1 / 22

Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk

PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN. Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke 5 – ASOHI Selasa, 27 Oktober 2009 jam 13.00 – 15.00 Hotel Santika, Jakarta. 1. FW/SD/1 0 /2009/SP. DAFTAR ISI. TEN WORLD CHALLENGE

moke
Download Presentation

Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PROSPEK BISNIS UNGGAS KE DEPAN Oleh FRANCISCUS WELIRANG Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Disampaikan di, SEMINAR NASIONAL BISNIS PERUNGGASAN ke 5 – ASOHI Selasa, 27 Oktober 2009 jam 13.00 – 15.00 Hotel Santika, Jakarta 1 FW/SD/10/2009/SP

  2. DAFTAR ISI • TEN WORLD CHALLENGE • PARADIGMA PANGAN • PETA POSISI KETAHANAN PANGAN DAN PRIORITAS KOMODITAS PANGAN STRATEGIS • PETA KETAHANAN PANGAN • FAKTA DAN DATA : INDUSTRI PANGAN • JUMLAH PERUSAHAAN AYAM • JUMLAH PETERNAKAN UNGGAS • POPULASI UNGGAS • PERFORMA AYAM • KONSUMSI DAGING AYAM • HARGA PROTEIN-PROTEIN HEWANI • CONTOH : KEBUTUHAN AYAM POTONG, KONTROL KESEIMBANGAN, KEBUTUHAN TELUR AYAM • KARAKTER BISNIS PANGAN INDONESIA • COMPETITIVE ENVIRONMENT • TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN • ARAH KEBIJAKAN PEMERINTAH • REKOMENDASI 2 FW/SD/10/2009/SP

  3. TEN WORLD CHALLENGESMENGGAPAI KETAHANAN PANGAN 3 FW/SD/10/2009/SP

  4. PARADIGMA PANGAN • UU TATA RUANG LAHAN YANG JELAS MENGATUR SENTRA – SENTRA PRODUKSI PANGAN • BMG UNTUK PERTANIAN & NELAYAN : - WAKTU TANAM - POLA TANAM - RAMALAN CUACA - ARAH ANGIN DLL KARBOHIDRAT PROTEIN • SUMBER UTAMA YANG MELIMPAH DAN MURAH : UNGGAS + IKAN • DAGING SAPI & KAMBING : BIARKAN UNTUK MASY. MENENGAH KE ATAS (MAHAL & TERBATAS) • TEBAR BENIH IKAN / NENER DI HULU SUNGAI / DANAU SAAT MUSIM HUJAN UNTUK PROTEIN RAKYAT KETAHANAN “PANGAN” BERAS & NON BERAS LEMAK SUPPLY BAHAN PANGAN INDUSTRI BUMBU CARA POTONG DAGING / IKAN BESAR DLL TATA BOGA HARUS DIKEMBANGKAN PENGETAHUAN GIZI MASYARAKAT TO FEED THE WORLD YANG BISA “MASUK KE MULUT” GIZI BANGSA (OTOMATIS DMO/KEBUTUHAN DALAM NEGERI TERPENUHI DENGAN SENDIRINYA) 4 FW/SD/10/2009/SP

  5. PETA POSISI KETAHANAN PANGAN DAN PRIORITAS KOMODITAS PANGAN STRATEGIS SUMBER IMPORT KEBUN PERAN UTAMA KETAHANAN PANGAN PUPUK + AIR + PESTISIDA SEMI FRESH PRODUCT LADANG / SAWAH TERNAK BESAR INDUSTRI PRIMER INDUSTRI SEKUNDER INDUSTRI TERTIER PASAR KONSUMEN BIBIT OBAT + PAKAN + AIR • INDUSTRI TEPUNG • MINYAK GORENG • GULA • SUSU • DLL • DAGING • REFREGERATOR • R.P.H • CPO • RICE MILL • DLL • MIE • MARGARINE • NUGGET • BASO • SAUSAGES • ICE CREAM • YOGURT • DLL TAMBAK UNGGAS KAPAL + ALAT TANGKAP + PELABUHAN SUNGAI / LAUT FRESH PRODUCT 5 FW/SD/10/2009/SP

