1 / 37

STRUKTUR MODAL

STRUKTUR MODAL. ENDANG DWI WAHYUNI. Struktur modal yang optimal suatu perusahaan adalah kombinasi dari utang dan ekuitas yang memaksimumkan harga saham perusahaan

imala
Download Presentation

STRUKTUR MODAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STRUKTUR MODAL ENDANG DWI WAHYUNI

  2. Struktur modal yang optimal suatuperusahaanadalahkombinasidariutangdanekuitas yang memaksimumkanhargasahamperusahaan • Padasaattertentu, manajemenperusahaanmenetapkanstruktur modal yang ditargetkan, yang mungkinmerupakanstruktur yang optimal, tapitarget tersebutdapatberubahdariwaktukewaktu STRUKTUR MODAL

  3. Sejumlahfaktor yang mempengaruhistruktur modal suatuperusahaanmeliputi: • risikobisnis • pengaruhperpajakan (tax position) • kebutuhanakanfleksibilitaskeuangan • konservatismeatauagresivitasmanajerial STRUKTUR MODAL:Faktor-faktor yang Mempengaruhi

  4. RisikobisnisadalahketidakpastianmengenaiproyeksipengembalianatasaktivadimasamendatangRisikobisnisadalahketidakpastianmengenaiproyeksipengembalianatasaktivadimasamendatang • Apabilahal-hal lain tetapsama, makinrendahrisikobisnisperusahaan, makintinggirasioutang RISIKO BISNIS

  5. Suatuperusahaanmempunyairisikobisnis yang kecilbila: • permintaanakanproduknyastabil • hargamasukandanproduknyarelatifkonstan • hargaproduknyadapatsegeradisesuaikandengankenaikanbiaya • sebagianbesarbiayanyabersifatvariabelsehinggaakanmenurunjikaproduksidanpenjualannyamenurun KECILNYA RISIKO BISNIS

  6. Leverage keuangan menunjukkan sampai seberapa banyak sekuritas berpendapatan tetap (utang dan saham preferen) digunakan dalam struktur modal perusahaan • Risiko keuangan adalah risiko tambahan yang ditanggung pemegang saham sebagai akibat dari leverage keuangan STRUKTUR MODAL:Leverage Keuangan

  7. Distribusi Probabilitas ROE, Dengan dan Tanpa Leverage

  8. Distribusi Probabilitas EPS, Dengan Leverage Berbeda

  9. Equity Financing (1) (dlm jt Rp) EBIT 7.500 12.500 Bunga 0 0 Laba Sebelum pajak 7.500 12.500 Pajak 40% 3.000 5.000 EAT 4.500 7.500 Saham Beredar 5 juta lb 5 juta lb Laba/shm 900 1.500 Persentase perub EBIT 66,67% Persentase perub EPS 66,67% Analisis EBIT – EPS (contoh)

  10. Debt Financing (2)(dlm jtan Rp) EBIT 7.500 12.500 Bunga 10% 3.000 3.000 Laba Sebelum pajak 4.500 9.500 Pajak 40% 1.800 3.800 EAT 2.700 5.700 Saham Beredar 3,5 jt lb 3,5 jt lb Laba/shm 771 1.629 Persentase perub EBIT 66,67% Persentase perub EPS 111,28% Analisis EBIT – EPS (contoh)

  11. Formula= (EBIT – Id)(1 – t) – P (EBIT – Ie)(1 – t) - P ----------------------- = ------------------------ Nd Ne (EBIT – 3 M)(1 – 40%) – 0 (EBIT – 0)(1 – 40%) - 0 ------------------------------- = ---------------------------- 3.500.000 5.000.000 5.000.000 (60% EBIT – 1,8M) = 3.500.000 (60% EBIT) 3.000.000 EBIT – 9000 T= 2.100.000 EBIT 900.000 EBIT = 9.000 T  EBIT = 10 M Indiffernce Point

  12. Dalam teori struktur modal ada 2 hal yang disoroti, yaitu: • Ko = biaya modal keseluruhan • Po = harga saham sekarang Ada 4 pendekatan: • Net Operating Income (NOI) • Net Income (NI) • Traditional approach • Modigliani – Miller (MM) TEORI STRUKTUR MODAL

  13. 1. Tidak ada pajak (nanti dpt dihilangkan) • 2. Perubahan Rasio hutang dan ekuitas dilakukan secara langsung • 3. Laba operasional per tahun bersifat konstan  pertumbuhan nol • 4. Laba dibagikan semua kepada pemegang saham  EPS = DPS • 5. Hutang bersifat permanen Asumsi yang digunakan:

