Pengantar studi kualitatif
Download
1 / 53

Pengantar studi kualitatif - PowerPoint PPT Presentation


  • 248 Views
  • Uploaded on

Pengantar studi kualitatif. Siti Isfandari. Penting dalam penelitian. Permasalahan  tujuan Pengetahuan dan teori Strategi prosedur pendalaman Metode pengumpulan data dan analisis Validitas dan reliabilitas. Pengetahuan dan teori. Postpositivism.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Pengantar studi kualitatif' - kiaria


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Pengantar studi kualitatif

Pengantarstudikualitatif

SitiIsfandari


Penting dalam penelitian
Pentingdalampenelitian

  • Permasalahan tujuan

  • Pengetahuandanteori

  • Strategiprosedurpendalaman

  • Metodepengumpulan data dananalisis

  • Validitasdanreliabilitas


Pengetahuan dan teori
Pengetahuandanteori


Postpositivism
Postpositivism

  • Tantanganterhadapkebenaranabsolutpengetahuan

  • Tidakadapengetahuanabsolutterhadapmanusiadanperilakunya

  • Filosofideterministik = penyebabmenentukanakibatatauhasil

  • Memperkecilidebesarmenjadiide – idekecil, variabelpengujihipotesis


Kacamata postpositivism
Kacamatapostpositivism

  • Observasidanpengukuranrealitasobjektif ‘yang ada’ didunia

  • Duniadiaturolehhukumdanteori

  • Mengujihukumdanteoriuntukdiperbaiki agar lebihdapatmemahamidunia

  • Dimulaidariteori, mengumpulkaninformasi yang mendukungataumenolakteori, memperbaikiteoridanmengujilagi


Constructivism
Constructivism

  • Filosofi = individuberupayamemahamiduniatempatnyahidup, memberimaknaterhadappengalaman, objek , benda

  • Maknadiperolehdariinteraksidannegosiasipartisipandalamsuatukonteks

  • Makna = bervariasi Penelitibertujuanmenginterpretasipihak lain memaknaidunia / kehidupan , memahamikompleksitasmakna, tidakmempersempitmaknamenjadikategoridanide = national geographic


Advocacy participatory
Advocacy / participatory

  • Penelititidakterbatashanyameneliti

  • Isuspesifik = pemberdayaan, ketimpangan, penindasan, kekuasaan, pelarangan, pengasingan

  • Tidaklebihmemarginalkanpartisipan

  • Partisipandilibatkanmembantumenyusundisain, pertanyaan, analisainformasi

  • ‘Suara’ partisipanbersatuuntukreformasidanperubahan, partisipansebagaikolaborator


Pragmatism
Pragmatism

  • Melakukanrisetberdasarkandampak yang dituju, beorientasimasalah, bebasmemilih

  • Tujuanutama = melakukanperubahan / perbaikandidunianyata, tidakmempertanyakanhukumdanrealitas ‘dunia’

  • Contoh = PDBK, penelitian / analisiskebijakan program, risetoperasional, penelitiansiapadiruanganini?


Strategi pendalaman
Strategipendalaman


Disain eksperimen non eksperimen
Disaineksperimen & non eksperimen

  • Eksperimen = pemberianperlakuanpadaresponden yang dikelompokkansecara random, kuasieksperimen non random, kuasieksperimensingle subject

  • Survey = potonglintang, longitudinal menggunakankuesioneratauwawancaraterstruktur, bertujuanmenggeneralisasidarisampelkepopulasi


Narasi fenomena etnografi grounded theory studi kasus
Narasi, fenomena, etnografi, grounded theory, studikasus

  • Etnografi = mempelajarikelompokdalam setting alamiahmerekauntukjangkawaktu, kontekstertentumengumpulkaninformasimelaluiobservasi, wawancara

  • Grounded theory = penelitiberupayamemperolehteoriumumdariproses, tindakan, interaksiberdasarkanpandanganpartisipan = lihat PKT, Rudy Salan