  6. BIBIT PETA KETAHANAN PANGAN UNGGAS PASAR MODERN K O N S U M E N INDUSTRI PRIMER INDUSTRI TERTIER PASAR BASAH R. POTONG; SENTRA POTONG; REFRIGERATOR; DLL FROZEN; SOSIS; NUGET; BASO DLL JASA BOGA UNGGAS / ITIK PAKAN AIR INDUSTRI SEKUNDER INDUSTRI KUE/ROTI MIE SYSTEM OBAT TEPUNG TELUR; TELUR ASIN DLL KULINER KANDANG CATATAN : DATA DIAMBIL DARI BPS DATA TAHUN 2008 S/D 2015 MERUPAKAN ASUMSI, SESUAI DENGAN % PERUBAHAN TAHUN SEBELUMNYA 6 FW/SD/10/2009/SP

  7. Fakta & Data : Industri Unggas JUMLAH PERUSAHAAN AYAM AYAM PETELUR AYAM PEDAGING Sumber : Badan Pusat Statistik • INDUSTRI BIBIT SEDIKIT KARENA PADAT TEKNOLOGI DAN MODAL • INDUSTRI BUDIDAYA TUMBUH DAN BERKEMBANG 7 FW/SD/10/2009/SP

  8. Fakta & Data : Industri Unggas JUMLAH PETERNAKAN UNGGAS Sumber : Badan Pusat Statistik • JENIS USAHA / BADAN HUKUM BERAGAM • TERBANYAK USAHA PERORANGAN • SEJALAN DENGAN UKM DAN PROGRAM EKONOMI DOMESTIK 8 FW/SD/10/2009/SP

  9. Fakta & Data : Industri Unggas POPULASI UNGGAS X 1.000 EKOR Sumber : Badan Pusat Statistik • INDUSTRI AYAM TUMBUH LEBIH CEPAT DIBANDINGKAN DENGAN ITIK 9 FW/SD/10/2009/SP

  10. Fakta & Data : Industri Unggas PERFORMA AYAM Sumber : Foodreview Indonesia, Vol. IV/No.5/Mei 2009 • INDUSTRI INI MASIH DAPAT BERKEMBANG TERUS • MENYERAP TENAGA KERJA 2,5 JUTA  SESUAI DENGAN INDUSTRI UKM • INDUSTRI PENOPANG TUMBUH 10 FW/SD/10/2009/SP

  11. Fakta & Data : Industri Unggas KONSUMSI DAGING AYAM ASEAN Sumber : Foodreview Indonesia, Vol. IV/No.5/Mei 2009 • KONSUMSI PROTEIN HEWANI INDONESIA MASIH RENDAH • JUMLAH PENDUDUK INDONESIA PALING BANYAK SENEGARA ASEAN • PASAR MASIH TERBUKA LUAS 11 FW/SD/10/2009/SP

  12. Fakta & Data : Industri Unggas HARGA SUMBER PROTEIN HEWANI Sumber : FMPI (2009) • HARGA PROTEIN UNGGAS MURAH • HARGA DAGING AYAM LEBIH TERJANGKAU DIBANDINGKAN DENGAN • DAGING SAPI 12 FW/SD/10/2009/SP

  13. Fakta & Data : Industri Unggas KEBUTUHAN AYAM POTONG • KONSUMSI PER KAPITA PER TAHUN = 6 KG • KEBUTUHAN AYAM INDONESIA : • 235 JUTA X 6 = 1.410 JUTA KG • ASUMSI : • - BERAT RATA-RATA AYAM / EKOR = 1.4 KG • - BERAT RATA-RATA AYAM 1 KG ~ 1.8 KG • MAKA DIBUTUHKAN 1.000.000.000 EKOR AYAM / TAHUN 13 FW/SD/10/2009/SP

