1 / 26

TERMINOLOGI MEDIS

TERMINOLOGI MEDIS. SISTEM PENCERNAAN. Tri Murti Andayani Bagian Farmakologi dan Farmasi Klinik Fakultas farmasi UGM. FUNGSI SISTEM PENCERNAAN. Pencernaan ~ proses dimana makanan dipecah scr mekanik & kimia (sepanjang saluran pencernaan).

levia
Download Presentation

TERMINOLOGI MEDIS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TERMINOLOGI MEDIS SISTEM PENCERNAAN Tri Murti Andayani Bagian Farmakologi dan Farmasi Klinik Fakultas farmasi UGM

  2. FUNGSI SISTEM PENCERNAAN Pencernaan ~ proses dimana makanan dipecah scr mekanik & kimia (sepanjang saluran pencernaan) Kurang makan atau gg absorbsi dan distribusi ~ malnutrisi (mal : buruk) Anorexia (an : tanpa, + orexia : nafsu makan) ~ hilangnya nafsu makan terhadap makanan Hyperemesis (hyper : berlebihan, +emesis: muntah) Diarrhea (dia : terus, + rrhea : mengeluarkan) Kecukupan nutrisi Dehidrasi (de : menghilangkan, +hydr/o : air) ~ output cairan tubuh melebihi intake cairan Alimentasi : proses penyediaan nutrisi untuk tubuh saluran pencernaan ~ sistem alimentary

  3. Bagian Kata terkait dengan organ Pencernaan Bagian kata Arti cheil/o bibir dent/i, dent/o, odont/o gigi gingiv/o gusi gloss/o, lingu/o lidah or/o, stomat/o mulut esophag/o esophagus gastr/o lambung intestin/o, enter/o usus duoden/o duodenum jejun/o jejunum ile/o ileum col/o colon/usus besar append/o, appendic/o appendix cec/o cecum proct/o anus/rektum rect/o rektum an/o anus mulut & gigi Bagian dari usus halus Bagian dari usus besar

  4. Stomatitis merupakan inflamasi dari ………………. • Hypoglossal berarti ………………., ………………. • Orthodontist berarti ………………………. • Gastralgia dan gastrodynia berarti ……………………..dari lambung • Gastroenterology merupakan ilmu yg mempelajari lambung, usus, dan yang terkait dengan struktur tsb. • Dokter spesialis gastroenterology ………………………………

  5. Pasangkan bagian kata berikut ini • cheil/o • Col/o • Dent/o • Enter/o • Gastr/o • Gingiv/o • Gloss/o • Lingu/o • Proct/o • Stomat/o • Anus atau rektum • Gusi • Usus • Usus besar • Mulut • Bibir • Lambung • Gigi • lidah

  6. Organ terkait dengan Pencernaan Hepar, empedu, pankreas, kelenjar saliva Menghasilkan bahan yang dibutuhkan untuk pencernaan dan absorbsi zat makanan • Hepar menghasilkan empedu yg digunakan usus halus utk absorbsi • lemak Terjadi obstruksi aliran empedu : jaundice • empedu masuk ke kandung empedu & disimpan Batu empedu dapat terbentuk dlm Kandung empedu cholelithiasis Inflamasi & membengkak cholecystectomy perlu dihilangkan

  7. Pankreas getah pankreatik ~ utk pencernaan makanan • insulin ~ hormon yg mengatur kadar gula darah Penurunan sekresi insulin ~ Diabetes Mellitus Hyperglycemia (hyper : meningkat, +glyc/o : gula, +emia : darah) : peningkatan kadar gula darah Output urine meningkat Polyuria (poly: banyak, + ur/o : urine, +ia : keadaan) Glycosuria (glycos/o : gula, +ur/o, +ia) Dysfungsi pankreas lain ~ produksi insulin terlalu banyak ~ hypoglicemia • kelenjar saliva berada di rongga mulut Saliva dihasilkan oleh kelenjar ~ mengandung amylase (amyl/o : pati, +ase:enzym)

  8. Bagian Kata terkait dengan organ tambahan Pencernaan Bagian kata Arti Cholecyst/o Hepat/o Pancreat/o Sial/o Kandung empedu Hepar Pankreas Kelenjar saliva Bil/i, chol/e Muc/o -orexia -pepsia Periton/o Empedu Mukus Nafsu makan Mencerna peritoneum

  9. Latihan • Terjadinya inflamasi pd appendix, perlu dihilangkan. • Kata yang berarti menghilangkan appendix ………………… • Kata yg menunjukkan penyakit hepar kronis yg ditandai • dengan degenerasi sel hepar ……………………………… • Empedu dihasilkan oleh hepar, tetapi disimpan di ……… • Cholangitis merupakan inflamasi ……………………………… • Inflamasi kandung empedu disebut ………………………….