Pengantar studi kualitatif

  • Studikasus = eksplorasimendalamterhadap program, kejadian , aktivitas, proses yang dilakukanseseorangataukelompokorangdalamjangkawaktutertentu

  • Narasi = mempelajarikehidupanseseorangataukelompokuntukmemperolehceritamengenaikehidupanmereka, diceritakankembalimengkombinasikanperspektifpenelitidanpartisipan, contoh = Rudy Salan


Pengantar studi kualitatif

  • Risetfenomena = mengidentifikasi ‘inti’ pengalamanmanusiaterhadapfenomenatertentu, bagaimanamerekamemaknaifenomena = misalpenolakanimunisasi, PKT


Mixed method
Mixed method

  • Jarangpenelitianhanyamenggunakanpendekatankuantitatifataukualitatif

  • Melengkapikekurangandarihanyamenggunakansatupendekatan

  • Triangulasi


Prosedur mixed method
Prosedur mixed method

  • Berurutan =Mengelaborasiataumemperluastemuandarisatupendekatanmenggunakanpendekatan lain

    • Kualitatif = exploratory,

    • kuantitatifdengansampel yang lebihbesaruntukgeneralisasi = studikebutuhanlansia, Rudy Salan


Pengantar studi kualitatif

  • Bersamaan = mengkerucutkan data kualitatifdankuantitatifuntukmendapatkanpemahamanmenyeluruhdaripermasalahan

    • Melakukan survey bersamadengan FGD, observasiatauwawancara

    • Integrasiinformasiuntukmenginterpretasihasil = methadone pilot project, IPR

  • Transformatif = Cresswell 2003, disertasi, PKT


Metode pengumpulan dan analisa data
Metodepengumpulandananalisa data


Pengantar studi kualitatif lanjutan

Pengantar studi kualitatif(lanjutan)

Siti Isfandari

Endang R Sedyaningsih

Pelatihan Epidemiologi, Bandung, Agustus 2009


Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif
Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif

Tujuan

Mengumpulkan informasi secara sistematis mengenai objek penelitian (orang, objek, fenomena) dan setting kejadiannya


Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif1
Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif

Beberapadiantaranya

  • Memanfaatkaninformasi yang tersedia

  • Pengamatan / observasi

  • Wawancaratatapmuka

  • Kuesionertertulis

  • Diskusikelompokterarah (FGD)

  • Teknikpsikologi

    • Teknikprojeksi, pemetaan, scaling


Memanfaatkan informasi yang tersedia
Memanfaatkaninformasi yang tersedia

  • Langkah pertama untuk mendapat informasi tentang hal yang menjadi objek penelitian

    • Informasi yang rutin dikumpulkan

    • Tokoh kunci di masyarakat

    • Surat kabar

    • Riwayat kasus yang dipublikasi


Memanfaatkan informasi yang tersedia1
Memanfaatkaninformasi yang tersedia

Penting  menyiapkan cek lis atau lembar kompilasi

Hemat

Namun kadang sulit mengakses karena berserakan, tidak selalu lengkap


Pengamatan observasi
Pengamatan / observasi

Cara memilih, mengamati dan mencatat perilaku dan karakter mahluk hidup, objek atau fenomena secara sistematis

  • Pengamatan perilaku manusia merupakan cara yang banyak dipakai

    Observasi non partisipasi  observasi-partisipatori partisipasi-observatori  partisipasi penuh


Pengamatan observasi1
Pengamatan / observasi

  • Dilakukan

    • Secara terbuka (mengamati perilaku petugas kesehatan melakukan tugasnya, dengan seizinnya)

    • Tersembunyi ( berpura – pura sebagai pasien misterius yang berusaha mendapatkan antibiotik tanpa resep)  tidak etis untuk penelitian

  • Dipakai untuk mencapai bermacam tujuan

    • Memberi informasi tambahan yang lebih lengkap tentang perilaku dibanding wawancara atau kuesioner


