survei industri mikro dan kecil micro and small manufacturing industry survey n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Survei Industri Mikro dan Kecil Micro and Small Manufacturing Industry Survey PowerPoint Presentation
Download Presentation
Survei Industri Mikro dan Kecil Micro and Small Manufacturing Industry Survey

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 145

Survei Industri Mikro dan Kecil Micro and Small Manufacturing Industry Survey - PowerPoint PPT Presentation


  • 303 Views
  • Uploaded on

Survei Industri Mikro dan Kecil Micro and Small Manufacturing Industry Survey. Petunjuk Umum:. Klik dengan mouse pada masing –masing pilihan menu Tombol untuk exit Tombol kembali ke menu sebelumnya Tombol untuk slide sebelumnya Tombol untuk slide selanjutnya. Klik untuk melanjutkan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

Survei Industri Mikro dan Kecil Micro and Small Manufacturing Industry Survey


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide2

Petunjuk Umum:

Klik dengan mouse pada masing –masing pilihan menu

Tombol untuk exit

Tombol kembali ke menu sebelumnya

Tombol untuk slide sebelumnya

Tombol untuk slide selanjutnya

Klik untuk melanjutkan

slide3

INDUSTRI MIKRO DAN KECIL (IMK)

SURVEI IMK SECARA UMUM

METODOLOGI

PEDOMAN PENCACAHAN

PENGOLAHAN DATA

DISEMINASI DAN PUBLIKASI

Our greatest weakness lies in giving up.

The most certain way to succeed is always

to try just one more time.

~ Thomas A. Edison ~

slide4

SURVEI IMK SECARA UMUM

Life it is not just a series of calculations and a sum total of statistics, it's about experience, it's about participation, it is something more complex and more interesting than what is obvious.

Daniel Libeskind

1. PENDAHULUAN

2. SEJARAH SINGKAT

3. LANDASAN HUKUM

4. TUJUAN SURVEI

5. KONSEP DAN DEFINISI

6. LINGKUP DAN CAKUPAN

7. KUESIONER DAN DOKUMEN

8. ALUR DOKUMEN

9. ALUR PENGOLAHAN

10. JADUAL SURVEI IMK 2013

pendahuluan
Pendahuluan
  • Industri manufaktur memiliki kontribusinya yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Terhadap PDB, kontribusi industri pengolahan tahun 2012 mencapai 20,8% dari PDB nasional sebesar Rp 8.241,9 triliun.
  • Industri pengolahan dalam penyerapan angkatan kerja. Dari 110,80 juta angkatan kerja tahun 2012 sebanyak 13,87% adalah tenaga kerja yang terlibat di Industri pengolahan atau sebesar 15,37 juta orang. Dari jumlah ini sekitar 9,08 juta orang bekerja di sektor industri pengolahan mikro dan kecil.
  • Secara umum industri mikro dan kecil diyakini sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat mengingat industri ini lebih dekat dengan sumber daya dan pasar yang terbuka lebar.
  • Industri mikro dan kecil membutuhkan investasi yang tidak terlalu besar dan mampu bertahan ditengah terjangan krisis global (resesi) yang beberapa kali melanda dunia.
sejarah singkat
Sejarah Singkat
  • Sebelum Tahun 1991
    • Survei dilakukan tidak setiap tahun, yaitu: 1974, 1979, 1982, 1986, dan 1989
  • Tahun 1991 – 1995
    • Dilakukan setiap tahun melalui Survei Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga, yaitu: 1991, 1993, 1994, dan 1995
  • Tahun 1986, 1996, 2006
    • Dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi (SE)
  • Tahun 1998 - 2005
    • Dikumpulkan melalui Survei Usaha Terintegrasi (SUSI)
  • Tahun 2009 - 2010
    • Melalui Survei Industri Mikro dan Kecil Tahunan
  • Tahun 2011 –
    • Melalui Survei Industri Mikro dan Kecil Triwulanan
landasan hukum
Landasan Hukum
  • Landasan hukum pelaksanaan Survei IMK 2009 - 2013 adalah
    • UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik
    • PP No. 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik
    • Perpres No. 86 Tahun 2007 tentang Badan Pusat Statistik
tujuan
Tujuan
  • Untuk mengetahui profil Industri Mikro dan Kecil daerah potensi di Indonesia yang disajikan menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI). Informasi dasar yang disajikan meliputi:
    • Banyaknya usaha
    • Banyaknya tenaga kerja
    • Pengeluaran untuk tenaga kerja
    • Struktur input dan output
    • Kendala dan prospek usaha
    • Keterangan lain yang berkaitan dengan IMK
  • Untuk mengetahui pertumbuhan produksi IMK secara triwulanan
konsep dan definisi
Konsep dan Definisi
  • Industri Manufaktur: kegiatan produksi yang mengubah barang dasar (bahan mentah) menjadi barang jadi/setengah jadi dan atau dari barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya. Termasuk kegiatan jasa industri pengolahan (makloon)
  • Perusahaan/usaha Industri Manufaktur: unit kegiatan ekonomi yang melakukan/mengusahakan industri manufaktur, terletak pada suatu bangunan/lokasi tertentu serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas usaha tersebut.
  • Perusahaan/usaha Jasa Industri Manufaktur:unit kegiatan dari suatu industri yang melayani keperluan pihak lain dengan bahan baku disediakan pihak lain dan pihak perusahaan/usaha hanya menerima pembayaran balas jasa (nilai upah makloon)

...Bersambung...

konsep dan definisi1
Konsep dan Definisi
  • Perusahaan/usaha Industri Manufaktur Musiman: unit kegiatan ekonomi yang melakukan/megusahakan industri manufaktur yang karakteristik bahan baku dan proses produksinya dipengaruhi oleh iklim.
  • Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI): klasifikasi baku statistik tentang kegiatan ekonomi yang terdapat di Indonesia dengan mengeleompokkan unit produksi menurut kegiatan ekonomi.

...lanjutan...

lingkup dan cakupan
Lingkup dan Cakupan

Skala usaha berdasarkan tenaga kerja dibedakan :

  • Industri Mikro: perusahaan/usaha industri pengolahan dengan banyaknya tenaga kerja 1-4 orang.
  • Industri Kecil: perusahaan/usaha industri pengolahan dengan banyaknya tenaga kerja 5-19 orang.
  • Industri Sedang: perusahaan/usaha industri pengolahan dengan banyaknya tenaga kerja 20 – 99 orang.
  • Industri Besar: perusahaan/usaha industri pengolahan dengan banyaknya tenaga kerja lebih besar dari 99 orang.

Lingkup survei IMK adalah Industri Mikro dan Kecil yang melibatkan tenaga kerja antara 1 orang hingga 19 orang.

lingkup dan cakupan1
Lingkup dan Cakupan

Cakupan survei IMK meliputi

kuesioner dan dokumen
Kuesioner dan Dokumen
  • Kuesioner:
      • VIMK-DSBS (Daftar Sampel Blok Sensus)
      • VIMK-L (Listing)
      • VIMK-DS (Daftar Sampel)
      • VIMK-S (Sampel)
      • VIMK-RB (Rekap Blok sensus)
  • Buku Pedoman:
      • Pedoman Teknis BPS Provinsi dan BPS Kab/Kota (Buku 1)
      • Pedoman Pencacah (Buku 2)
      • Pedoman Pemeriksaan/ Pengawasan (Buku 3)
      • Pedoman Innas (Buku 4)
      • Kasus dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Industri Manufaktur (Buku 5)
alur dokumen
Alur Dokumen

BPS -RI

BPS

Provinsi

BPS

Kab /Kota

Pengawas

Petugas

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. Pedoman Buku 1

7. Pedoman Buku 2

8. Pedoman Buku 3

9. Pedoman Buku 4

10. Pedoman Buku 5

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. Pedoman Buku 1

7. Pedoman Buku 2

8. Pedoman Buku 3

9. Pedoman Buku 4

10. SketsaPetaHasil

Scanning

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. Pedoman Buku 2

7. Pedoman Buku 3

8. SketsaPetaHasil

Scanning

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. Pedoman Buku 1

7. Pedoman Buku 2

8. Pedoman Buku 3

9. Pedoman Buku 4

10. Pedoman Buku 5

1. VIMK-L

2. VIMK-DS

3. VIMK-S

4. Pedoman

Buku 2

5. SketsaPeta

Hasil

Scanning

TabelEvaluasiDalamBentuk Hard Copy dan CD Copy

Data VIMK12_pp.km

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. SketsaPeta

Hasil Scanning

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

6. SketsaPetaHasil Scanning

1. VIMK-DSBS

2. VIMK-L

3. VIMK-DS

4. VIMK-S

5. VIMK-RB

alur proses pengolahan
Alur Proses Pengolahan

Dir. SIS

BPS-RI

BPS Provinsi

(BidangProduksi)

Editing

Coding

Data Entry

(IPDS)

