1 / 17

DAYA TARIK INTERPERONAL

DAYA TARIK INTERPERONAL. PULUNG SISWANTARA. Dasar. Manusia merupakan makhluk sosial Manusia tidak sanggup hisup sendiri Manusia perlu belajar super ego (nurani, norma, cita2) Cenderung ber-AFILIASI Dimulai dari masa bayi. Kasih sayang. Kasih sayang berkembang

haroun
Download Presentation

DAYA TARIK INTERPERONAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DAYA TARIK INTERPERONAL PULUNG SISWANTARA

  2. Dasar • Manusia merupakan makhluk sosial • Manusia tidak sanggup hisup sendiri • Manusia perlu belajar super ego (nurani, norma, cita2) • Cenderung ber-AFILIASI • Dimulai dari masa bayi

  3. Kasih sayang • Kasih sayang berkembang • Bayi berespon sama  respon berbeda pada orang berbeda (sebagai expresi pilihan afiliasi) • Fungsi kasih sayang pada anak • Memperoleh rasa aman • Memperoleh informasi mengenai lingkungan sekitar

  4. Kebutuhan Sosial • Tujuan afiliasi • Perhatian • Kasih sayang • Menjalin hubungan • Keintiman seksual • Hasil penelitian afiliasi • Stanley (1959) : afiliasi  mengurangi rasa takut • Sarnof &zimbardo (1961) afiliasi  (-) rasa takut, kecemasan oral & malu  orang cenderung menyendiri

  5. Kebersamaan dengan orang lain • Pengalihan • Hanya sebuah kehadiran • Rasa takut dan ketidakpastian • Perbandingan (perasaan)  mencari orang dengan situasi yang sama • Orang cenderung mengevaluasi dirinya sendiri • Dasar evaluasi dari orang lain

  6. 6 dasar hubungan sosial • Kasih sayang • Perasaan aman dan nyaman, ketenangan jiwa dan hubungan yang erat (hub keluarga, pacar) • Integrasi sosial • Perasaan berbagi minat dan sikap (teman, sahabat) • Harga diri • Perasaan ingin dianggap berharga dan kemampuan yang baik

  7. 6 dasar hubungan sosial • Rasa persatuan • Perasaan saling membantu ketika membutuhkan • Bimbingan • Pemberian infirmasi dan nasehat • Kesempatan untuk mengasuh • Perasaan bertanggungjawab terhadap kesejahteraan orang lain

  8. Kesepian • Kesepian  kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi • Kegelisahan subyektif ketika hhub sosial kita kehilangan ciri penting (pertemanan) • Kesepian ≠ kesendirian • Kesendirian  keadaan obyektif terpisah dari orang lain • Bisa menyenangkan dan bisa tidak

  9. Jenis kesepian • Kesepian emosional • Ketiadaan figur kasih sayang yang intim • Kesepian sosial • Kehilangan rasa integrasi secara sosial, komunikasi

  10. Ciri orang yang kesepian • Lebih introvet dan pemalu • Lebih sadar diri • Kurang asertif • Ketrampilan sosial yang buruk • Merasa cemas • Depresi

  11. Prinsip Dasar Daya Tarik Interpersonal • PENGUATAN • Lebih suka reward, • penilaian positif, • PERTUKARAN SOSIAL • Penilaian keuntungan dan kerugian, • Perbandingan keuntungan antar individu • ASOSIASI • Kita menghubungkan orang dengan pengalaman (baik/buruk)

  12. Faktor penentu rasa suka • Karakteristik pribadi • Kesamaan • Keakraban • kedekatan

  13. Karakteristik Pribadi • KEHANGATAN PERSONAL • Menyukai hal yang dibicarakan • Memuji dan menyetujui • Sikap positif terhadap orang dan benda • KOMPETENSI • Terampil secara sosial • Orang terlalu sempurna tidak selalu disukai (harus ada cela) • DAYA TARIK FISIK • Menarik secara penampilan • Penilaian positif akan naik dengan ditambah fisik yang menarik

  14. Kesamaan • Kesamaan menimbulkan persahabatan (Newcomb, 1961) • Kesamaan sikap menentukan rasa suka (byrne (1971) • Kesamaan label etnik, agama, politik, kelas sosial, pendidikan dan usia memepengaruhi daya tarik (Kandel, 1978) • Pasangan kekkasih cenderung mirip  intelegensia, usia, rencana pendidikan, agama, daya tarik fisik, latar belakang dan orientasi seksual (hill, rubin, peplau, 1976)

  15. Kesamaan • Menjelaskan hasil kesamaan • Kesamaan cenderung mendatangkan sikap positif • Keseimbangan kognitif • Keinginan sosial lawan kesamaan • Orang tidak selalu menginginkan pasangan yang paling sempurna secara sosial • Sempurna sesuai dengan kemampuan • Batas hasil kesamaan • Tidak semua harus sama • Bisa berbeda minat dan ketrampilan (tapi nilai dan tujuan harus sama)

  16. Keakraban • Kekerapan berhadapan • Exposure yang berulang menimbulkan peningkatan pengenalan • Keakraban sebagai fenomena umum dalam daya tarik interpersona; • Pertama (menyenangkan / netral)  menyenangkan (lanjut) / negatif (berhenti) • Kekerapan mempunyai kejenuhan

  17. Kedekatan • Kedekatan  keakaraban • Kedekatan  berkaitan dengan kesamaan • Kedekatan secara fisik  sebagai pertimbangan mencari pasangan • Kedekatan  dasar umum hub kesatuan

More Related