Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN PowerPoint Presentation
Download Presentation
MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

661 Views Download Presentation
Download Presentation

MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MENGIDENTIFIKASI MASALAH PENELITIAN

  2. TOPIK, MASALAH PENELITIAN, TUJUAN PENELITIAN dan PERTANYAAN PENELITIAN UMUM BELAJAR JARAK JAUH (DISTANT LEARNING) TOPIK: MASALAH PENELITIAN KECILNYA JUMLAH MAHASISWA YANG MENGIKUTI PEMBELJARAN JARAK JAUH (DISTANT LEARNING) TUJUAN PENELITIAN MENGKAJI ALASAN KENAPA TIDAK BANYAK CALON MAHASISWA YANG TERTARIK MENGIKUTI KULIAH “JARAK JAUH” PERTANYAAN PENELITIAN BAGAIMANA SIKAP MAHASISWA TERHADAP PERKULIAHAN “JARAK JAUH?” SEHINGGA MEREKA KURANG BERMINAT MENGIKUTI PERKULIAHAN JARAK JAUH TERSEBUT? SPESIFIK

  3. TOPIK PENELITIAN = BIDANG PERSOALAN PENDIDIKAN YANG SECARA UMUM DITELITI (CONTOH: PEMBELAJARAN JARAK JAUH) • MASALAH PENELITIAN: ISU-ISU, KONTROVERSI, SESUATU YANG MENARIK PERHATIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN YANG SECARA KHUSUS INGIN DIKAJI (CONTOH: KURANGNYA MINAT MENGIKUTI PEMEBLAJARAN JARAK JAUH); • TUJUAN PENELITIAN: TUJUAN UTAMA YANG INGIN DIPEROLEH MELALUI PENELITIAN (CONTOH: MENGKAJI KENAPA MINAT MASYARAKAT (LULUSAN SMA) RENDAH UNTUK MENGIKUTI PEMBELAJARAN JARAK JAUH); • PERTANYAAN PENELITIAN: MEMPERSEMPIT RUANG LINGKUP PENELITIAN BERUPA PERTANYAAN YANG JAWABANNYA INGIN DIPEROLEH DARI PENELITIAN (CONTOH: BAGAIMANA MAHASISWA MENYIKAPI PEMBELAJARAN JARAK JAUH SEHINGGA MEREKA KURANG BERMINAT UNTUK MENGIKUTINYA?)

  4. PERBEDAAN ANTARA TUJUAN PENELITIAN, PERTANYAAN PENELITIAN DAN MASALAH PENELITIAN MASALAH PENELITIAN: HOMESICKNESS (RINDU KAMPUNG HALAMAN) MERUPAKAN ISU UTAMA TERKAIT DENGAN KEHIDUPAN MAHASISWA DI KAMPUS-KAMPUS PERGURUAN TINGGI SAAT INI. APABILA MAHASISWA MERASA RINDU PADA KAMPUNG HALAMAN, MEREKA MULAI SRING “CABUT” DAN AKHIRNYA MENJURUS PADA RENDAHNYA PRESTASI AKADEMIK PADA TAHAP-TAHAP AWAL KULIAH. PERTANYAAN PENELITIAN: BAGAIMANA “HOMESICKNESS” (RINDU KAMPUNG HALAMAN) BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PERGURUAN TINGGI TERUTAMA YANG BERASAL DARI KAMPUNG PADA TAHAP-TAHAP AWAL KULIAH MEREKA? TUJUAN PENELITIAN: PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENDAPATKAN PEMAHAMAN YANG MENDALAM BERKENAAN DENGAN DAMPAK “HOMESICKNESS” (RINDU KAMPUNG HALAMAN TERHADAP PRESTASI AKADEMIK TAHA-TAHAP AWAL PERKULIAHAN DIANTARA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI TERUTAMA YANG BERASAL DARI KAMPUNG

