tumor urogenital n.
Download
Skip this Video
Download Presentation
TUMOR UROGENITAL

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 41

TUMOR UROGENITAL - PowerPoint PPT Presentation


  • 295 Views
  • Uploaded on

TUMOR UROGENITAL. Dr. ALVARINO SpB SpU BAG. BEDAH DIVISI UROLOGI FK UNAND / RSMJ PADANG. TUMOR GINJAL. EPIDEMIOLOGI - Tumor urogenital ketiga tby stl Ca prostat dan buli. - Dekade 5 – 6 - Laki-laki : wanita = 2 : 1. KLASIFIKASI. Primer : Parenkim

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'TUMOR UROGENITAL' - reuel


Download Now An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
tumor urogenital

TUMOR UROGENITAL

Dr. ALVARINO SpB SpU

BAG. BEDAH

DIVISI UROLOGI

FK UNAND / RSMJ PADANG

tumor ginjal
TUMOR GINJAL
  • EPIDEMIOLOGI

- Tumor urogenital ketiga tby stl Ca prostat dan buli.

- Dekade 5 – 6

- Laki-laki : wanita = 2 : 1.

klasifikasi
KLASIFIKASI
  • Primer :

Parenkim

Jinak : Adenoma,Lipoma,Hamartoma,Onkositoma

Ganas : Adenokarsinoma, Nefroblastoma.

Saluran ginjal

Jinak : Papilloma.

Ganas :Tumor pelvis renalis.

  • Sekunder : Metastasis
adeno karsinoma ginjal grawitz hipernefroma karsinoma sel ginjal
Adeno karsinoma ginjal(Grawitz,hipernefroma,karsinoma sel ginjal )
  • Tumor parenkim ginjal.
  • Berasal dari tubulus proksimal ginjal.

Insiden :

Umur dekade 5 – 7.

3% dari tumor ganas dewasa.

etiologi
Etiologi

Multi faktor ?

Diduga tembakau.

Faktor lain :

  • Lingkungan/pekerjaan : bahan kimia.
  • Bahan/obat tertentu : kopi,analgetika,estrogen eksogen.
slide6
Patologi :

Clear sel 25%

Granular sel 25%

Mixed type ( tbyk.)

Sarkomatoid 2%

Staging : - TNM

- Robson

Grading : - Fuhrman.

gambaran klinis
Gambaran klinis

Trias: flank pain 40%

hematuria ( tersering.)

teraba massa abdomen 15%

Gejala lain: febris

hipertensi

anemis

varikokel

td metastase

paraneoplastik sind : (erithrositosis,hiperkalsemia,hipertensi dan ggn faal hati)

slide8

Imaging : IVP,CT Scan,MRI,Angiografi

  • Laboratorium :
          • - Hematuria
  • - Anemia
  • - LED 
  • Radiologi :
  • - IVP : distorsi PCS
  • - USG : massadiginjal
  • - CT Scan : massadiginjal

11

terapi
Terapi
  • Nefrektomi
  • Radioterapi
  • Kemoterapi
  • Imunoterapi
nefroblastoma wilm s tumor
Nefroblastoma (Wilms tumor)
  • Tumor ginjal pada anak.
  • Umur < 10 th dan tbyk 3,5 th.
  • Tumor urogenital tbyk pada anak
  • 10% menyerang bersamaan pada kedua ginjal
  • Sering diikuti oleh kelainan bawaan lain : anridia,hemihipertropi,anomali organ genital.

Etiologi :

Mutasi post zygot (sporadik)

Mutasi pre zygot (familial)

slide13
Histopatologi :

Favorable (tanpa ada sel anaplasia )= baik. 89%

Unfavorable 11%

Patologi :

Asal metanefrik blastema,stroma dan epitel

Metastase :

Limfogen

Hematogen ( paru 85%,hepar 10%)

slide14

STAGING ( Menurut NWTS ) :

    • Terbatasdalamginjal, eksisisempurna
    • Keluarginjal, eksisisempurna
    • Sisa tumor dalam abdomen
    • Metastasejauh
    • Bilateral

8

gambaran klinis1
Gambaranklinis
  • Asimptomatis abdominal mass.
  • Hematuria
  • Hipertensi 25 – 60%
  • Imaging :

USG,IVP(distorsi pelviokalices,non visual)

Diagnosa banding :

Hidronefrosis

Neuroblastoma ( VMA urine meningkat)

Teratoma retroperitonium.

penatalaksanaan
Penatalaksanaan

- Nefrektomi radikal

- Kadang diawali atau diikuti dg :

Sitostatika : Actinomisin D,Vincristine

- Radiasi eksterna.

tumor buli buli
Tumor buli-buli.

Epidemiologi

- 2% seluruh keganasan,no 2 pd tumor urologi

- Pria 2x wanita

- Meningkat pd daerah industri

Resiko :

  • Pekerjaan - senyawa amin aromatik
  • Perokok - amin aromatik dan nitrosamin.
  • Infeksi saluran kemih: E.colli dan proteus sp
  • Kopi,pemanis buatan dan obat-obatan.
histopatologi
Histopatologi
  • Karsinoma sel transisional (90%)
  • Skuamosa (10%)
  • Adenokarsinoma (2%)

Staging :

- Jewet –Marshal

- UICC –TNM

Grading :

- Low dan High grade ( WHO)

klinis
Klinis
  • Painless hematuria,intermitten dan total.
  • Jarang disertai iritabilitas
  • Pemeriksaan fisik pd std dini tidak ada.
  • St lanjut : teraba massa,gejala komplikasi

Laboratorium:- Sitologi urine

- Cel surface anti gen study.

