1 / 11

PENUNTUTAN

PENUNTUTAN. Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum. ( 7 ) P E M B U K T I A N. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN. Pembuktian ( Psl . 183 s.d 189 KUHAP) Menurut doktrin dikenal ada empat sistem atau teori pembuktian , yaitu : Sistem pembuktian berdasarkan keyakinan hakim belaka

olympe
Download Presentation

PENUNTUTAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENUNTUTAN Dr. SETYO UTOMO,SH., M.Hum

  2. ( 7 ) P E M B U K T I A N

  3. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN Pembuktian(Psl. 183 s.d 189 KUHAP) Menurut doktrindikenaladaempatsistematauteoripembuktian, yaitu : • Sistempembuktianberdasarkankeyakinan hakim belaka • Sistempembuktianberdasarkanundang-undangsecarapositif • Sistempembuktianberdasarkankeyakinan hakim atasalasanlogis • Sistempembuktianberdasarkan UU secaranegatif Adapunsistem yang dianutperadilanpidana Indonesia ialahsistempembuktian UU secaranegatif, yaitubersalahtidaknyaterdakwaditentukanolehkeyakinan hakim yang didasarkanpadacaradandenanalatbukti yang sahmenurut UU. Adapunalatbuktisahmenurut UU, ialah : 1.8.a Keterangansaksi 1.8.b Keteranganahli 1.8.c Surat 1.8.d Petunjuk, dan 1.8.e Keteranganterdakwa

  4. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.a KeteranganSaksi(pasal 185 KUHAP) adalahketerangandarisaksimengenaisuatuperistiwapidana yang iadengarsendiri,lihatsendiridanalamisendiridandenganmenyebutkanalasanpengetahuannyaitu. Syaratsahketerangansaksi, sebagaiberikut : • Saksiharusmengucapkansumpahataujanjisebelummemberikanketerangan. • keterangandiberikandisidangpengadilan • Keteranganharustentangapa yang ialihatsendiri, alamisendiri, atauiadengarsendiridanharusbisamenyebutkanalasanpengetahuannyaitu • Jawabanataspertanyaanharusmenurutketentuanundang-undang (tidakbolehdipaksa, ditekanataudianjurkandantidakbolehdiajukanpertanyaan yang menjerat). • Keteranganseorangsaksisajatidakcukupmembuktikankesalahanterdakwa (unus testis nulus testis). Tetapiduaorangsaksi yang keterangannyabersesuaiansatusama lain dianggapduaalatbukti. Atausatuketerangansaksiditambahsatualatbukti lain yang bersesuaiansatudgn yang lain. • Keteranganbebrapaorangsaksi yang masing-masingberdirisendirimengenaisuatuhal / kejadiandapatdigunakansebagaisuatualatbuktiasalkanketerangansaksi-saksiituadahubungannyasatudgn yang lain sedemikianrupasehinggadapatmembenarkanadanyasuatukejadianataukeadaantertentu. • Cara menilaikebenaranketeranganseorangsaksi, adalah : • Persesuaianketerangansaksi yang satudengan yang lain • Persesuaianketerangansaksidgnalatbukti yang lain • Alasan yang dipergunakansaksiuntukmembeirkanketerangantertentu • Cara hidupdankesusilaansaksi

  5. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.b KeteranganAhli(pasal 186 KUHAP) adalahketerangan yang diberikanolehseorang yang memilikikeahliankhusustentanghal yang diperlukanuntukmembuatterangsuatuperkarapidanagunakepentinganpemeriksaan. Syaratsahketeranganahlisebagaialatbukti, adalah : • Keterangan yang diberikanolehseorangahli • Memilikikeahliankhususdalambidangtertentu . • Menurut pengetahuandalambidangkeahliannya • diberikandibawahsumpahataujanji • Cara memperolehketeranganahli : • Keteranganahli yang diberikandidepanpenyidikdalambentukberitaacaraataubentuklainnya, sebelummemberikanketeranganwajibbersumpahatauberjanji. • Keteranganahlidalambentuklaporanataspermintaanpenyidikataupenuntutumumdandibuatdenganmengingatsumpahdiwaktumenerimajabatanataupekerjaan. • Keteranganseorangahli yang dinyatakandalampersidangan, keterangantersebutdiberikansetelahiamengucapkansumpahataujanjidihadapan hakim. • Tata caramemperolehlaporanahlisebagaialatbuktiadalah : • Dimintaolehpenyidik yang berwenangpadawaktupemeriksaanpenyidikan