  10. 6. Cholelithiasis merupakan keadaan ditemukannya ………………………….. di kandung empedu 7. Batu bisa juga terbentuk di pankreas. Kata yg berarti batu pankreas …………………………………….. 8. Eksisi batu pankreas disebut ………………………………… 9. Saliva diproduksi oleh kelenjar saliva. Sialography adalah pemeriksaan X-ray ………………………. 10. Eupepsia berarti pencernaan yang baik atau normal, dyspepsia berarti………………………………………….

  11. Kata yg terkait dengan prosedur bedah Appendectomy : append/o : appendix, +ectomy : eksisi Cholecystectomy : cholecyst/o : kandung empedu Colostomy : col/o : colon, +stomy : buatan Gastrectomy : gastr/o : lambung menghilangkan semua atau sebagian lambung Mulut Cheilitis : cheil/o : bibir, +it is : inflamasi Gingivitis : gingiv/o : gusi Glossitis : gloss/o : lidah Stomatitis : stomat/o : mulut

  12. Esophagus Dysphagia : dys : nyeri atau sulit, + phag/o : makan, +ia : keadaan Esophagitis : esophag/o : esophagus Lambung Gastritis : gastr/o : lambung Gastrocele : -cele : hernia Gastroenteritis : enter/o : usus Gastroscopy : -scopy : pemeriksaan visual Ulcer : lesi membran mukosa

  13. USUS Appendicitis : append/o : appendix, +itis : inflamasi Colitis : col/o : colon Diverticulitis :diverticul/o : diverticulum Duodenal ulcer : adanya ulkus pada duodenum Duodenitis : inflamasi pd duodenum Enterostasis : enter/o : usus, +stasis :menghentikan, penyumbatan Sigmoidoscopy : pemeriksaan colon sigmoid dg sigmoidoscope

  14. Kandung empedu Cholecystitis : cholecyst/o : kandung empedu Cholecystography: -graphy : rekaman Cholelithiasis : Chol/e : empedu, +lith/o : batu, +iasis : keadaan Cholestasis : -stasis : menghentikan Hepar Cirrhosis : penyakit hepar kronis yg ditandai dengan degenerasi sel hepar Hepatitis : Hepat/o : hepar Hepatomegaly : -megaly : pembesaran

  15. Stenosis pilorusatau pilorospasme terjadi bila serat otot disekelilingnya mengalami hipertrofi • Gejala perdarahan masif pada tukak peptik dpt mengakibatkan hiperemesis. Anoreksia merupakan gejala yg sering timbul • Penderita tukak peptik yg tdk memberikan respon terhadap terapi medik atau mengalami komplikasi dpt dilakukan vagotomi atau gastrotomi. Untuk mencegah retensi lambung karena vagotomi dapat dilakukan gastrojejunostomi atau piloroplasty. • Setelah dilakukan gastrectomyparsial, kontinuitas diperbaiki dengan gastroduodenostomiatau gastrojejunostomi.

  16. vagotomy gastrectomy

  17. gastroduodenostomi gastrojejunostomi

  18. Malabsorbsiberbeda dengan maldigesti.Penyakit celiac pd anak-anak merupakan penyebab terpenting darimalabsorbsipd anak. Penyakit ini ditandai oleh atrofi vili usus halus bagian proksimal. Tanda dan gejala malabsorbsi antara lain penurunan berat badan, diare, steatore, flatus dan nokturia. • Pemeriksaan Divertikulosis merupakan keadaan kolon yg ditandai herniasi mukosa membentuk kantong seperti botol, & dpt terjadi divertikulitis.

  19. Akalasia ditandai oleh aperistaltik korpus esofagus. Dua bentuk terapi yg efektif adalah dilatasi sfingter esofagus dan esofagotomi (myotomi Heller).Piloroplastisering dilakukan bersamaan. • Disfagia merupakan gejala utama penyakit esofagus. Pirosisadalah gejala penyakit esofagus yg lain. Odinofagia dpt disebabkan oleh spasme esofagus yg diakibatkan peregangan akut • Jenis esofagitisyg tdk berbahaya timbul setelah menelan cairan panas. Sensasi panas substernal biasanya terjadi dlm waktu singkat dan dihubungkan dgn edema superfisialdan esofagospasme. Bentuk esofagitis yg paling sering dijumpai timbul akibat refluks asam lambung, yg sering bersamaan dg hernia hiatus. Hernia hiatus slidingdan hernia paraesofagealdidiagnosis dgn radiogram atau endoskopi. Esofagoskopi merupakan tindakan penting pd gangguan esofagus

  20. Metode diagnostik utk diagnosis gangguan hati, sistim empedu & pankreas, selain metode radiologis adalah esofagoskopi, duodenoskopi, dan peritoneoskopi(dengan peritoneoskope melalui luka abdomen). • Keputusan diagnostik paling penting dalam menangani hiperbilirubinemia adalah apakah kolestasis ekstrahepatik atau intrahepatik. Membedakan keduanya tdk mudah, gangguan ekskresi zat warna kolesistografitdk terlihat. • Kolelitiasis dan kolesistitissering timbul bersamaan.

More Related