membangun kultur kader pelopor dan produktif l.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Membangun Kultur Kader Pelopor dan Produktif PowerPoint Presentation
Download Presentation
Membangun Kultur Kader Pelopor dan Produktif

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 24

Membangun Kultur Kader Pelopor dan Produktif - PowerPoint PPT Presentation


  • 207 Views
  • Uploaded on

Membangun Kultur Kader Pelopor dan Produktif. Oleh Arip Musthopa Ketua Bidang Pembinaan Anggota PB HMI Periode 2006-2008 Dipresentasikan di LK II HMI Tenggarong, 22 Agustus 2007. Siapakah Kader ….

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Membangun Kultur Kader Pelopor dan Produktif' - ena


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
membangun kultur kader pelopor dan produktif

Membangun Kultur KaderPelopor dan Produktif

Oleh Arip Musthopa

Ketua Bidang Pembinaan Anggota

PB HMI Periode 2006-2008

Dipresentasikan di LK II HMI Tenggarong, 22 Agustus 2007

siapakah kader
Siapakah Kader …

“Cadre is a small group of people who are specially chosen and trained for a particular purpose” (AS Hornby). Kader HMI adalah anggota HMI yang telah melalui proses perkaderan, memiliki integritas yang utuh: beriman, berilmu, dan beramal saleh sehingga siap mengemban tugas kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

spirit misi hmi
Spirit Misi HMI
  • Spirit Misi HMI adalah spirit trilogi misi Islam, yaitu :

“Hendaknya diantara kamu ada umat yang melakukan da’wah ila al khair, amar makruf dan nahi mungkar, dan mereka itulah orang-orang yang bahagia (Q.S. 3: 104)”

  • Al khair = “kebajikan universal”
  • Al makruf = “yang telah diketahui” (sebagai benar, hukum/kebaikan)
  • Al munkar = “yang diingkari” (oleh hati nurani)
unsur unsur perkaderan
Unsur-Unsur Perkaderan

Perkaderan

Aspek Regulasi

Aspek Implementasi

AD/ART

Calon

Kader

Trainer/

SDM

Sarana/

Prasarana

Finansial

Political

Will

NDP

Tafsir Tujuan

Tafsir

Independensi

Penjabaran

AD/ART

lainnya

Budaya Perkaderan

PedomanPerkaderan

kerangka berpikir
Kerangka Berpikir;

Perkembangan dunia

kemahasiswaan dan

kompetitor di kampus

Kriteria Sistem

Perkaderan Ideal

Tantangan Abad XXI

Tuntutan

Pembaruan/

Perubahan

Kondisi Obyektif

Perkaderan HMI;

Historis & Realitas

Kualitas SDM Indonesia

& Trend Pengembangan

Sumber Daya Manusia

Penyikapan Sistemik:

Regulasi & Implementasi

tantangan abad xxi
Tantangan Abad XXI

Era Anti Terorisme;

Tuntutan menampilkan

Islam sebagai rahmatan

Lil ‘alamin sehingga dapat

terhindar dari stigma teroris

Era Informasi ;

Siapa yg menguasai

Informasi akan

Menguasai dunia

Era Asia ;

Peluang maju yg sangat

besar bagi bangsa2 asia,

Akibatnya kompetisi diantara

Negara2 Asia semakin ketat

Era Globalisasi ;

Kapitalisme global yang

mengancam keseimbangan

ekonomi global; budaya global

yang banyak menimbulkan

Problem sosial dan kultural

fakta abad xxi gelombang globalisasi
Fakta Abad XXI; Gelombang Globalisasi
  • Thomas L. Friedman dalam bukunya The World is Flat, mengetengahkan tentang 3 gelombang (sejarah) globalisasi, yakni:
  • 1497-1800, Gelombang 1.0, negara sebagai driving force.
  • 1800-2000, Gelombang 2.0, multinational company sebagai driving force.
  • 2000-Seterusnya, Gelombang 3.0, individu sebagai driving force.
fakta abad xxi karakteristik globalisasi
Fakta Abad XXI; Karakteristik Globalisasi
  • Arus informasi dan komunikasi mengalir tanpa batas
  • Modal mengalir dengan prinsip “capital has no flags”
  • Otoritas negara melemah
  • Akumulasi kapital oleh kapitalis semakin mudah
  • Kesenjangan ekonomi meningkat
  • Penyebaran empat isu seksi: yakni demokrasi, HAM, Lingkungan, dan Anti Teroris.
  • Transformasi besar-besaran pada struktur dan kultur masyarakat.
kualitas sdm indonesia dan trend training pengembangan sdm
Kualitas SDM Indonesia danTrend (Training) Pengembangan SDM

Tampilnya tiga kategori

Utama kecerdasan : IQ,

EQ. dan SQ. Manusia

paling sukses adalah yang

unggul dalam ketiganya.