  14. Fakta & Data : Industri Unggas KONTROL KESEIMBANGAN • SUPPLY DOC INDONESIA 25 JUTA / MINGGU. MORTALITY 10% • SUPPLY DOC = 22.5 JUTA x 52 MINGGU = 1.170 JUTA EKOR/TAHUN ATAU • 1170 • _____ = 4.978 EKOR / KAPITA ATAU • 235 • 4.978 x 1.4 = 6.9 KG / KAPITA / TAHUN • PARENT STOCK – KEBUTUHAN • 1 PARENT STOCK :170 TELOR x 80% = 140 TELUR • 1.170 JUTA • __________ = 8.357 EKOR AYAM / TAHUN • 140 14 FW/SD/10/2009/SP

  15. Fakta & Data : Industri Unggas KEBUTUHAN TELUR AYAM • KONSUMSI TELUR/KAPITA/TH : 85 BUTIR (2007) • KEBUTUHAN TELUR DI INDONESIA : • 235 JUTA x 85 = 19.975 JUTA TELUR • ASUMSI : 1 KG = 16 BUTIR • 19.975 JUTA • ___________ = 1.248,43 JUTA KG • 16 • = 5.31 KG/KAPITA/TAHUN • 3. KEBUTUHAN AYAM PETELUR : • 1 AYAM = 170 TELUR. PERIODE 52 MINGGU • KEBUTUHAN AYAM : • 19.975 JUTA • ___________ = 117.5 JUTA EKOR / TAHUN • 170 15 FW/SD/10/2009/SP

  16. KARAKTER BISNIS PANGAN INDONESIA • Total Konsumsi Makanan, minuman & tembakau th 2008 +/- Rp 1.500 trilyun • Pangan segar & belum diolah, dimasak rumah, di jual di warung, restoran, fast food Rp 1.000 trilyun • Pangan hasil olahan industri +/- Rp 383 trilyun • Konsumsi rokok & pangan impor +/- Rp 120 triyun • Berdiri banyak Mal & Ritel Modern (Mini / Super / Hypermarket) & Food Court, restoran modern • Konsumen Indonesia yang besar, sangat terbagi dr segi pendapatan, geografi, umur, pendidikan • Sering makan diluar pd acr khusus (ultah, lulus, buka puasa dll), restoran & fast food berkembang • Private label/makloon/ OEM untuk produk barang & franchise/waralaba meningkat (dr dalam & luar negeri) • Promosi & Merek dominan & kemasan mengecil • Bhn Impor masih tinggi (terigu,susu,kedele,daging) Sumber: GAPMI 16 FW/SD/10/2009/SP

  17. COMPETITIVE ENVIRONMENT • Ada 1.193.373 industri pangan, terdiri : 6.110 skala besar / medium, 69.352 kecil & 1.117.911 rumah tangga dg total tenaga kerja : 3,4 juta pekerja • MNC / Asing telah masuk ke Industri pangan, ritel modern, Fast Food, Hotel, Restoran, Lewat JV, Lisensi & Franchise • Ada 11.461 hotel di Indonesia (2006): 1.057 star hotel : 303 (1-star), 241 (2-star), 265 (3-star), 165 (4-star) & 83 (5-star) • Hotels : JW Mariott, Intercon, Ritz Carlton, Mercure, Ibis, Novotel, Shangrila, Hyatt, Melia, Le Meridien, Kempinski dll • Restoran & food servis al : Mc Donald’s, Pizza Hut, KFC, A&W, Burger King, Sizzler, Wendy’s, Tony Roma’s, Dunkin Donuts, J.Co, Bread Talk, Krispy Kreme, Starbucks, Dome, Exellso, Hard Rock Café, Hokben, Jeslyn Cake, Mon Ami dll. • Juga tumbuh Rest & fast food lokal: Es Teler 77, Ayam Taliwang, Wong Solo, Suharti, Mie GM, G.Kelinci, Bakso Senayan, Soto Bangkong, Saung Kuring, Sate Madura, Gudeg Yogya, Restoran Padang, Baba Rafi Kebab. Sumber: GAPMI 17 FW/SD/10/2009/SP

