukturekonomisuatuwilayah • Mengetahuipertumbuhanekonomi • Perbandinganpotensiekonomisecara regional maupuninternasional • Analisisekonomilebihlanjut • Dasarperencanaandankebijakanekonomi

  10. PENGANTAR PDB/PDRB • E. Klasifikasi PDB/PDRB • Pengelompokankegiatanekonomidilakukanberdasarkankesamaanataukemiripanfisikproduk (barangdanjasa), prosesproduksiataujeniskegiatansehinggadiperolehsektoratausubsektor yang homogen • Klasifikasi PDB/PDRB Indonesia saatinimengacupadaKlasifikasiLapangan Usaha Indonesia (KLUI) 1990

  11. PENGANTAR PDB/PDRB Klasifikasi PDB/PDRB

  12. PENGANTAR PDB/PDRB Klasifikasi PDB/PDRB

  13. PENGANTAR PDB/PDRB Klasifikasi PDB/PDRB

  14. PENGANTAR PDB/PDRB Klasifikasi PDB/PDRB

  15. PENGANTAR PDB/PDRB Klasifikasi PDB/PDRB

  16. METODE PENGUKURAN PDB/PDRB

  17. KONSEP DAN DEFINISI

  18. ProdukDomestikdan Regional Semuabarangdanjasasebagaihasildarikegiatan‑kegiatanekonomi yang beroperasidiwilayahdomestik, tanpamemperhatikanapakahfaktorproduksinyaberasaldariataudimilikiolehpendudukdaerahtersebut ProdukDomestik Produk Regional Produk regional adalahprodukdomestikditambahdenganpendapatan yang diterimadariluardaerah/negeridikurangdenganpendapatan yang dibayarkankeluardaerah/negeritersebut. Produk regional merupakanproduk yang ditimbulkanolehfaktorproduksi yang dimilikiolehpenduduksuatudaerah.

  19. AgregatProdukDomestik Regional Bruto (PDRB) ProdukDomestik Regional Bruto (PDRB) AtasDasarHargaPasaradalahjumlahnilaitambahbruto (gross value added) yang timbuldariseluruhsektorperekonomiandisuatuwilayah. ProdukDomestik Regional Bruto (PDRB) AtasDasarHargaPasar ProdukDomestik Regional Netoatasdasarhargapasar ProdukDomestik Regional Netoatasdasarbiayafaktor Pendapatan Regional Pendapatan per kapita ProdukDomestik Regional NetoatasdasarhargapasaradalahProdukDomestik Regional Brutoatasdasarhargapasarminus penyusutan ProdukDomestik Regional NetoatasdasarbiayafaktoradalahProdukDomestik Regional Netoatasdasarhargapasarminus pajaktidaklangsungneto Pendapatan Regional adalahProdukDomestik Regional Netoatasdasarbiayafaktorplus pendapatanfaktorneto yang mengalirdari/kedaerah lain/luarnegeri Pendapatan per kapitadiperolehdengancaramembagiPendapatan Regional denganjumlahpendudukpertengahantahun

  20. BarangdanJasa Barangadalahproduksiberbentukfisik yang dapatdirabadandilihat. Barang Jasa ProsesProduksi FaktorProduksi Jasaadalahproduksi yang tidakdapatdirabadandilihat. Barangdanjasadiproduksimelaluisuatuprosesproduksiataspartisipasifaktorproduksi. Prosesproduksididefinisikansebagaisuatuproses yang menciptakanataumenambahnilai, kegunaanataumanfaatbarudarisuatubarangdanjasa. Faktor produksiterdiridaritanah, tenagakerja, modal danwiraswasta.

