1 / 16

Serikat Buruh di Asia India, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea

Serikat Buruh di Asia India, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea. IndustriALL Consultant industriallyoon@gmail.com. Hubungan antara serikat buruh di perusahaan dan serikat buruh global. Tempat kerja yang belum berserikat. Tidak ada serikat buruh. Tempat kerja. YES union.

dyan
Download Presentation

Serikat Buruh di Asia India, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SerikatBuruh diAsiaIndia, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea IndustriALL Consultant industriallyoon@gmail.com

  2. Hubunganantaraserikatburuh di perusahaandanserikatburuh global Tempatkerja yang belumberserikat Tidakada serikatburuh Tempatkerja YES union ITUC SerikatBuruh Global SerikatBuruh Tingkat Perusahaan

  3. India • JumlahBuruh(2005): 464.3 juta • SerikatBuruh(2005): • 68,544 serikatburuhterdaftar (tetapi, hanya7,812 serikatburuh “kembali” kepemerintah) • 24,601,589 anggotaserikatburuhterdaftar (tetapi, hanya 6.97 jutaanggotaterdaftardalamserikatburuh yang “kembali” kepemerintah • Secara rata-rata, setiapserikatburuhberanggotakan 893 anggota (73.2% laki-lakidan26.8% perempuan)

  4. Konfederasi • All India Trade Union Congress (PartaiKomunis di India), berdiritahun1920, 3.36 jutaanggota (Data tahun 2002) • Indian National Trade Union Congress (Indian National Congress), berdiritahun1947, 1.54 jutaanggota (Data tahun 2002) • Hind MazdoorSabha (sosialis), berdiritahun 1948, 3.33 jutaanggota ,(Data tahun 2002) • BharatiyaMazdoorSangh (RashtriyaSwayamsevakSangh), berdiritahun1955, 6.21 jutaanggota, (data tahun 2002) • Centre of Indian Trade Unions (PartaikomunisIndia (Marxist), berdiritahun1970, 2.67 jutaanggota, (data padasitusorganisasiini) • All India Central Council of Trade Unions (GerakanPartaikomunisIndia (Marxist-Leninist) • All India United Trade Union Centre (Socialist Unity Centre of India (Komunis) • New Trade Union Initiative (bebasdaripengaruhpartaipolitik, tetapiberalirankiri) • Labour Progressive Federation (DravidaMunnetraKazhagam) • SEWA • Trade Union Coordination Committee (All India Forward Bloc) • United Trade Union Congress (Revolutionary Socialist Party)

  5. Karakteristik • Pluralisme: terbagiberdasarkanpolitikdanperbedaanideologi • Adanyagerakanserikatburuh yang militan • Desentralisasistrukturserikatburuhdanstrukturperundingan: meningkatnyajumlahserikatburuhtingkatperusahaan (serikatburuhberbasisperusahaan) danserikatburuhmandiri • Lemahnya SDM dankeuangandarifederasi, lemahnyafungsi federasipadaaktivitasserikatburuh di perusahaanseperti pembuatan PKB (PUK). • Pemimpinserikatmendominasisecarapolitis: kemampuanlemahdankorupsi yang dilakukanolehbeberapapemimpinserikatburuh • Serikatburuhberbasisperusahaandanperundingan di tingkatperusahaansemakinmeluas • Terbatasnyapenguasaanbahasa: Inggris, Hindi, Tamil

  6. Indonesia • Pekerja: 114.5 juta • Bekerja di sektor formal: 30 juta • Anggotaserikatburuh: 3,414,455anggota • Konfederasibesar • KSPSI (1.5 anggotadengan17 Federasi– Confederation of ALL Indonesian Workers’ Unions) • KSPI (600,000 anggotadengan9 Federasi– Confederation of Indonesian Trade Unions, berdiritahun2003) • KSBSI (380,000 anggotadengan13 Federasi– Confederation of Indonesia Prosperity Trade Unions, berdiritahun1992) • Hanya39 dari90 federasi yang ada yang menjadianggotadari 3 konfederasi • Jumlahserikatburuh: 11,766 serikatburuh, termasuk170 serikatburuh BUMN • PKB berjumlah10,659