  5. MASALAH PENELITIAN • GUNAKAN PENELITIAN KUANTITATIF APABILA MASALAH PENELITIANNYA MEMERLUKAN: • PENGUKURAN VARIABEL • MENILAI PENGARUH VARIABEL- • VARIABEL (BEBAS) TERHADAP • OUTCOME (VARIABEL TERIKAT) • MENGETES TEORI ATAU PENJELASAN • UMUM • MEMBUAT GENERALISASI • GUNAKAN PENELITIAN KUALITATIF APABILA MASALAH PENELITIANNYA MEMERLUKAN: • MENELUSURI PANDANGAN INDIVIDU- • INDIVIDU • MENILAI PROSES UNTUK JANGKA • WAKTU RELATIF PANJANG • MELAHIRKAN TEORI ATAS DASAR • PERSPEKTIF PARTISIPAN • MENDAPAT INFORMASI RINCI • TENTANG ORANG ATAU SITUS YANG • JUMLAHNYA RELATIF KECIL

  6. ALASAN KENAPA SUATU MASALAH DITELITI • BISAKAH AKSES TERHADAP ORANG DAN LOKASI PENELITIAN DIPEROLEH? (IZIN MEMASUKI LOKASI DAN IZIN ATAU KESEDIAAN PIHAK-PIHAK TERKAIT); • TERESDIANYA WAKTU, SUMBER DAYA, DAN KEPAKARAN & KETRAMPILAN ? ( WAKTU YANG PANJANG UNTUK MENGUMPULKAN DAN MENGANALISIS DATA, SUMBER DAYA (DANA, PERLENGKAPAN, ATAU PEMBANTU PENELITI) DIPERLUKAN, • TINGKAT KEPAKARAN DALAM BIDANG YANG DIKAJI SERTA KETRAMPILAN KHUSUS DALAM PENELITIAN TIDAK KURANG PENTINGNYA); • APAKAH MASALAH TERSEBUT PERLU DITELITI? • TERDAPATNYA GAP DALAM LITERATUR/ KEPUSTAKAAN (MISSING LINK); • REPLIKASI PENELITIAN YANG SUDAH PERNAH DILAKUKAN DENGAN PENEKANAN PADA PERBEDAAN DALAM HAL SUBJEK (PARTISIPAN) DAN LOKASI SITUS) PENELITIAN; • PENGEMBANGAN ATAU LEBIH MEMPERTAJAM PENELITIAN TERDAHULU; • MENYUARAKAN ORANG-ORANG YANG SELAMA INI TERMARJINALKAN DALAM MASYARAKAT; • MEMBAWA MANFAAT/MEMBANTU MEMBERIKAN SOLUSI TERHADAP MASALAH-MASALAH PRAKTIS;

  7. ALASAN KENAPA SUATU MASALAH DITELITI • BISAKAH AKSES TERHADAP ORANG DAN LOKASI PENELITIAN DIPEROLEH? (IZIN MEMASUKI LOKASI DAN IZIN ATAU KESEDIAAN PIHAK-PIHAK TERKAIT); • TERESDIANYA WAKTU, SUMBER DAYA, DAN KEPAKARAN & KETRAMPILAN ? ( WAKTU YANG PANJANG UNTUK MENGUMPULKAN DAN MENGANALISIS DATA, SUMBER DAYA (DANA, PERLENGKAPAN, ATAU PEMBANTU PENELITI) DIPERLUKAN, • TINGKAT KEPAKARAN DALAM BIDANG YANG DIKAJI SERTA KETRAMPILAN KHUSUS DALAM PENELITIAN TIDAK KURANG PENTINGNYA); • APAKAH MASALAH TERSEBUT PERLU DITELITI? • TERDAPATNYA GAP DALAM LITERATUR/ KEPUSTAKAAN (MISSING LINK); • REPLIKASI PENELITIAN YANG SUDAH PERNAH DILAKUKAN DENGAN PENEKANAN PADA PERBEDAAN DALAM HAL SUBJEK (PARTISIPAN) DAN LOKASI SITUS) PENELITIAN; • PENGEMBANGAN ATAU LEBIH MEMPERTAJAM PENELITIAN TERDAHULU; • MENYUARAKAN ORANG-ORANG YANG SELAMA INI TERMARJINALKAN DALAM MASYARAKAT; • MEMBAWA MANFAAT/MEMBANTU MEMBERIKAN SOLUSI TERHADAP MASALAH-MASALAH PRAKTIS;