  14. D D • Ks = --- = --- Vs Po D or E Vs = Po = -------- ks C Vd = --- kd C Kd = --- Vd

  15. Vd Vs • WACC = kd (----------) + Ks (----------) (ko) Vd + Vs Vd + Vs Laba Operasi • WACC (ko)= ------------------------- Nilai pasar Perusahaan

  16. Pendekatan ini menganalisis pengaruh perubahan hutang thdp nilai pasar saham (Po) dan tk kapitalisasi ekuitas (ks). • Jika leverage meningkat  po meningkat dan ks jg meningkat • Contoh: • PT X mempunyai hutang Rp. 10 jt dgn tk bunga per th 10%, laba operasi bersih per th Rp. 10 jt, jika diketahui ko = 15 % maka hitunglah nilai pasar saham (Po) dan tk kapitalisasi ekuitas (ks) dr PT X Pendekatan NOI

  17. Jawab: Laba operasi Rp. 10 jt Tk kapitalisasi persh (ko) 0,15 Nilai total (Shm + Hutang) Rp. 66,67 jt Nilai pasar hutang Rp. 10 jt Nilai pasar saham Rp. 56,67 jt D or E 10 jt – 1 jt ks = -------- = ------------- = 15,88% Po 56,67 jt E = Laba op – b. bunga

  18. Perubahan jumlah hutang • Misal PT X meningkatkan hutangnya dr Rp 10 jt menjadi Rp. 30 jt, hitunglah: - Nilai pasar saham - Tk kapitalisasi ekuitas Jawab: (buktikan) Nilai pasar saham = 36,67 jt Ks = 19,09%

  19. Pendekatan ini menganalisis pengaruh perubahan hutang thd nilai total persh dan tk kapitalisasi perusahaan. • Jika leverage meningkat  nilai total persh meningkat dan ko akan turun. • Contoh: Seperti contoh di atas (NOI) tetapi yg diketahui adl ks (bukan ko) = 18%, Hitunglah nilai total persh dan ko Pendekatan NI

  20. Jawab: Laba operasi Rp. 10 jt Beban bunga Rp. 1 jt Laba yg tersedia unt PSB Rp. 9 jt Tk kapitalisasi shm (ks) 0,18 Nilai pasar saham Rp. 50 jt Nilai pasar hutang Rp. 10 jt Nilai pasar keseluruhan Rp. 60 jt Laba op 10 jt ko = ---------- = ------- = 16,67% Nilai ttl 60 jt

  21. Jika jumlah hutang meningkat • Contoh = NOI • Jawab : (Buktikan) Nilai total persh = Rp. 68,89 jt Ko = 14, 52%

  22. Pendekatan ini menjelaskan bahwa perusahaan dapat menaikkan nilai totalnya melalui penggunaan leverage yang bijaksana. • Apabila leverage meningkat, investor jg meningkatkan tk kapitalisasi ekuitasnya. • Contoh: PT A mempunyai 100% ekuitas,setiap th memperoleh laba Rp. 10 jt. Jika ks yg diharapkan investor 18%, hitunglah tingkat kapitalisasi keseluruhan (ko) Pendekatan Tradisional

  23. Jawab: Laba operasi Rp. 10 jt Beban bunga - Laba yg tersedia unt PSB Rp. 10 jt Tk kapitalisasi shm (ks) 0,18 Nilai pasar saham Rp. 55,56 jt Nilai pasar hutang - Nilai pasar keseluruhan Rp. 55,56 jt Laba op 10 jt ko = ---------- = ------- = 18% Nilai ttl 55,56 jt

  24. Seandainya PT A merubah struktur modalnya, yaitu mengganti sebagian ekuitas dengan hutang, dimana kd yang disyaratkan kreditor sebesar 15% per th, untuk itu PT A tiap th harus membayar beban bunga Rp 4 jt. Karena menggunakan hutang maka PT A lebih berisiko, untuk itu investor mensyaratkan ks juga meningkat, misal menjadi 20 %. Jika laba operasi tidak berubah, berapa tk kapitalisasi perusahaan keseluruhan (Ko)?