  18. TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN (1) • KONSUMSI PROTEIN HEWANI RENDAH • MASUKNYA PRODUK IMPOR : • YANG DIRAGUKAN “HALAL”NYA” • YANG DIJUAL DENGAN HARGA DUMPING • MASUK LEWAT INTERVENSI POLITIK • MASUK LEWAT BANTUAN KEMANUSIAAN • ADANYA ISU FLU BURUNG : • PENGENDALIAN DENGAN VAKSINASI • BIOSECURITY DI SEKTOR BUDIDAYA AYAM • KAMPANYE GENCAR KE KONSUMEN (PENGOLAHAN YANG DIMASAK DENGAN BENAR) • ADANYA ISU HORMON YANG DISUNTIKAN KE AYAM : • AYAM BISA DIPANEN DALAM 32-35 HARI KARENA TEKNOLOGI GENETIKA BIBIT • JUGA ADANYA TEKNOLOGI FORMULASI PAKAN 18 FW/SD/10/2009/SP

  19. TANTANGAN INDUSTRI PERUNGGASAN (2) • BELUM ADANYA KAMPANYE GIZI YANG BERKESINAMBUNGAN • BELUM BERKEMBANGNYA INDUSTRI PRIMER, SEKUNDER DAN TERTIER • INDUSTRI PRIMER : RUMAH POTONG, SENTRA POTONG, REFERIGERATOR • INDUSTRI SEKUNDER, TEPUNG TELUR, TELUR ASIN DLL • INDUSTRI TERTIER : FROZEN FOOD, SOSIS, NUGGET, BAKSO DLL • KULINOLOGI & TATABOGA YANG BELUM BERKEMBANG • INDUSTRI BUMBU YANG BELUM BERKEMBANG • CARA POTONG DAGING & IKAN BELUM BERKEMBANG • PENGERTIAN PANGAN ADALAH “YANG MASUK KE MULUT DAN BERGIZI BAIK” BELUM DIPAHAMI • DATA – DATA YANG TIDAK AKURAT (ANTARA BPS, BI DAN ASOSIASI) • HARMONISASI PAJAK UNTUK INDUSTRI UNGGAS AGAR LEBIH KONDUSIF 19 FW/SD/10/2009/SP

  20. ARAH KEBIJAKAN PEMERINTAH • KETAHANAN PANGAN : • PRIORITAS : BERAS, JAGUNG, KEDELAI, GULA, DAGING • REVOLUSI PERTANIAN (+ PETERNAKAN & PERIKANAN) • KETAHANAN ENERGI • PROGRAM DENGAN OWNERSHIP RAKYAT •  UKM •  PENGEMBANGAN EKONOMI DOMESTIK • REFORMASI BIROKRASI  TUPOKSI – TARGET – HASIL •  BUDGET YANG TERUKUR • KONSEP INDONESIA SEBAGAI NEGARA MARITIM, BUKAN CONTINENTAL • ADA 5 ZONING EKONOMI : Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya • PULAU JAWA MENJADI INTEGRATED ECONOMIC ZONE • PERATURAN & HUKUM DISESUAIKAN UNTUK NEGARA MARITIM • ADANYA “POLISI PANTAI”???? , IKAN 20 FW/SD/10/2009/SP

  21. REKOMENDASI • DUKUNGAN PERMODALAN UNTUK UKM, MISAL : KUR • DUKUNGAN DARI PEMERINTAH KEPADA INDUSTRI BIBIT DAN PAKAN DALAM NEGERI DARI SERBUAN IMPOR • PENGEMBANGAN PASAR PRODUK HASIL TERNAK DAN IKAN • MANFAAT : NUTRISI + KEEKONOMIAN + KETERSEDIAAN • PENGEMBANGAN PRODUK ANEKA KULINER YANG BERBASIS TERNAK DAN IKAN SESUAI TUNTUTAN KONSUMEN SEKARANG • KELEMBAGAAN : • PENGEMBANGAN PAGUYUBAN (WARUNG / KAKI LIMA/RESTORAN) DAN • PENDIDIKAN KULINER (CARA POTONG, CARA SIMPAN) • PENGEMBANGAN KULINER BERBASIS AYAM • SINKRONISASI DATA BPS, BI DAN ASOSIASI 21 FW/SD/10/2009/SP

  22. TERIMA KASIH 22 FW/SD/10/2009/SP

More Related