  6. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN • Tata caramemperolehlaporanahlisebagaialatbuktiadalah : • Dimintaolehpenyidik yang berwenangpadawaktupemeriksaanpenyidikan • Permintaansecaratertulisdgnmenyebutkansecarategasuntukhalapapemeriksaandilakukan • Permintaandisampaikankepadaahli yang mempunyaikeahliankhususdalambidangtertentu (melaluiinstansi / institusinya) • Ataspermintaanpenyidik, ahlimembuatlaporanataupendapat • Pendapat / laporanahlidiberikandibawahsumpahataudenganmengingatsumpahjabatan. Catatan : Keteranganahliharusdiberikanolehahli yang memilikikeahliankhusus. Contoh : keterangan yang diberikanahlikedokterankehakimandisebutketeranganahli, sedangkanketerangan yang diberikanolehdokterbukanahlikedokterankehakimandisebutketerangansaja.

  7. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.c AlatBuktiSurat(pasal 186 KUHAP) Adaduajenissurat, yaitu : • SuratAutentikatausuratresmi, yaitusurat yang dibuatolehpejabatumum, ataupejabat yang berwenangatauolehseorangahli, atau yang dibuatmenurutketentuanperundang-undangan • Suratbiasa / suratpribadi / suratdibawahtangan Yang mempunyainilaipembuktiansebagaialatbuktisurathanyasuratresmiatausuratotentik. Jenis-jenissuratresmi / otentik : • BeritaAcaraatausurat lain dalambentukresmi. (contohAktaNotaris) • Suratdibuatmenurutketentuanperundang-undanganataudibuatolehpejabatmengenaihal yang termasukdalamtatalaksana yang menjaditanggungjawabnyadanperuntukanbagipembuktiansuatuhalatausuatukejadian . Dibuatatassumpahjabatan (contoh : SIM, AktaKelahiran, Ijazahdll) • Suratketerangandariseorang yang memuatpendapatberdasarkankeahliannyamengenaisuatuhalatausuatukeadaan yang dimintasecararesmidaripadanyanya, dibuatatassumpahjabatannya (contoh : visum et repertum). Jadisuatulaporanahlidapatjugadisebutsebagaialatbuktisuratdandapatjugadikatakansebagaiketeranganahli • Adapunsuratbiasaatausuratlainnyabukanmerupakanalatbuktisurat, barudapatberlakusebagaialatbuktipetunjukapabilaisisuratituadahubungannyadenganalatbuktilainnya (contoh : Kwitansi, SuratPerjanjiandibawahtangan, visum et repertum yang dibuatdokterumum)

  8. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.d Keterangan Terdakwa (pasal 189 KUHAP) • Adalah apa yang terdakwa nyatakan di sidang pengadilan tentang perbuatan yang ia lakukan atau yang ia ketahui sendiri atau yang ia alami sendiri. Jadi bukan / tidak bolah dalam bentuk pendapat, kesimpulan, rekaan atau yang diketahui dari orang lain. • Dalam hal terdakwa menyangkal di ruang sidang pengadilan, maka keterangan terdakwa yang diberikan di luar sidang dapat digunakan untuk membentu menemukan bukti di sidang, asalkan keterangan di luar sidang tadi didukung oleh suatu alat bukti sepanjang mengenai hal yang didakwakan kepadanya. Jadi kalau disidang terdakwa menyangkal, akan tetapi apa yang sangkal tersebut diakui dalam berita acara pemeriksaan di penyidikan, maka kalau keterangannya dalam BAP bersesuaian dgn keterangan saksi atau alat bukti lainnya maka keterangan terdakwa dalam BAP dapat diterima sebagai alat bukti petunjuk. • Keterangan terdakwa saja sekalipun bersifat pengakuan, tidak cukup untuk membuktikan bahwa ia bersalah melakukan perbuatan yang didakwakan kepadanya melainkan harus disertai dengan alat bukti yang lain.

