Download
kas dan rekening giro b ank indonesia n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
KAS DAN REKENING GIRO B ANK INDONESIA PowerPoint Presentation
Download Presentation
KAS DAN REKENING GIRO B ANK INDONESIA

KAS DAN REKENING GIRO B ANK INDONESIA

2002 Views Download Presentation
Download Presentation

KAS DAN REKENING GIRO B ANK INDONESIA

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. KAS DANREKENING GIROBANK INDONESIA Kuliah ke - 8

  2. Pengertian • Kasadalahmatauangkertasdanlogam, baikdalamvaluta rupiah maupunvalutaasing yang masihberlakusebagaialatpembayaran yang sah. • Kasperludiatur agar tidakkekurangandantidakberlebihan. • Agar kasdapatdikendalikan, perluadanyainformasimengenaiposisisaldokas.

  3. Perubahan saldo kas pd bank disebabkan : • 1. Penyetorandanpenarikantunaiolehnasabah. • 2. Penyetorandanpenarikandrrekening bank ybsdi BI. • 3. Penggunaantransaksi intern bank, misalkaskecil, pembayaran biaya2 operasional. Khususuntukrekeningkasseringmenampungpengirimanuangsecarafisik (remise) antar bank atauantarcabang.

  4. Contoh :Tgl 15 April 2012 Bank Niaga Palembang mengirim uang tunai secara fisik ke Bank Niaga cabang Prabumulih sebanyak Rp. 1 milyar.

  5. Kas kecil (Petty Cash) Petty cash adalahdanakhususygdisediakanuntukmembayar pengeluaran2 yang jumlahnyarelatifkecil. Pengeluaraniniuntuk internal bank danmenggunakandanakaskecil. Pencatatan petty cash ada 2 sistem : 1. Sistemdanatetap (Imprest Fund System) Dalampembentukandanakaskecildicatat debit “danakaskecil” dankredit “kas”. Tiappemakaiankaskeciltidakdijurnal. Padasaatpengisiankembali bank akanmencatat debit biaya-biayadankreditkas.

  6. 2. Sistem dana berfluktuasi (Fluctuating System) • Padasaatpengisiankaskeciljurnalnyasamadgnsistemdanatetap. Padasaatpemakaiankaskecildidebit “biaya2” dankredit “danakaskecil”. Padasaatpengisiankembalijurnalnyasamadengansaatpengisianpertama.

  7. Contoh :Berikut ini transaksi yg berkaitan dgn kas kecil :

  8. 1. Imprest Fund System (sistem dana tetap)

  9. 2. Fluctuating system (dana berfluktuasi)

  10. Giro Bank Indonesia Giro Bank Indonesia merupakanrekeninggiromilik bank umumdalam rupiah atauvalasdi BI. Dengangiro BI, bank dapatmembiayaitransaksiantarcabangatauantar bank melaluipenyelesaiankliringatau transfer. Semakinbanyaktransaksi, semakinseringmutasigiro BI. Saldogiroharusmemenuhiketentuan BI mengenaiGiroWajib Minimum (GWM). Transaksigiro BI lebihbanyakberkaitandgntransaksikliring (nota debit/kredit), pemindahbukuan, pengambilandanpenyetorantunaike BI. Giro BI dalamvalasdicatatberdasarkankurs BI ygberlakusaatitu.

  11. Contoh transaksi di giro BI(pengambilan tunai, penyetoran tunai, penarikan kliring dan penyetoran kliring) 1. Tgl 1 maret bank MusidiPlgmengambiltunaidanadi BI Palembang Rp.500.000.000,- 2. Tgl 3 maret Bank Musimenyetortunaiuntukgirodi BI Rp. 300.000.000,- 3. Tgl 4 maret Bank MusiPlgmenerimatagihan bank NiagaPlg Rp.100.000.000,- untukbebanSucipto. 4. Tgl 5 maret Bank MusiPlgmenyerahkanwarkatkliringke BI dandinyatakanefektif Rp.200.000.000,- untukgiro Ali Imron.

  12. Giro Wajib Minimum BI (Reserve Requirement) • Setiap bank wajib memelihara rekening giro pada BI, baik dlm rupiah maupun valas (bagi bank devisa). • Rekening giro BI adalah saldo rekening giro milik bank ybs yg berada di BI. • Rekening Giro dlm rupiah adalah rekening giro dlm mata uang rupiah yg penarikannya dapat dilakukan dgn mengunakan cek BI, bilyet giro BI atau sarana lainnya. • Rekening giro dalam valas adalah rekening giro dalam valas yg penarikannya dapat dilakukan dgn cara pemindahbukuan atau sarana lainnya.

  13. Giro Wajib Minimum (GWM) adalah simpanan minimum yg harus dipelihara bank dlm bentuk saldo rekening giro pd BI yg besarnya ditetapkan oleh BI.

  14. Kriteria Pemenuhan GWM • GWM dlm rupiah sebesar 5% dari DPK dlm rupiah. • Bagi bank yg memiliki DPK (dari Rp. 1 trilyun sd Rp.10 trilyun), wajib memiliki tambahan GWM dlm rupiah sebesar 1% dari DKP dlm rupiah. • Bagi bank yg memiliki DPK (dari Rp. 10 trilyun sd Rp.50 trilyun), wajib memiliki tambahan GWM dlm rupiah sebesar 2% dari DKP dlm rupiah. • Bagi bank yg memiliki DPK (diatas Rp.50 trilyun), wajib memiliki tambahan GWM dlm rupiah sebesar 3% dari DKP dlm rupiah.

  15. Kriteria Pemenuhan GWM

  16. 5. Pemenuhan tambahan GWM terkait dgn (Loan to Deposit Ratio (LDR) :

  17. Perhitungan GWM Jlhhariansaldorekening bank di BI tiapharidalam 1 masalaporan GWM = -------------------------------------------------------- x 100 % Rata2 harianjlh DPK bank dlm 1 masalaporan pada 2 masalaporansebelumnya

  18. Jasa Giro BI 1. Persentasejasagiro Sesuaiaturan BI no.7/49/PBI/2005, jasagiroygdiberikan BI adalah 6,5% per tahun 2. Tingkat bungaefektif per tahunygdiberikanatasjasagiro BI thdsaldorekeningdlm rupiah adalah 0,0175% per hari.

  19. Perhitungan jasa giro

  20. Istilah pengkreditan oleh BI = pendebitan Bank umum • Pendebitan oleh BI = pengkreditan bank umum Jurnal pengkreditan jasa giro oleh BI : Biaya jasa giro xx Giro bank umum xx Jurnal pendebitan bank umum : Giro BI xx Pendapatan bunga-jasa giro xx

  21. Sanksi Pelanggaran GWM • Sanksi pelanggaran thd GWM, dilakukan oleh BI dgn pendebitan rekening Giro Bank pada hari kerja berikutnya. • Bila terjadi kekurangan atau kelebihan dalam pendebitan tersebut, BI akan langsung mendebit atau mengkredit pd rekening giro bank ybs. Jurnal yg dicatat bank umum : Biaya lain2 – Penalty Pelanggaran xx Giro pd BI xx