Tampilnya metode pengelolaan

training yang lebih kreatif,

partisipatif, dan menggunakan

multimedia serta banyak

yg menekankan pada aspek

‘mengalami’, daripada

mendengar dan melihat.

Tampilnya lembaga-lembaga

pengembangan SDM yang

memasuki segmen mahasiswa

secara gencar.

sistem perkaderan hmi saat ini
Sistem Perkaderan HMI Saat Ini

Pembentukan Kader

Pengabdian Kader

Rekruitmen Kader

Fase Awal

Fase Kedua

Fase Ketiga

UG dan AKT

Kiteria Rekruitmen

UG

UG

UG

Pendekatan Rekruitmen

LK III

Pengabdian

Rekruitmen

LK II

LK I

AKT

AKT

AKT

Pra PT

PT

UG dan AKT

Rekruitmen Kader

Pembentukan Kader

Pengabdian Kader

2 3 sistematika perkaderan ke depan
2.3. Sistematika Perkaderan ke Depan

AD/ART

NDP, Tafsir Tujuan

& Independensi dan

Penjabaran AD/ART

lainnya

2.3.1. Sistematika Konseptual

Al Qur’an

& Hadits

IPTEK

Realitas/

Sikon

Pedoman Perkaderan

  • Rekrutmen :
  • Kriteria
  • Metode
  • Pembentukan
  • Kader :
  • Fase I
  • Fase II
  • Fase III

Pengabdian

Kader :

Keseimbangan

Berkiprah di

Sektor Publik

dan Private

Pengertian

Perkaderan

Wujud

Profil

Kader

HMI

Landasan

Perkaderan

2 3 sistematika perkaderan ke depan18
2.3. Sistematika Perkaderan ke Depan

2.3.2. Sistematika Proses Perkaderan HMI

Rekrutmen

Pembentukan Kader

Pengabdian Kader

Fase I

Fase II

Fase III

  • Kriteria
  • Calon Kader:
  • Kualitas/Potensi
  • Kebutuhan
  • Organisasi

Kriteria

Calon Peserta

Kriteria

Calon Peserta

Kriteria

Calon Peserta

Mandiri

Min 1 thn

Min 2 thn

Maperca

Latihan Kader I

Latihan Kader III

Latihan Kader II

Metode

Pegawai

  • Pembinaan Pasca LK I :
  • Pembentukan Pola Pikir
  • Penguasaan Kompetensi
  • Dasar
  • Pelacakan potensi dan
  • pembentukan karakter
  • kepemimpinan dasar
  • Pembinaan Pasca LK II :
  • Peningkatan
  • Kompetensi pilihan
  • Peningkatan Pola Pikir
  • Pengembangan
  • karakter
  • kepemimpinan
  • Pembinaan Pasca LK III :
  • Pemantapan karakter
  • kepemimpinan
  • Pemantapan pola pikir
  • Pemantapan
  • Kompetensi pilihan

Pra

PT

Awal

PT

pembentukan kader fase i
Pembentukan Kader - Fase I

Pembentukan Pasca LK I:

1. Memahami HMI dan Diri Kader:

diperkenalkan pada

lingkungan HMI (anggota, alumni, &

pengurus), dan literatur HMI; Psikotes.

2. Membentuk Pola Pikir; diskusi/kajian

kelompok berupa study club tentang

disipilin keilmuan masing-masing ,

keislaman, dan fenomena sosial

di kampus dan daerah; Kelompok

Studi Kepribadian

3. Memberikan Kompetensi Dasar:

upgrading retorika, protokoler, teknik

diskusi, dan teknik persidangan; English

Club; Up Grading Kesekretariatan &

kebendaharaan; Up Grading Konstitusi;

Up Grading Kepengurusan; Pelatihan

Jurnalistik; dan Pelatihan Manejemen

Perencanaan dan Pelaksanaan Kegiatan

4. Pembentukan Karakter Kepemimpinan

Dasar: Aktifitas dan Uji Perseorangan &

Kelompok seperti kepanitiaan,

kepengurusan, dll; Studi tokoh-tokoh

pemimpin nasional/dunia.