  9. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.e Petunjuk(pasal 188 KUHAP) • Alatbukti yang paling lemahadalahpetunjuk, iabukanalatbukti yang berdirisendirisepertihalnyaalatbukti yang lain, iabaruadaapabiladiperolehdarialatbukti lain melaluisuatuprosesanalisa. • Petunjukadalahperbuatan, kejadianataukeadaan yang karenapersesuaiannyabaikantara yang satudengan yang lainnya, maupunbersesuaiandengantindakpidanaitusendiri, menandakanbahwatelahterjadisuatutindakpidanadandansiapapelakunya. Harusdiperolehdarialatbukti yang sudahada, baikdariketerangansaksi, keteranganahli, suratataupundariketeranganterdakwasendiri. • Hakim harussecaraaripdanbijaksanadandenganpenuhkecermatandankeseksamaanberdasarkanhatinuraninyauntukmelakukanpenilaiankekuatanpembuktiansuatupetunjuk. • Contohpetunjuk : • Keterangansaksi yang tidakdisumpah, bersesuaiandgnketerangansaksi yang disumpahdipengadilan • Visum et repertum yang dibuatdokterumum, bersesuaiandgnalatbukti lain. • BAP terdakwa yang disangkaldisidang, tapiisi BAP bersesuaiandgnketerangansaksi-saksi. • Barangbukti yang diajukandisidangdibenarkansaksiataudiakuiolehterdakwa. • Dan lain-lain.

  10. PEMERIKSAAN DI PERSIDANGAN 1.8.f Pemeriksaandinyatakanselesai. • Apabilapemeriksaanalatbuktisudahtidakadalagimakapemeriksaandinyatakanselesaidanpenuntutumummengajukantuntutannyapadaharisidangberikutnya . • Setelahituterdakwa/pansehathkummengajukanpembelaanyagdapatdijawabolehPenuntutUmumdenganketentuanbahwaterdakwaataupenasehathukumselalumendapatkesempatanterakhir. • TuntutanatauRequsitor, pembelaanatauPledoi, jawabanPenuntutUmumatauReplikdanjawabanterdakwa /pensehathukumatauDuplikharusdiajukansecaratertulisdansetelahdibacakandiserahkankepada Hakim Ketuasidangdanturunannyakepadapihak yang berkepentingan 1.8.gPemeriksaandinyatakanDitutup. • Setelahacarajawabmenjawab, hakim ketuasidangmenyatakansidangditutup, senganketentuandapatdibukasekalilagideganmaksuduntukmenampungbahantambahanuntukkeperluanmusyawarah hakim, baiksataskehendak hakim, penuntutumumatauterdakwa / penasehathukum. • Setelahitu Hakim bermusyawarahuntukmencapaimufakat,secarabulat, baikdilakukandidalamsidangmaupundiluarsidang. Jikamufakattidakdicapai, makaberlakuketentuan : • putusandiambildengansuaraterbanyak • Kalautidakjugadicapai, maka yang diambiladalahpendapat hakim yang paling menguntungkanterdakwa. • Putusanbisadijatuhkanpadahariitujuga, tapipadaumumnyadijatuhkanpadahari lain dengandihadiriolehpenuntutumum, terdakwadanpenasehathukum.

  11. Selesai TerimaKasih

More Related