1 / 15

TEKNOLOGI TELUR

Adi Magna Patriadi N. Produksi Ternak FP-UNS. TEKNOLOGI TELUR. KOMPETENSI: Mahas iswa memahami , mengetahui, membedakan dan mengaplikasi kan metode teknologi pengawetan dan pengolahan telur. PUSTAKA:

nelia
Download Presentation

TEKNOLOGI TELUR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Adi Magna Patriadi N. Produksi Ternak FP-UNS TEKNOLOGI TELUR KOMPETENSI: Mahasiswa memahami, mengetahui, membedakan dan mengaplikasikan metode teknologi pengawetan dan pengolahan telur PUSTAKA: W.J. Stadelman dan O.J. Cotterill, 1995.Egg Science and Tecnology. 4th ed. TheHaworth Press, Inc., New York-London. Nesheim, M.C. et al., 1979. Poultry Production. Lea and Febiger, Philadelphia. Hadiwiyoto, S, 1983.Hasil-hasil Olahan Susu, Ikan, Daging dan Telur. Penerbit Liberty, Yogyakarta. Mountney,G.J., 1976. Poultry Product Tecnology. The AVI Pub., Co., Inc.,Westport, Connecticut.

  2. SIRKULASI Ayam Petelur Telur Grading PRODUK PEMASARAN WHOLE EGG PENYIMPANAN

  3. Struktur Telur

  4. Nilai Gizi Telur

  5. SELEKSI TELUR Berdasarkan Berat Telur: • Size 1: > 70 g • Size 2: 65 – 70 g • Size 3: 60 – 65 g • Size 4: 55 – 60 g • Size 5: 50 – 55 g • Size 6: 45 – 50 g • Size 7: < 45 g 1 2 3 4 5 6 7

  6. SELEKSI TELUR Berdasarkan Kebersihan dan Ketebalan Kerabang: Kelas Mutu 1  tidak retak dan pecah, tanpa kotoran dan noda Kelas Mutu 2  tidak retak dan pecah, kenampakan kotor Kelas Mutu 3  retak tapi isi belum keluar Kelas Mutu 4  pecah dan sebagian isi keluar

  7. Candling SELEKSI TELUR: USDA Eksterior Inferior

  8. PENGAWETAN TELUR MENUTUP BAGIAN LUAR KERABANG: Pencelupan parafin 60oC Direndam larutan sodium silikat (air kaca)  1 : 9 = Sodium silikat : Air Direndam kapur jenuh Permasalahan: Telur 5 – 7 hari rusak PROSESING AWAL  Pembersihan Kerabang Direndam NaOH atau deterjen  dibersihkan Dicuci dengan aliran air 60oC  dilap kain Digosok amplas halus (cangkang menjadi tipis) PENYIMPANAN DINGIN: Suhu 0oC, RH 85-90%, Vudara 125-175 ft/menit Suhu 0oC dan CO2 10% MENUTUP BAGIAN DALAM KERABANG: Dicelup air mendidih selama sekitar 5 detik

  9. TELUR ASIN Telur yang Digarami Seleksi Telur Itik  Mutu yang Baik Sanitasi Telur  Higienis PEMBUATAN MEDIA + TELUR ASIN Bahan: bubuk batu bata, abu Garam : Media = 1 : 1 s/d 1 : 5 (tergantung tingkat keasinan) Campur dan tambah air  diaduk sampai homogen  pasta Telur dibungkus dengan media pengasinan Tempatkan dalam wadah  simpan minimal 2 minggu Buka media  simpan mentah atau direbus matang

  10. PINDANG TELUR Seleksi  Sanitasi  Proses Pemindangan PROSES PEMINDANGAN Siapkan Media: air + garam (1:1 sampai 1:10) + daun jambu kluthuk secukupnya Rebus telur dalam media sekitar 10 menit Angkat telur dan diangin-anginkan

  11. ACAR TELUR PEMASAKAN TELUR: Telur dimasak dalam air panas (80-85oC) selama 20 menit Dinginkan dalam air (22-24oC)  dikupas PENYIAPAN LARUTAN CUKA: Larutan cuka (3%), gula (40%) dan bumbu (6%) atau cuka (5%), gula (45%) dan bumbu (6%)  campur sampai homogen dalam keadaan panas PENYIMPANAN: Rendam telur dalam wadah dan disimpan

  12. TELUR PASTEURISASI Berfungsi sebagai pengawetan  Pengolahan lanjut

  13. PAN VACUM PAN DRUM TEPUNG TELUR METODE: Drum drying: pengeringan dengan alat model drum Pan drying: pengeringan dengan alat model nampan Spray drying: pengeringan dengan alat model semprot MACAM PRODUK: Tepung telur albumen Tepung telur yolk Tepung telur penuh NOZZEL SPRAY

  14. TEPUNG TELUR ALBUMEN FERMENTASI Temperatur 20oC selama 36-60 jam atau 23-29,4oC selama 12 jam. Maksimal 72 jam Starter bakteri: Aerobacter atau Escherichia Pemisahan ovomucin dan glikoprotein  lapisan gelatin Penghentian: penambahan asam laktat, asam tertat atau ammonia PENGERINGAN Pan drying: 45-50oC selama 6-16 jam Spray drying: hidrolisis dengan asam atau tripsin  dikeringkan PRODUK TEPUNG TELUR YOLK & PENUH PENGERINGAN SPRAY DRYING Pemanasan pendahuluan 70oC Disemprotkan lewat nozzel 3.000 psi 160oC Tepung telur bersifat instan TEPUNG TELUR

  15. PEMBEKUAN TELUR TELUR DIPECAH PUTIH/KUNING/PENUH MASUK WADAH/PAK MASUK FREEZER Suhu minus 18-21oC selama 72 jam (bisa juga minus 23,3-28,9oC atau minus 40-45,6oC)

More Related