Wawancara
Wawancara

  • Merupakan cara pengumpulan data dengan bertanya kepada responden

  • Secara perorangan atau kelompok

  • Jawaban dapat direkam atau dicatat

  • Sering disebut sebagai Wawancara Mendalam untuk membedakan dengan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner


Wawancara1
Wawancara

  • Berbagai fleksibilitas, paling ekstrim adalah fleksibilitas tinggi dan rendah

    Fleksibilitas tinggi

    • Isu sensitif atau peneliti memiliki pemahaman terbatas terhadap hal yang diteliti

      Fleksibilitas rendah

    • Bila peneliti telah mengetahui rentang jawaban yang diberikan atau bila jumlah responden terlalu besar


Kuesioner tertulis
Kuesioner tertulis

  • Kuesioner tertulis merupakan alat pengumpulan data dengan menyajikan pertanyaan tertulis yang harus dijawab tertulis oleh responden


Kuesioner tertulis1
Kuesioner tertulis

  • Pertanyaan terbuka

  • Berbagai cara pelaksanaan

    • Kirim per pos dengan instruksi jelas

    • Mengumpulkan responden

    • Memberikan langsung dan mengumpulkan kemudian


Diskusi kelompok terarah fgd
Diskusi kelompok terarah / FGD

  • Diskusi terdiri dari 8-12 narasumber

  • Membahas topik tertentu secara bebas, dengan pengarahan dari fasilitator

  • Bertujuan mendapatkan informasi mendalam tentang konsep, persepsi dan ide dari kelompok

  • Lebih dari sekedar interaksi tanya jawab


Diskusi kelompok terarah fgd1
Diskusi kelompok terarah / FGD

  • Sebaiknya direkam untuk keperluan analisis

  • Fasilitator dibantu 2 orang asisten :

    • Mencatat proses FGD

    • Mengurus perekaman


Teknik psikologi
TeknikPsikologi

Proyeksi

Permainanperan, kata / kalimat

Scaling

Mengkuantifikasi data kualitatif = PSP

Mapping mind  mind peneliti

Mengorganisirinformasi yang diperoleh

Analisasebabakibat, kesimpulan


Kekuatan dan kelemahan
Kekuatandankelemahan

  • Tiap cara pengumpulan data memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing

  • Umumnya penelitian mengombinasikan cara pengumpulan data untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai besar dan kedalaman permasalahan


Khusus wawancara mendalam
KhususWawancara mendalam

  • Membuka peluang adanya respons bebas yang harus dicatat dalam bahasa responden

  • Peneliti sebagai instrumen


Khusus wawancara mendalam1
KhususWawancara mendalam

  • Hal yang perlu dipertimbangkan

    • Apakah kita mempunyai cukup pengetahuan tentang topik yang kita teliti

    • Apa yang ingin kita ketahui

    • Apakah menanyakan / wawancara merupakan satu-satunya metode yang tepat

    • Perlukah didukung cara lain seperti pengamatan, dll


Keuntungan
Keuntungan

  • Memungkinkan penggalian mendalam terhadap topik

  • Memberi pemahaman baru terhadap topik yang sebelumnya tidak terpikirkan

  • Informasi yang dikemas dalam bahasa responden bermanfaat sebagai ilustrasi untuk meningkatkan daya tarik laporan

  • Membaca/mendengarkan ulang jawaban membuka kesempatan untuk interpretasi yang berbeda terhadap data


Langkah menyusun panduan wawancara mendalam
Langkah menyusun panduan wawancara mendalam

  • Menggunakan tujuan sebagai titik awal

    • Pikirkan pertanyaan yang diperlukan untuk mencapai tujuan

  • Memperkirakan kategori informasi yang mungkin didapati

  • Terbuka terhadap kemungkinan baru yang tidak terduga


Langkah menyusun panduan wawancara mendalam1
Langkah menyusun panduan wawancara mendalam

