penguatan dan pengembangan taman budaya indonesia n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia PowerPoint Presentation
Download Presentation
Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 28

Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia - PowerPoint PPT Presentation


  • 640 Views
  • Uploaded on

Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia. @ TEMU KARYA TAMAN BUDAYA | SURABAYA. KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 2012. APA ITU EKONOMI KREATIF?.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia' - chick


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
penguatan dan pengembangan taman budaya indonesia

Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya Indonesia

@ TEMU KARYA TAMAN BUDAYA| SURABAYA

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 2012

apa itu ekonomi kreatif
APA ITU EKONOMI KREATIF?

Ekonomi Kreatif merupakan era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari sumber daya manusianya sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. *Kementerian Perdagangan 2009

Apa Itu Industri Kreatif?

Industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan memberdayakan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.*Kementerian Perdagangan 2009

mengapa ekonomi kreatif
MENGAPA EKONOMI KREATIF

KONTRIBUSI EKONOMI

PDB/ LAPANGAN PEKERJAAN/ EKSPOR

DAMPAK SOSIAL

IKLIM BISNIS

PENCIPTAAN LAPANGAN USAHA/

PEMASARAN/ DAMPAK BAGI SEKTOR LAIN

KUALITAS HIDUP/ PEMERATAAN KESEJAHTERAAN/

PENINGKATAN TOLERANSI SOSIAL

?

MENGAPA

EKONOMI

INOVASI DAN KREATIVITAS

CITRA DAN IDENTITAS BANGSA

KREATIF

IDE DAN GAGASAN/ PENCIPTAAN NILAI

TURISME/ IKON NASIONAL/ MEMBANGUNG

BUDAYA/ WARISAN DAN NILAI LOKAL

SUMBER DAYA TERBARUKAN

BERBASIS PENGETAHUAN/ KOMUNITAS/

GREEN COMMUNITY

m ilestone pengembangan ekonomi kreatif indonesia
milestone “PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIFINDONESIA”

2005:

2006:

2007:

2008:

PRESIDEN: MENYATAKAN BAHWA INDUSTRI KERAJINAN DAN KREATIVITAS BANGSA HARUS DITINGKATKAN

TRADE EXPO: MENGEMBANGKAN SEKTOR JASA DAN MENYEDIAKAN ZONA BAGI PELAKU DALAM INDUSTRI KREATIF

PPBI 2007 // PENGEMBANGAN TIM IDP // PEMETAAN INDUSTRI KREATIF DI INDONESIA

CETAK BIRU PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF INDONESIA

2009:

2010:

2011:

2012:

INPRES NO.6/2009 TENTANG EKONOMI KREATIF // PPKI BERUBAH MENJADI PPBI // TAHUN INDONESIA KREATIF

PELUNCURAN PLATFORM KOMUNIKASI EKONOMI KREATIF:

WWW.INDONESIAKREATIF.NET

PEMBENTUKAN KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF// CETAK BIRU BATIK INDONESIA

SELANJUTNYA?

what beyond
WHAT BEYOND?

EKONOMI KREATIF

PDB

7,7%

BAGAIMANA KITA MENUMBUHKAN KREATIVITASDI DALAM MASYARAKAT SEBAGAI MODAL UTAMA DALAM MENCIPTAKAN NILAI EKONOMIS DAN MEMPERKUAT JATI DIRI INDONESIA.

BAGAIMANA KITA MEMPERKUAT NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT MELALUI EKONOMI KREATIF DENGAN DUKUNGAN PENGETAHUAN, KEKAYAAN BUDAYA, DAN TEKNOLOGI.

!!

BERKONTRIBUSI

TINGGI

TENAGA KERJA

7,8%

TERHADAP

LAPANGAN USAHA

6,8%

EKONOMI NASIONAL

*

ruang lingkup industri kreatif berdasarkan substansi dominan intensitas sumber daya
RUANG LINGKUP INDUSTRI KREATIF Berdasarkan Substansi Dominan & Intensitas Sumber daya

20% Konten Kominfo, Kemenperin

50%

Dikbud

100%

Konten (50%)

Kominfo

90%

Kemen-PU

Film, Video, Fotografi

Teknologi Informasi

TV dan Radio

100%

Arsitektur

Permainan interaktif

Tidak Berwujud

Konten (50%)