BPS Kabupaten/Kota

Subdit IKR

Pemeriksa

Rilis IMK

Yes

No

Clean

Pencacah

slide17

METODOLOGI

1. KERANGKA SAMPEL

2. PROSEDUR PENARIKAN SAMPEL

3. PENGAMBILAN SAMPEL BLOK SENSUS

4. PENDEKATAN PENDAFTARAN USAHA (LISTING)

5. PENGAMBILAN SAMPEL USAHA

6. PENGAMBILAN SAMPEL USAHA INDUSTRI KECIL

7. PENGAMBILAN SAMPEL USAHA INDUSTRI MIKRO

Verbal and nonverbal activity is a unified whole, and theory and methodology should be organized or created to treat it as such.Kenneth L. Pike

kerangka sampel imk
Kerangka Sampel IMK
  • Kerangka sampel Blok Sensus (BS)
    • Kerangka sampel BS yang digunakan dalam survei IMK adalah daftar BS hasil pencacahan Sensus Ekonomi 2006 dengan dilengkapi informasi jumlah usaha IMK.
  • Kerangka sampel perusahaan/usaha
    • Survei IMK menggunakan kerangka sampel perusahaan/usaha hasil pendaftaran survei IMK yang dibedakan menurut jenis industri yaitu Industri Mikro dan Industri Kecil.
prosedur penarikan sampel
Prosedur Penarikan Sampel
  • Tahap Pertama
    • Dari kerangka sampel BS diambil sampel secara probability proportional to size(pps) dengan size banyaknya usaha IMK SE-06
    • Pengambilan sampel antar strata secara independent.
  • Tahap Kedua
    • Dari kerangka sampel usaha, seluruh Industri Kecil dipilih sebagai sampel (take all) dan dilakukan pemilihan secara sistemik linier (linier sistemic) untuk usaha Industri Mikro.
pengambilan sampel blok sensus
Pengambilan Sampel Blok Sensus

Stratifikasi Blok Sensus:

  • Mengelompokkan blok sensus menjadi kelompok-kelompok berdasarkan jumlah relatif usaha IMK menurut jenis KBLI.
  • Untuk survei IMK 2009 - 2010 dilakukan pada level kabupaten/kota dan stratifikasi survei IMK 2011 – 2013 dilakukan pada level provinsi
  • Output berupa Blok Sensus (DSBS)
pendekatan pendaftaran perusahaan usaha listing
Pendekatan Pendaftaran Perusahaan/Usaha (listing)
  • Setelah DSBS terpilih diterima, petugas akan melakukan pendaftaran perusahaan/usaha (listing)sesuai dengan blok sensus tersebut.
  • Pendaftaran perusahaan/usaha disetiap blok sensus dilakukan dengan dua pendekatan:
    • Pendekatan bangunan (establishment)
      • Bangunan usaha IMK di BS terpilih
      • Bangunan campuran
      • Industri bukan dibangunan sensus tetapi lokasi usaha tetap (contoh: gerobak)
    • Pendekatan Rumah Tangga (household)
      • Lokasi usaha tidak tetap/keliling
      • Lokasi tetap
pengambilan sampel usaha perusahaan
Pengambilan Sampel Usaha/Perusahaan

Alokasi usaha Industri Mikro dan Kecilper Kab/Kota di provinsi dilakukan setelah listing.

  • Berdasarkan rekapitulasi jumlah IMK hasil listing seluruh kabupaten/kota
  • Industri Kecil (IK) diambil seluruhnya (take all)
  • Target sampel Industri Mikro (IM) adalah target sampel IMK provinsi dikurangi jumlah IK.
  • Alokasi IM per kab/kota dilakukan secara proporsional terhadap akar jumlah industri mikro dg formula:

...Bersambung...

pengambilan sampel usaha perusahaan1
Pengambilan Sampel Usaha/Perusahaan

Alokasi usaha IMK menurut KBLI di Kab/kota

  • Rekapitulasi jumlah Industri Kecil dan Industri Mikro menurut KBLI per Blok Sensus di suatu kabupaten
  • Target sampel IM satu kabupaten dialokasikan ke setiap KBLI secara proporsional dengan menggunakan formula:

...lanjutan...

...Bersambung...

pengambilan sampel usaha perusahaan2
Pengambilan Sampel Usaha/Perusahaan

Alokasi usaha IMK menurut KBLI per BS di Kab/kota

  • Alokasi IM per blok sensus untuk setiap KBLI dilakukan secara proporsional dengan formula sbb:

...lanjutan...

pengambilan sampel industri kecil
Pengambilan sampel Industri Kecil
  • Berdasarkan hasil listing, diambil seluruh Industri Kecil dengan ketentuan jumlah tenaga kerja antara 5 – 19 orang.
  • Berikan tanda cek () pada daftar VIMK – L di blok III kolom (18)
  • Lingkari nomor urut segmen, bangunan fisik, bangunan sensus, nomor urut perusahaan di blok III kolom (1), (2), (3) dan (12)
pengambilan sampel industri mikro
Pengambilan sampel Industri Mikro
  • Berikan nomor urut pada sebelah kanan tanda cek pada daftar VIMK – L blok III untuk masing-masing kolom 20 s.d 43.
  • Harus dipastikan tidak ada yang terlewat. Kemudian lakukan penghitungan interval (I) dengan formula:

...bersambung...

pengambilan sampel industri mikro1
Pengambilan sampel Industri Mikro
  • Harus dipastikan tidak ada yang terlewat. Kemudian lakukan penghitungan interval (I) dengan formula:
  • Menentukan unit sampel IM pertama yang terpilih (R1hi) untuk setiap jenis KBLI dengan formula:
  • Angka AR disedikan di daftar DSBS. Angka ini diperoleh dari distribusi uniform dengan nilai 0 (nol) hingga 1 (satu).

...lanjutan...

pengambilan sampel industri mikro2
Pengambilan sampel Industri Mikro
  • Menentukan angka random berikutnya (R2hi) dst. Dilakukan dengan formula
  • Angka random terakhir yang terpilih harus kurang dari jumlah industri mikro dengan KBLI i di blok sensus terpilih ()
  • Lingkari nomor urut tanda cek () kolom (20) atau (21) s.d (43) sesuai dengan KBLI pada Blok III Daftar VIMK - L1 = angka random terpilih () dilanjutkan dengan kolom (17), yang bersesuaian dengan kolom sebelumnya dan Nomor Segmen, Bangunan Fisik, dan Bangunan Sensus serta Nomor Perusahaan/Usaha.

...lanjutan...

dengan

slide29

PEDOMAN PENCACAHAN

1. PETUNJUK UMUM PENGISIAN KUESIONER

2. KUESIONER LISTING (L)

4. KUESIONER DAFTAR SAMPEL (DS)

5. KUESIONER PENCACAHAN (S)

I think all of us certainly believed the statistics which said that probably 88% chance of mission success and

maybe 96% chance of survival.

And we were willing to take those odds.

Alan Shepard 

petunjuk pengisian kuesioner
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Semua pengisian daftar harus menggunakan pensil hitam.
  • Semua isian harus ditulis dengan jelas agar mudah dibaca. Penulisan kata-kata harus menggunakan huruf kapital (balok) dan tidak boleh disingkat, kecuali kata-kata yang terlalu panjang. Angka harus ditulis dengan angka biasa (bukan angka romawi).

Contoh :

petunjuk pengisian kuesioner1
Petunjuk Pengisian Kuesioner

c. Cara pengisian daftar dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

  • Mengisikan keterangan/jawaban pada tempat yang tersedia dan tulis kode yang sesuai pada kotak yang tersedia.

Contoh:

Daftar VIMK10-S Blok II.1 Rincian 6 :

petunjuk pengisian kuesioner2
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Melingkari salah satu kode jawaban yang sesuai, kemudian pindahkan kode jawabannya ke dalam kotak yang tersedia.

Contoh :

petunjuk pengisian kuesioner3
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Memindahkan isian ke kotak mengikuti kaidah penuh tepi kanan (right justified).

Contoh :

petunjuk pengisian kuesioner4
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Jika kode yang dilingkari lebih dari satu, jumlahkan kode yang dilingkari dan tuliskan ke dalam kotak yang tersedia.
petunjuk pengisian kuesioner5
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Bila keterangan/jawaban responden tidak terdapat pada pilihan jawaban yang tersedia, tuliskan jawaban di lainnya.

contoh:

petunjuk pengisian kuesioner6
Petunjuk Pengisian Kuesioner
  • Referensi waktu survei:
  • Untuk survei IMK tahun 2009 - 2010:
    • Bulan Juni 2010 .
    • Khusus musiman (tidak ada kegiatan pada bulan Juni 2010), maka pengisian data mundur ke bulan terdekat sebelumnya yang ada kegiatan
    • Selama setahun yang lalu (12 bulan terakhir) yaitu bulan Juli 2009-Juni 2010.
  • Untuk survei IMK tahun 2011- 2013
    • Bulan April, Juli, Oktober dan Januari (triwulanan)
    • Khusus musiman (tidak ada kegiatan pada saat listing), maka pengisian data mundur ke bulan terdekat sebelumnya yang ada kegiatan dalam triwulan tersebut.
kuesioner vimk l listing
Kuesioner VIMK – L (Listing)

Daftar VIMK – L terdiri dari 6 (enam) blok, yaitu:

  • Blok I : Keterangan Tempat,
  • Blok II : Ringkasan,
  • Blok III : Pendaftaran Usaha/Rumah Tangga,
  • Blok IV : Keterangan Penarikan Sampel Utama
  • Blok V : Catatan
  • Blok VI : Keterangan Petugas

Blok I : Keterangan Tempat

Menuliskan Nama dan kode untuk Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan, Nomor Blok Sensus dan Nomor Kode Sampel. Disalin dari VIMK – DSBS.

kuesioner vimk l listing1
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Blok II : Ringkasan

Blok II terdiri dari 3 rincian yaitu:

  • Rincian 1. : Jumlah Rumah Tangga

Rincian ini disalin dari Blok III Kolom (6) nomor urut terakhir pada halaman terakhir.

  • Rincian 2a. : Populasi Industri Mikro disalin dari Blok III Rincian c halaman terakhir Kolom (19) s.d Kolom (42)
  • Rincian 2b. : Populasi Industri Kecil disalin dari Blok III Rincian c halaman terakhir Kolom (18)
  • Rincian 3. : Sampel Industri Mikro disalin dari Blok IV Kolom (1) sd. (24) rincian
kuesioner vimk l listing3
Kuesioner VIMK – L (Listing)

Blok III : Pendaftaran Usaha/Rumah Tangga,

Kolom (1) : Nomor Urut Segmen: menuliskan nomor urut segmen, yang disalin dari sketsa peta blok sensus hasil scanning dalam satu blok sensus. Segmen: wilayah bagian dari Blok Sensus yang mempunyai batas jelas (alam/buatan), seperti: sungai/kali atau jalan/gang/lorong.

