1 / 17

Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam

Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam. Masa Pembinaan , Pengembangan dan Pembukuan. Aditya Putra W.R 124 704 005 Indah Arirezky 124 704 040 Ridho Prasojo 124 704 047 Hananda Rahman S 124 704 201 Jibril Bahrul Ilmy 124 704 206 Anisa Uromah 124 704 210

iman
Download Presentation

Sejarah dan Perkembangan Hukum Islam

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SejarahdanPerkembanganHukum Islam MasaPembinaan, PengembangandanPembukuan

  2. Aditya Putra W.R 124 704 005 • Indah Arirezky 124 704 040 • RidhoPrasojo 124 704 047 • HanandaRahman S 124 704 201 • JibrilBahrulIlmy 124 704 206 • AnisaUromah 124 704 210 • HizkiaTrianto 124 704 224 • Dimas Candra K 124 704 228 • Clara Alverina 124 704 235 • Rika Indra D 124 704 236 • OktaAlfahni 124 704 242

  3. Masainiberlangsungpadapemerintahankhalifahumayah ( 662-750) dankhalifahabasiyah ( 750 – 1258 ) • Melahirkanahlihukum yang merumuskanhukumfiqih Islam • Munculteorihukum yang dipergunakansampaisaatini • Melahirkangerakanijtihaddanmahzab • MelahirkanKitabHadist

  4. Denganberpindahnyaibukotakekota Baghdad, pemerintahanBaniAbbasiyahmenjadijauhdaripengaruh Arab sedangkandinastiBaniUmayyahsangatbeorientasikepada Arab. • Penyelenggaraannegara, padaBaniAbbasadajabatanwazir yang membawahikepala-kepaladepartemen. JabataninitidakadadidalampemerintahanBaniUmayyah. • KetentaraanprofesionalbaruterbentukpadamasapemerintahanBaniAbbas. • Kemajuandibidangilmupengetahuanumumdanilmupengetahuan agama. Yaknidalambidangtafsir. Dalammetode-metodetafsirsangatdipengaruhiolehperkembanganpemikiranfilsafatdanilmupengetahuan. Hal yang samajugaterlihatdalamilmufiqhdanterutamadalambidangteologi.

  5. Padaperiodepertama (132 H/750 M – 232 H/847 M) pemerintahanAbbasiyah, telahmencapaimasakeemasannya • Secarapolitis, paraKhalifahbetul-betultokoh yang kuatdanmerupakanpusatkekuasaanpolitikdan agama sekaligus. • Kemakmuranmasyarakatmencapaitingkattertinggi. • Periodeinijugaberhasilmenyiapkanlandasanbagiperkembanganfilsafatdanilmupengetahuandalam Islam.

  6. Dasar-dasarpemerintahandaulatAbbasiyahdiletakkandandibangunoleh Abu al-Abbasdan Abu Ja’far al-Manshur, makapuncakkeemasandinastiiniberadapadatujuhkhalifahsesudahnyayaitu: Al-Mahdi(775-785 M) ; Al-Hadi(775-786 M) ; Harunal-Rasyid (786-809 M) ; Al-Ma’mun(813-833 M) ; Al-Mu’tashim(833-842 M) ; Al-Wasiq(842-847 M) ; Al-Mutawakkil(8470861 M)

  7. KUALITAS IJTIHAD PARA MUJTAHID: 1. MUJTAHID MUTLAK: ULAMA YANG PERTAMA KALI MENGUSAHAKAN TERBENTUKNYA HUKUM FIKIH ISLAM BERDASAR IJTIHAD MEREKA (ABU HANIFAH, MALIK BIN ANAS, AS SYAFI’I, DAN AHMAD BIN HAMBAL)2. MUJTAHID MAZHAB: ORANG YANG MENERUSKAN DASAR-DASAR AJARAN YANG TELAH DIBERIKAN MUJTAHID MUTLAK, SEHINGGA GARIS-ARIS HUKUM MENJADI LEBIH JELAS DAN DAPAT DIPERGUNAKAN MEMECAHKAN SEBAGIAN MASALAH MASYARAKAT (MISAL: AL GHAZALI)

  8. MUJTAHID FATWA: MELANJUTKAN PEKERJAAN MUJTAHID MAZHAB UNTUK MENENTUKAN HUKUM MELALUI FATWA ATAU NASIHAT. IA MEMBANDINGKAN PENDAPAT MUJTAHID MAZHAB DAN MENGUATKAN SALAH SATUNYA UNTUK MEMECAHKAN MASALAH YANG ADA DI MASYARAKAT • AHLI TARJIH/ MUKALLID: ORANG YANG DENGAN ILMUNYA DAPAT MEMBERI PENJELASAN ATAU KOMENTAR ATAS PENDAPAT YANG BERBEDA YANG DIKEMUKAKAN OLEH MUJTAHID DI ATAS (MISALNYA MAJELIS TARJIH MUHAMMADIYAH DI INDONESIA)