  8. RUMUSAN MASALAH PENELITIAN TOPIK PENELITIAN • TOPIK PENELITIAN MUNGKIN BISA TERLIHAT DARI JUDUL PENELITIAN DAN DIUNGKAPKAN PADA KALIMAT-KALIMAT PERTAMA BAHAGIAN PENDAHULUAN; • KALIMAT-KALIMAT PERTAMA INI BIASA DISEBUT “NARRATIVE HOOK” YANG FUNGSINYA ADALAH MENARIK MINAT SI PEMBACA TERHADAP PENELITIAN YANG AKAN ATAU SUDAH DILAKUKAN; • “NARRATIVE HOOK” YANG BAIK ANTARA LAIN BERISIKAN: • DATA-DATA STATISTIK YANG PENDUDKUNG ARGUMENTASI; • PERTANYAAN YANG PROVOKATIF ATAU PEMANCING; • KEBUTUHAN AKAN PERLU/URGENNYANYA DILAKUKAN PENELITIAN; • ADANYA TUJUAN YANG JELAS DARI PENELITIAN;

  9. MASALAH PENELITIAN • PRACTICAL RESEARCH PROBLEMS: MASALAH YANG BERSUMBER DARI ISU, KONTROVERSI ATAU PERMASALAHAN YANG DITEMUI DI SEKOLAH ATAU SETING KEPENDIDIKAN LAINNYA; • RESEARCH-BASED RESEARCH PROBLEMS: MASALAH YANG BERSUMBER DARI KEBUTUHAN AKAN ADANYA PENELITIAN LANJUTAN ATAU BERSUMBER DARI ADANYA KESENJANGAN/CONFLICTING EVIDENCE DALAM LITERATUR (KEPUSTAKAAN); • MASALAH YANG MUNCUL TIDAK HANYA DARI SISI PRAKTIS TAPI JUGA DARI SISI KEPERLUAN PENGEMBANGAN TEORI (KEPERLUAN UNTUK PENELITIAN LANJUTAN ATAU KARENA ADANYA KESENJANGAN TEORITIS;

  10. JUSTIFIKASI PENTINGNYA PENELITIAN • PENTINGNYA DILAKUKAN PENELITIAN TENTANG SESUATU ISU/MASALAH PERLU DIJUSTUFIKASI (DIBERIKAN ALASAN); • JUSTIFIKASI INI BISA DILAKUKAN DENGAN MENGUTIP BUKTI-BUKTI DARI: • PARA PENELITI DAN PAKAR LAINNYA; • PENGALAMAN ORANG –ORANG LAINNYA DI TEMPAT KERJA; • PENGALAMAN PRIBADI;

  11. MASALAH PENELITIAN BAGAIMANA MENJUSTIFIKASI PENTINGNYA PENELITIAN TTG MASALAH INI? SARAN DARI PAKAR & PENELITI LAIN PENGALAMAN DI TEMPAT KERJA PENGALAMAN PRIBADI DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN KUALITATIF DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF SERTA TINDAKAN DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

