slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Penyajian Data PowerPoint Presentation
Download Presentation
Penyajian Data

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 76

Penyajian Data - PowerPoint PPT Presentation


  • 188 Views
  • Uploaded on

B A B III. Penyajian Data. Selain berupa angka-angka ringkasan, penyajian data dapat berbentuk. Tabel. dan. Grafik. Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang disusun menurut kategori-kategori, sehingga memudahkan untuk pembuatan analisis data. Grafik

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Penyajian Data' - pravat


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

B A B III

Penyajian Data

Selain berupa angka-angka ringkasan,

penyajian data dapat berbentuk

Tabel

dan

Grafik

slide2

Tabel

merupakan kumpulan angka-angka yang disusun

menurut kategori-kategori, sehingga memudahkan

untuk pembuatan analisis data.

Grafik

merupakan gambar-gambar yang menunjukkan

secara visual data berupa angka yang biasanya juga

berasal dari tabel-tabel yang telah dibuat.

slide3

Tabel dan Grafik

bisa dipergunakan untuk menyajikan

Cross Section Data

Dan

Data Berkala

slide4

Bentuk Tabel

  • Tabel satu arah
  • pendidikan, masa kerja
  • merk, harga, jenis
  • Tabel dua arah
  • pendidikan dan masa kerja
  • umur dan merk
  • Tabel tiga arah
  • masa kerja, umur dan gol
  • umur, merk dan jenis
slide5

Tabel satu arah :

ialah tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal

atau satu karakteristik saja, misalnya :

- data personalia : pendidikan, masa kerja, umur, gol. dsb.

- data peralatan : merk, jenis, umur, harga dsb.

Tabel 3.5:

slide6

Tabel dua arah :

ialah tabel yang menunjukkan hubungan dua hal atau

dua karakteristik, misalnya :

- data personalia : masa kerja dan pendidikan, masa kerja

dan gol, dsb.

- data peralatan : umur dan merk, umur dan jenis, dsb.

Tabel 3.7:

slide7

Tabel tiga arah :

ialah tabel yang menunjukkan tiga hal atau tiga karakteristik,

misalnya :

- data personalia : masa kerja, pendidikan dan gol,

masa kerja, umur dan gol, dsb.

- data peralatan : umur, merk dan jenis,

jenis, merk dan unit kerja dsb.

Tabel 3.9:

slide8

Bentuk Grafik

Penyajian dalam bentuk gambar dapat memudahkan pengambilan

kesimpulan dengan cepat

Beberapa macam grafik antara lain :

- grafik garis (line chart)

- grafik batangan/balok (bar chart/histogram)

- grafik lingkaran (pie chart)

- grafik gambar (pictogram)

- grafik berupa peta (cartogram)

slide11

Tabel 3.15:

Contoh 3.4

grafik garis komponen berganda
Grafik Garis Komponen Berganda

Peraga 3.5:

Contoh 3.7:

Tabel 3.18 :

slide28

Grafik Lingkaran Berganda

12,5%

25%

33%

50%

50%

50%

37,5%

17%

25%

slide30

Grafik Lingkaran Berganda

C

B

A

Misalkan: Jari-jari A = 2 cm (12)

grafik gambar

1979:

1980:

1981:

1982:

1983:

1984:

1985:

Grafik Gambar
distribusi frekuensi
DISTRIBUSI FREKUENSI
  • PENGERTIAN DISTRIBUSI
  • FREKUENSI

Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi.

Data berkelompok adalah data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu..

Jadi, distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut katagori tertentu dalam sebuah daftar.

distribusi frekuensi data kualitatif
DISTRIBUSI FREKUENSI DATA KUALITATIF

Data pada tabel 4.1 merupakan data kualitatif 50 orang pembeli komputer.

Dari data tersebut kita kesulitan untuk mengetahui dengan cepat, jenis komputer mana yang paling banyak diminati pembeli.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka datanya perlu disajikan dalam distribusi frekuensi

slide37

DISTRIBUSI FREKUENSI DATA KUANTITATIF

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam

menentukan kelas bagi distribusi frekuensi

untuk data kuantitatif, yaitu

- jumlah kelas,

- lebar kelas

- batas kelas.

jumlah kelas
Jumlah Kelas

Banyaknya kelas sebaiknya 7 dan 15, atau paling banyak 20.

k = 1 + 3,322 log n

k = banyaknya kelas

n = banyaknya data/nilai observasi

Hasilnya dibulatkan, biasanya ke atas

slide39

Untuk n = 100

k = 1 + 3,322 log 100

= 1 + 3,322 (2)