Kolom (2) : Nomor Urut Bangunan Fisik: menuliskan nomor urut bangunan fisik, dimulai dari nomor urut 1 (satu) sampai dengan nomor urut terakhir dalam satu blok sensus. Bangunan Fisik: tempat perlindungan baik permanen maupun tidak permanen pada tempat tetap yang mempunyai atap, lantai, dan dinding.

Kolom (3) : Nomor Urut Bangunan Sensus: menuliskan nomor urut bangunan sensus, dimulai dari nomor urut 1 (satu) pada bangunan fisik pertama dan berlanjut hingga nomor urut bangunan sensus terakhir pada bangunan fisik terakhir di dalam satu blok sensus. Bangunan Sensus: sebagian atau seluruh bangunan fisik yang mempunyai pintu keluar/masuk tersendiri dalam satu kesatuan fungsi/penggunaan. Termasuk seluruh/sebagian bangunan fisik yang tidak mempunyai dinding, tetapi untuk usaha.

kuesioner vimk l listing4
Kuesioner VIMK – L (Listing)

Kolom (4) : Penggunaan Bangunan

Menuliskan kode penggunaan bangunan dengan ketentuan :

  • Kode 1 Tempat tinggal. Contoh: rumah tinggal.
  • Kode 2 Bukan tempat tinggal. Contoh: toko, gudang, pabrik, masjid, dll.
  • Kode 3 Campuran. Yaitu bangunan tempat tinggal yang sekaligus digunakan untuk usaha. Contoh: pembuatan tikar di teras tempat tinggalnya.

Kolom (5) : Penggunaan Bangunan untuk usaha IMK dan aktif berproduksi saat listing. Pengisikan kolom ini berdasarkan isian kolom (4) yaitu jika kolom (4) berkode 2 (bukan tempat tinggal), maka penggunaan apakah untuk usaha IMK dan aktif berproduksi pada saat listing. Kolom (5) berisi kode 1 apabila ’Ya’ dan kode 0 apabila ’Tidak’. Jika ’Ya’ langsung kolom (12), jika ’Tidak’, tuliskan penggunaan bangunan pada kolom (7), contoh: masjid, toko, sekolah, dan untuk kolom (6) tidak perlu dituliskan nomor urutnya.

kuesioner vimk l listing5
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (6) : Nomor urut nama kepala rumah tangga menuliskan nomor urut 1 sampai dengan nomor urut terakhir dalam satu blok sensus dari kepala rumah tangga yang tercantum pada kolom (7).
  • Kolom (7) : Nama kepala rumah tangga. Kepala Rumah Tangga (KRT): salah seorang dari anggota rumah tangga yang bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan sehari-hari di rumah tangga tersebut atau orang yang dianggap/ditunjuk sebagai KRT di dalam rumah tangga tersebut.

Jika ditemukan dalam satu bangunan ditempati oleh dua rumah tangga atau lebih, maka tuliskan nomor pada kolom (6) dan nama KRT masing-masing dalam kolom (7) pada baris terpisah. Kemudian selesaikan pengisian kolom berikutnya untuk masing-masing KRT dan anggota rumah tangga.

kuesioner vimk l listing6
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (8) : Ada tidaknya ART yang berusaha disektor IMK. Isi kolom ini dengan kode 1 apabila selama time refferen ada ART yang berusaha di sektor IMK dan kode 0 bila tidak ada ART yang berusaha di sektor industri. Anggota Rumah Tangga (ART): semua orang yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, baik yang berada pada waktu pencacahan maupun sementara tidak ada.

Catatan :

    • ART yang telah bepergian 6 bulan atau lebih, dan ART yang bepergian kurang dari 6 bulan tetapi dengan tujuan pindah/akan meninggalkan rumah 6 bulan atau lebih, tidak dianggap sebagai ART.
    • Tamu yang tinggal di rumah tangga 6 bulan atau lebih, dan tamu yang telah tinggal di rumah tangga kurang dari 6 bulan tetapi akan bertempat tinggal di rumah tangga tersebut dianggap sebagai ART.
    • Seseorang dianggap berusaha atau mempunyai usaha sendiri (pengusaha) apabila kegiatan usahanya menghasilkan barang maupun jasa industri dan menanggung resiko usaha.
kuesioner vimk l listing7
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (9) : Nama ART yang berusaha di sektor industri IMK.

Seorang ART dapat mempunyai lebih dari satu usaha industri selama administrasinya bisa dipisahkan. Jika seorang ART mempunyai lebih dari satu usaha, maka untuk setiap usahanya dituliskan pada baris yang berbeda. Apabila administrasinya tidak dapat dipisahkan maka tuliskan nilai produksi yang terbesar.

  • Kolom (10) : Tempat Usaha.

Isi kolom ini dengan kode sebagai berikut :

    • Kode 1 : di bangunan sensus yaitu apabila perusahaan/usaha melakukan kegiatan usaha di bangunan sensus tersebut.
    • Kode 2 : bukan di bangunan sensus/keliling yaitu apabila usaha tersebut dilakukan di bukan di bangunan sensus dengan lokasi usaha tetap maupun tidak tetap (keliling).
    • Kode 3 : di bangunan sensus lain yaitu apabila perusahaan/usaha melakukan kegiatan usaha di bangunan sensus lain (bukan bangunan sensus yang didaftar/ listing).

Catatan:

Kolom (9) dan (10) ditanyakan bila Kolom (8) berkode 1

kuesioner vimk l listing8
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (11) : Ada tidaknya pihak lain yang berusaha di sektor IMK dibangunan sensus tersebut.

Isi dengan kode 1 bila ya dan kode 0 bila tidak ada pihak lain yang berusaha di sektor industri di bangunan. Pihak lain: seseorang (bukan ART) yang berusaha di sektor industri dengan menggunakan sebagian dari suatu bangunan sensus pada rumah tangga lain.

  • Kolom (12) : Nomor urut dari perusahaan/usaha. Tuliskan nomor urut 1 sampai dengan nomor urut terakhir, nama perusahaan/usaha atau pengusaha/pemilik yang tercantum pada kolom (13) dalam satu blok sensus.

Jika usaha tersebut tidak mempunyai nama, supaya ditulis nama pemiliknya

kuesioner vimk l listing9
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (13) : Nama perusahaan/usaha atau pengusaha/pemilik.

Contoh:

a. Perusahaan/usaha yang mempunyai nama:

    • PT. DEWI SITI RAHAJOE
    • CV.JANIARNINGRUM

b. Perusahaan/usaha yang tidak mempunyai nama:

    • ANYAMAN ’WIJI’ (usaha anyaman milik Bu Wiji)
    • BORDIR ’DONALD’ (usaha bordir milik Pak Donald)
  • Kolom (14) : Alamat lengkap perusahaan/usaha industri (nama jalan, nomor, RT/RW).

Contoh:

    • JL. KEBAHAGIAAN IX RT 4/18 NO. 27
    • Gg. KUTILANG III RT 10/13 NO. 3A
    • JL. HAJI TEN RT 2/5 NO. 18
kuesioner vimk l listing10
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (15) : Jenis produksi utama dari perusahaan/usaha

Apabila hasil produksi lebih dari satu jenis dan administrasi tidak dapat dipisahkan, maka penentuan produk utamanya berdasarkan:

    • Produk yang mempunyai nilai produk/jasa industri terbesar;
    • Jika nilai produk/jasa industri sama besar, maka produk yang menghasilkan barang/jasa dengan volume terbesar;
    • Jika nilai produk/jasa industri dan volume barang/jasa sama, maka produk yang menghasilkan barang/jasa dengan waktu terlama;
    • Jika nilai produk/jasa industri, volume, dan waktu yang diperlukan sama, maka ditentukan menurut pengakuan responden.
  • Kolom (16) : kode 2 digit.

Isi dengan kode 2 digit KBLI dari perusahaan/usaha industri, sesuai dengan produksi utama pada kolom (15).

kuesioner vimk l listing11
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Kolom (17), (18): Jenis industri IM atau IK Isikan tanda cek () pada kolom yang sesuai dengan jumlah pekerja termasuk pemilik dari perusahaan/usaha industri tersebut.
    • Kolom (17):Isikan tanda cek () pada kolom ini bila banyaknya pekerja perusahaan/usaha tersebut 1 – 4 orang.
    • Kolom (18) : Isikan tanda cek () pada kolom ini bila banyaknya pekerja perusahaan/usaha tersebut 5 - 19 orang atau lebih.
  • Kolom (19) s/d 42: Kode 2 digit KBLI.

