1 / 14

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO. 193/PMK.02/20 1 0 TGL. 23 NOVEMBER 20 1 0

Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-KL Tahun Anggaran 2011. PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO. 193/PMK.02/20 1 0 TGL. 23 NOVEMBER 20 1 0. RKA-KL. SAPSK. PERPRES RABPP. DIPA. DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN - KEMENTERIAN KEUANGAN - TAHUN 20 1 0. Pokok-pokok Pengaturan. Tujuan ;

kalare
Download Presentation

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO. 193/PMK.02/20 1 0 TGL. 23 NOVEMBER 20 1 0

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PetunjukPenyusunandanPenelaahan RKA-KL TahunAnggaran 2011 PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO. 193/PMK.02/2010 TGL. 23 NOVEMBER 2010 RKA-KL SAPSK PERPRES RABPP DIPA DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN - KEMENTERIAN KEUANGAN - TAHUN 2010

  2. Pokok-pokok Pengaturan • Tujuan; • KetentuanUmum; • AcuandalamMenyusun RKA-KL; • RKA-KL dalamPenyusunan RAPBN; • RKA-KL setelahPaguDefinitif; • RKA-KL dalamPenyusunanPerpres RABPP; • PengelolaanDokumenPendukung; • Perpres RABPP dan DIPA Tahun 2011; • Penutup.

  3. 1. Tujuan untukmewujudkanpenyusunanAnggaranKementerian Negara/Lembagasecaratertib, taatpadaperaturanperundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, danbertanggungjawabdenganmemper-hatikan rasa keadilandankepatutan; dan sebagaipedomandalamrangkapenerapanPenganggaranBerbasisKinerjadanKerangkaPengeluaranJangkaMenengahdalampenyusunan RKA-KL Tahun 2011.

  4. 2. Ketentuan Umum Pasal 1 DalamrangkapenyusunandanpelaksanaanAnggaranPendapatandanBelanja Negara TahunAnggaran 2011, Menteri/PimpinanLembagamenyusunRencanaKerjadanAnggaranKementerian Negara/ Lembaga (RKA-KL) yang dipimpinnya.

  5. 3. AcuandalamMenyusun RKA-KL Pasal 2 PenganggaranTerpadu; KPJM; PenganggaranBerbasisKinerja. PendekatanPenganggaran Lampiran I Pasal 3 SE Menkeuttg PaguSementara TA 2011; RKP danRenja K/L Tahun 2011; StandarBiayaTahun 2011; Target Kinerjaygspesifikdanterukur; KPJM unt 2 tahunkedepan; TORdan RAB; RBAuntSatker BLU. PedomanUmumdanReferensiTerkait Penyusunan RKA-KL Lampiran II Pasal 4 Format danSistemAplikasi RKA-KL RKA-KL ditandatanganiolehEselon I selaku KPA. Lampiran III

  6. 4. RKA-KL DalamPenyusunan RAPBN 2 1 KOMISI Terkait (DPR) dg K/L KEMKEU c.q. DJA RKA-KL ygtelahdittdngi Hasilpemba-hasan dibahas Pasal 5 3 ditelaah pembahasan Kesesuaian dg PaguSementara, PrakiraanMaju, danStandarBiaya; Kesesuaian dg TOR, RAB danDok. Terkait; Relevansipencantuman target kinerjadankomponen input; Kesesuaian dg HasilKesepakatan DPR. DPR Dalamhal RKA-KL hasilpembahasansebagaimanadimaksuddalamPasal 5 ayat (2) belumditerima, RAPBN, RUU APBN, Nota KeuangandanHimpunan RKA-KL disusunberda-sarkan RKA-KL yang disampaikanolehKementerian Negara/Lembaga. disampaikan 5 Pasal 7 Lampiran III RAPBN, RUU APBN, Nota Keuangan, danHimpunan RKA-KL Sbgdasar 4 Pasal 8 6