= 1 + 6,644

= 7,644

Jadi banyaknya kelas sebaiknya 7

interval kelas
Interval Kelas

Panjang interval kelas ( c ) :

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam

penentuan interval kelas, yaitu :

slide41

Contoh 4.1

75 86 66 86 50 78 66 79 68 60

80 83 87 79 80 77 80 92 57 52

58 82 73 95 66 60 84 80 79 63

80 88 58 84 96 87 72 65 79 80

86 68 76 41 80 40 63 90 83 94

76 66 74 76 68 82 59 75 35 34

65 63 85 87 79 77 76 74 76 78

75 60 96 74 73 87 52 98 88 64

76 69 60 74 72 76 57 64 67 58

72 80 72 56 73 82 78 45 75 56

batas kelas
Batas Kelas

Nilai-nilai yang membatasi kelas yang satu dengan kelas yang lain.

Terdapat dua batas kelas, yaitu:

a. Batas kelas bawah (lower class limit)

terdapat dideretan kiri setiap kelas

b. Batas kelas atas (upper class limit)

terdapat dideretan kanan setiap kelas

Batas kelas merupakan batas semu dari setiap kelas, karena di antara kelas yg satu dengan kelas yang lain masih terdapat lubang tempat angka tertentu.

slide46

Batas atas (upper limit)

Batas bawah (lower limit)

slide47

Batas atas yang sebenarnya

Tepi atas

Batas bawah yang sebenarnya

Tepi bawah

tepi kelas
Tepi kelas.

Batas kelas yang tidak memiliki lubang untuk angka tertentu antara kelas yang satu dengan kelas yang lain.

Penentuan tepi kelas tergantung pada keakuratan pencatatan data.

Terdapat dua tepi kelas, yaitu:

a. Tepi bawah kelas atau batas kelas bawah

sebenarnya.

b. Tepi atas kelas atau batas atas sebenarnya.

Untuk Ketelitian sampai satu desimal,

a. Tepi bawah kelas = batas bawah kelas – 0,5

b. Tepi atas kelas = batas atas kelas + 0,5

titik tengah kelas
Titik tengah kelas.

Angka atau nilai data yang tepat terletak di tengah suatu kelas.

Titik tengah kelas merupakan nilai yang mewakili kelasnya.

Titik tengah kelas :

½ (batas atas + batas bawah) kelas

slide51

Contoh 4.1

75 86 66 86 50 78 66 79 68 60

80 83 87 79 80 77 80 92 57 52

58 82 73 95 66 60 84 80 79 63

80 88 58 84 96 87 72 65 79 80

86 68 76 41 80 40 63 90 83 94

76 66 74 76 68 82 59 75 35 34

65 63 85 87 79 77 76 74 76 78

75 60 96 74 73 87 52 98 88 64

76 69 60 74 72 76 57 64 67 58

72 80 72 56 73 82 78 45 75 56

slide52

Untuk n = 100

k = 1 + 3,322 log 100

= 1 + 3,322 (2)

= 1 + 6,644

= 7,644

Jadi banyaknya kelas sebaiknya 7

Diambil 9 atau 10

slide54

k = 7

c = 9

34 – 3 = 31

c = 10

103 – 98 = 5

Nilai terkecil = 34

Nilai terbesar = 98

98 + 2 = 100

slide55

Frekuensi Relatif,

Frekuensi Kumulatif, dan Grafik

d histogram poligon frekuensi dan kurva
D. HISTOGRAM, POLIGON FREKUENSI, DAN KURVA

1. Histogram dan Poligon Frekuensi

Histogram dan poligon frekuensi adalah dua grafik yang sering digunakan untuk menggambarkan distribusi frekuensi.

Histogram : grafik batang

Poligon frekuensi : grafik garis

2 kurva frekuensi
2. Kurva Frekuensi

Kurva distribusi frekuensi, disingkat kurva frekuensi yang telah dihaluskan mempunyai berbagai bentuk dengan ciri-ciri tertentu.