Kominfo

Musik

20% Konten Kominfo, Kemenperin

100%

Periklanan

Desain

Seni pertunjukan

Intensitas Sumber daya

80%

Kemenperin

Penelitian dan pengembangan

Penerbitan dan percetakan

Pasar barang seni

Ristek, Dikbud

Fesyen

90%

Dikbud

Kuliner

Berwujud

Kerajinan

50%

Kemenperin

100%

Konten (50%)

Kominfo

Media

Seni dan Budaya

Desain

Ilmu pengetahuan & teknologi

50%

Kemenperin, Kemenkop-UKM

Substansi Dominan

6

pengelompokan sektor industri kreatif berdasarkan tugas dan fungsi unit kemenparekraf
PENGELOMPOKAN SEKTOR INDUSTRI KREATIFBerdasarkan Tugas dan Fungsi Unit Kemenparekraf

Produk

Interior

Lansekap

Komunikasi Visual

Kemasan

Kota

Arsitektur

Bangunan

Desain

Industri

Grafis

Busana

Fotografi

Fesyen

Seni lukis

Senigrafis

Alas Kaki

Seni

rupa

Seni patung

Aksesoris

(perhiasan, tas, jam,dll)

Industri musik

Media Konten

Kriya

Seni keramik

Perfilman

Seni instalasi

Seni pertunjukan

Film iklan

Permainan Interaktif

Periklanan

Film animasi

Web & mobile

Musik

Audio Video

Animasi & Komik

Video

Film layar lebar

Tulisan Fiksi

Tulisan Non Fiksi

Film TV

Teater

Tari

Sastra

pengembangan ekonomi kreatif oleh kemenparekraf
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF Oleh Kemenparekraf

EKONOMI KREATIF BERBASIS SENI DAN BUDAYA

EKONOMI KREATIF BERBASIS MEDIA, DESAIN, IPTEK

Ekonomi Kreatif Berbasis Media

Seni Rupa

Perfilman

Desain dan Arsitektur

DesainKomunikasi Visual, Desain Mode, Desain Produk & Kemasan, Arsitektur dan Desain Interior

Film layar lebar, dokumenter komersial, film TV, Video

Seni grafis, seni patung, seni lukis, seni instalasi, seni keramik, kriya, dan fotografi

Animasidan Komik, Tulisan Fiksi dan Non-Fiksi, Karya Kreatif Audio dan Video, Karya Kreatif Periklanan, mobile apps content, interactive games, web apps content

Industri Musik

Seni Pertunjukan

Seni Pertunjukan Sastra, teater, musik dan tari

Musik (seluruh genre baik melalui major label ataupun independen)

Fesyen

Busana, alas kaki, dan aksesoris

1. Pengembangan sumber daya dan teknologi

2. Pengembangan industri kreatif

3. Peningkatan akses pembiayaan

4. Peningkatan akses pasar

5. Penguatan Insititusi

slide9

1

Pengembangan dan pemberdayaan sumber daya insani

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA & TEKNOLOGI

2

Penciptaan inovasi, penelitian dan pengembangan teknologi aplikatif & bernilai tambah

1

3

Pengembangan jejaring dan kolaborasi pelaku kreatif

4

Peningkatan kualitas konten, desain, dan kemasan karya, produk, dan jasa kreatif berbasis seni dan budaya

5

Pemanfaatan teknologi informasi, teknologi produksi, dan teknologi pertunjukan dalam penciptaan karya, produk, dan jasa kreatif

PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF

2

6

Pengembangan sarana dan prasarana

7

Koordinasi pengembangan industri hulu dan hilir

8

Peningkatan skalabilitas produksi

PENINGKATAN AKSES PEMBIAYAAN

9

Pengembangan model pembiayaan

3

10

Peningkatan akses pembiayaan melalui business match making

11

Fasilitasi pameran, bursa, misi penjualan, pertunjukan, penayangan, festival untuk mempertunjukkan karya kreatif kepada masyarakat di dalam dan luar negeri

PENINGKATAN AKSES PASAR

12

Pengembangan bahan promosi karya kreatif secara berkualitas

4

13

Promosi produk dan jasa kreatif lokal dan kampanye, serta aktivasi gerakan untuk mengapresiasi dan mengkonsumsi karya kreatif lokal

14

Perumusan kebijakan yang mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif

15

Pengaturan tata niaga karya, produk, dan jasa kreatif

PENGUATAN INSTITUSI

16

Peningkatan apresiasi terhadap pelaku dan karya,produk, dan jasa kreatif

5

17

Perlindungan hak atas kekayaan intelektual

18

Penguatan kelembagaan

slide10

KONSEP PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN

TAMAN BUDAYA INDONESIA ?