  21. BarangdanJasa Barangdanjasauntukmemenuhipermintaanantarayaitubarangdanjasa yang digunakansebagaibiayaantaradidalamprosesproduksi Barangdanjasamenurutpenggunaannyadibedakanatas : Barangdanjasauntukmemenuhipermintaanantara Barangdanjasauntukmemenuhipermintaanakhir Barangdanjasauntukmemenuhipermintaanahir, yaitubarangdanjasa yang digunakanolehkonsumen/permintaanakhir. Barangdanjasainisebagiandigunakansebagaialatdidalamprosesproduksi, dandikategorikansebagaibarang modal

  22. ProdusenBarangdanJasa Perusahaan yang bergerakdiberbagailapanganusaha yang kegiatannyadibelanjaiolehhasilpenjualanbarangdanjasa yang dihasilkan ProdusenBarangdanJasa Perusahaan Pemerintah LembagaSwasta yang tidakmencariuntung (nirlaba) Produsenjasapemerintah yang menyediakanjasa yang biasanyatidakdiproduksioleh unit lain, dantujuannyamengaturdanmelaksanakankebijaksanaanumumdibidangekonomidansosial Lembagaswasta yang tidakmencariuntung (nirlaba) adalahprodusen yang menyediakanjasakepadarumahtanggaatasdasartidakmencarikeuntungandantidaksepenuhnyadibiayaiataudikontrololehpemerintah

  23. PemakaiBarangdanJasa PemakaiBarangdanJasa Pemakaibarangdanjasaterdiridariperusahaan, pemerintah, lembagaswastanirlaba, luarnegeridanrumahtangga Perusahaan, pemerintah, lembagaswasta yang tidakmencariuntungdanpemakaidiluarnegerimenggunakanbarangdanjasauntukkonsumsiantaradankonsumsiakhir.Sedangkanrumahtanggahanyamemakaibarangdanjasauntukkonsumsiakhir.

  24. Hargaprodusenadalahsuatutingkatharga yang diterimaolehprodusen yang terjadipadatransaksipertama. • Hargaprodusen meliputisemuabiaya yang dikeluarkanolehprodusenuntukmemproduksibarangdanjasatermasukkeuntungan normal danpajaktidaklangsungneto. • Hargaprodusentidaktermasukmargin perdagangandanbiayapengangkutankarena margin perdaganganmerupakan output darikegiatanperdagangan, danbiayapengangkutanmerupakan output kegiatanpengangkutan yang menghubungkanprodusendengankonsumen. PenilaianBarangdanJasa PenilaianBarangdanJasa Barangdanjasa yang dihasilkandariprosesproduksidinilaiatasdasarhargaprodusen

  25. PENDEKATAN PENGUKURAN PDB/PDRB

  26. PDB/PDRBAtasDasarHargaBerlaku Yaitubarangdanjasadihitungmenggunakanharga yang berlakupadasaattahun berjalan. PDB/PDRB yang dihasilkandisebut PDB/PDRB Nominal PendekatanPengukuran PDB/PDRB • PDB/PDRBdapatdinyatakansebagai : • PDB/PDRBAtasDasarHargaBerlaku (ADHB) • PDB/PDRBAtasDasarHargaKonstan (ADHK) PDB/PDRBAtasDasarHargaKonstan Yaitubarangdanjasatersebutdihitungpadaharga yang tetap (harga pada tahundasar). PDB/PDRB yang dihasilkandisebut PDB/PDRBRiil

  27. TigaSudut Pandang PDB/PDRB

  28. MetodePenghitungan PDB/PDRB AtasDasarHargaBerlaku • Tiga pendekatan penghitungan yang dapat digunakan, yaitu: • Pendekatan produksi (PDB-Y) • 2. Pendekatan pengeluaran (PDB-E) • 3. Pendekatan pendapatan (PDB-I)

  29. PDB/PDRB AtasDasarHargaBerlaku PDB/PDRB Produksi = penjumlahan nilai tambah atas barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di wilayah regional/negara dalam jangka waktu tertentu • PendekatanProduksi Output b,t = Produksit x Hargat NTBb,t = Outputb,t – Biaya Antarab,t Atau dapat didekati dengan formula: NTBb,t = Outputb,t x Rasio NTBo Dimana : Output b,t = Ouput/nilai produksi bruto atas dasar harga berlaku tahun t NTBb,t = Nilai tambah bruto atas dasar harga berlaku tahun ke t Produksit = Kuantum produksi/indikator produksi tahun ke t Hargat = Harga produksi /indikator harga tahun ke t Rasio NTB = Perbandingan NTB terhadap Output (NTB/Ouput) Rasio NTBo = Rasio NTB pada tahun dasar (o)