  7. Karakteristik • Indonesia ratifikasiseluruh 8 KonvensiDasar ILO • Terpecahnyagerakanserikatburuh (3 konfederasidan+ @@@) • Strukturserikatburuhdanperundinganbersamaberdasarkan model serikatburuhberbasisperusahaan • Tingginya “kerahasiaanupah” diantaraserikatburuh • Rendahnyakualitas PKB: utamanyahanyafokuspadakepentinganekonomidaripadahakkolektifburuh, termasukdidalamnyamemuataturanperusahaan yang merugikanburuhdananggotaserikatburuh • Lemahnyasumberdayadandana yang dimilikifederasi, akantetapi, gerakanburuhlebihaktifdibandingkandengannegara-negaraanggota ASEAN lainnya. • Perjuangangerakanburuhaktifdankuatsejakjatuhnyadiktatormiliter di akhir 90 an. Sebagaicontoh, aksimogoksatuhari yang diikutioleh 2 jutaburuhuntukmenuntutkenaikanupah minimum, perlindunganburuhkontrakdanoutsourcing, sertatuntutanatasjaminansosial

  8. Malaysia • Pekerja: 12 juta • Anggotaserikatburuh: 803,405 • Satu-satunyakonfederasi: Malaysian Trade Union Congress (MTUC) • 500,000 anggota • 244 afiliasi • 20 federasi • 224 wilayahatau PUK

  9. Buruh (Migran) Asing • Masuknyapekerjaasingsejaktahun 1992, namunhanyabekerja di sektorperkebunandankontruksi • Padatahun 2000, kebutuhanatasburuhmigranmeluaskesektorindustridanmanufaktur. • Padatahun 2002, diperbolehkan di setiapindustridansektor • Saatiniterdapat 2 juta orang buruhmigranterdaftardi pemerintah Malaysia (2007). Diperkirakanlebihdari 1 juta orang buruhmigrantidakterdaftar. • Lebihdari30% angkatankerja di Malaysia adalahburuhasing • Negara pengirimutama: Indonesia, Nepal, Bangladesh, India, Pakistan, Vietnam, Cambodia, Thailand dan Filipina • Penyimpanganpasarkerjadanstrukturupahmurah. • Tidakada yang menjadianggotaserikatburuh

  10. Karakteristik • Campurtangandanpengaruhkuatpemerintah (melawankebebasanberserikat) • Konfederasidibentuk “ditujukanuntukmemecahataumembagi” berdasarkanindustriatausektor (olehpemerintah) • Makin meluasnyaserikatburuhberbasisperusahaan, didorongolehpemerintahdanpengusahasejakawaltahun1990 • PKB hanyamencakup di satuperusahaan. Tidakada PKB sektoralberdasarkanindustri, akantetapi PKB ditandatanganiolehfederasi, mengesampingkananggotabiasa(birokrasiserikatburuhataukorupsi) • Terlalubanyakburuhmigran, memberimasalahbarupadagerakanserikatburuhdalampengorganisirandanperundingan • Isudemokrasiserikatburuhdantransparasi • Kehilanganmilitansiatausemangatperjuanganserikatburuh • Penguasaanbahasa: BahasaInggris (hanya4 juta orang dapatberbicara bahasaInggris, yang mengejutkanhanya 80.000 orang yang fasih)

  11. Thailand • AngkatanKerja: 37 juta • sektorpublik: 3.23 juta • sektorswasta:8.89 juta • ekonomiinformasi: 23 juta • pekerjaasing: 470,000 • Pekerja Thailand yang bekerja di luarnegeri: 2juta • Buruh yang menjadianggotaserikat: 516,000(Data pemerintahtahun2007) • BUMN: 180,500 • Sektorswasta: 335,600 (tergabungdalam 1,258 serikatburuh) • 18 federasi, 1 federasidariperusahaan BUMN, 12 KongresBuruh, 8 dewanburuh di tingkat regional

  12. Karakteristik • Tidakadahubungansistematisantara PUK dengan DPC ataufederasi • Lemahnyakoordinasidankerjasamadiantarafederasi. • Lemahnyasumberdayadan SDM darifederasi(tidakadakantor, tidakadafull-time union officers) • Lemahnyaperandanfungsifederasidalammendukungaktivitasserikatburuh di PUK • Serikatburuhberbasisperusahaandanperundinganhanyamelingkupiperusahaan • Pengaruhfeodalismedalampolitik, masyarakat, danbudaya Thailand • TerpecahnyaantaraKaosKuningdanKaosMerah • Masalahpenguasaanbahasa: “dialog”, “perundinganbersama”, “pengusaha”, “karyawan” • Relasiperburuhan yang konfrontatifdantidakada rasa percayasatusama lain antarapengusahadanburuh, seringterjaditindakan anti serikatburuh.