  12. JUSTIFIKASI PENTINGNYA MASALAH PENELITIAN BERBASIS KEPUSTAKAAN • DALAM LAPORAN PENELITIAN BAB KESIMPULAN/PEMBAHASAN, PADA UMUMNYA, ADA REKOMENDASI AGAR PENELITIAN INI DITINDAK LANJUTI DENGAN PENELITIAN LANJUTAN; • ATAS DASAR ITU, SI PENELITI LAIN BISA MENJADIKAN HAL TERSEBUT SEBAGAI JUSTIFIKASI UNTUK MELAKUKAN PENELITIAN LANJUT DIMAKSUD; • DISAMPING ITU, JUSTIFIKASI LAIN BERSUMBER DARI ADANYA MODEL ATAU TEORI YANG BELUM KOMPLIT/SEMPURNA YANG DITEMUI DALAM LITERATUR, SEHINGGA HUBUNGAN ANTARA MASING-MASING ELEMEN DARI MODEL ATAU TEORI TERSEBUT TIDAK DAPAT DIJELASKAN; • DALAM “STATEMENT OF PROBLEM” BIASANYA PERLU DIPERLIHATKAN ADANYA KESENJANGAN PENGETAHUAN – TERLIHAT DARI HASIL PENELITIAN DAN DARI PRAKTEK;

  13. JUSTIFIKASI DARI SISI TEMPAT KERJA ATAU PENGELAMAN PRIBADI • ISUS-ISU YANG DITEMUI DI DUNIA KERJA (DALAM BIDANG PENDIDIKAN) BISA DIGUNAKAN UNTUK MENJUSTIFIKASI DILAKUKANNYA SEBUAH PENELITIAN (MISALNYA ISU TENTANG KEBIJAKAN “UJIAN NASIONAL”; • PENGALAMAN PRIBADI DALAM DUNIA PENDIDIKAN BISA JUGA DIGUNAKAN UNTUK MENJUSTIFIKASI DILAKUKANNYA PENELITIAN; AUDIENS DDALAM STATEMENT OF PROBLEM AUDIENS ( INDIVIDU-INDIVIDU ATAU KELOMPOK YANG AKAN MEMBACA ATAU MENDAPAT MANFAAT DARI PENELITIAN) PERLU DIDENTIFIKASI;

  14. ALIRAN PEMIKIRAN DALAM MERUMUSKAN STATEMENT OF PROBLEM MASALAH PENELITIAN JUSTIFIKASI PENELITIAN KAITANNYA DENGAN AUDIENS TOPIK KESENJANGAN • MINAT/ISU-ISU • MASALAH • SESUATU YANG • PERLU SOLUSI • BUKTI • KEPUSTAKAAN • BUKTI DARI • PENGALAMAN • PRAKTIS DARI BUTI-BUKTI KESENJANGAN INI APA YANG HILANG? APA YANG HARUS DILAKUKAN? BIDANG MASALAH DENGAN DILAKU-KANNYA PENELI-TIAN, BGM PIHAK-PIHAK TERAKIT BISA TERBANTU? CONTOH • BAHAN KEPUSTAKAAN • BLM BANYAK MENG- • UNGKAPKAN FENOME- • NA –TAURAN ANTAR • SISWA • BANYAKNYA PERISTIWA • TAURAN ANTAR SISWA • DI KOTA-KOTA BESAR TAURAN ANTAR SISWA DI KOTA BESAR INI PERLU DIFAHAMI AKAR PERMASALAH-ANNYA DARI BERBA-GAI SISI (EKONOMIS, SOSIO KULTURAL, DEMOGRAFIS) • DIKETAHUINYA AKAR PER- • MASALAHAN DARI TAURAN • ANTAR PELAJAR AGAR • TERJAGANYA KETERTIBAN • UMUM • TERJAMINNYA PEMBINAAN • GENERASI MUDA • TERHINDARNYA BIAYA- • BIAYA YANG TAK DIPER • -LUKAN (SEPERTI SOCIAL • COST) SERING TERJADINYA TAURAN SISWA DI KOTA-KOTA BESAR TAURAN SISWA ANTAR SEKOLAH

  15. FENOMENA SENTRAL • FENOMENA SENTRAL = KONSEP ATAU PROSES YANG DITELUSURI/DITELITI • IDENTITAS SUVERVISOR YANG BERJENIS KELAMIN PRIA • PROSES NEGOSIASI YANG DILAKUKAN OLEH SUVERVISOR BERJENIS KELAMIN WANITA DENGAN KEPALA-KEPALA SEKOAH YANG BERADA DI BAWAH PENGAWASNNYA; • SMAN 8 SEBAGAI SEKOLAH RSBI; • PROSES SMAN 8 MENJADI RSBI;

