slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
EKONOMI REKAYASA PowerPoint Presentation
Download Presentation
EKONOMI REKAYASA

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 23

EKONOMI REKAYASA - PowerPoint PPT Presentation


  • 207 Views
  • Uploaded on

EKONOMI REKAYASA. PERTEMUAN V TAX AND DEPRECIATION. Oleh : Arwan Apriyono, ST M.Eng Paulus Setyo Nugroho, ST MT. PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JURUSAN TEKNIK FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNSOED TAHUN 2011. Definiton.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'EKONOMI REKAYASA' - marvin-holcomb


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

EKONOMI REKAYASA

PERTEMUAN V

TAX AND DEPRECIATION

Oleh :

Arwan Apriyono, ST M.Eng

Paulus Setyo Nugroho, ST MT

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JURUSAN TEKNIK

FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNSOED

TAHUN 2011

slide2

Definiton

  • Tax : Biaya yang dibebankan oleh pemerintah pada produk, pendapatan, dan aktivitas.
  • Macam-macam pajak :
  • Pajak Penghasilan
  • Pajak Pertambahan Nilai
  • Pajak Bumi dan Bangunan
  • Pajak Kendaraan Bermotor
  • dll
  • Depreciation : biaya non tunai yang mengurangi nilai aset akibat keausan dan keusangan usia..
slide3

Tax

Individual Tax

Apabila seorang pegawai memiliki pengahasilan per bulan Rp.1000.000,- (Income Before Tax/IBT), pajak penghasilan yang ditarik pemerintah sebesar 15% (PPh). Maka penghasilan bersih (Income After Tax) yang diterima:

IBT = Rp.1000.000,00

Tax = 15% x Rp.1000.000,00 = Rp.150.000,00

IAT = IBT – Tax

= Rp.1000.000,00 – Rp.150.000,00

slide4

Tax

Corporate Tax

Sebuah toko elektronik menjual barang senilai Rp.10.000.000,00, pajak yang dikenakan atas penjualan barang diatas 1 juta adalah PPn 10 % dan PPh 1,5%. Sehingga pajak yang harus dibayarkan perusahaan adalah:

PPn = 10% x Rp.10.000.000,00 = Rp.1.000.000,00

PPh = 1,5% x Rp.10.000.000,00 = Rp.150.000,00

Total Pajak = Rp. 1.150.000.000,00

slide5

Depreciation

Cost Basis, Book Value

Salvage Value & Capital Gain

The cost basis/biaya awal: total biaya yang diklaim sebagai beban selama masa aset itu.. (I)

Book value/Nilai buku adalah perbedaan antara biaya awal dan depresiasi (B).  B = I - D

The salvage value/Nilai sisa: nilai aset yang diperkirakan pada akhir umurnya (S).

Capital gain/loss : perbedaan antara harga jual dan nilai buku

Capital gain = Sale price – Book Value

slide6

Depreciation

Depreciation Type

slide7

Depreciation

Book Depreciation Method

Intended for financial reporting

Straight

Line Method (SL)

Metode Garis Lurus

Declining Balance Method (DB)

Metode Keseimbangan Penurunan

Unit of Production Method

Unit Metode Produksi

slide8

Depreciation

Tax Depreciation Method

for Calculating Tax

ACRS

(Accelerate Cost Recovery System)

1981 - 1986

MACRS

(Modified Accelerate Cost

Recovery System)

1986 - present

slide9

SL

STRAIGHT LINE METHOD (SL)

METODE GARIS LURUS (SL)

Metode ini memberikan nilai penurunan yang sama setiap tahun layanan di masa pakainya.Dengan kata lain. tingkat depresiasi adalah 1 / N, dimana N adalah umur depresiasi.D = (I – S)/N

where :

D = Depreciation

I = Cost basis/biaya awal

S = Salvage value/nilai sisa

N = Useful life

slide10

SL

STRAIGHT LINE METHOD (SL)

METODE GARIS LURUS (SL)

Example:

Consider a machine purchased for $10,000 with an estimated life of five years and estimated salvage value of $2.000. Compute the annual depreciation allowances and the resulting book values, using the straight-line depreciation method.

slide12

DDB

Double Declining Balance (DDB)

Metode keseimbangan menurun menghitung penyusutan dengan mengalokasikan persentase tertentu dari saldo buku awal setiap tahun. Persentase diperoleh dengan menggunakan garis lurus penyusutan (1 / N) sebagai dasar:

Pengali yang paling umum digunakan adalah 1,5 (disebut DB 150%) dan 2.0 (disebut 200% DDB).

Jadi, metode 200%-DB menentukan bahwa tingkat penyusutan akan 200% dari metode garis lurus.

Penyusutan dapat dihitung dengan persamaan berikut:

Di = a x Bi-1

slide13

DDB

Example:

slide14

DDB

Double Declining Balance (DDB)

Example 2

slide15

DDB

Double Declining Balance (DDB)

Keseimbangan Penurunan Ganda

The declining-balance rate,a is 1/5* ( 200% ) = 40%. Then:

Pada tahun ke-4, B4 akan kurang dari S = $ 2.000 jika pengurangan penuh ($ 864) diambil. Hukum pajak tidak mengizinkan kita untuk depresiasi aset di bawah nilai sisa mereka, oleh karena itu, D4 disesuaikan sampai $ 160, membuat B4 = $ 2.000. D5 adalah nol, dan B5 tetap di $ 2,000.

slide16

Switch

DDB to SL

Switch Method

DDB to SL

Jika Anda akan memilih untuk mengurangi nilai buku suatu aset ke nilai sisa secepat mungkin, maka ini dapat dilakukan dengan beralih dari depresiasi DB ke SL.Beralih dari DB ke depresiasi SL dapat terjadi di salah satu n tahun, tujuannya adalah untuk mengidentifikasi tahun yang optimal untuk beralih.

Aturan perpindahan adalah sebagai berikut:Jika depresiasi DB pada suatu tahun kurang dari (atau sama dengan) jumlah penyusutan dihitung dengan depresiasi SL berdasarkan tahun tersisa, Beralih ke dan tetap dengan metode SL untuk durasi umur depresiasi aset itu. Penyusutan garis lurus pada tahun n dihitung dengan:

slide17

Switch Method

DDB to SL

Switch

DDB to SL

slide18

MACRS

  • MACRS
  • (MODIFIED ACCELERATION COST RECOVERY SYSTEM)
  • MACRS berdasarkan kombinasi metode DDB dan SL dengan tiga asumsi di bawah ini:
  • nilai sisa diasumsikan nol untuk semua aset.
  • Tahun-tahun pertama dan terakhir dari periode pemulihan diasumsikan setengah tahun
  • Tingkat keseimbangan menurun adalah 200% untuk properti berumur 3, 5, 7, dan 10 tahun dan 150% untuk properti berumur 15 dan 20 tahun
  • Tingkat persentase MACRS dapat diturunkan dari aturan-aturan dan keseimbangan menurun dan metode garis lurus
slide19

MACRS

Setelah kelas properti MACRS diketahui, pengurangan depresiasi dapat dihitung untuk (General Depreciation Service/Layanan Depresiasi Umum) aset GDS selama umur depresiasi menggunakan::

Dt= I x rt

Where :

dt = depreciation deduction in year t

I = cost basis being depreciated

rt = appropriate MACRS percentage rate

slide20

MACRS

MACRS Table

slide21

MACRS

MACRS Table

slide22

MACRS

MACRS Table

slide23

MACRS

Example MACRS

A taxpayer wants to place in service a $10,000 asset that is assigned to the five year MACRS class. Compute the MACRS percentages and the depreciation amounts for the asset.