  7. 5. RKA-KL SetelahPaguDefinitif…..1) Dalamhalpembahasan RAPBN antaraPemerintahdengan DPR tidakmengakibatkanperubahan RKA-KL, maka RKA-KL sebagaimanadimaksuddalamPasal 5 ayat (2) danPasal 8 yang telahdisepakati DPR menjadidasarpenyusunanSatuanAnggaranKementerian Negara/ Lembaga. SatuanAnggaranKementerian Negara/Lembagasebagaimanadimaksudpadaayat (1) dijabarkanlebihlanjutuntuksetiapsatuankerjamenjadiSatuanAnggaran per SatuanKerja (SAPSK). Pasal 9

  8. 5. RKA-KL SetelahPaguDefinitif…..2) Dalamhalterjadiperubahan RKA-K/L berdasarkanhasilkesepakatandalampembahasan RAPBN antaraPemerintahdengan DPR, Menteri/Pimpinan Lembaga melakukanpenyesuaian RKA-K/L. Penyesuaian RKA-K/L sebagaimanadimaksudpadaayat (1) disampaikankepada DPR untukmendapatpersetujuan. Penyesuaian RKA-K/L yang telahdisetujui DPR menjadidasarpenyesuaianSatuanAnggaranKementerian Negara/Lembagadanpenyusunan SAPSK. Pasal 10 RKA-K/L sbgmndimaksuddalamPasal 9 ayat (1) danPasal 10 ayat (3) menjadidasarpenyusunanPeraturanPresidententangRincianAnggaranPemerintahPusat. Pasal 11

  9. 5. RKA-KL SetelahPaguDefinitif…..3) RKA-KL tdkberubahdandisetujui SatuanAnggaran K/L 1 SAPSK 2 3 Pasal 9 Perpres RABPP Pasal 11 4 SAPSK Penyesuaian RKA-KL Pasal 10 RKA-KL berubah DPR SatuanAnggaran K/L 3 1 2

  10. 6. RKA-KL DalamPenyusunanPerpres RABPP RKA-KL yang telahdisepakatioleh DPR sebagaimanadimaksuddalamPasal 9 ayat (1) danPasal 10 ayat (3) disampaikanolehMenteri/PimpinanLembagakepadaMenteriKeuanganc.q. DirekturJenderalAnggaranpaling lambat 2 (dua) minggusebelumpenetapanPeraturanPresidententangRincianAnggaranBelanjaPemerintahPusat. Dalamhal RKA-KL sebagaimanadimaksudayat (1) belumditerima, PeraturanPresidententangRincianAnggaranBelanjaPemerintahPusatdisusunberdasarkan RKA-KL yang disampaikanolehKementerian Negara/LembagasbgmndimaksuddalamPasal 4 ayat (1). Pasal 12

  11. 7. PengelolaanDokumenPendukung Seluruh dokumen pendukung RKA-KL seba-gaimana dimaksud dalam Pasal 5 disalin dalam bentuk data elektronik oleh K/L dan disampaikan kepada Kementerian Keuangan c.q. DJA untuk diunggah ke dalam pusat penyimpanan data elektronik/server. Dokumen pendukung RKA-KL yang telah diunggah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diserahkan kembali kepada Kementerian Negara/Lembaga yang bersangkutan untuk disimpan. Pasal 13

  12. 8. Perpres RABPP dan DIPA Tahun 2011 PeraturanPresidententangRincianAnggaranBelanjaPemerintahPusatmenjadidasarbagipenyusunandanpengesahanDaftarIsianPelaksanaanAnggaran (DIPA). Petunjukpenyusunan, penelaahan, pengesah-an, danpelaksanaan DIPA TahunAnggaran 2011 ditetapkandalamPeraturanMenteriKeuangantersendiri. Pasal 14

  13. 9. Penutup Ketentuanlebihlanjutyang diperlukan dalamrangkapelaksanaanpenyusunandanpenelaahan RKA-KL TahunAnggaran 2011 diaturdenganPeraturanDirekturJenderalAnggaran. Pasal 15 PadasaatPeraturanMenteriKeuanganinimulaiberlaku: Lampiran I PMK Nomor 105/PMK.02/2008; dan Lampiran I PMK Nomor 119/PMK.02/2009; dicabutdandinyatakantidakberlaku. Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor …..) Pasal 17

  14. TERIMA KASIH DirektoratJenderalAnggaran – KementerianKeuangan – Tahun 2010

More Related