  16. PERTANYAAN PENELITIAN KUALITATIF (EMERGING PROCESS) DIAGRAM 5.8 CONTOH LINGKUNGAN YANG BAGAIMANA YANG MEMBUAT MEREKA PEROKOK DAN YNG KEMUDIAN MAMPU MENYA-DARKAN MEREKA SEHINGGA MEREKA BERHENTI MROKOK? BAGAIMANA KEBIASAAN MEROKOK PARA SISWA TERBENTUK? BAGAIMANA LINGKUNGANNYA? APA-APA SAJA PENGALAMAN SISWA SMA DENGAN KEBIASAAN MEROKOK MEREKA? PERTANYAAN AWAL PERTANYAAN YANG KEMUDIAN TERBENTUK PERTANYAAN YANG SELANJUTNYA MUNCUL AWAL KEGIATAN PENELITIAN PENGUMPULAN DATA AWAL PENGUMPULAN DATA SELANJUTNYA

  17. TUJUAN PENELITIAN (PURPOSE STATEMENT) • TUJUAN PENELITIAN = GAMBARAN TENTANG TUJUAN YANG INGIN DICAPAI DALAM MELAKUKAN EKSPLORASI ATAU MEMAHAMI FENOMENA SENTRAL TERHADAP INDIVIDU-INDIVIDU YANG SPESIFIK PADA SITUS PENELITIAN TERTENTU; TUJUAN DARI PENELITIAN KUALITATIF INI ADALAH UNTUK MENDESKRIPSIKAN PEMBELAJARAN DI DALAM KELAS DENGAN MENGGUNAKAN INTERNET TERHADAP LIMA ORANG SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA YANG BERPARTISIPASI DALAM KELAS PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT • FENOMENA SENTRAL: PEMBELAJARAN DI DALAM KELAS DENGAN MENGGUNAKAN INTERNET; • PARTISIPAN; LIMA ORANG SISWA SEKOLAH MENNGAH PERTAMA; • SITUS PENELITIAN: KELAS PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA X

  18. PERTANYAAN POKOK • PERTANYAAN POKOK = PERTANYAAN BERKENAAN DENGAN INTI PERSOALAN YANG INGIN DITELUSURI DALAM SUATU PENELITIAN; • PERTANYAAN TERSEBUT HARUS BERSIFAT UMUM & TERBUKA. • TUANGKAN DALAM KALIMAT TUNGGAL, DESKRIPTIF; • MULAI DENGAN KATA “BAGAIMANA” DAN “ APA”; • TUNJUKKAN FENOMENA SENTRAL; • IDENTIFIKASI PARTISIPAN; • JELASKAN SITUS PENELITIANNYA; APA DAN BAGAIMANA PEMBELAJARAN DI DALAM KELAS DENGAN MENGGUNAKAN INTERNET TERHADAP LIMA ORANG SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA YANG BERPARTISIPASI DALAM KELAS PEMBELAJARAN BAHASA ISYARAT?

  19. PERTANYAAN POKOK DALAM PENELITIAN KUALITATIF

  20. TIPE PERTANYAAN DALAM PENELITIAN KUALITATIF

  21. PERTANYAAN PENELITIAN “TEORITIS” • Bagaimana caranya self-concept berdampak terhadap kemampuan orang belajar bahasa asing? Aspek apa dari self-concept itu yang berinteraksi dengan aspek kemampuan berbahasa asing? PERTANYAAN PENELITIAN YANG DIFOKUSKAN PADA POPULASI TERTENTU • BAGAIMANAKAH PARA GURU BANTU SEMENTARADI DAERAH TERPENCIL MENYIKAPI DAN MELAKSANAKAN TUGAS MEREKA SEHARI-HARI?