  13. Vietnam • Buruh: 13.5 juta(2011) • Sektorpublik: 4.2 juta • SektorSwasta: 9.3 juta(termasukdidalamnya1.9 jutabekerja di perusahaanasing) • Vietnam General Confederation of Labor (VGCL)(KonfederasiBuruh Vietnam) • 20 federasi • 63 DPW (Propinsi) • 7,727,178 anggotaserikatburuh ( Data Juni2012) • 113,402serikatburuh di perusahaan

  14. Karakteristik • Aktivitasserikatburuhdibawaharahanpartaikomunis. • MempunyaibanyaksumberdayadanSDM yang aktifdidalamfederasi(pengurusserikat full time, gedung, fasilitas, kendaraan): mempunyaipengaruh yang kuatterhadapsosialisme • Lemahnyapengalamandanpengetahuanterhadapisuperburuhandanaktivitasserikatburuhdibawahsistemekonomikapitalis • Kurangmemahamiperanserikatburuh: lebihbanyakberperansebagai“mediator” antaraburuhdanpengusaha, daripadamempertahankanhakdankepentinganburuh (pengurusserikatburuhataupegawainegerisipil ?) • Kurangadanyakemandiriandandemokrasidaripartai, pemerintah, danpengusaha. • Adanyajabatanrangkapdariparapengurusserikatburuh (pengurusserikatburuhsekaligusjugamenjabatsebagaimanajer di perusahaan) • Relasiperburuhandanperundinganhanya di level perusahaandansangatmendominasi • Strukturserikatburuh yang tidaklazim: DPW atau DPC lebihmendominasidaripada DPP : pengaruhsosialisme • Serikatburuhsebagai“organisasi” ada , tetapi yang tidakadaadalah “gerakan” buruh

  15. BeberapaMasalah • Rendahnyakeanggotaanserikatburuh • Serikatburuhdanperundinganberbasis (lingkup) perusahaanmasihdominan • Tidakadanyarelasiperburuhan yang berbasispadaindustri yang lebihluas • Rendahnyakualitas PKB : sedikitnyaaturantentangaktivitaskebebasanberserikat; Pasal-pasalyang memuatsanksidandisiplin yang cenderungmemberatkanburuh. • Terpecahnyagerakanserikatburuhsecarapolitikdi India, Indonesia danThailand • Kerjakontrakdanoutsourcingmenjadisemakinluasdanlebihdalamlagi • Rendahnyakualitasketerbukaaninformasidankonsultasi: kerahasiaanupah • Kapasitas yang lemahdalammelakukanaktivitasserikatburuh: pengurusserikatburuh yang bekerjauntukserikatdibayarolehperusahaan, kantorserikatburuhdidalamperusahaan, waktu yang dibayarsaatmenjalankanaktivitasserikat • Lemahnyasumberdaya yang dimilikiolehserikatburuh di level federasi • KoordinasidanAdvokasi yang lemahdiantaraserikatburuh di level federasidandariserikatburuhkeserikatburuh di tingkatperusahaan • Pemerintah yang anti serikatburuh, tindakan anti serikatburuh yang seringkaliterjadi di perusahaan.

  16. Tugas-Tugas • Pengorganisirandanterbentuknyaserikatburuh • Memperluas agenda perundingandanmeningkatkankualitas PKB • Mencarijalankeluarterhadapserikatburuhberbasisperusahaan (serikatburuhtingkatperusahaan) • Sumberdaya yang kuatdarifederasi • Peranaktifdanfungsidarifederasi (pengorganisiran, PKB, terlibatdalampembuatankebijakanpemerintah) • Perlindungandanpengorganisiranburuhkontrakdanoutsourcing (buruhrentan) • Solidaritasdanpersatuangerakanserikatburuh

More Related