1 / 38

KONSEP DASAR KTSP

KONSEP DASAR KTSP. Oleh : Naharus Surur Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK. BIODATA. Naharus Surur Widyaiswara PPPG Keguruan Jakarta Jl. Raya Parung No. 420 Bogor (0251) 617310 Gg. Haji Minggu Rt : 02, Rw : 02 Lebakwangi Parung, Bogor

joylyn
Download Presentation

KONSEP DASAR KTSP

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KONSEP DASAR KTSP Oleh : Naharus Surur Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK

  2. BIODATA • Naharus Surur • Widyaiswara PPPG Keguruan Jakarta • Jl. Raya Parung No. 420 Bogor (0251) 617310 • Gg. Haji Minggu Rt : 02, Rw : 02 Lebakwangi Parung, Bogor • SD, SMP, SPG, S1-BK, Teacher Training-Japan, S2-BP, S3-BK

  3. KATA KUNCI • LANDASAN LEGAL • KTSP • SILABUS • RPP (RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN) • KKM (KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL) • PENILAIAN

  4. UU NO. 2 TH. 2003 SISTEM PENDIDIKAN NASIONALBAB IX Pasal 35 • Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala.    • Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. • Pengembangan standar nasional pendidikan serta pemantauan dan pelaporan pencapaiannya secara nasional dilaksanakan oleh suatu badan standardisasi, penjaminan, dan pengendalian mutu pendidikan.

  5. PP 19 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAB I, Pasal 1 • Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. • Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. • Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. • Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. • Standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan.

  6. 6. Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. 7. Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. 8. Standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun. 9. Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik.

  7. KURIKULUM STANDAR ISI (SI) Permendiknas No. 22 Th 2006 • Mencakup: • Kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam penyusunan KTSP; • Beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah; • KTSP yang akan dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan panduan penyusunan kurikulum sebagai bagian tidak terpisahkan dari standar isi; • Kalender pendidikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah; PP NO. 19 TH. 2005 TENTANG SNP Pasal 5 • Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu; • Standar Isi memuat : a. Kerangka dasar dan struktur kurikulum; b. beban belajar; c. KTSP; dan d. kalender pendidikan/akademik SI mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang pendidikan tertentu

  8. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006tentang STANDAR ISI (SI) Materi minimal dan Tingkat kompetensi minimal, untuk mencapai Kompetensi Lulusan Minimal

  9. KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) • Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan • Sekolah dan Kepala Sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : • Kerangka dasar kurikulum, dan • Standar kompetensi di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi.

  10. Permendiknas No. 23 Th. 2006tentang SKL Pengertian : • Kompetensi adalah kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki peserta didik. • Standar Kompetensi adalah ukuran kom-petensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti suatu proses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu. • Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

  11. Fungsi SKL • Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. • Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

  12. Ruang Lingkup SKL • SKL Satuan Pendidikan a. SD/MI/SDLB/Paket A b. SMP/MTs/SMPLB/Paket B c. SMA/MA/SMALB/Paket C d. SMK/MAK • SKL Kelompok Mata Pelajaran a. Agama dan Akhlak Mulia b. Kewarganegaraan dan Budi Pekerti c. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi d. Estetika e. Jasmani Olahraga dan Kesehatan 3. SKL Mata Pelajaran

  13. Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah Mengembangkan dan menetapkan KTSP sesuai dengan kebutuhan Mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Isi Dapat mengadopsi atau mengadaptasi model KTSP BSNP Permendiknas Nomor 24 Tentang Pelaksanaan SI dan SKL

  14. Jadwal Pelaksanaan Kurikulum • Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan Permen No. 22 dan 23 mulai tahun ajaran 2006/2007 • Satuan pendidikan dasar dan menengah harus sudah mulaimenerapkan Permen No. 22 dan 23 paling lambat tahun ajaran 2009/2010 • Satuan pendidikan dasar dan menengah yang telah melaksanakan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh Permen No. 22 dan 23 untuk semua tingkatan kelas mulai tahun ajaran 2006/2007 • Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum melaksanakan uji coba kurikulum 2004 melaksanakan Permen No. 22 dan 23 secara bertahap seperti tabel dibawah ini.