  22. PERTANYAAN PENELITIAN YANG “SITE SPECIFIC” • BAGAIMANA HUBUNGAN ANTARA SEKOLAH DENGAN ORANG TUA DAN MASYARAKAT DI SEKOLAH ELIT DAN DI SEKOLAH BIASA DI PEKANBARU? • SEJAUH MANA PERBEDAAN-PERBEDAAN YANG TERJADI BERDAMPAK PADA IMLIMENTASI FILSAFAT DAN TEORI PENDIDIKAN? • BAGAIMANA LOBI-LOBI POLITIK ANTARA EKSEKUTIF – LEGSLATIF TERJADI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN IMPLIMENTASI KEPUTUSAN BERKENAAN DENGAN PROGRAM PENDIDIKAN DI PROVINSI RIAU?

  23. STUDI KEPUSTAKAAN

  24. TUJUAN & RUANG LINGKUP • KAJIAN PUSTAKA ADALAH IDENTIFIKASI & ANALISISIS SECARA SISTEMATIS DOKUMEN-DOKUMEN YANG BERISIKAN INFORMASI YANG TERKAIT DENGAN MASALAH YANG INGIN DITELITI; • TUJUAN UTAMANYA ADALAH UNTUK MENENTUKAN APA-APA SAJA YANG SUDAH DILAKUKAN ORANG LAIN TERKAIT DENGAN MASALAH YANG INGIN DITELITI; • FUNGSI PENTING DARI KAJIAN PUSTAKA INI ADALAH DIKETAHUINYA STRATEGI-STRATEGI DAN PROSEDUR-PROSEEDUR TERTENTU SERTA ALAT-ALAT UKUR YANG SUDAH DAN YANG BELUM DITEMUKAN DALAM RANGKA PENELITIAN YANG TERKAIT DENGAN MASALAH TERSEBUT; • PENGETAHUAN & WAWASAN YANG LUAS TENTANG PENELITIAN-PENELITIAN TERDAHULU AKAN MEMBANTU SI PENELITI DALAM MENGINTERPRETASIKAN HASIL PENELITIANNYA SENDIRI NANTINYA; • BAHAN KEPUSTAKAAN YANG DIKAJI TIDAK PERLU BANYAK-BANYAK; YANG PENTING BAHAN YANG DIRUJUK/DIKAJI ITU TERKINI, MENGENA & MEMBERIKAN WAWASAN YANG CUKUP MEMADAI BAGI MASALAH YANG INGIN DITELITI; • TERHADAP BIDANG PERMASALAHAN YANG MASIH SEDIKIT DITELITI ORANG, KAJIAN TERHADAP BAHAN KEPUSTAKAAN YANG KIRA-KIRA TERKAIT BISA DILAKUKAN DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KERANGKA KONSEPTUAL BAGI PENELITIAN TERSEBUT;

  25. MENCATAT & MENGABSTRAKSI BAHAN KEPUSTAKAAN • TENTUKAN BAHAN KEPUSTAKAAN YANG AKAN DICATAT/ABSTRAKSI: (BIASANYA CUMA LAPORAN PENELITIAN); • MENGABSRAKSIKAN PENELITIAN KUANTITATIF BIASANYA MENCAKUP: • MASALAH PENELITIAN • PERTANYAAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN • PROSES PENGUMPULAN DATA • HASIL PENELITIAN • MENGABSRAKSIKAN PENELITIAN KUALITATIF BIASANYA MENCAKUP: • MASALAH PENELITIAN • PERTANYAAN PENELITIAN • PROSEDUR PENGUMPULAN DATA • TEMUAN-TEMUAN PENELITIAN

  26. MENGEMBANGKAN PETA KEPUSTAKAAN • DIAGRAM YANG MENGGAMBARKAN RESEARCH LITERATURE (PENELITIAN, ESEI, BUKU, BAB, DAN RINGKASAN, DSB-NYA) TENTANG SESUATU TOPIK. • MEMBANTU SIPENELITI UNTUK MELIHAT KETUMPANGTINDIHAN INFORMASI ATAU TOPIK UTAMA; • MEMBANTU SI PENELITI MELIHAT SEJAUH MANA PENELITIAN INI MEMBANTU ATAU MENGEMBANGKAN KEPUSTAKAAN YANG ADA TENTANG TOPIK TSB; • MEMBANTU PENELITI MENGORGANISASIKAN STUDI KEPUSTAKAAN DALAM PIKIRANNYA DAN MENGIDENTIFIKASI DI MANA POSISI PENELITIAN INI DALAM KEPUSTAKAAN SERTA AKAN MEMBANTU MEYAKINKAN ORANG LAIN TTG PENELITIAN INI;