  30. Output atau total keluaran menggambarkan nilaiprodukyang dihasilkan secara ekonomi yang diperoleh melalui perkalian antara jumlah produk/indikator produk dengan rata-rata harga/indikator hargayang sesuai. • Output tersebut dinilaisebagai harga produsen (harga pada transaksi awal). Output A. OUTPUT Definisi Output Produk Harga/IndikatorHarga • Produkadalah sejumlah unit (volume) yang dihasilkan dalam bentuk barang (tangible), sedangkan istilah indikator produk umumnya digunakan untuk volume produk yang berupa jasa (in-tangible) • Harga/indikator harga adalah nilai per-unit atas produk (barang maupun jasa) yang dihasilkan. Dalam prakteknya digunakan rata-rata harga (rata-rata output per-unit) atau harga yang dianggap cukup representatif

  31. Output Output/Produkutama, yaitubarangdanjasa yang dihasilkandarisuatuprosesproduksidengannilai yang paling tinggi, atau volume fisiknya atauwaktupengerjaannya paling besar Menurutdiversifikasiproduk output terbagidalam 3 (tiga) macamyaitu Output/Produkutama Output/Produksekunder, terdiridari: Output/Produkikutan Output/Produksampingan Output/Produksekunder, adalahbarangdanjasa yang dihasilkanselaindariprodukutama Output/Produkikutan, adalahbarangdanjasa yang dihasilkanbersama-samadenganprodukutamaataspenggunaanteknologitunggal. Contohnya, berasadalahprodukutamadandedakmerupakanprodukikutan Output/Produksampingan, adalahbarangdanjasa yang dihasilkansejalandenganprodukutamatapidaripenggunaanteknologi yang berbeda. Contohnya, semen adalahprodukutamadankantong semen adalahproduksampingan

  32. Menurutpenggolonganutamaproduk output dibagiatas: Barang Jasa Output Menurutkharaktersikproduk output terbagidalam 2 macamyaitu: i. Berwujud (tangible) ii Tidakberwujud (intangible) Produk Output dapatdibedakan: Penggolonganutama Kharakterisik Penggolongankomoditas Penggolonganlapanganusaha Lapanganusahaspesifik Segmenpasar Tujuanproduk Menurutpenggolongankomoditas output terdiriatasyaitu: 1. Padi 2. Jagung Buah-buahandst Menurutpenggolonganlapanganusahaterbagiatas : i. Primer ii Sekunder Tersier Menurutlapanganusahaspesifik output terbagiatas : 1. Pertanian 2. Pertambangandanpenggalian 3. Industri 4. LGA 5. Konstruksi 6. Perdagangandan Hotel Restoran 7. PengangkutandanKomunikasi. 8. Keuangan & Real Estate, Jasa Perusahaan 9. Jasa-Jasa Menurutsegmenpasarterbagidalam 2 macamyaitu: i. Dalamnegeri ii Luarnegeri Menuruttujuanproduk, output terdiriatasyaitu: 1. Permintaanantara 2. Permintaanakhir

  33. Barangtidaktahan lama adalahbarang yang mempunyaisuatuperkiraanumurpenggunaankurangdarisatutahun BiayaAntara B. BIAYA ANTARA Biayaantaraterdiridaribarangtidaktahan lama danjasayang digunakandidalamprosesproduksi

  34. Barangdanjasa (upah, gaji, dannatura) yang diberikankepadapegawai, bukan sebagai biayaantara, tetapi sebagai balasjasapegawai Kasus Batas BiayaAntara Beberapa kasus batasbiayaantara: Barangdanjasa yang diberikankepadapegawai Pengeluaranpegawaikedandaritempatbekerja Pengeluaranpegawaikedandaritempatbekerjadimasukkansebagaipengeluarankonsumsirumahtangga, karenapengeluarantersebutsepenuhnyamerupakankeputusan yang dilakukanolehpegawai