  • Merancang matrix perencanaan wawancara dengan perkiraan point of analyses

  • Sebelum penelitian, buka kemungkinan untuk melibatkan informan dalam pembahasan hasil dan saran

    • Umpan balik dari informan sangat bermanfaat bagi peneliti dan informan


Teknik bertanya
Teknik bertanya

  • Usahakan agar responden nyaman (tempat, suasana)

  • Dapatkan informed consent

  • Yakinkan kerahasiaan responden dan data

  • Minta izin merekam

  • Bahasa sederhana

  • Upayakan tidak ada jarak sosial

  • Urutan logis dan alami

  • Pada awal wawancara dapat ditanyakan latar belakang responden – bila perlu mengisi CV singkat (umur, status pernikahan)

  • Memberi penjelasan tujuan wawancara dan penelitian


Teknik bertanya1
Teknik bertanya

Batasi pertanyaan sesedikit mungkin (misal: status ekonomi dapat ditanyakan saat menanyakan tentang rendahnya pemanfaatan faskes)

Awali dengan pertanyaan menarik dan tidak kontroversial yang terkait dengan topik penelitian

Tanyakan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang tiap isu  terfokus pada satu hal

Hindari pertanyaan mengarah, pertanyaan tertutup, pelabelan atau bermuatan emosi (faskes kotor, pasien malas, makanan tidak sehat)


Pengantar studi kualitatif

Teknik bertanya

  • Tempatkan pertanyaan sensitif di belakang / akhir

  • Isu peka ditanyakan dengan cara yang diterima masyarakat

  • Pertanyaan menggali

  • Lebih banyak mendengarkan

  • Tunjukkan minat pada apa pun yang dikemukakan informan, santai dan buat informan merasa nyaman, jangan menunjukkan ketidak setujuan


Pengantar studi kualitatif

Hubungan pewawancara dengan informan

  • Responden adalah partner / mitra untuk membantu kita lebih memahami suatu permasalahan


Tugas pewawancara
Tugas pewawancara

  • Menempatkan dan mengajukan pertanyaan

  • Mengevaluasi dan mengelaborasi jawaban responden

  • Mencatat

  • Mengarahkan pembicaraan, bukan jawaban

  • Mendorong responden agar memberi informasi secara spontan dengan membiarkannya berbicara


Latihan
Latihan

  • Membuat matrix perencanaan (panduan) wawancara mendalam

  • Permainan peran


Latihan1
Latihan

Tujuan : menggalikebutuhan program pencegahandanpengendalianinfeksi HIV padaberbagaikelompokmarjinal

Tujuan : menggalipengetahuan, sikapdanperilakumahasiswa yang berkaitandengansarapanpagi


Validitas dan reliabilitas
Validitasdanreliabilitas

  • Two threats to validity

    • Researcher bias

    • Effect of researcher in the setting / reactivity


Validitas dan reliabilitas1
Validitasdanreliabilitas

  • Researcher bias

    • Researcher’s theory, values, or Preconceptions

    • The main concern is not with eliminating variance

    • But with understanding how a particular researcher’s values influence the conduct and conclusions of the study

    • validity in qualitative research is integrity (personal communication).


Pengantar studi kualitatif

  • Reactivity = effect of the researcher on the setting or individuals studied

    • quantitative research = “control for” the effect of the researcher

    • Eliminating the actual influence of the researcher is impossible

  • Goal in a qualitative study = not to eliminate this influence but to understand it and to use it productively.


Mengatasi masalah validitas
Mengatasi individuals studiedmasalahvaliditas

  • 1. Intensive, long-term involvement

  • 2. “Rich” data

  • 3. Respondent validation

  • 4. Searching for discrepant evidence and negative cases

  • 5. Triangulation

  • 6. Quasi-Statistics

  • 7. Comparison


Pengantar studi kualitatif

Terima individuals studiedkasih