“Kreativitas akan semakin terasah jika ada ruang publik yang memberikan ruang bagi kreativitas tersebut untuk bernafas...”

kerangka dan infrast r uktur
KERANGKA DAN INFRASTRUKTUR

PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF

PRODUKSI

KECERDASAN

EKONOMI

KECERDASAN

KREATIF

Studio, laboratoriumkreatif, teknologi, litbang, pembiayaan,

bahanbaku

INSTITUSI

INSTITUSI

NORMA, NILAI-NILAI, TRADISI

HKI

KELEMBAGAAN

KEBIJAKAN

DISEMINASI

EKSPRESI

INDIVIDU KREATIF

Eksibisi, kompetisi, karnaval, festival, market place, show casing, Sharing

RuangPublik (Taman budaya, museum, galeri, medium digital, perpustakaan, mall, rest area)

KECERDASAN

BUDAYA

KECERDASAN SOSIAL

APRESIASI

Publikasi, Penghargaan, Sertifikat

Rp

MODAL SOSIAL

MODAL KREATIF

MODAL EKONOMI

MODAL BUDAYA

slide12
Penguatan dan Pengembangan:RUANG KREATIF, PUSAT KREATIF, SENTRA KREATIF, KAWASAN KREATIF, DESA, KAB/KOTA KREATIF

Zona Kreatif merupakan wilayah yang memiliki batas-batas geografis tertentu yang memberikan ruang bagi pelaku kreatif, pemerintah, bisnis, masyarakat, dan komunitas untuk berekspresi, berproduksi, melakukan kegiatan ekonomi, serta mengapresiasi kreativitas.

Cakupan Zona Kreatif dapat bedakan menjadi: desa, kota/kabupaten kreatif yang memiliki minimal satu atau lebih kawasan kreatif yang memiliki: ruang, pusat dan sentra kreatif;

Kota/Kab Kreatif

Desa Kreatif

Kawasan Kreatif

Zona Kreatif dapat dijadikan atau dikemas sehingga menjadi obyek wisata yang memiliki daya tarik khusus yang bisa diciptakan bagi wisatawan

Sentra Kreatif

Ruang Kreatif

Pusat Kreatif

Zona Kreatif yang dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata

slide13

Ruang Kreatif

Tempat yang diperuntukkan bagi individu kreatif atau pencinta/pemerhati/penggerak industri kreatif untuk berkumpul, berbagi, berekspresi, berkreasi dan membentuk ruang apresiasi

  • Zona Kreatif

Pusat Kreatif

Tempat dengan peruntukan riset, pelatihan, showcasing, perpustakaan yang bertujuan untuk memperkuat aspek produksi dan penciptaan kreasi

Tempatyang memiliki sekumpulan industri kreatif sejenis/beberapa jenis, dilengkapi dengan keberadaan pemasok bahan baku dan pasar (mart)

  • Sentra Kreatif

Tempat yang memiliki ruang kreatif, pusat kreatif maupun sentra kreatif untuk menciptkan kecerdasan di masyarakat yang membuat pengembangan ekonomi kreatif menjadi berkelanjutan di kawasan tersebut

  • KawasanKreatif
  • Desa Kreatif

Tempat yang memiliki minimal satu kawasan kreatif yang berada dalam batas wilayah desa, yang mengangkat ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi di wilayahnya

Tempat yang memiliki lebih dari satu kawasan/desa kreatif yang berada dalam batas wilayah kabupaten atau kotamadya yang mengangkat ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi di wilayahnya

  • Kab/Kota Kreatif
mengapa taman budaya
MengapaTAMAN BUDAYA?