Antara lain, simetris, tidak simetris, bentuk J, bentu U, Bimodal, Multimodal, dll.

slide59

Grafik dari Tabel Frekuensi,

Rrekuensi Relatif dan Kumulatif

Contoh 4.2:

contoh
Contoh :

Tabel 1. Modal PT.Angin Ribut

Sumber : Data fiktif

dari contoh tabel 1
Dari contoh tabel 1 :
  • Banyaknya kelas : 5
  • Batas kelas : 50, 59, 60, 69,…..
  • Batas bawah kelas : 50, 60, 70, 80, 90
  • Batas atas kelas : 59, 69, 79, 89, 99
  • Tepi bawah kelas : 49,5 ; 59,5 ; …;89,5
  • Tepi atas kelas : 59,5 ; 69,5 ; …; 99,5
  • Titik tengah kelas : 54,5 ; 64,5 ; … ; 84,5
  • Interval kelas : 50-59, 60-69,…, 90-99
  • Panjang interval masing-masing 10
  • Frekuensi kelas adalah 16, 32, 20, 17 dan 15
c penyusunan distribusi frekuensi
C. PENYUSUNAN DISTRIBUSI FREKUENSI

Distribusi Frekuensi dapat dibuat dengan mengikuti pedoman berikut :

1. Mengurutkan data.

2. Menentukan jangkauan (range) dari data.

3. Menentukan banyaknya kelas (k).

4. Menentukan panjang interval kelas.

5. Menentukan batas bawah kelas pertama.

6. Menghitung frekuensi kelas.

1 mengurutkan data mulai dari data yang terkecil ke yang terbesar
1. Mengurutkan data.Mulai dari data yang terkecil ke yang terbesar.

Jangkauan ( R ) :

Data terbesar – data terkecil

2. Menentukan jangkauan

( range ) dari data

3 menentukan banyaknya kelas
3. Menentukan banyaknya kelas

k = 1 + 3,322 log n

k = banyaknya kelas

n = banyaknya data

Hasilnya dibulatkan, biasanya ke atas

4 menentukan panjang interval kelas
4. Menentukan Panjang Interval Kelas

Panjang interval kelas ( i ) :

5 menentukan batas bawah kelas pertama
5. Menentukan batas bawah kelas pertama

Batas bawah kelas pertama biasanya dipilih dari data terkecil atau data terkecil yang berasal dari pelebaran jangkauan(data yang lebih kecil dari data terkecil), dan selisihnya harus kurang dari panjang interval kelasnya.

6 menghitung frekuensi kelas
6. Menghitung frekuensi kelas.

Menuliskan frekuensi kelas dalam

kolom sesuai banyaknya data.

Seluruh data harus dimasukan ke dalam kelas dan satu data tidak boleh masuk ke dalam 2 kelas yang berbeda.

contoh soal 1
Contoh Soal 1.

Buat distribusi frekuensi dari data berikut :

78 72 74 79 74 71 75 74

72 68 72 73 72 74 75 74

73 74 65 72 66 75 80 69

82 73 74 72 79 71 70 75

71 70 70 70 75 76 77 67

contoh soal 2
Contoh Soal 2.

Buat distribusi frekuensi dari data berikut :

80 18 69 51 71 92 35 28

60 45 63 59 64 98 47 49

48 64 58 74 85 56 72 38

89 55 28 67 84 78 37 73

65 66 86 96 57 76 57 19

54 76 49 53 83 55 83 47

64 39

e jenis jenis distribusi frekuensi
E. JENIS-JENIS DISTRIBUSI FREKUENSI

1. Distribusi Frekuensi Biasa.

a. Distribusi frekuensi numerik

b. Distribusi frekuensi katagori

2. Distribusi Frekuensi Relatif

3. Distribusi Frekuensi Kumulatif

a. Kurang dari.

b. Lebih dari.

a distribusi frekuensi numerik
a. Distribusi frekuensi numerik

Adalah distribusi frekuensi yang pembagian kelasnya dinyatakan dalam angka.

Tabel 2 Pelamar Perusahaan X, 2004

b distribusi frekuensi katagori
b. Distribusi frekuensi katagori

Adalah distribusi frekuensi yang pembagian kelasnya dinyatakan berdasarkan data atau golongan data yang ada.

Tabel 3 Pembelian Komputer

distribusi frekuensi relatif
Distribusi Frekuensi Relatif

Adalah distribusi frekuensi yang berisikan

nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas

dan jumlah pengamatan yang terkandung

dalam kumpulan data yang berdistribusi

tertentu.

Rumusnya :

distribusi frekuensi kumulatif
Distribusi Frekuensi Kumulatif

Adalah distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi kumulatif. Frekuensi kumulatif adalah frekuensi yang dijumlahkan. Distribusi frekuensi kumulatif memiliki grafik atau kurva yang disebut ogif.