  27. Figure 4.8 PETA KEPUSTAKAAN RANCANGAN HIERARKIS PERLUNYA PROGRAM-PROGRAM KEGURUAN AGAR TANGGAP BUDAYA BENNET, 1995; Easman & smith, 1991; GRANT, 1994; NOEL, 1995 PROGRAM BELAJAR DI LN PERBAIKAN YANG MUNGKIN BISA DILAKUKAN MARTIN, & Rohrich, 1991; stachowiski, 1991 PROGRAM-PROGRAM YANG ADA DI AS SIKAP TRHDP BLN King & Young, 1994 PEMAHAMAN PRIBADI DARI CALON-CALON GURU PEMAHAMAN PRIBADI TTG CALON-CALON GURU Cockrell, Placier, Cockrell & Middleton, 1999; Goodwin 1997; Kea & Bacon 1999 PERLUNYA STUDI LANJUT: B UDAYA YANG BUKAN PENUTUR ASLI B.INGGERIS PERTANYAAN: APAKAH PROGRAM STUDI JANG-KA PENDEK DI BUDAYA YANG BUKAN POENUTUR ASLI B.INGGERIS MEMBANTU MENCIPATKAN TANGGAP BUDAYA PADA PARA CALON GURU B.INGGERIS? PROGRAM ANTAR BUDAYA Cooper, Beare & Thorman, 1990; Larke, Wiseman & Bradley, 1990 DIDOMINASI OLEH BUDAYA BRBHS ING Mahan & Stachowski, 1990 Quinn, Barr, McKay, Jachow PROGRAM KONVENSIONAL Colville Hall, Macdonald & Smolen, 1995; Rodrigues & Sjostrom, 1995; Vavrus, 1994

  28. Figure 4.9 PETA KEPUSTAKAAN (RANCANGAN SIRKULER) BUDAYA YANG BUKAN BUDAYA BERBAHASA INGGERIS PERLUNYA STUDI LANJUT PERTANYAANNYA: BAGAIMANA BENTUK PROGRAM BELAJAR DI LUAR NEGERI DI NEGARA YANG BUKAN BERBUDAYA/BERBAHASA INGGERIS MEMBANTU MENCIPTAKAN TANGGAP BUDAYA BAGI CALON-CALON GURK U ? PROGRAM BELAJAR DI LN PROGRAM-PROGRAM YANG ADA DI AS PEMAHAMAN PRIBADI TTG CALON-CALON GURU (Friesen, Kang, & McDougall, 1995) Sikapterhadapbelajardi LN (King & Young, 1994) PEMAHAMAN PRIBADI TTG CALON-CALON GURU (Cockrell, Placier, Crockrell, Milleton, 1999) PROGRAM KONVENSIONAL (Colville-Hall, Macdonald, & Smolen, 1995) DidminasiolehbudayaberbahasaInggeris (Mahan & Stachowski, 1990) PROGRAM-PROGRAM ANTAR BUDAYA (Cooper, Beare, & Thorman, 1990)

  29. ANALISIS STUDI KEPUSTAKAAN DALAM PENELITIAN KUALITATIF • DALAM PENELITIAN KUALITATIF, STUDI KEPUSTAKAAN TIDAK SEBANYAK/SEKOMPREHENSIF DALAM PENELITIAN KUANTITATIF; • DIGUNAKAN UNTUK MEMPERLIHATKAN BETAPA PENTINGNYA MASALAH YANG INGIN DITELITI’ • PERTANYAAN PENELITIAN PADA AKHIR BAB PENDAHULUAN TIDAK PERLU BERSUMBER DARI STUDI KEPUSTAKAAN; • DALAM BAB PEMBAHASAN TEMUAN PENELITIAN, BAHAN KEPUSTAKAAN DIGUNAKAN UNTUK MEMPERLIHATKAN BAGAIMANA TEMA YANG DITELITI MEMPERKUAT DAN/ATAU MENYIMPANG DARI TEMUAN-TEMUAN PENELITIAN SEBELUMNYA.