Isikan tanda cek () sesuai kode KBLI 2 digit yang tercantum pada kolom (16) jika kolom (17) ada tanda cek ().

kuesioner vimk l listing12
Kuesioner VIMK – L (Listing)
  • Blok IV. Keterangan penarikan sampel utama
    • Blok ini digunakan untuk pengambilan sampel usaha mikro menurut KBLI 2 digit yang dilakukan oleh pengawas.
  • Blok V. Catatan
    • Tuliskan dengan singkat dan jelas berkaitan dengan isian yang mungkin meragukan pada waktu pelaksanaan pendaftaran perusahaan/usaha.
  • Blok VI. Keterangan petugas
    • Blok ini dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban petugas, baik yang melakukan pencacahan maupun pengawasan. Tuliskan nama, tanggal mulai dan selesainya kegiatan, serta tanda tangan, petugas pencacah dan pengawas.
kuesioner vimk d s
Kuesioner VIMK- DS

Daftar VIMK – DS

  • Blok I : Keterangan Tempat
  • Blok II : Rekapitulasi Pencacahan
  • Blok III : Keterangan Petugas
  • Blok IV : Catatan
  • Blok V : Keterangan Industri Mikro dan Kecil
kuesioner vimk ds
Kuesioner VIMK – DS
  • Blok I : Keterangan Tempat
    • Keterangan lokasi dari blok sensus terpilih, yaitu nama dan kode provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, nomor blok sensus (NBS) dan nomor kode sampel (NKS)
  • Blok II : Rekapitulasi Pencacahan
    • Rincian 1: jumlah target pencacahan

Jumlah industri mikro dan kecil baik sampel utama/pengganti

Note : Triwulan I dan II 2013, target IMK harus 100%

    • Rincian 2 : jumlah realisasi pencacahan

jumlah industri mikro dan kecil yang berhasil dilakukan pencacahan dengan daftar VIMK – S.

kuesioner vimk ds1
Kuesioner VIMK – DS
    • Rincian 3a : bukan industri dengan KBLI terpilih
    • Rincian 3b : pindah ke luar blok sensus
    • Rincian 3c : tidak ditemukan
    • Rincian 3d : sementara tidak berproduksi
    • Rincian 3e : tutup

Rincian 3 cukup jelas.

  • Blok III : Keterangan Petugas
    • Tulis nama, tanggal pelaksanaan dan tanda tangan pencacah serta pengawas.
  • Blok IV : Catatan
    • Diisi dengan keterangan yang masihterkati dengan survei IMK dan daftar VIMK – DS
kuesioner vimk ds2
Kuesioner VIMK – DS
  • Blok V : Keterangan Industri Mikro dan Kecil terpilih utama/pengganti.
    • Kolom (1) : nomor urut sampel
    • Kolom (2) : nomor urut segmen
    • Kolom (3) : nomor urut bangunan fisik
    • Kolom (4) : nomor urut bangunan sensus
    • Kolom (5) : nomor urut perusahaan (NUP)
    • Kolom (6) : nama perusahaan/usaha atau pengusaha/pemilik
    • Kolom (7) : alamat lengkat
    • Kolom (8) : kode KBLI 2 digit
    • Kolom (9) : Industri Mikro atau Industri Kecil

Note : isian disalin dari VIMK – L dan sampel pengganti hanya berlaku pada triwulan I (panel) dan II 2013 (bukan panel)

kuesioner vimk ds3
Kuesioner VIMK – DS

Blok V : Keterangan Industri Mikro dan Kecil terpilih utama/pengganti.

Khusus untuk triwulan II, III dan IV

  • Kolom (10) : berhasil dicacah
  • Kolom (11) : jika kolom (10) kode 2

jika kolom (10) berkode 2, isikan alasan tidak dapat dicacah dengan isian sebagai berikut:

Kode 1 : Bukan KBLI terpilih

Kode 2 : Pindah ke luar blok sensus

Kode 3 : Tidak ditemukan

Kode 4 : Sementara tidak berproduksi

Kode 5 : Tutup

kuesioner vimk s
Kuesioner VIMK-S

Daftar VIMK – S :

  • Blok I.1 : Keterangan Tempat
  • Blok I.2 : Keterangan Perusahaan / Usaha
  • Blok II : Keterangan Umum
  • Blok III : Keterangan Pekerja dan Balas Jasa
  • Blok IV : Total Biaya/Pengeluaran Perusahaan/Usaha
  • Blok V: Produksi dan Pendapatan Perusahaan/Usaha
  • Blok VI : Nilai Harta Yang Dimiliki Perusahaan/Usaha Dan Sumber Modal
  • Blok VII : Kendala, dan Prospek Usaha
  • Blok VIII : Catatan
  • Blok IX : Pengesahan
  • Blok X : Keterangan Petugas
kuesioner vimk s1
Kuesioner VIMK-S

Blok I.1 : Keterangan Tempat

Blok ini digunakan untuk mengetahui keberadaan perusahaan/usaha industri pengolahan mikro dan kecil.

Rincian 1 s/d 6 : isian rincian ini disalin dari Daftar VIMK – DS rincian yang sama.

Rincian 7 : nomor urut sampel (NUS)

isian keterangan dan kode disalin dari Daftar VIMK – DS blok V kolom (1).

Rincian 8 : nomor urut perusahaan/usaha terpilih.

Isian keterangan dan kode disalin dari Daftar VIMK – DS blok V kolom (5).

kuesioner vimk s2
Kuesioner VIMK- S

Blok I.2 : Keterangan Perusahaan/Usaha

Rincian 1 : klasifikasi industri

Isian kode skala industri sesuai pada daftar VIMK – DS blok V kolom (9).

Rincian 2 : kode KBLI 2 digit

Isian kode skala industri sesuai pada daftar VIMK – DS blok V kolom (8).

Rincian 3 - 6 : nama perusahaan, alamat perusahaan/usaha, nomor telepon/faksimili, dan email/homepage

Disalin dari daftar VIMK – DS blok V kolom (6) dan kolom (7), dan tambahkan keterangan lain yang diperlukan (kode pos, nomor telepon/faksimili, e-mail / homepage).

kuesioner vimk s3
Kuesioner VIMK- S

Rincian 7 : kegiatan utama perusahaan/usaha

Isikan sejelas-jelasnya kegiatan utama perusahaan/usaha ini dengan mengacu pada Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Rincian 8 : Sifat Usaha

Pilih sesuai dengan ketentuan yang ada.

Rincian 9 : Produk Utama yang dihasilkan

Tuliskan sejelas-jelasnya jenis produk utama perusahaan/usaha ini dengan ketentuan harus sama dengan hasil listing rumahtangga terpilih (VIMK – L blok III kolom 15). Tuliskan kode KBLI 5-Digit.

kuesioner vimk s4
Kuesioner VIMK- S

Blok II : Keterangan Umum

Rincian 1 : nama pengusaha

Isikan nama pemilik atau yang bertanggung jawab atau direktur/manajer di perusahaan/usaha tersebut.

Rincian 2 : jenis kelamin

Cukup Jelas

Rincian 3 : u m u r

Isikan umur dengan pembulatan ke bawah, berdasarkan ulang tahun yang terakhir. Perhitungan umur didasarkan pada kalender masehi. Umur > 99 isikan umur 98 dan 99 untuk yang tidak tahu

kuesioner vimk s5
Kuesioner VIMK- S

Rincian 4 : pendidikan tertinggi yang ditamatkan

Lingkari salah satu kode pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan, kemudian tuliskan kode tersebut pada kotak yang tersedia.

Rincian 5 : bentuk badan hukum/badan usaha/perijinan

Badan usaha: Kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomi yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.

Rincian 6 : tahun mulai berproduksi secara komersial

tahun pertama kali perusahaan menghasilkan/memproduksi barang/jasa secara komersial (tidak termasuk produksi percobaan). Bila terjadi perubahan KBLI, maka tahun beroperasi adalah tahun KBLI tersebut berubah.

kuesioner vimk s6
Kuesioner VIMK- S

Blok III : Keterangan Pekerja dan Balas Jasa

Rincian 1 : banyaknya pekerja (termasuk pengusaha), hari kerja, dan rata-rata jam kerja per hari untuk kegiatan triwulan I, II, III dan IV tahun 2013 atau Juli 2012 sampai dengan Juni 2013

Rincian 1.a : Banyaknya pekerja (termasuk pengusaha),

Isikan banyaknya pekerja per bulan kerja pada Bulan/Triwulan yang telah ditentukan.

Rincian 1.b : Banyaknya hari kerja

Isikan banyaknya hari kerja pada Bulan/Triwulan yang telah ditentukan. Apabila perusahaan/usaha sedang tidak ada kegiatan (seperti: tidak ada bahan baku/tidak musim, libur panjang), maka pada bulan-bulan tersebut tidak ada kegiatan. Sehingga banyaknya hari kerja isiannya kosong.

Rincian 1.c : Rata-rata jam kerja per hari

Isikan rata-rata jam kerja per hari pada Bulan/Triwulan yang telah ditentukan

kuesioner vimk s8
Kuesioner VIMK- S

Rincian 2 : banyaknya pekerja (termasuk pengusaha) dibayar dan tidak dibayar menurut jenis pekerjaan pada Triwulan I 2013, Triwulan II 2013, Triwulan III 2013, Triwulan IV 2013.

Rincian 2a : pekerja produksi

Pekerja produksi : pekerja yang langsung bekerja dan berhubungan dengan proses produksi.

Rincian 2b : pekerja lainnya

Pekerja lainnya : pekerja yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi.

Rincian 2c : jumlah

Pekerja dibayar : Pekerja yang bekerja pada perusahaan/usaha dengan mendapat balas jasa berupa gaji dan lainnya (lembur, hadiah, bonus, dll) dalam bentuk uang maupun barang.

Pekerja tidak dibayar : Pekerja pemilik dan atau pekerja keluarga yang biasanya aktif dalam kegiatan perusahaan/usaha, tetapi tidak mendapat balas jasa. Bagi pekerja tidak dibayar yang bekerja kurang dari 1/3 (sepertiga) jam kerja yang biasa berlaku (dalam satu minggu) di perusahaan/usaha tidak termasuk sebagai pekerja.

kuesioner vimk s9
Kuesioner VIMK-S
  • Rincian 3 : nilai balas jasa pekerja dibayar (termasuk pengusaha yang dibayar) menurut jenis kelamin pada triwulan I 2013, triwulan II 2013, triwulan III 2013, triwulan IV 2013.