  • Latihan Kader I:
  • Memahami HMI
  • Membentuk
  • Pola Pikir
  • Memberikan
  • Kompetensi
  • Dasar
  • Pembentukan
  • Karakter
  • Kepemimpinan
  • Dasar
  • Kriteria
  • Calon Kader:
  • Telah Maperca
  • Bisa baca
  • Al Qur’an
  • Komitmen
  • mengikuti LK I
  • Lolos
  • Screening

Rekrutmen :

Maperca,

Mengenal

HMI

Pembentukan

Kader Fase II

pembentukan kader fase ii
Pembentukan Kader - Fase II

Pembentukan Pasca LK II:

1. Mengembangkan Pola Pikir :

diskusi/kajian kelompok berupa study

club tentang keumatan, keindonesiaan/

kebangsaan; dan menjadi instruktur di

pelatihan/diskusi HMI.

3. Meningkatkan Kompetensi :

English Club, pelatihan pengembangan

profesi dan kewirausahaan, pelatihan

Pengelola Latihan, pelatihan Advokasi,

Latihan Instruktur, Kursus Metodologi

Riset, Latihan Analisis Sosial (Ansos),

dan Kursus Ideopolitor Stratak.

4. Pembentukan Karakter Kepemimpinan

Dasar: Aktifitas dan Uji Perseorangan &

Kelompok; studi kasus pemimpin-

pemimpin dunia Islam; terlibat dalam

kepengurusan dan kepanitiaan.

  • Kriteria
  • Calon Peserta:
  • Telah 1 thn LK I
  • Membuat karya
  • tulis ilmiah
  • Telah terlibat
  • dlm minimal 2x
  • kegiatan
  • Komitmen
  • mengikuti LK II
  • Lolos
  • Screening
  • Latihan Kader II:
  • Pengembangan
  • Pola Pikir
  • Peningkatan
  • Kompetensi
  • Pengembangan
  • karakter
  • kepemimpinan

Pembentukan

Kader

Fase I

Pembentukan

Kader Fase III

pembentukan kader fase iii
Pembentukan Kader - Fase III
  • Kriteria
  • Calon Peserta:
  • Telah 2 thn LK II
  • Membuat karya
  • tulis ilmiah
  • Telah terlibat
  • dlm minimal 5x
  • kegiatan
  • Komitmen
  • mengikuti LK III
  • Lolos
  • Screening

Pembentukan Pasca LK III:

1. Pemantapan Karakter Kepemimpinan:

Aktif menjadi pengurus/panitia;

tanggung jawab peran kultural dan

struktural; Sekolah Kepemimpinan HMI

(Sespim);

2. Pemantapan Pola Pikir :

Kelompok Kajian permasalahan

nasional dan internasional, pengelola

dan instruktur pelatihann-pelatihan.

3. Pemantapan Kompetensi :

Perintisan jalur profesi,

pembangunan networking, dan magang

  • Latihan Kader III:
  • Pemantapan
  • karakter
  • kepemimpinan
  • Pemantapan
  • Pola Pikir
  • Pemantapan
  • Kompetensi

Pembentukan

Kader

Fase II

Pengabdian

Kader

pengabdian kader
Pengabdian Kader

Ruang Pengabdian Saat Ini

Ruang Pengabdian Ke Depan

Birokrasi, Politisi

dan BUMN

Pers,

Akademisi,

& Aktifis LSM

Akademisi, Pers

& Aktifis LSM

Birokrasi, Politisi

dan BUMN

Swasta

Swasta

success keys perkaderan hmi
Success Keys Perkaderan HMI;
  • Visi : Membangun SDM dan Pemimpin Abad XXI yang memiliki 5 kualitas insan cita.
  • Konsisten dengan Sistem dan Disiplin dengan Proses/Tahapan.
  • Senantiasa up to date, Kreatif dan Inovatif terhadap perkembangan lingkungan dan iptek.
  • Regenerasi yang normal; sistem promosi dan sanksi yang proporsional.
  • Membangun figur teladan sebagai cerminan keberhasilan proses perkaderan.
  • Jadilah learning people dan learning organization yang senantiasa haus ilmu dan pembelajaran.
  • Prioritaskan rekrut yang berkualitas/potensial karena mereka adalah magnet yang akan menarik yang lainnya.
  • Baca basic needs dan basic interests mahasiswa, umat, dan bangsa.
  • Kukuhkan dalam hati suatu niatan bahwa apa yang dilakukan semata dalam rangka beribadah dan mengharapkan ridha Allah SWT.