PENDAHULUAN - PowerPoint PPT Presentation

pendahuluan n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
PENDAHULUAN PowerPoint Presentation
Download Presentation
PENDAHULUAN

play fullscreen
1 / 24
PENDAHULUAN
357 Views
Download Presentation
ronnie
Download Presentation

PENDAHULUAN

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. PENDAHULUAN HIDROGEOLOGI

  2. PENDAHULUAN Sasaran : • Memahami definisi yang berkaitan dengan hidrogeologi • Memahami akifer dan jenis media akifer • Memahami konsep tipologi dan geometri akifer • Memahami konsep dasar cekungan hidrogeologi dan siklus airtanah

  3. Definisi Istilah Bidang Sumberdaya Air • Hidrometeorologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat fisik air atmosfer. • Hidrologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat fisik – hidrolik air permukaan. • Hidrogeologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan, sifat fisik – hidrolik, dan perilaku airtanah (zona jenuh).

  4. Berbagai Bidang Kajian Hidrogeologi

  5. Peristilahan • Berdasarkan substansi yang dibahas :Hydrogeology identik dengan Groundwater GeologyGeohydrology berbeda dengan Hydrogeology dan Groundwater Geology.

  6. Tiga Sistem Hidrologi (Castany, 1982)

  7. CEKUNGAN HIDROLOGI DAN HIDROGEOLOGI

  8. SIKLUS HIDROLOGI

  9. AIR HUJAN DAN AIR PERMUKAAN Sasaran • Memahami dasar kesetimbangan air meteorik • Menghitung potensi airtanah dari data neraca air meteorik • Mengidentifikasi relasi antara air sungai dengan airtanah

  10. TERMINOLOGI CEKUNGAN • Cekungan topografi Tempat yang secara morfologi bentuknya cekung dan dibatasi oleh tinggian atau punggungan

  11. TERMINOLOGI CEKUNGAN • Cekungan airtanah Unit hidrogeologi yang mengandung suatu unit akifer yang besar atau beberapa unit akifer yang berhubungan dan saling mempengaruhi

  12. ANALISA CURAH HUJAN • Jumlah curah hujan yang jatuh, biasanya diukurdalam satuan milimeter atau inci. • Beberapa metode perhitungan Curah Hujan Wilayah, antara lain: • Metode Thiessen • Metode Poligon • Metode Rata-rata Aritmetik Dan metode lainnya

  13. Alat Penakar Hujan Penakar Hujan Otomatis tipe Bendix

  14. Alat Penakar Hujan Penakar HujanManual Tipe Observatorium Keterangan gambar : A: corong penampung curah hujan B: silinder penampung air hujan C:corong penyalur air kesilinder penampung D: tiang dari kayu/beton

  15. Distribusi Curah Hujan • Curah hujan harian rata-rata adalah jumlah curah hujan dalam 1 (satu) bulan dibagi banyaknya hari dalam 1 (satu) bulan. • Curah hujan bulanan rata-rata adalah jumlah curah hujan dalam 1 (satu) tahun dibagi 12. • Curah hujan tahunan adalah jumlah curah hujan per bulan dalam tahun tertentu.

  16. Siklus Hidrologi Suksesi tahapan-tahapan yang dilalui oleh air dari atmosfer bumi dan kembali lagi ke atmosfer.

  17. Transpirasi Presipitasi Intersepsi Evaporasi Infiltrasi Perkolasi Detensi Permukaan Limpasan Permukaan Cadangan Depresi Evapotranspirasi Presipitasi saluran Terminologi dalam Hidrometeorologi

  18. Evapotranspirasi Ada beberapa metode perhitungan Evapotranspirasi, antara lain : • Cara Blaney Cricldle. • Cara modifikasi Blaney Cricldle. • Cara Thornthwhite. • Cara Pen Mann.

  19. AnalisisWater Balance AnalisisWater Balance adalah suatu kajian keseimbangan air yang menghitung kelebihan air (water surplus) berdasarkan Curah Hujan dan Limited Evapotranspirasi

  20. AnalisisWater Balance AnalisisWater Balance bertujuan untuk menghitung potensi air di suatu daerah berdasarkan data-data klimatologi, seperti Curah Hujan, Temperatur Udara, Lama Penyinaran Matahari, Kelembaban Udara, Kecepatan Angin, dan lain-lain.

  21. Ilustrasi Model Hidrodinamika Air Keterangan gambar : • DROn = Direct Run Off ke-n (mm/bln atau mm/thn) • In = Infiltrasi bulan ke-n (mm/bln ) • Vn = Volume Simpan bln ke – n (mm/bln), berada pada pori-pori batuan • Bn = Base Flow ke – n (mm/bln atau mm/thn) • Ws = Water Surplus • Dari gambar terlihat bahwa zona jenuh adalah bagian dari Base Flow • Luas Daerah Penelitian = 1 m2 • MAT = Muka Air Tanah • P = Perkolasi • Run Offn = DROn + Bn • Ws = DROn + In

  22. AIR HUJAN SEBAGAI SUMBER AIR TANAH Imbuhan airtanah secara alami dapat berupa air hujan, kolam, danau atau sungai. Imbuhan = Presipitasi – Limpasan – Evapotranspirasi + Storativitas

  23. Hidrolika Airtanah • Pada aliran airtanah lewat akifer berlaku Hukum Darcy dan Hukum Kontinuitas. Formulasi Hk. Darcy Q = K. A .(h1 – h2)/S Koefisien permeabilitas K = T/b

  24. TERIMAKASIH