Note : balas jasa terdiri dari gaji dan lainnya (upah lembur, hadiah, bonus, tunjangan dan lain-lain)

kuesioner vimk s10
Kuesioner VIMK-S

Blok IV : Total Biaya/Pengeluaran Perusahaan/Usaha

Rincian 1 : Pemakaian jenis bahan baku dan bahan penolong

  • Bahan baku : komponen utama yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang/jasa
  • Bahan penolong : bahan yang digunakan untuk membantu proses produksi dari bahan baku menjadi barang produksi. Tidak termasuk bahan penolong : pembungkus, pengepak dan pengikat barang jadi.

Kolom (1) : uraian

    • Isikan sejelas mungkin nama bahan baku dan penolong
    • Urutkan bahan baku dan bahan penolong dengan ketentuan berdasarkan nilai terbesar
    • Jika bahan baku dan penolong lebih dari 7 jenis, maka dimasukkan ke sub rincian lainnya.

Kolom (2) : satuan standar

  • Isikan satuan bahan baku dan bahan penolong dengan satuan standar
  • Jika bahan baku dan bahan penolong tidak menggunakan satuan standar konversikan!
kuesioner vimk s12
Kuesioner VIMK-S

Kolom (3) : banyaknya

  • Isikan jumlah setiap bahan baku dan bahan penolong

Kolom (4) : nilai rupiah

  • Isikan nilai bahan baku dan penolong yang digunakan tersebut dalam rupiah.

Rincian 2: pemakaian pelumas dan bahan bakar

  • Bahan bakar: segala bahan, baik cair maupun padat yang digunakan sebagai pembakar untuk menjalankan mesin, memasak dan lainnya yang dipakai untuk usaha, seperti: bensin, solar, minyak tanah, gas kota, LPG, batu bara/briket, kayu bakar, arang dan bahan bakar lainnya.
  • Pelumas: zat cair yang mempunyai kekentalan tertentu dipakai untuk melancarkan jalannya mesin agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, seperti SAE 20, SAE 30 dan sebagainya.

Note : Termasuk juga biaya bahan bakar dan pelumas untuk mesin pembangkit listrik (diesel) dan pembelian bensin/solar yang masih ada hubungannya dengan proses produksi, misal membeli bahan baku, mengirimkan hasil produksi dan besarnya nilai pengeluaran untuk bensin/solar tidak mencakup untuk kendaraan pribadi, maupun keperluan angkutan.

kuesioner vimk s14
Kuesioner VIMK-S

Rincian 3 : Pemakaian listrik

  • Biaya listrik : biaya seluruh pemakaian listrik untuk keperluan perusahaan/usaha, seperti untuk penerangan dan menjalankan mesin.
  • Pada kolom (3) isikan banyaknya pemakaian listrik dan kolom (4) isikan nilai (rupiah) pemakaian listrik.

Rincian 4 : Pemakaian air

  • Biaya pemakaian air bersih: biaya pembelian air bersih dari perusahaan air minum/badan pengelola air minum ataupun dari pihak lain untuk keperluan perusahaan/usaha.
  • Pada kolom (3) isikan banyaknya pemakaian air dan pada kolom (4) nilai (rupiah) pemakaian air.

Rincian 5 : Alat tulis dan keperluan kantor

  • Semua alat tulis dan keperluan kantor yang habis dipakai seperti: kertas, spidol, pensil, tinta, karbon, pita mesin tik, map, kapur tulis, dan sejenisnya.
  • Pada kolom (4) isikan nilai bahan-bahan yang telah habis digunakan, tidak termasuk sisa (stok) yang belum digunakan.
kuesioner vimk s15
Kuesioner VIMK-S

Rincian 6 : bunga atas pinjaman

  • Bunga atas pinjaman: Pengeluaran perusahaan untuk pembayaran bunga atas pinjaman modal kepada pihak lain, misal: bunga yang dibayarkan ke Bank, Pegadaian, dsb.

Rincian 7 : angkutan/pengiriman, pos dan telekomunikasi

  • Biaya angkutan/pengiriman, pos dan telekomunikasi: seluruh biaya pengangkutan/ pengiriman, pos dan telekomunikasi yang digunakan untuk kelancaran usaha.

Rincian 8. : pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal

  • Biaya pemeliharaan dan perbaikan kecil barang modal adalah pengeluaran rutin untuk memelihara atau memperbaiki barang modal agar tetap berfungsi seperti biasanya tanpa menambah kapasitas, mengubah bentuk atau menambah umur barang modal tersebut, seperti biayapenggantian suku cadang, pemeliharaan mesin-mesin penggantian suku cadang, pemeliharaan mesin-mesin dan perbaikan bangunan tempat usaha yang sifatnya tidak memperluas.
kuesioner vimk s16
Kuesioner VIMK-S

Rincian 9 : sewa mesin, alat perlengkapan, kendaraan, bangunan / konstruksi, dan barang modal lainnya

  • Pengeluaran yang digunakan untuk keperluan usaha dan rumah tangga harus di proporsionalkan antara penggunaan untuk usaha dan rumah tinggal. Termasuk penghitungan sewa kendaraan milik sendiri, bangunan/konstruksi milik sendiri harus dinilai atas dasar harga pasar/setempat (diimputasi). Pengisian besarnya sewa hanya yang digunakan untuk usaha saja, tidak termasuk untuk kegiatan rumah tangga.

Rincian 10 : sewa tanah untuk usaha

  • Biaya sewa tanah untuk usaha: Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha selama sebulan yang lalu atas penggunaan tanah milik pihak lain. Apabila pengeluaran sewa adalah satu tahun sekali maka harus di bagi dua belas (12) bulan.

Rincian 11 : jasa industri yang dikerjakan pihak lain

  • Pembayaran atas jasa industri yang dikerjakan pihak lain adalah seluruh pengeluaran atas jasa industri pihak lain yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha untuk menunjang kegiatan usaha.

Contoh:

  • Pekerjaan menjahit baju/konveksi yang diborongkan kepada pihak lain. Pemotongan balok kayu yang dikerjakan pihak lain.
kuesioner vimk s17
Kuesioner VIMK-S

Rincian 12 : pajak tak langsung

  • Pajak tak langsung: Pajak yang dikenakan kepada konsumen melalui ’produsen’ terhadap pembelian barang/jasa, misalnya: pajak pertambahan nilai barang dan jasa, pajak bumi dan bangunan, bea masuk dan cukai, pajak ekspor, pajak hiburan dan retribusi (termasuk restribusi papan nama, iklan, dsb), termasuk biaya STNK dan retribusi uji petik (kir) khusus untuk kendaraan operasional perusahaan/usaha.Apabila pengeluaran pajak adalah satu tahun sekali maka harus di bagi dua belas (12) bulan.
  • Tidak termasuk pajak yang dibayarkan oleh perusahaan untuk pemotongan pajak balas jasa pekerja.
kuesioner vimk s18
Kuesioner VIMK-S

Rincian 13 : jasa yang dikerjakan oleh pihak lain

  • Pembayaran jasa yang dikerjakan oleh pihak lain adalah seluruh pengeluaran atau jasa pihak lain yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha untuk kelancaran kegiatan/usaha ini seperti asuransi perusahaan, promosi/iklan, pengacara dll.
  • Biaya jasa akuntan/konsultan: Biaya yang dikeluarkan perusahaan/usaha kepada akuntan/konsultan, seperti: biaya penyusunan sistem dan pelaksanaan pembukuan, biaya pemeriksaan pembukuan dan penyusunan laporan, biaya konsultasi hukum, konsultasi keuangan dll.
  • Biaya untuk asuransi kerugian: Premi yang dibayar oleh perusahaan/usaha kepada perusahaan asuransi atas barang yang diasuransikan, seperti: asuransi kebakaran, asuransi kendaraan dan asuransi barang modal lainnya.
  • Promosi/iklan: Biaya untuk promosi/iklan yang dilakukan oleh perusahaan sendiri misalnya pasang spanduk, papan reklame (perusahaan membayar pajak reklame/iklan).
kuesioner vimk s19
Kuesioner VIMK-S

Rincian 14 : lainnya

  • Biaya selain yang tercantum pada Rincian 1 sampai Rincian 9 tersebut di atas yang dikeluarkan oleh perusahaan/usaha untuk kelancaran dan menunjang kegiatan usaha, seperti: royalti (merek dagang/hak paten), kemasan/pembungkus, perijinan, pembelian peralatan penunjang kegiatan proses produksi yang umur pemakaiannya kurang dari setahun (misal: serokan/pengki, ayakan/saringan, pikulan), dan sebagainya.
  • Contoh :
  • Plastik dalam pembuatan tempe dikategorikan sebagai bahan baku/penolong, Sedangkan plastik yang digunakan dalam produksi roti dikategorikan sebagai pembungkus/kemasan.

Rincian 15 : jumlah (Rincian 1 s.d 14)

  • Cukup Jelas
kuesioner vimk s21
Kuesioner VIMK-S

Blok V : Produksi dan Pendapatan Perusahaan/Usaha

Rincian 1 : Nilai produksi bukan makloon

  • Nilai produksi: Nilai barang yang dihasilkan oleh suatu industri, baik produksi utama, sampingan maupun ikutan. Termasuk dalam produksi adalah barang yang telah siap untuk dipasarkan dan barang yang masih dalam proses (setengah jadi). Semua barang hasil produksi harus dinilai walaupun belum terjual, sudah terjual (tunai maupun kredit), dikonsumsi sendiri, dihadiahkan, dan sebagainya.

