1 / 15

Uji beda rata-rata

Uji beda rata-rata. Kalau dalam ANOVA menunjukkan bahwa F hitung > F tabel yang berarti bahwa menolak hipotesis yang menyatakan rata-rata antar perlakuan yang dicobakan sama (tidak ada pengaruh dari perlakuan yang dicobakan).

naava
Download Presentation

Uji beda rata-rata

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Uji beda rata-rata • Kalau dalam ANOVA menunjukkan bahwa F hitung > F tabel yang berarti bahwa menolak hipotesis yang menyatakan rata-rata antar perlakuan yang dicobakan sama (tidak ada pengaruh dari perlakuan yang dicobakan). • Maka analisis lebih lanjut yaitu menguji perlakuan mana saja yang berbeda/sama terhadap satu dengan lainnya.

  2. Metode uji rata-rata • Uji berpasangan (pair comparison) untuk membandingkan rata-rata antar perlakuan • Uji kontras (contrast comparison): - group comparison untuk membandingkan antar kelompok perlakuan - ortogonal polinomial contrast untuk menduga arah/trend

  3. PAIR COMPARISON • Uji LSD (Least Significantly Difference) atau BNT (Beda Nyata Terkecil). • Uji Tukey (HSD=Honest Significantly Difference) atau BNJ (Beda Nyata Jujur). • DMRT (Duncan Multiple Range Test)

  4. Uji BNT • Nilai kritis BNT: • Bila ulangan sama BNT = t(/2 ;db galat)  KTG ( 2/r) • Bila ulangan tak sama BNT = t(/2 ;db galat)  KTG ( 1/ri + 1/rj) t(/2 ;db galat)  dgn MS-EXCEL =tinv(prob,db)

  5. Kriteria pengujian • Kriteria pengambilan keputusan uji BNT: • jika beda dari dua perlakuan lebih besar dari BNT maka kedua perlakuan tersebut berbeda nyata pada taraf . • jika beda dari dua perlakuan lebih kecil atau sama dengan BNT maka kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata pada taraf .

  6. Contoh: hasil anova RAL sebagai berikut: • ANOVA --------------------------------------------------- Sumber db JK KT F-hitung --------------------------------------------------- Perlakuan 4 79.44 19.86 6.90 Galat 20 57.60 2.88 ----------------------------------------------------

  7. Data hasil rata-rata perlakuan Perlakuan Rata-rata ---------------------------------- A 5.2 B 4.0 C 7.8 D 6.6 E 2.8 ----------------------------------

  8. Uji BNJ • Nilai kritis BNJ: • Bila ulangan sama BNJ = q;p,db galat  KTG/r • Bila ulangan tak sama r didekati dengan rataan harmonik Rh Rh = t /  1/ri • q;p,db galat dari Tabel untuk BNJ

  9. Tabel untuk BNJ pada taraf nyata = 5 % (q,p,db galat)

  10. Prosedur pembandingan BNJ 1. urutkan rataan perlakuan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya 2. Nilai awal i=1 dan j=1 3. Hitung beda rataan antara perlakuan terkecil ke-i dengan terbesar ke-j, kemudian bandingkan dengan nilai BNJ, jika beda rataan perlakuan lebih kecil dari BNJ lanjutkan ke langkah 5 dan jika tidak lanjutkan ke langkah 4 4. Berikan j=j+1, jika j<p kembali ke langkah 3 5. Garis mulai rataan perlakuan ke-i sampai ke perlakuan ke-j 6.Berikan i=i+1, jika i<p kembali ke langkah 3. 7.Stop

  11. Dengan menggunakan data yang sama pada uji BNT, bagaimana hasil uji BNJ pada taraf 5% ?

  12. Uji DMRT • Nilai ktitis DMRT: • Rp= r;p;db.galat  KTG/r • Bila ulangan tak sama r didekati dengan rata-rata harmonik rh • rh = t /  1/ri • r;p;db.galat dari Tabel uji wilayah berganda baru

  13. Tabel wilayah berganda baru taraf nyata =5%

  14. Prosedur uji DMRT 1. Urutkan rataan perlakuan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya 2. Nilai awal i=1 dan j=1 3. Hitung beda antara rataan perlakuan terkecil ke –i dengan terbesar ke-j, kemudian bandingkan dengan nilai Rp, jika beda rataan perlakuan lebih kecil lanjutkan ke langkah 5 dan jika tidak lanjutkan ke langkah 4 4.Berikan j=j+1, jika j<p kembali ke langkah 3 5.Garis mulai rataan perlakuan ke-i sampai ke perlakuan ke-j 6.Berikan i=i+1, jika i<p kembali ke langkah 3 7.Stop

  15. . • Dengan menggunakan data yang sama pada uji BNT, bagaimana hasil uji DMRT pada taraf 5% ?

More Related