1 / 20

PENGANTAR FARMAKOGNOSI

Oleh : Moch. Amrun Hidayat Siti Muslichah. PENGANTAR FARMAKOGNOSI. SEJARAH SINGKAT. Pada awal perkembangan ilmu kedokteran & kefarmasian di dunia Barat, segala sesuatu yg berkaitan dgn obat & penggunaannya disebut sbg “Materia Medica” atau bahan obat

Download Presentation

PENGANTAR FARMAKOGNOSI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Oleh : Moch. Amrun Hidayat Siti Muslichah PENGANTAR FARMAKOGNOSI

  2. SEJARAH SINGKAT Pada awal perkembangan ilmu kedokteran & kefarmasian di dunia Barat, segala sesuatu yg berkaitan dgn obat & penggunaannya disebut sbg “Materia Medica” atau bahan obat Pedanius Dioscorides  de Materia Medica Libri Cinque (abad I)  600 obat yg berasal dari tumbuhan, hewan & mineral Pd awal abad ke-19 Materia Medika terbagi menjadi farmakologi & farmakognosi

  3. SEJARAH SINGKAT Farmakologi mekanisme kerja obat Farmakognosi  segala aspek tentang obat dgn sedikit penekanan pd mekanisme kerja obat Pd th 1811, J.A. Schmidt menggunakan istilah Pharmacognosy dlm naskahnya : Lehrbuch der Materia Medica yg diterbitkan di Vienna Pd th 1815, C.A. Seydler menggunakan istilah tsb dlm disertasinya : Analectica pharmacognostica di Halle, Jerman

  4. SEJARAH SINGKAT Farmakologi mekanisme kerja obat Farmakognosi segala aspek tentang obat dgn sedikit penekanan pd mekanisme kerja obat Seydler (1815), Pharmacognosy pharmakon = obat, dan gnosis = pengetahuan Ganzinger (1982), Pharmacognosy pharmakon = obat, dan gignosco = mendapat pengetahuan

  5. SEJARAH SINGKAT Akhir abad ke-19, para kimiawan mulai mensintesis senyawa organik dgn struktur yg semakin kompleks Pharmacology efek & mekanisme kerja obat Pharmacognosy segala informasi yg berkaitan dgn obat yg berasal dari bahan alam (tumbuhan, hewan, mineral, mikroorganisme)‏ Medicinal Chemistry ilmu sintesis obat

  6. SEJARAH SINGKAT Akhir abad ke-20, beberapa even penting : Pemanfaatan seluruh bagian tumbuhan secara utuh (herbal) untuk obat oleh masyarakat awam  ketidakpuasan thd efektivitas & harga obat modern, apresiasi thd segala sesuatu yg berbau “natural” atau “organic” Sebagian besar Industri Farmasi  pencarian tumbuhan dgn reputasi folklor (ethnomedicine) u/ digunakan sbg obat baru/prototip obat

  7. SEJARAH SINGKAT Akhir abad ke-20, beberapa even penting : Teknologi DNA rekombinan / rekayasa genetik / farmakobioteknologi  transfer materi genetik dari satu organisme ke organisme lain  produksi obat secara massal Contoh : produksi insulin manusia dari E. coli, produksi tPA/alteplase (trombolitik) dari sel rahim hamster Cina, dll.

  8. The American Society of Pharmacognosy, 2001 Ruang lingkup Farmakognosi meliputi : studi mengenai sifat fisika, kimia, biokimia dan biologi obat, bahan obat atau bahan lain yang berpotensi sebagai obat yang berasal dari alam untuk mencari obat baru yang berasal dari bahan alam

  9. Selayang pandang… 25% obat yg diresepkan dlm farmasi komunitas berasal dari bahan alam (Farnsworth & Morris, 1976 47 obat yg beredar di pasaran berasal dari 39 jenis tumbuhan hutan tropis (Farnsworth, 1988)‏ 50% obat yg beredar di pasaran berasal dari bahan alam (Reid et al, 1993)‏