Penjelasan:

  • Khusus pada Survei IMK 2013 untuk usaha jasa industri (makloon), maka jenis barang yang dihasilkan, satuan standar, banyaknya produksi dan nilai produksi tetap diisikan pada Blok V rincian 2 Kolom (1) sd Kolom (6)

Keterangan:

  • Untuk perusahaan/usaha disamping menghasilkan produk sendiri, juga melayani jasa industri maka jenis barang yang dihasilkan tetap diisikan masing-masing untuk jenis barang produk sendiri dan jenis barang dari jasa industri.
kuesioner vimk s22
Kuesioner VIMK-S
  • Produk Ikutan: Barang yang dihasilkan bersamaan dengan produksinya, seperti: menir/dedak pada usaha penggilingan padi, ampas tahu pada usaha pembuatan tahu.
  • Produk Sampingan: Sisa bahan atau produk ikutan dari produksi yang memerlukan proses produksi lebih lanjut, seperti: sekam padi yang dijadikan abu gosok pada usaha penggilingan padi, sisa kayu yang dibuat souvenir pada usaha mebel.
    • kolom (1) : jenis barang yang dihasilkan.

Jenis barang yang mempunyai kontribusi terhadap nilai produksi perusahaan/usaha dimulai dari jenis barang yang mempunyai nilai produksi tertinggi. Penulisan maksimum sebanyak 4 jenis produksi yang nilainya tertinggi. Jika produksi yang dihasilkan lebih dari 4 jenis, maka dimasukkan dalam baris e. Lainnya dan nilai (rupiah) digabungkan, isikan pada Kolom (4).

    • kolom (2) :kode KBLI 5 digit

Tuliskan kode KBLI 5 Digit yang sesuai. KBLI yang di gunakan adalah KBLI 2009.

    • kolom (3) : uraian

Cukup jelas

kuesioner vimk s23
Kuesioner VIMK-S
  • kolom (4) : Satuan Stándar
  • Satuan standar yang umum dipakai dari jenis barang yang tercatat pada Kolom (1).
  • Contoh: M3, TON, KG, UNIT, BUAH.
  • kolom (5) : dua triwulan sebelum pencacahan
  • Tuliskan banyaknya, nilai, dan harga satuan dari jenis barang yang dihasilkan selama triwulan tersebut sesuai dengan satuan standar yang tertulis pada kolom (4).
  • Kolom (6) : satu triwulan sebelum pencacahan
  • Tuliskan banyaknya, nilai, dan harga satuan dari jenis barang yang dihasilkan selama triwulan tersebut sesuai dengan satuan standar yang tertulis pada kolom (4).
kuesioner vimk s24
Kuesioner VIMK-S

Rincian 2 : pendapatan dari jasa industri (makloon)

  • Untuk jasa industri (makloon), maka banyaknya jasa yang dihasilkan dan pendapatannya yang diterima diisikan pada Rincian 2.

Contoh Pendapatan dari jasa Industri (makloon)

  • Pabrik Penggilingan padi ‘Sardi Diyono’ selama Triwulan IV 2012 menghasilkan 1.2 kwintal beras yang bahan bakunya berasal dari pembelian dari pihak lain dan jasa penggilingan (yang hanya menerima upah) sebesar 20 kg. Pada Triwulan I 2013 menghasilkan penggilingan beras 1.5 kwintal dan jasa penggilingan 20 kg. Nilai produksi beras sebesar Rp. 7.500/kg sedangkan jasa penggilingan Rp.1.000/kg. Pengisian Blok V Rincian 1 dan 2 sebagai berikut :
kuesioner vimk s25
Kuesioner VIMK-S

Rincian 3 : pendapatan lainnya

  • Isikan besarnya nilai pendapatan/penerimaan dari kegiatan lain yang masih ada hubungan dengan usahanya. Termasuk pendapatan dari keuntungan/kerugian penjualan barang dalam bentuk yang sama, menyewakan barang modal milik perusahaan, penjualan limbah/sampah produksi, bunga atas simpanan di pihak lain atau meminjamkan ke pihak lain, bagi hasil, sumbangan, hadiah dan nilai pendapatan hasil imputasi.
  • Keuntungan/kerugian penjualan barang: Selisih nilai dari barang-barang yang dijual dengan nilai belinya dalam bentuk yang sama (tanpa mengalami perubahan bentuk/tanpa diproses).

Rincian 4 : jumlah (Rincian 1 s.d 3)

  • Cukup jelas
kuesioner vimk s26
Kuesioner VIMK-S

Blok VI : Mesin Pengolahan Utama

(hanya terdapat pada VIMK13 – S2 triwulan II)

  • Mesin pengolahan utama yang dikuasai (bisa berasal dari dari pihak lain) dalam kondisi baik maupun rusak dan digunakan dalam proses produksi pada Triwulan II 2013.

Rincian 1 : Mesin pengolahan utama yang dikuasai dan digunakan

    • kolom 1 : tuliskan nama jenis mesin pengolahan utama yang digunakan proses produksi pada triwulan II 2013.
    • kolom 2 : isikan banyaknya mesin pengolahan utama.
    • kolom 3 & 4 : isikan banyaknya mesin pengolahan utama baik kondisinya baik atau rusak.
    • kolom 5 : isikan kapasitas terpasang pada mesin pengolahan utama.
    • kolom 6 : tuliskan nama satuan per jamnya setiap mesin pengolahan utama. contoh : kg/jam, ton/jam dll.
kuesioner vimk s27
Kuesioner VIMK-S
  • kolom 7 : tuliskan rata-rata realisasi produksi dari seluruh mesin pengolahan utama.
  • kapasitas maksimum (full capacity): Kapasitas produksi maksimum yang diharapkan dapat dicapai apabila seluruh mesin dan peralatan serta pekerja produksi yang tersedia di perusahaan/usaha industri tersebut dioperasikan secara penuh.
  • realisasi kapasitas produksi: Kapasitas produksi yang terealisasi pada bulan bersangkutan.
  • kolom 8 : tuliskan kode sumber pengadaan masing-masing mesin pengolahan utama.
    • Sendiri/swadaya : 1
    • Pemerintah : 2
    • Sumber lain/hibah/dll : 3

Rincian 2 : jika sumber pengadaan ber kode 2 (dari pemerintah), sebutkan nama dari dinas / lembaga pemerintah tersebut.

  • Contoh : Departemen Pertanian
kuesioner vimk s29
Kuesioner VIMK-S

Blok VI : Nilai Harta yang Dimiliki Perusahaan/Usaha Dan Sumber Modal

Rincian 1.a : Harta lancar

  • Harta: Kekayaan yang berasal dari milik sendiri dan digunakan dalam suatu proses produksi sebagai suatu usaha ekonomi.
  • Harta lancar meliputi seluruh uang tunai, piutang usaha, dan barang-barang produksi/bahan baku/penolong yang tersedia.

Rincian 1.a.1 : Uang tunai (termasuk piutang usaha)

  • Isikan pada Kolom (2) uang tunai yang dimiliki seperti dalam bentuk: kas, tabungan, deposito, dan piutang usaha dalam rupiah pada keadaan akhir bulan Juni 2010.

Rincian 1.a.2 : Persedian barang-barang untuk kegiatan usaha

  • Isikan pada Kolom (2) persediaan barang-barang dalam rupiah pada keadaan akhir bulan Juni 2010. Pada umumnya mempunyai umur pemakaian kurang dari setahun.

Rincian 1.b. : Harta tetap

  • Harta tetap: Peralatan dan perlengkapan usaha yang digunakan sebagai sarana/alat berproduksi/berusaha yang umumnya mempunyai umur pemakaian lebih dari setahun meliputi: Tanah, Bangunan/gedung, Mesin dan perlengkapan (seperti: mesin jahit, kompor, lemari, dan sebagainya), Kendaraan, Lainnya (seperti : hak cipta, hak paten)

Rincian1.c:Jumlah(Rincian 1.a + 1.b

kuesioner vimk s31
Kuesioner VIMK- S

Rincian 2 : Sumber modal

  • Menunjukkan kondisi yang sah secara hukum atas pemilikan modal usaha, modal lancar maupun modal tetap. Tuliskan persentase kepemilikan modal yang sesuai, milik sendiri maupun dari pihak lain. Jika sumber modal semuanya milik sendiri (100%), langsung ke Rincian 4.
    • Milik sendiri (termasuk hibah/transfer) ............ %
    • Pihak lain ............ %
  • Modal usaha yang diperoleh dari menggadaikan mobil dikategorikan sebagai modal pinjaman, sedangkan mobil yang digadaikan tersebut masih tetap milik/harta perusahaan/usaha.
  • Jika barang modal didapatkan dengan sistem kredit, maka:
  • Isian pada milik sendiri adalah banyaknya uang yang telah dibayarkan.
  • Sedangkan isian pada pihak lain adalah banyaknya uang yang belum dibayarkan.
kuesioner vimk s32
Kuesioner VIMK- S

Rincian 3 : sumber modal dari pihak lain berasal dari:

  • Pinjaman Bank : pinjaman yang berasal dari Bank, baik berasal dari Bank Umum ataupun Bank Perkreditan Rakyat
  • Pinjaman Koperasi : pinjaman yang berasal dari Koperasi.
  • Pinjaman lembaga keuangan bukan bank : : pinjaman yang berasal lembaga keuangan selain bank, koperasi dan modal ventura, seperti pegadaian, sewa guna usaha (leasing), anjak piutang (factoring), dan sebagainya
  • Modal ventura: Badan usaha yang melakukan kegiatan penyertaan modal ke dalam perusahaan pasangan usaha (investee company) untuk jangka waktu tertentu.
  • Pinjaman Perorangan : pinjaman yang berasal dari lembaga kredit perorangan
  • Pinjaman Keluarga/famili : pinjaman yang berasal anggota keluarga / famili dari pengusaha usaha/perusahaan.