  9. MUJTAHID MUTLAK • DALAM USAHA MEMAHAMI AL-QUR’AN DAN SUNNAH TERDAPAT PERBEDAAN PENDAPAT DI KALANGAN AHLI, YANG PADA UMUMNYA KARENA: • PERBEDAAN PENGGUNAAN DALIL SYARA’ • PERBEDAAN MEMAHAMI DALIL SYARA • FAKTOR WAKTU DAN LINGKUNGAN

  10. ABU HANIFAH NU’MAN IBN TSABIT (MUJTAHID RASIONALIS) • BUKAN ORANG ARAB, TETAPI KETURUNAN PARSI YANG LAHIR DI KUFAH IRAK DAN DIBESARKAN JAUH DARI MADINAH • DIBESARKAN DI MASYARAKAT YANG BANYAK MENGENAL PERADABAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN BERBAGAI PERSOALAN • SELAIN SEORANG ULAMA, JUGA SEORANG PEDAGANG YANG BANYAK MEMPRAKTEKKAN HUKUM EKONOMI

  11. IMAM MALIK IBN ANAS (MUJTAHID TRADISIONALIS) • HIDUP DI HIJAZ, DAERAH HADITS DALAM SUASANA BADAWAH (KAMPUNG) • KETURUNAN ARAB YAMAN DAN HIDUP DALAM KELUARGA AHLI HADITS • CENDERUNG MENGGUNAKAN HADITS DARIPADA RATIO • KITAB AL MUWATTA’

  12. ABU ABDILLAH MUHAMMAD IBN IDRIS IBN SYAFI’I (MUJTAHID MODERAT) • MEMADUKAN 2 ALIRAN SEBELUMNYA • KELUARGA ARAB QURAISY YANG MISKIN DI DAERAH GAZZA PALESTINA • MULA-MULA HIDUP DI MEKAH DAN MADINAH (CENDERUNG PADA ALIRAN MALIKI), KEMUDIAN KE BAGDAD IRAK DAN BELAJAR PADA HANIFAH (BUKU KHILAF MALIK) • TERKENAL DENGAN QAUL JADID (PENDAPAT LAMA DI IRAK) DAN QAUL QADIM (PENDAPAT BARU DI MESIR) UNTUK KASUS YANG SAMA, KARENA FAKTOR WAKTU, TEMPAT DAN KONDISI • KITAB: AL UMM

  13. AHMAD IBN HAMBAL (MUJTAHID FUNDAMENTALIS) • SANGAT KERAS DAN TEGAS DALAM MENVONIS ALIRAN-ALIRAN DALAM ISLAM YANG MENYALAHI AL-QUR’AN DAN SUNNAH • LEBIH KERAS DARI IMAM MALIK (TRADISIONALIS) • SIKAP INI LAHIR KARENA REAKSI ATAS ALIRAN-ALIRAN SYIAH, KHAWARIJ, MU’TAKZILLAH DLL (MISALNYA MENGANGGAP ALQUQ’AN ADALAH MAKHLUK) • KARYA TERKENAL: AL MUSNAD (40.000 HADITS)

  14. Faktoryang mendorongoranguntukmenetapkanhukumdanmerumuskangaris-garishukumyaitu: a. Wilayah Islam sudahsangatluas, terbentangdariperbatasan India sampaiTiongkokdiTimursampaikeSpanyol (Eropa) disebelah Barat b. Telahadakarya-karyatulistentanghukum yang dapatdipergunakansebagaibahanlandasanuntukmembangunsertamengembangkanhukumfiqh Islam c. Telahtersedia pula paraahli yang mampuberijtihadmemecahkanberbagaimasalahhukumdanmasyarakat

  15. Sumberutamahukum Islam ituadalah al-Quran dan as-SunnahNabi Muhammad. Al-Quran sudahdicatatdimasaNabi Muhammad, dihimpundalamsatunaskahdizamankhalifah Abu Bakar, duatahunsetelahNabi Muhammad wafatdandisalinsertadibukukandalamsatuMushaf al-Quran standardizamankhalifahUsman. • Demikianatasusahaparaahli, padapertengahanabad ke-3 H atauakhirabad ke-9 danpermulaanabad ke-10 M tersusunlahkitab-kitabHadist yang terkenaldengannama al-Kutub as-Sittah (EnambuahkitabHadist)

  16. Padaperiodeinipulalahmetode-metodetertentupengambilanhukumdari al-Quran danSunnah, penetapandanpenemuanhukum yang tidakadaketentuannyadalamduasumberutamahukum Islam itudikembangkan. Yang terpentingdiantaranyaadalah: ijma’, qiyas, masalih al-mursalah, istihsan, istishab, al-‘urf.

More Related