  15. Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB

  16. Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB

  17. KONSTRUK KTSP Kurikulum Mikro SI Kur Sek Silabus Pembelajaran KBK (Kurikulum Makro)

  18. SEJARAH KTSP

  19. PERBANDINGAN KUR’ 1994 dan 2004, KTSP ?

  20. STANDAR ISI Struktur Kurikulum PERBANDINGAN STRUKTUR KURIKULUM SMP/MTs

  21. STANDAR ISI Struktur Kurikulum SMP/MTs

  22. STANDAR ISI Beban Belajar

  23. IMPLEMENTASI KURIKULUM: Kurikulum Beragam Guru Sangat Antusias Untuk Tahu Kur. 2004 Mendengar Tetapi Belum Paham IMPLEMENTASI KURIKULUM 2004 Dominasi Guru Masih Terjadi Atas Dasar Perintah Dinas Pend. Learning Experience Belum Banyak Nampak Belum Tercermin Dalam Implementasi Pembelajaran di Kelas

  24. KENDALA & MASALAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2004 Sarana, Media & Alat Peraga Belum Memadai Banyak Guru Yang Belum Ikut Sosialisasi/ Diklat Belum Ada Kepastian Hukum: Permen ? Translation Ability Tentang Kur. 2004 Terbatas Sistem Penilaian Masih Berubah- Ubah – Guru Belum Tahu KENDALA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2004 Guru Masih Menggunakan Paradigma Lama Dok. Kur & Buku Pegangan Guru Belum Memadai Kompetensi & Kapasitas SDM Terbatas Buku Penunjang Belum Memadai Siswa per Kelas Terlalu Banyak

  25. KTSP LATAR BELAKANG • Kurikulum nasional kurang menyentuh permasalahan pendidikan atau belum sepenuhnya sesuai dengan karakteristik, kondisi, dan potensi daerah, sekolah, masyarakat, dan peserta didik. • Keinginan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan untuk menyusun kurikulum satuan pendidikan yang merupakan centre of teaching – learning process • Keinginan untuk berperanserta lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam penyusunan kurikulum; dan • Sejalan dengan otonomi daerah bidang pendidikan, pemerintah pusat lebih banyak berperan dan berkewajiban menyusun standar – standar pendidikan

  26. KURIKULUM DAN KTSP? • Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU No. 20 Th. 2003 tentang Sisdiknas) • Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing – masing satuan pendidikan sesuai dengan karakteristik, kondisi, dan potensi daerah, sekolah, dan peserta didik masing – masing satuan pendidikan, dengan mengacu pada SI, SKL, dan Panduan Penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP.

  27. BAGAIMANA DENGAN KTSP? KAJIAN • Gaungnya O.K., tapibelum sepenuhnya dipahamioleh guru • Ketersediaan dokumenyang diperlukan belum memadai; • Sosialisasi dan pelatihan belum efektifbaik secara kualitatif maupun kuantitatif; • Belum terstandar: materi, strategi & pendekatan penyampaian, maupun nara sumbernya; • Berjalan sendiri – sendiri (kurang koordinasi); • Permasalahan yang terjadihampir sama dengan ketika KBKdiberlakukan

  28. MASALAH MUTU PENDIDIKAN • BIDANG AKADEMIK: • UAN: • NASIONAL (2003/04) = 5,28; 4,31 (BABEL) ~ 5,71 (BALI) • NASIONAL (2004/05) = 6,25 • 22% SMP (4.703) mempunyai rata-rata UN di bawah 5,5. • TIMSS 2003: • MATEMATIKA= 411 (RERATA= 466), RANK= 34 DARI 45 NEGARA; • SAINS= 420 (RERATA=473), RANK= 36 DARI 45 NEGARA • NON-AKADEMIK: • MORAL DAN DISIPLIN KURANG; • KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS RENDAH; • OLAHRAGA DAN KESENIAN ?

  29. MUTU PENDIDIKAN (2004) • Ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan serta kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas, • Prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan belum didayagunakan secara optimal, • Pendanaan pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran, serta • Proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.

  30. GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR TAHUN 2002/2003 Sumber: PDIP – Balitbang, 2004

  31. KONDISI RUANG BELAJARTAHUN 2003 Sumber: Pusat Data dan Informasi Pendidikan, Balitbang Depdiknas (2003)

  32. PERTUMBUHAN KONDISI MUTU SMP BERDASARKAN UAN Berdasarkan Jumlah Sekolah Berdasarkan Jumlah Persentase

  33. Mekanisme Pengembangan Silabus Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Analisis SI/SKL/ SK-KD Indikator Alokasi Waktu Sumber/ Bahan Penilaian

  34. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR (PENCAPAIAN) STANDAR KOMPETENSI PENGALAMAN BELAJAR PENILAIAN MATERI POKOK/ URAIAN MATERI ALOKASI WAKTU SUMBER/ BAHAN/ALAT Sistematika

  35. KOMPONEN RPP (minimal) Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Metode pembelajaran Sumber Belajar Penilaian Hasil Belajar

  36. KKM (KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL) • Kompleksitas indikator (kesulitan & kerumitan) • Daya dukung (sarana/prasarana, kemampuan guru, lingkungan, dan biaya) • Intake siswa (masukan kemampuan siswa)

  37. Sekian Terima Kasih

More Related