  35. Perbaikankecilmencakuppekerjaan yang dilakukanuntukmemperbaikikerusakandanpenggantiansukucadangbarang modal tetap yang sudahaus. • Perbaikanbesarmencakuppekerjaan yang menambahumurpenggunaansuatubarang modal tetapataumeningkatkanproduktivitasnya. Kasus Batas BiayaAntara • Perbaikan kecil dan Perbaikan besar • Perbaikankecilyang dimasukkan se-bagaibiayaantara, denganperbaikanbesaryang dimasukkansebagaipembentukanbarang modal tetap. • Sebagaicontoh, penggantiansuatusistemsaluran air darisuatubangunantempattinggaladalahmerupakanperbaikanbesar, sedangpenggantiangentengadalahsebagaiperbaikankecil

  36. Perbaikanbesarmaupunperbaikankecilmobilyang digunakanbukanuntuktujuanusahadimasukkandidalampengeluarankonsumsirumahtangga. Bilamobiltersebutdigunakanuntuktujuanusahadanjugauntukkonsumsirumahtangga, pengeluaranatasperbaikankecildanpemeliharaanharusdialokasikansebagaibiayaantaradanpengeluarankonsumsirumahtangga Kasus Batas BiayaAntara • Perbaikanbesarmaupunperbaikankecilmobilyang digunakanbukanuntuktujuanusaha • Seluruhpengeluaranrutinpengusahaanperkebunan, kehutanandanpertambanganharusdimasukkansebagaibiayaantara • Akantetapi, pengeluaranuntukpembukaantanah, pekerjaanirigasi, perluasantempatdanpenggalianpertambangan, penanamandanpengusahaanbarudaritanamankeras, dimasukkansebagaipembentukan modal tetap

  37. Alasannyaadalahbahwapengeluarantersebutbelumpastimemberikanmanfaatdimasa yang akandatangdandikhawatirkanakantimbulmasalahpenilaiandanpenyusutanbilapengeluarantersebutdimasukkansebagaipembentukan modal tetap. Pengeluaranuntukiklan, risetpemasarandanhubunganmasyarakat, jugadiperlakukansebagaibiayaantaradanbukansebagaipembentukan modal. Kasus Batas BiayaAntara • Pengeluaranuntukriset, pengembangandaneksplorasiuntuktujuankhususperusahaan, sepertipencarianbarang‑barangtambang, pengembangankomoditas‑komoditas baruataumeningkatkanprosesproduksi, atauuntuktujuanakhir yang lebihumumsepertirisetdasarilmiah, dimasukkansebagaibiayaantarawalaupunpengeluaraninimerupakanpembentukan modal dalamperusahaan.

  38. Nilai tambah bruto/NTB (Value added) adalah biaya yang timbul sebagai akibat dari pemakaian faktor produksi dalam suatu kegiatan ekonomi. Faktor produksi antara lain terdiri dari tenaga kerja, tanah, modal dan kewiraswastaan NilaiTambahBruto C. NILAI TAMBAH BRUTO (NTB)/ Value Added Nilai tambah bruto disebut juga sebagai balas jasa faktor produksi Nilai nilai tambah bruto dari suatu sektor akan sama dengan output dikurangi biaya antara pada sektor tersebut