  30. CONTOH TINJAUAN KEPUSTAKAAN TEMATIK Diantara banyak hal, identitas ras merupakan rasa memiliki kelompok didasarkan pada persepsi kebersamaan dalam hal garis keturunan (ras) dengan kelompok tertentu, seperti apa adanya, rasa kebersamaan itu memiliki dampak terhadap perasaan pribadi dan sikap yang bisa membedakan kelompok ras yang satu dengan kelompok ras yang lainnya (Helms, 1990;1994: Mitchell & Dell, 1992). Para peneliti sepakat orang-orang Amerika berkulit putih biasanya tidak tertantang bertanya pada diri mereka sendiri, “Apa sih maknanya menjadi orang berkulit putih?” (Pope-Davis & Ottavi, 1994).... (hal.511)

  31. CONTOH TINJAUAN KEPUSTAKAAN PER KAJIAN S.P.Brown, Parham dan Yonker (1996) menggunakan Skala Identitas Ras Kulit Putih untuk mengukur perubahan identitas ras kulit putih dari 35 orang mahasiswa pasca-sarjana berkulit putih yang ikut serta dalam kuliah multikultural selama 16 minggu. 80% dari partisipan tersebut telah mengikuti pelatihan multikultural sebelumnya dan kebanyakan diantara mereka sudah memiliki pengalaman dengan orang-orang yang memiliki latar belakang ras yang berbeda sekurang-kurangnya dua jenis ras, walaupun pengalaman-pengalaman tersebut tidak begitu jelas bentuknya. Para peneliti merancang perkuliahan tersebut atas tiga bidang yang berbeda—perolehan pengetahuan tentang diri sendiri, pengetahuan budaya, dan keterampilan-keterampilan lintas budaya—dan mereka menggunakan berbagai ragam metode mengajar seperti ceramah, pembicara luar dan simulasi. Hasilnya memperlihatkan bahwa pada akhir perkuliahan para wanita menerapkan lebih banyak butir dalam tahap ketergantungan semu pada skala identitas ras berkulit putih, dan pria lebih banyak menerapkan butir-butir ketimbang wanita dalam tahap otonomi. Para peneliti menyimpulkan hubungan kausal antara perkuliahan dan perubahan-perubahan ini yang ditemukan dalam kelompok. Nerville, Heppner, Louie, dan Thompson (1996) juga mengkaji perubahan yang sama tentang identitas ras kulit putih....(hal.8)

  32. CONTOH meringkaskan tema dan cara menjustifikasi perlunya penelitian lanjutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi dosen agar menjadi peneliti yang produktif di dalam tinjauan kepustakaan memperlihatkan tiga tema: produktivitas awal (apakah para dosen mempublikasikan karya ilmiahnya pada awal karirnya?) ; kemudian mentoring (apakah dosen melakukan magang dibawah bimbingan seorang peneliti senior?) ; dan sistem dukungan (apakah para dosen memiliki pendanaan yang memadai untuk penelitian mereka?). Faktor-faktor ini, walaupun penting, tidak terkait dengan waktu yang diperlukan oleh para dosen untuk melakukan penelitian. Apabila para dosen telah mengalokasikan waktunya untuk kegiatan-kegiatan dan penelitian ilmiah, ini akan membantu mereka untuk lebih memofokuskan perhatian mereka, menawarkan momentum-momentum untuk penelitian, dan mengeliminir kegiatan-kegiatan yang menghambat yang boleh jadi mengalihkan mereka dari penelitian.