Rincian 4. : Alasan utama tidak/belum pernah meminjam dari bank (rincian 3.a tidak terisi):

  • Cukup jelas
kuesioner vimk s34
Kuesioner VIMK- S

Blok VII: Kendala, Dan Prospek Usaha

Rincian 1.a : Kesulitan utama yang dialami oleh perusahaan/usaha:

  • Cukup jelas.

Rincian 1.b : Jika kesulitan utama adalah bahan baku (rincian 1.a berkode 1), alasan utama adalah :

  • Untuk perusahaan/usaha yang mengalami kesulitan bahan baku, lingkari jenis kesulitan bahan baku yang dialami, dan tuliskan kode yang dilingkari tersebut ke kotak yang tersedia.

Rincian 2 : Apakah perusahaan/usaha saat ini menjadi anggota koperasi?

  • Cukup jelas

Rincian 3 : Jenis pelayanan/bantuan dari koperasi yang pernah diterima:

  • Suatu perusahaan/usaha dapat memperoleh pelayanan dari koperasi, walaupun bukan anggota koperasi.

Catatan: pertanyaan rincian 3 tidak terkait dengan rincian 2.

kuesioner vimk s35
Kuesioner VIMK- S

Rincian 4.a : Jenis pelayanan/bantuan yang pernah diterima selain dari koperasi:

  • Bantuan yang dimaksud adalah yang meringankan pengusaha. Contoh: bahan baku, pemasaran, bimbingan/pelatihan/penyuluhan, mesin, barang modal/peralatan dsb.

Rincian 4.b : Badan/lembaga yang pernah memberi bantuan:

  • Cukup jelas.

Rincian 5: Jika tidak pernah memperoleh pelayanan/bantuan dari Koperasi/Non-Koperasi untuk pengembangan usaha, alasan utama adalah:

  • Cukup jelas.
kuesioner vimk s38
Kuesioner VIMK- S

Rincian 6a : Jenis kemitraan yang pernah dilakukan oleh perusahaan/usaha:

  • Definisi kemitraan diartikan secara luas, tidak terbatas hubungan bapak dengan anak angkat.Kemitraan adalah hubungan kerjasama dengan perusahaan/usaha lain (termasuk BUMN/BUMD) yang saling menguntungkan, memperkuat dan mendukung.

Rincian 6b : Sebutkan tahun terakhir perusahaan/usaha menjalin kemitraan ?

  • Cukup jelas.

Rincian 6c : Badan Lembaga yang pernah menjalin kemitraan.

  • Cukup jelas.

Rincian 6d : Apakah ada memorandum of understanding (MOU) perjanjian dalam menjalin kemitraan.

  • Cukup jelas.
kuesioner vimk s39
Kuesioner VIMK- S

Rincian 7.a : Penyelenggara bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang pernah diikuti pekerja perusahaan/usaha adalah :

  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan: bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang diikuti pekerja selama pekerja tersebut bekerja pada perusahaan/usaha responden dan ditugaskan oleh perusahaan, meskipun pelatihan yang diikuti tidak diselenggarakan oleh perusahaan yang bersangkutan. (terhitung mulai dari perusahaan/usaha itu beroperasi/berproduksi secara komersial)

Rincian 7.b : Jenis bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang pernah diikuti:

  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan manajerial : Jenis bimbingan/ penyuluhan untuk meningkatkan keterampilan, pengelolaan usaha secara umum.
  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan keterampilan/teknik produksi: Jenis bimbingan/ penyuluhan untuk meningkatkan kemampuan/keterampilan dalam teknik produksi.
  • Bimbingan/penyuluhan pemasaran: Jenis bimbingan/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran, seperti: cara mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen, cara melakukan penjualan dan promosi.
  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan lainnya: Selain yang disebutkan di atas.

Rincian 8 : Persentase produk yang dihasilkan untuk kebutuhan:

  • Isikan persentase dalam bilangan bulat.

Rincian 9 : Persentase (dari nilai produksi) alokasi pemasaran pada triwulan ini

  • Prosentase pemasaran dalam negeri dan luar negeri.
kuesioner vimk s40
Kuesioner VIMK- S

Rincian 7.a : Penyelenggara bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang pernah diikuti pekerja perusahaan/usaha adalah :

  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan: bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang diikuti pekerja selama pekerja tersebut bekerja pada perusahaan/usaha responden dan ditugaskan oleh perusahaan, meskipun pelatihan yang diikuti tidak diselenggarakan oleh perusahaan yang bersangkutan. (terhitung mulai dari perusahaan/usaha itu beroperasi/berproduksi secara komersial)

Rincian 7.b : Jenis bimbingan/pelatihan/penyuluhan yang pernah diikuti:

  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan manajerial : Jenis bimbingan/ penyuluhan untuk meningkatkan keterampilan, pengelolaan usaha secara umum.
  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan keterampilan/teknik produksi: Jenis bimbingan/ penyuluhan untuk meningkatkan kemampuan/keterampilan dalam teknik produksi.
  • Bimbingan/penyuluhan pemasaran: Jenis bimbingan/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran, seperti: cara mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen, cara melakukan penjualan dan promosi.
  • Bimbingan/pelatihan/penyuluhan lainnya: Selain yang disebutkan di atas.
kuesioner vimk s41
Kuesioner VIMK- S

Rincian 8 : Persentase produk yang dihasilkan untuk kebutuhan:

  • Isikan persentase dalam bilangan bulat.
  • Jumlah Rincian. a hingga g harus sebesar 100 %.

Rincian 9 : Persentase (dari nilai produksi) alokasi pemasaran pada triwulan ini

a. Dalam Negeri

b. Luar negeri/ekspor

Jumlah rincian ini harus 100%

kuesioner vimk s44
Kuesioner VIMK- S

Blok VIII : Catatan

  • Catat informasi dari responden, pencacah dan pemeriksa untuk memperjelas masalah yang berkaitan dengan daftar isian dan bermanfaat dalam pengolahan. Catatan ditulis dengan singkat dan jelas.

Blok IX : Pengesahan

  • Blok Pengesahan merupakan blok pernyataan bahwa jawaban yang diberikan dalam daftar diberikan oleh yang bertanggung jawab pada perusahaan tersebut. Sertakan informasi nama, jabatan, nomor telepon/HP, tanggal pengesahan, dan tanda tangan responden (yang memberi jawaban). Informasi tersebut sangat berguna apabila dibutuhkan adanya kunjungan ulang.

Blok X : Keterangan Petugas

  • Blok ini dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban petugas, baik yang melakukan pencacahan maupun pengawasan..

Rincian 1 – 3 : Tuliskan nama, tanggal mulai dan selesainya kegiatan dan tanda tangan, kolom (2) untuk petugas pencacah dan kolom (3) untuk pengawas.

slide100

PENGOLAHAN DATA

1. PENGOLAHAN PRA KOMPUTER

2. PENGOLAHAN DATA ENTRI

3. TABULASI DATA

4. PENGHITUNGAN INDEKS

I don't believe in failure.

It is not failure if you enjoyed the process.

- Oprah Winfrey -

pengolahan pra komputer
Pengolahan Pra Komputer
  • Receiving (Penerimaan Dokumen).

Proses menerima dan memeriksa kelengkapan dokumen hasil pencacahan

  • Batching (Pengelompokan Dokumen)

Proses mengelompokan dokumen dalam satu satuan tertentu.

  • Editing/Coding (Penyuntingan dan Penyandian)

Proses pemeriksaan dan membetulkan penulisan yang salah/kurang jelas

pengolahan data entri
Pengolahan Data Entri

Data Entry (Perekaman Data)

Proses memindahkan isian dalam kuesioner ke media penyimpanan data (Database) dengan menggunakan program aplikasi komputer

Perangkat yang Digunakan:

  • Perangkat Keras

Spesifikasi komputer

      • Processor : Pentium III, 700 MHz
      • Memory : 128 Mb
      • Harddisk : 30 Gb
      • OS : Windows XP (SP 2)
  • Perangkat Lunak

Program aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa Visual Basic 2005.

Database Microsoft Acces. Digunakan sebagai model database untuk penyimpanan data VIMK

pengolahan data entri1
Pengolahan Data Entri
  • Tahapan penting proses pengolahan
    • Instalasi Sistim/Program
      • File instalansi sistim: setup.exe, setup_IMK.msi, dotnetfx.exe, setting.ini
      • Langkah instalasi : pilih file setup.exe, dimana lokasi file instalasi berada kemudian pilih button next untuk melanjutkan proses instalasi hingga selesai
pengolahan data entri2
Pengolahan Data Entri
  • Tahapan penting proses pengolahan
    • Instalasi Database
  • Setup database akan membentuk database IMK sesuai dengan provinsi
  • (Menu sebaiknya dijalankan sekali ketika ingin membentuk database baru)
  • Nama database hasil setup : IMK_pp00.IMK

pp = kode provinsi

pengolahan data entri3
Pengolahan Data Entri
  • Tahapan penting proses pengolahan
    • Entri Data
      • Menu entri VIMK – L

berfungsi untuk merekam isian yang ada di dalam dokumen IMK Listing (VIMK – L). Sebelum melakukan perekaman data VIMK – L terlebih dahulu operator entri harus memilih provinsi, kab/kota, kecamatan, dan desa mana yang akan di rekam data VIMK – L.