  10. Selayang pandang… 57% dari 150 merek dagang obat yg terkemuka berasal dari bahan alam (Grifo et al, 1997)‏ 39% dari 878 senyawa kimia baru (1981-2002) berasal dari bahan alam atau senyawa dasarnya bahan alam (Cragg et al, 2003)‏ > 80% penduduk dunia menggunakan tumbuhan sbg sumber pelayanan kesehatan yg utama

  11. Jaminan bagi konsumen Otentisitas tumbuhan (Genus, Species)‏ Kontaminasi (serangga, pestisida, logam berat, radiasi)‏ Pemalsuan (pe + an senyawa kimia obat)‏ Standardisasi (Biologi & Kimia)‏ Stabilitas (penyimpanan)‏ Efikasi / kemanjuran (Cordell, 2004)‏ Peluang bagi Farmasis !!

  12. Metode pengambilan tumbuhan obat Random Screening (skrining acak)‏ Taxonomic Collecting (Sampling by Botanical Family)‏ Ethnobotanical Collecting Senyawa hasil studi etnobotani  aktivitas biologi >>  potensi besar dlm produksi obat (Balick, 1990)‏

  13. Ethnobotany (Etnobotani) Interaksi antara tumbuhan dgn manusia Tidak terbatas pd pemanfaatan tumbuhan u/ makanan, pakaian & tempat perlindungan tetapi juga u/ upacara keagamaan, perhiasan & pelayanan kesehatan Melibatkan multidisiplin keilmuan (Schultes, 1992)‏

  14. Ethnobotany (Etnobotani) Studi yg mempelajari bagaimana suatu masyarakat dari kebudayaan & daerah tertentu memanfaatkan tumbuhan setempat Pemanfaatan tumbuhan u/ makanan, pakaian, tempat perlindungan, pengobatan & upacara keagamaan (Veilleux & King, 1996)‏

  15. Etnobotani Etnobotani  Farmakognosi Beberapa obat yg terkait dgn Etnobotani : Quinine Cocaine Tubocurarine Pilocarpine

  16. Quinine Awal thn 1500  setara emas Indian fever Bark (Cinchona officinalis)  infus batang u/ demam o/ Suku Andes & Amazon dataran tinggi Senyawa aktif : alkoloid quinine (kinin) malaria & demam lainnya Quinine  prekursor Chloroquine

  17. Cocaine Senyawa aktif : alkoloid cocaine (kokain) lokal anastesi Cocaine  prekursor Procaine Coca (Erythroxylum coca)  daun dikunyah u/ tonik o/ Suku Andes. Selain itu u/ obat sakit gigi & mabuk ketinggian Daun : kaya Fe & Ca  insiden osteoporosis Suku Andes ↓↓ Th 1860 tonik Koka (Bordeaux Wine) beredar di Eropa

  18. Tubocurarine Racun panah suku Amazon  Curare Strychnos guaianensis dan Chrondrodendron tomentosum Th 1800 Von Humboldt mencatat resep Curare Th 1814 Waterton menginjeksi keledai dgn curare  pingsan, sembuh o/ pernafasan buatan  curare memblok impuls saraf otot, termasuk otot diafragma (pernafasan)‏ Th 1943 diisolasi senyawa aktif : tubocurarine

  19. Pustaka • Ashutosh Kar, Pharmacognosy and Pharmacobiotechnology, second ed. New age International Pub. • Bruneton,J.,1999, Pharmacognosy – Phytochemistry – Medicinal Plants,Second, Lavoisier Pub. Inc. c/o Springen Verlag, Secaucus USA. • Dewick, P.M., 1997, Medicinal Natural Products-A Biosynthetic Approach, John Wiley & Sons, Chichester.  • Evans,W.C. and Evans,D., 2002, Trease and Evans Phamacognosy, 15 th Edition, W.B.Saunders, Edinburg, London.  • Samuellsson, G., 1999, Drugs of Natural Origin – ATextbook of Pharmacognosy, 4th Revised Edition, Apotekarsocieteten, Stockholm, Sweden.  • Tyler,V.E., Brady,L.R., Robbers,J.E., 1988, Pharmacognosy, Ninth Edition, Lea & Febiger, Philedephia.

  20. Jadwal kuliah • Senin jam 10.40-12.20 R4 • Kamis jam 08.50- 10.30 R4 • See you next week

More Related