  25. Jawab: • Nilai total perusahaan = Rp. 56,67 jt • Ko = 17,7% (buktikan)

  26. Teori MM sama dengan pendekatan NOI • MM menyebutkan nilai perusahaan tidak tergantung atau dipengaruhi struktur modal • Contoh: • Ada 2 perusahaan yg identik (yaitu PT A dan B) tp A tidak memp hutang sedang B memp hutang obligasi Rp. 30 jt bunga 12% per th. Kedua persh tsb memp EBIT Rp 10 jt dan tk kapitalisasi saham (ks) 15%. Berapa nilai persh A dan Bdan berapa biaya modal keseluruhan? Pendekatan MM (tdk ada pajak)

  27. Jawab: A B EBIT 10 jt 10 jt B. Bunga - 3,6 jt Laba unt PSB 10 jt 6,4 jt Tk kapitalisasi shm/ks 0,15 0,15 Nilai saham prsh 66,67jt 42.67jt Nilai hutang - 30 jt Nilai persh total 66,67jt 72,67jt Ko 0,15 0,1376 MM (lanjutan....blm ada arbitrase)

  28. Misal, anda memp 10% shm B, anda dpt memperoleh keuntungan lebih besar dgn risiko yg sama, dengan cara: • - menjual 10% saham B • - meminjam sebesar 10% dr total utang B dengan bunga 12% • - membeli 10% saham A Jawab: Menjual 10% shm B = 4.267.000 Pinjam 10% dr htg B = 3.000.000 Total dana tersedia = 7.267.000 MM lanj.....proses arbitrase

  29. Total dana yg tersedia 7.267.000 • Membeli 10% saham A 6.667.000 • Kelebihan dana 600.000 • Jika investasi pd B  pendptn yg diterima = 15% x 4.267.000 = 640.000 • Jika investasi pd A pendptn yg diterima = 15% x 6.667.000 = 1.000.000 • Byr bunga 12% x 3 jt = 360.000 • Pndpt bersih dr A = 640.000 • Pndpt bunga 12% x 600.000 = 72.000 • Total pendpt = 712.000 Proses arbitrasi

  30. MMmenunjukkanbahwautangbermanfaatkarenabungadapatdikurangkandalammenghitungpajak, tetapiutangjugamenimbulkanbiaya yang berhubungandengankebangkrutan yang aktualdanpotensial STRUKTUR MODAL:Modigliani dan Miller (Stlh ada pajak)

  31. Misal ada 2 pershn X dan Y sama2 memp EBIT Rp.20 jt, X tdk memp hutang sedangkan Y memp hutang Rp. 50 jt dng bunga 12%. Biaya modal shm = 16% tarip pajak 40% • Berapa nilai persh total dan biaya modalnya (Ko) Contoh MM stlh ada pajak

  32. EBIT (1-t) EBIT (1-t) V(U) = ----------  ks (U) = ----------- ks(U) V(U) EBIT (1-t) t.kd.D V(L) = ------------ + -------- ks (U) kd EBIT (1-t) = ------------ + TD ks (U) V(L) = V (U) + TD

  33. Jawab: X Y EBIT 20 jt 20 jt B. Bunga 12%x50jt - 6 jt EBT 20 jt 14 jt Pajak 40% 8 jt 5,6 jt Laba unt PSB 12 jt 8,4 jt Laba unt PSB & Krdtor 12 jt 14,4jt V (U) = V PT X V (L) = V PT Y MM (lanjutan....stlh ada pajak)

  34. Teorialternatif (atau, yang lebihtepat, pelengkap) untukstruktur modal • berhubungandenganisyaratyang diberikankepada investor melaluikeputusansuatuperusahaanuntukmenggunakanutangatausahamdalammemperoleh modal baru STRUKTUR MODAL:Teori Pelengkap (1)

  35. Penggunaan saham merupakan isyarat negatif, sedangkan penggunaan utang merupakan isyarat positif atau paling tidak merupakan isyarat yang netral • Akibatnya, perusahaan berusaha menghindari penerbitan saham dengan mempertahankan suatu kapasitas cadangan untuk meminjam, dan ini berarti menggunakan lebih sedikit utang pada saat-saat "normal" daripada yang disarankan oleh teori trade-off MM STRUKTUR MODAL:Teori Pelengkap (2)

  36. Seorang pemilik perusahaan dapat memanfaatkan penggunaan sejumlah besar utang untuk membatasi manajer • Rasio utang yang tinggi menimbulkan ancaman kebangkrutan, yang memerlukan biaya tetapi juga yang memaksa manajer untuk lebih hati-hati dan mengurangi pemborosan uang pemegang saham MENGONTROL MANAJER:Utang yang Tinggi

  37. Meskipunsecarateoritiskitadapatmenentukanstruktur modal yang optimal, dalampraktiknyakitatidakdapatmengestimasistrukturtersebutdenganpersis • Dengandemikian, paraeksekutifkeuanganumumnyamenyatakanstruktur modal yang optimal dalamsuatukisaran-misalnya, 40 sampai 50 persenutang-bukandengansuatuangka yang tepatseperti 45 persen STRUKTUR MODAL:Teori dan Praktik

More Related