      • Menu entri VIMK – DS

berfungsi untuk merekam isian yang ada di dalam dokumen IMK Daftar Sampel (VIMK – DS). Sebelum melakukan perekaman data VIMK – DS terlebih dahulu operator entri harus memilih provinsi, kab/kota, kecamatan, dan desa mana yang akan di rekam

pengolahan data entri4
Pengolahan Data Entri
  • Entri Data
    • Menu entri VIMK – S
    • Berfungsi untuk merekam isian yang ada di dalam dokumen IMK Sampel (VIMK – S).
    • Sebelum melakukan perekaman data VIMK – S terlebih dahulu operator entri harus memilih provinsi, kab/kota, kecamatan, desa, dan blok sensus mana yang akan di rekam.
    • Dalam melakukan entri data disisipkan validasi yang bersifat interaktif dengan tujuan :
        • Dengan cepat mengetahui kesalahan isian
        • Dengan cepat memperbaiki sesuai isian
        • Dengan cepat mengetahui kasalahan aturan validasi
pengolahan data entri5
Pengolahan Data Entri
  • Utility
    • Back up
      • Agar database kerja selalu dapat digunakan kapan saja maka proses backup sebaiknya dilakukan setiap hari ketika selesai melakukan entri dengan tujuan :
      • Mengamankan data jika terjadi sesuatu dengan software/hardware yang digunakan
      • Membuat duplikasi data jika data tersebut ingin kita gunakan untuk kepentingan evaluasi
      • Menghindari kehilangan data jika terjadi kesalahan dalam penghapusan data
    • Restore
      • Proses ini hanya dilakukan jika database kerja yang digunakan rusak/hilang
      • Proses ini membutuhkan database backup yang terakhir dilakukan
pengolahan data entri6
Pengolahan Data Entri
  • File yang harus dikirim ke Pusat adalah database yang berekstensi .KRM (IMK_pp00.KRM)
  • Database tersebut hanya dapat dikirim jika tidak ada lagi data yang masih error baik data VIMK – L, VIMK – DS maupun VIMK – S.
tabulasi data
Tabulasi Data

Tabulasi Data

  • Proses meringkas data (summary data) dalam suatu wilayah tertentu dan disajikan dalam bentuk tabel
proses pengolahan indeks
Proses Pengolahan Indeks
  • Penghitungan angka Indeks Produksi Industri Mikro dan Kecil menggunakan model pasche. Penggunaan model ini didasarkan atas beberapa kelebihan :
    • Menggunakan penimbang harga terkini dari kelompok komoditi.
    • Penggunaan penimbang harga tidak memperhitungkan pengaruh inflasi.
tahapan penghitungan penghitungan
Tahapan Penghitungan Penghitungan

1. Menghitung RasioKomoditi :

Keterangan

Qijt : Banyak produksi kelompok Industri i dari komoditi j pada tahun penghitungan indeks (current year)

Qij(t-1) : Banyak produksi kelompok industri i dari komoditi j pada tahun dasar (base periode)

tahapan penghitungan penghitungan1
Tahapan Penghitungan Penghitungan

2. Menghitung Rasio Komoditi dengan penimbang KBLI 5 digit:

Keterangan

  • R1: rasio komoditi kelompok Industri i pada tahun penghitungan indeks (current year)
  • Vijt : nilai produksi (quantity x price) kelompok industri i dari komoditi j pada tahun penghitungan indeks (current year)
  • Pijt : harga produksi kelompok industri i dari komoditi j pada tahun penghitungan indeks (current year)
tahapan penghitungan penghitungan2
Tahapan Penghitungan Penghitungan

3. Rasio komoditi dengan penimbang value added untuk indek total:

Keterangan

  • R1: rasio komoditi kelompok Industri i pada tahun penghitungan indeks (current year).
  • Vi : nilai produksi (quantity x price) kelompok industri i pada tahun penghitungan indeks (current year)
  • Wi : nilai tambah kelompok industri i pada tahun penghitungan indeks (current year)
tahapan penghitungan penghitungan3
Tahapan Penghitungan Penghitungan

4. Indek Paasche untuk KBLI 2 digit

Keterangan

  • R2: rasio komoditi dengan penimbang nilai komiditi KBLI 5 digit.
  • : indeks Paasche untuk KBLI 2 digit

5. Indek Paasche untuk Total KBLI

Keterangan

  • R3 : rasio komoditi dengan penimbang nilai value added KBLI 2 digit.
  • : indeks Paasche untuk KBLI Total.
program
Program ....
  • the index calculation program is calculated by SQL query program.
slide117

DISEMINASI & PUBLIKASI

1. JUMLAH IMK

2. JUMLAH TENAGA KERJA IMK

3. PENGUSAHA IMK

4. SUMBER MODAL IMK

5. PEMANFAATAN FASILITAS PERBANKAN

6. KENDALA DAN PROSPEK IMK

7. PERTUMBUHAN PRODUKSI

Perplexity is the beginning of knowledge

- Khahlil Gibran -

jumlah industri mikro dan kecil unit
Jumlah Industri Mikro dan Kecil (unit)
  • Industri Mikro dan Kecil terus mengalami pertumbuhan cukup signifikan.
  • Tahun 2012 tumbuh 8,02persen dibandingkan 2011 dan tahun 2011 tumbuh 9,01 persen dibandingkan tahun 2010
jumlah industri mikro dan kecil unit1
Jumlah Industri Mikro dan Kecil (unit)

Industri Mikro dan Kecil 60% lebih berada di Pulau Jawa.

jumlah tenaga kerja orang
Jumlah Tenaga Kerja (orang)
  • Tahun 2011, IMK mampu menyerap tenaga kerja 8.274.635 orang atau tumbuh 28,34% dari tahun 2010 yang sebesar 6.447.260 orang.
  • Tahun 2012, IMK mampu menyerap tenaga kerja 9.087.606 orang atau tumbuh 9,82% dari tahun 2011.
jenis kelamin dan jenis tenaga kerja orang
Jenis Kelamin dan Jenis Tenaga Kerja (orang)
  • Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki masih mendominasi jumlah tenaga kerja di IMK.
  • 90-an persen lebih tenaga kerja terlibat pada jenis tenaga kerja produksi sedangkan sisanya merupakan tenaga kerja lainnya (administrasi)
tingkat pendidikan pengusaha imk orang
Tingkat Pendidikan Pengusaha IMK (orang)

Pengusaha Industri Mikro dan Kecil hampir 40-an persen memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD).

kelompok umur pengusaha imk orang
Kelompok Umur Pengusaha IMK (orang)

Sebagian besar pengusaha IMK berusia di antara 25 – 64 tahun.

asal sumber modal imk unit
Asal Sumber Modal IMK (unit)

Sumber modal usaha Mikro dan Kecil sekitar 70-an persen berasal dari milik mereka sendiri, selebihnya sebagian atau sepenuhnya dari pihak lain.

pemanfaatan fasilitas pinjaman oleh imk
Pemanfaatan Fasilitas Pinjaman oleh IMK

Hampir 75-an persen IMK tidak memanfaatkan pinjaman dan 25 persen lainnya menggunakan pinjaman yang berasal dari Bank, Perorangan atau lainnya

pemanfaatan fasilitas pinjaman dari bank
Pemanfaatan Fasilitas Pinjaman dari Bank

Hanya 25-an persen IMK yang memanfaatkan fasilitas pinjaman dari perbankan. Walaupun terjadi kenaikan di tahun 2012 tetapi banyak diantara IMK yang memiliki alasan ‘tidak berminat’.

jenis kesulitan utama imk
Jenis Kesulitan Utama IMK

Hanya 25-an persen usaha IMK ini yang tidak mengalami kesulitan.

jenis kesulitan utama imk1
Jenis Kesulitan Utama IMK

Kesulitan yang paling banyak dijumpai di IMK adalah kesulitan Modal, Pemasaran dan Bahan baku

jenis kesulitan imk
Jenis Kesulitan IMK

Hanya 25-an persen IMK yang mengalami kesulitan di Bahan Baku

jenis kesulitan imk1
Jenis Kesulitan IMK

Kendala bahan baku yang dialami oleh pengusaha IMK pada hampir 50-an persen dalam kelangkaan bahan baku produksi.

jenis kesulitan imk2
Jenis Kesulitan IMK

Kurang dari lima persen usaha IMK yang menjadi anggota koperasi dan menerima pelayanan dari koperasi

jenis pelayanan yang diterima imk dari koperasi
Jenis Pelayanan yang diterima IMK dari Koperasi

50-an persen lebih IMK menerima pelayanan dari koperasi berupa pinjaman uang/Barang modal

bimbingan usaha
Bimbingan Usaha

Hampir 90-an persen IMK tidak pernah mengikuti Bimbingan usaha

bimbingan usaha1
Bimbingan Usaha

Penyelenggara Bimbingan terutama dilakukan oleh Industri sendiri dan Pemerintah

Jenis Bimbingan yang paling sering diikuti IMK yaitu ketrampilan Teknik Produksi

kemitraan imk
Kemitraan IMK

75-an persen usaha IMK tidak mengadaan kemitraan dengan usaha lain.

kemitraan imk1
Kemitraan IMK

Jenis kemitraan yang dijalin oleh usaha IMK sebagian besar berupa pengadaan bahan baku dan pemasaran

pertumbuhan imk triwulan i 13
Pertumbuhan IMK triwulan I/13

KBLI 2 digit Indonesia

pertumbuhan imk triwulan i 131
Pertumbuhan IMK triwulan I/13

Menurut Provinsi Indonesia

diseminasi data imk
Diseminasi Data IMK
  • Setiap triwulan akan dirilis Berita Resmi Statistik (BRS) Pertumbuhan Produksi yaitu setiap Bulan Mei, Agustus, November, dan Februari.
  • Setiap tahun dipublikasikan juga mengenai profil IMK
slide145

Darkness cannot drive out darkness, only light can do that.

Hate cannot drive out hate, only love can do that.

- Martin Luther King, Jr. -

Terima Kasih

INDONESIA