  39. Upah dan gaji adalahbalasjasa yang diberikankepadatenagakerja (selainpekerjakeluarga yang tidakdibayar) yang terlibatdalamkegiatanproduksi. Balasjasatersebutmencakupsemuajenisbalasjasa, baik yang berupauangmaupunbarang NilaiTambahBruto Penyusutanadalahbiayaataspemakaianbarang modal tetapdalamkegiatanproduksi. Nilaipenyusutandarisuatubarang modal tetapdihitungdenganjalanmemperkirakanbesarnyapenurunannilaidaribarang modal tersebut yang disebabkanolehpemakaiannyadalamkegiatanproduksi • Wujud dari nilai tambah bruto meliputi : • Upah dan Gaji, • Penyusutan, • Pajak Tak Langsung Neto (Pajak Tak Langsung dikurangi subsidi) dan • Surplus Usaha Pajak tak langsung neto adalah selisih antara pajak tak langsung dengan subsidi. Pajaktaklangsungmencakuppajakimpor, pajakekspor, beamasuk, pajakpertambahannilai, cukaidansebagainya. Sedangkansubsidiadalahbantuan yang diberikanolehpemerintahkepadaprodusenuntukmenutupibiayaproduksi. Subsidimerupakantambahanpendapatanbagiprodusendanseringdisebutsebagaipajaktaklangsungnegatif. Subsidipadaumumnyadimaksudkanuntukmempertahankantingkathargatertentudarisuatuproduk. Surplus usahaadalahbalasjasaataskewiraswastaandanpendapatanataspemilikan modal. Surplus usahaantara lain terdiridarikeuntungansebelumdipotongpajakpenghasilan, bungaatas modal, sewatanahdanpendapatanatashakkepemilikanlainnya. Besarnyanilai surplus usahaadalahsamadengannilaitambahbrutodikurangiupahdangaji, penyusutandanpajaktaklangsungneto.

  40. ContohPendekatanProduksi 4 PDB = NTB = = 200 + 100 + 200 + 200 = 700 i=1

  41. ContohPendekatanProduksi Output b,t = Produksit x Hargat NTBb,t = Outputb,t – Biaya Antarab,t

  42. PDB/PDRB AtasDasarHargaBerlaku PDB/PDRBPengeluaran merupakan penjumlahansemuakomponenpermintaanakhir • PDB/PDRB Pengeluaran • PDB/PDRB= Konsumsirumahtangga + KonsumsiPemerintah + PMTB + PerubahanInventori + (Ekspor - Impor)

  43. PDB/PDRB AtasDasarHargaBerlaku PDB/PDRB Pendapatan merupakan penjumlahanbalas jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi • PDB/PDRB Pendapatan • PDB/PDRB= Upah dan Gaji + Surplus Usaha + Penyusutan + Pajak Tak Langsung – Subsidi

  44. MetodePenghitungan PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan • Empatpendekatanpenghitungan yang dapatdigunakan, yaitu: • Metode Revaluasi • 2. Metode Ekstrapolasi • 3. Metode Deflasi • 4. Metode Double Deflasi

  45. PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan Produksi thn t AlurKerjaMetodeRevaluasi x x = Indeks Hargat/ Indeks Harga0 Harga thn 0 Harga thn t = Output konstan thn t Output berlaku thn t x x Rasio NTB0 Rasio NTBt = = NTB Konstan thn t NTB berlaku thn t

  46. PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan Metode revaluasi : Outputhargakonstandinilaiberdasarkanhargapadatahundasar (0) • MetodeRevaluasi Output Konstant = Produksit x Harga0 NTB Konstant = Output Konstant x Rasio NTB0

  47. PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan Metode ekstrapolasi :Outputhargakonstandinilaiberdasarkanindeks produksi • MetodeEkstrapolasi Output Konstant = Output BerlakuO x Indeks Produksit NTB Konstant = Output Konstant x Rasio NTB0

  48. PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan Metode deflasi : Outputhargakonstandiperoleh dengan membagi (men-deflate) output berlaku dengan indeks harga • MetodeDeflasi Output Konstant = Output Berlakut / Indeks Hargat NTB Konstant = Output Konstant x Rasio NTB0

  49. PDB/PDRB AtasDasarHargaKonstan Metode double deflasi : Outputhargakonstandiperoleh denganmembagi (men-deflate) output berlaku dengan indeks harga dan biaya antara konstan dideflate dengan indeks harga • MetodeDouble Deflasi Output Konstant = Output Berlakut / Indeks Hargat Biaya Antara Konstant = Biaya Antara Berlakut / Indeks Hargat NTB Konstant = Output Konstant – Biaya Antara Konstant

  50. METODE PENYUSUNAN PDB/PDRB

More Related