1 / 29

PENILAIAN PENDERITA

PENILAIAN PENDERITA. Penilaian. Tindakan mengenali masalah yang terjadi baik terhadap penderita maupun situasi / kondisi secara keseluruhan Mengapa penilaian dilakukan ? Penolong dituntut bertindak tepat & cepat.

gage
Download Presentation

PENILAIAN PENDERITA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENILAIAN PENDERITA

  2. Penilaian Tindakan mengenali masalah yang terjadi baik terhadap penderita maupun situasi / kondisi secara keseluruhan Mengapa penilaian dilakukan ? • Penolong dituntut bertindak tepat & cepat. • Penilaian adalah dasar dalam menentukan tindakan pertolongan yang akan dilakukan. • Penilaian yang cermat membuat pertolongan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.

  3. Tindakan Penilaian • Penilaian keadaan. • Penilaian dini. • Pemeriksaan fisik. • Riwayat penderita. • Pemeriksaan berkala atau lanjut. • Pelaporan.

  4. Penilaian Keadaan Analisis : • Bagaimana kondisi saat itu. • Kemungkinan apa yg. mungkin terjadi. • Bagaimana mengatasinya. Keselamatan penolong adalah yang pertama, amankan diri sendiri terlebih dahulu.

  5. Saat Tiba di Lokasi • Pastikan keselamatan penolong, penderita & orang lain. • Perkenalkan diri & minta ijin menolong. • Lakukan penilaian dini. • Kenali & atasi masalah yg. mengancam nyawa. • Stabilkan & pantau terus penderita. • Minta bantuan jika diperlukan

  6. Penilaian Dini • (K) Tentukan kesan umum kasus. • (R) Tentukan status respon korban. • (A) Airway - Pastikan jalan napas terbuka dengan baik. • (B) Breathing - Nilai pernapasan. • (C) Circulation & Control Bleeding - Nilai sirkulasi & kontrol perdarahan besar • Hubungi bantuan.

  7. Kesan Umum Kasus • Kasus Trauma  ada riwayat ruda paksa / kecelakaan  ada tanda yg. jelas terlihat / teraba seperti luka terbuka, memar, dll. • Kasus Medis  tidak ada riwayat ruda paksa / kecelakaan  harus cari info ttg. riwayat gangguannya

  8. Kasus Trauma

  9. Status Respon Penderita Gambaran tingkat gangguan yang terjadi di otak. Dinilai dari tingkat reaksi / respon penderita terhadap rangsangan yang diberikan penolong. Tingkat respon penderita : • AWAS (A) • SUARA (S) • NYERI (N) • TIDAK ADA RESPON (T)

  10. Memberikan Respon

  11. Memberikan Respon

  12. A = AIRWAY SUPPORT Pastikan jalan napas terbuka & bersih : • Pada penderita dg. respon baik perhatikan apalah ada gangguan bicara atau suara tambahan (indikasi ada gangguan jalan napas) • Pada penderita tdk. ada respon ada kecenderungan jalan napas tertutup oleh lidahnya sendiri. Lakukan teknik buka jalan napas. • Jalan napas harus terus diawasi & dijaga tetap terbuka & bersih.

  13. Teknik Buka Jalan Napas(Angkat dagu Tekan dahi)

  14. B = BREATHING SUPPORT Menilai ada tidaknya napas penderita dg. cara Lihat – Dengar – Rasakan • Lihat : apakah dada / perut bergerak tanda penderita bernapas? • Dengar : apakah terdengar suara napas? • Rasakan : apakah ada hembusan udara yg.keluar melalui hidung/mulut penderita? • Lakukan selama 3 – 5 detik

  15. Menilai PernapasanTeknik Lihat – Dengar - Rasakan

  16. C = CIRCULATORY SUPPORT & CONTROL BLEEDING • Menilai fungsi kerja jantung dengan cara meraba denyut nadi : • Pada penderita respon : periksa nadi radial atau nadi brakial (pada bayi). • Pada penderita tidak respon : periksa nadi karotis (leher) • Lakukan selama 5 – 10 detik • Nilai juga apakah ada perdarahan besar yg. bisa mengancam nyawa.

  17. Menilai Denyut Nadi Nadi Karotis Nadi Brakialis

  18. Memanggil Bantuan

  19. Peringatan : • Pada tahap penilaian dini penolong hanya menentukan ada/tidaknya nafas dan nadi. • Penilaian dini harus diselesaikan & semua keadaan yg.mengancam nyawa sudah harus ditanggulangi sebelum melanjutkan ke pemeriksaan fisik.

  20. Pemeriksaan Fisik • Pemeriksaan seluruh tubuh penderita dengan tujuan untuk menemukan berbagai tanda adanya gangguan. • Dilakukan secara terarah, sistematis dan berurutan, dari ujung kepala sampai ujung kaki (dpt berubah sesuai kondisi penderita).

  21. Pemeriksaan Fisik (lanjutan...) • Dilakukan melalui indera penglihatan, perabaan, pendengaran & pembauan • Temukan adanya tanda : • P = Perubahan Bentuk • L = Luka Terbuka • N = Nyeri Tekan • B = Bengkak

  22. Pemeriksaan Tanda Vital Tanda-tanda vital tubuh yg. perlu diperiksa secara berkala adalah : • Jalan napas + kualitas/kuantitas napas. • Kualitas/kuantitas denyut jantung • Suhu tubuh • Kondisi kulit • Tekanan darah

  23. Denyut Nadi Normal Frekuensi denyut nadi normal : • Bayi : 120- 150 x/ menit • Anak : 80 – 150 x/ menit • Dewasa : 60 -90 x/menit • Nilai : jumlah denyut nadi, teratur/tidaknya,& kuat-lemahnya nadi dalam satu menit • Jika nadi teratur : Periksa nadi selama 15 dtk, lalu hasilnya dikalikan 4. • Jika tidak teratur periksa selama 60 dtk. penuh

  24. Menghitung Napas Frekuensi Nafas Normal Bayi : 25 – 50 x/mnt Anak : 20 – 35 x/ mnt Dewasa : 12 - 20 x/mnt

  25. Pemeriksaan Suhu Tubuh • Gunakan termo-meter (bila ada), bila tidak, lakukan pemeriksaan suhu secara relatif. • Suhu tubuh normal adalah 37º C.

  26. Tekanan Darah • Besarnya tekanan yang diterima dinding pembuluh nadi pada saat darah dipompa melalui pembuluh darah • Menunjukkan efisiensi sistem sirkulasi • Tekanan Darah Normal - Sistole : 100-140 mmHg - Diastolik : 60 – 90 mmHg • Gunakan alat tensi meter

  27. Kondisi Kulit • Kondisi kulit : Lembab, kering atau berkeringat. • Warna kulit : Biru, pucat, merah, kuning atau biru kehitaman.

  28. Riwayat Penderita • K = keluhan utama • O = obat-obatan yang diminum • M = makanan/minuman yang terakhir • P = penyakit yang diderita • A = Alergi • K = kejadian

  29. Pelaporan Laporkan secara singkat dan jelas: • Identitas penderita (kartu medis). • Kejadiannya. • Semua pemeriksaan yang dilakukan. • Tindakan pertolongan yang dilakukan. • Hasil pemeriksaan tanda vital. • Perkembangan kondisi yang penting.

More Related