- Flowsitometri.

Pencitraan :- BNO-IVP,CT Scan, MRI

slide21

Diagnosis :

    • Urinalysis : hematuria
    • Sitologi urine : klas IV - V
    • IVP : filling defect dlmbuli-buli

18

penatalaksanaan1
Penatalaksanaan
  • Sistoskopi dan TUR Buli-buli.
  • Instilasi intra vesika.
  • Sistektomi radikal,partial atau total.
  • Radiasi eksterna.
  • Kemoterapi
  • Diversi urine- Ureterosigmoidostomi

Coduit usus

Diversi urine kontinen

Diversi urine orthotopic.

karsinoma prostat
Karsinoma prostat
  • Keganasan terbanyak urogenital pria.
  • Usia>50th, 70-80th ---- 30%

> 80th----75%.

Etiologi :

  • Predisposisi genetik
  • Pengaruh hormonal : tgt kadar androgen
  • Diet dan lingkungan
  • Infeksi.

Patologi :

- Sebagian besar adenokarsinoma

- PIN (precursor Ca) = High dan Low grade.

- 75% zona perifer 15-2% zona sentral dan transisional

klinis1
Klinis
  • 10% dg gejala keluhan Ca prostat

- LUTS

- Keluhan metastasis

- Sisanya waktu skrining

P E : - DRE : keras,nodul

Lab: - PSA

- PSA v,PSA d

- Ratio free PSA / total PSA

Penyebaran

Limfogen : KGB pelvis dan retroperitonial

Hematogen : V.vertebralis, tlg osteoblastik

imaging
Imaging
  • TRUS : biopsy
  • CT Scan
  • MRI
  • Bone Scanning : metastasis

Prognosis :

Partin tabel : PSA

Gleasson skor

Klinis

stadium
Stadium

Grading :

- WHO

- Gleasson (x,y),Gleasson sum (x+y)

- Well diff : 2 – 4

- Moderate diff : 5 – 7

- Poorly diff : 8 – 10.

Staging :

- Whitmore dan Jewett

- TNM

slide30

T2

T1

T4

T3

penatalaksanaan2
Penatalaksanaan
  • Observasi :

T1a umur > 70 th

  • Radikal prostatektomi

T1-2 No Mo < 70 th

  • Radioterapi radikal

T1b-T2c >70 th , T3

  • Hormonal : Surgical & medikamentosa

T4 , M +, N +.

tumor testis
Tumor testis

Epidemiologi:

  • 1-2% tumor ganas pada pria
  • Umur 15 – 35 th.

Etiologi :

  • Belum diketahui pasti
  • Faktor risiko :Maldesensus testis

Trauma testis

Atropi / infeksi testis.

Hormonal.

klasifikasi1
Klasifikasi

Primer :

  • Germ sel tumor ( 95%)

- Seminoma : Spermatositik,Anaplastik,Klasik.

- Non seminoma : Khoriokarsinoma,Yolk sac, Teratoma

  • Non germ sel tumor

- Sel leydig,Sel sertoli,Gonadoblastoma.

Sekunder

- Limfoma,leukemia infiltratif

klinis2
Klinis

Anamnesa :

- Pembesaran testis tanpa nyeri

- Padat,Transiluminasi -.

- Lanjut :

Massa pd abdomen(pemb.KGB),ginekomastia.

Penanda tumor :

  • ΑFP↑ : embrional,terato ca,yolk sac
  • βHCG ↑ : chorio ca.
  • normal : seminoma
penyebaran
Penyebaran
  • Limfogen
  • Hematogen : Chorio carsinoma

Pencitraan :- Thorak kp tomografi

- USG

- CT Scan

- MRI

Stadium :- TNM

- Peckham

penatalaksanaan3
Penatalaksanaan
  • Tidak dibenarkan biopsi testis.
  • Orchidektomi lig.tinggi.

Patologi :

Seminoma : Peckham 1-2b : Radioterapi

Peckham 2c-4 : BEP

Non Seminoma :

Peckham 1-2b : RPLND

Peckham 2a-4 : BEP

tumor ganas penis
Tumorganas penis

Etiologi:

Tidak diketahui

Higienis yg kurang baik

Iritasi smegma

Sirkumsisi ↓ kejadian ca penis

Patologi Anatomi :

karsinoma sel basal

melanoma

tumor mesemkin

skuamosa sel karsinoma (tbyk)

klinis3
Klinis
  • Ulkus
  • Papiller,eksofitik
  • KGB +
  • Biopsi primer
  • Pencitraan : metastasis

Stadium

- TNM

- Jackson

penatalaksanaan4
Penatalaksanaan

Lesi primer

- Sirkumsisi

  • Penektomi partial atau total
  • Perineostomi
  • Radiasi : tidak memuaskan

Kelenjer Getah Bening :

- Anti biotik 4-6 minggu,evaluasi.

- Bila gagal diseksi kelenjer

- Sitostatika

- Radiasi paliatif