TAMAN BUDAYA MERUPAKAN RUANG DAN PUSAT KREATIF YANG DAPAT MEMBENTUK MINDSET DAN MOODSET KREATIF YANG MERUPAKAN MODAL UTAMA DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF DI INDONESIA

ekspresi

eksplorasi ide

eksperimentasi

apresiasi

slide15
TAMAN BUDAYA SEBAGAI RUANG TERBUKA TEMPAT BERBAGI BUDAYA DAN MENGEKSPRESIKAN SERTA MENUMBUHKAN KREATIVITAS

Penguatan Dan Pengembangan Taman BudayaUNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS

Lingkungan Kondusif

KECERDASAN ARTISTIK & KEMAMPUAN LATERAL

KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL

Kreativitas

Diperlukan ruang untuk menumbuhkan Kreativitassebagai kekuatan utama dalam proses penguatan jati diri serta pengembangan bangsa yang mampu mentransformasikan norma dan nilai-nilai lokal menjadi sebuah perspektif baru dalam tradisi lokal untuk menjawab tantangan dan permasalahan yang dialami oleh masyarakat, dan juga dapat mendorong terciptanya kreatifitas individu maupun kolektif.

Lingkungan Kondusif

Lingkungan Kondusif

KECERDASAN LOGIKA & SENSIBILITAS RUANG-WAKTU

menumbuhkan kreativitas membutuhkan pemahaman psikologis dan budaya
Menumbuhkan kreativitas membutuhkan pemahaman psikologis dan budaya

Pertimbangan psikologis

  • Untuk dapat menumbuhkan kreativitas di masyarakat, maka pertama-tama diperlukan pemahamanproseskreativitas, keuntunganinspirasibudayabagipikirankreatif,dankontribusidarikolaborasidankerjasamauntukmengembangkan kretivitas.
  • Untukmemahamikreativitas, sifatpsikogisnyaharusdipahami; kreativitasberasaldaripikiran, danituditunjukkanmelaluiekspresidari“akalbudi”. Namun, individuadalahterbatas; perluasankreativitasmemerlukankoneksi, inspirasidanpengaruh, lingkunganuntukberekspresi.

Budaya

Kebudayaan adalah manifestasi dari “akal-budi” serta kreativitas manusia, selain pelestarian ide baru & karya cipta individu. Kebudayaan dan akal-budi setiap saat berkembang secara kolaboratif dan bersama-sama. Sebagaimana akal-budi yang selalu berkembang, potensi kreativitas akan sangat menentukan perkembangan budaya. Bersamaan dengan itu, kebudayaan yang berkembang juga akan dapat menjadi sumber inspirasi bagi potensi kreativitas. Dalam hal ini esensi kebudayaan adalah ekspresi yang murni dan kreatif, sehingga dapat menjadi cermin bagi dunia pengalaman manusia serta sekaligus melestarikan sejarah dan kondisi lingkungan yang ada pada saat ini dan masa depan.

kerangka pengembangan kreativitas secara berkelanjutan
Kerangka Pengembangan KREATIVITAS SECARA BERKELANJUTAN

Aspek pengembangan kreativitas berbasis budaya yang mendorong lahirnya inovasi

Afektif

Spontanitas

Intuisi

Memori

Imajinasi

Aestetik

Main Cultural Park Programme

Program utama Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya

Peningkatan dan Pengembangan Kemampuan Literasi

Expanding and developing literacy

Encouraging and Appreciating Expression, Experimentation and exploration of ideas

Dukungan Terhadap Ekspresi, Apresiasi, Eksperimentasi & Eksplorasi Ide

Fasilitasi jejaring dan kolaborasi kreatif

Facilitating Networking

Documentation & Archiving

Dokumentasi dan pengarsipan

Infrastructure and facilities Revitalization

Revitalisasi infrastruktur dan fasilitas

Institution Strengthening

Penguatan institusi

Generate Economic and Social Value

Menciptakan nilai sosial, budaya, dan ekonomi

Diferensiasi

Differentiation

Intangible/ Symbolic/ Spiritual

Tolerance

Toleransi

Visi baru

Kekayaan tak benda, simbolik dan spiritual.

Nilai-nilai Komunitas (Kebersamaan)

Community Values

target pengembangan dan aktivasi taman budaya aktif suportif inspiratif inovatif dan kreatif asiik
TARGET PENGEMBANGAN DAN AKTIVASI TAMAN BUDAYAAktif, Suportif, inspiratif, inovatif , dan Kreatif (ASiiK)

TAMAN BUDAYA

AKTIVASI EVEN

PELAKU YANG DIFASILITASI

KOMUNITAS YANG DIFASILITASI

KARYA TERKURASI

REVITALISASI FISIK

4

48600

48

60

-

4+9

312

3.900

312

390

4

4+9+12

6007.500

600

750

10

2012

2014

2013

48

48

12

1.500

312

312

78

7.800

600

600

150

15.000

BERITA SEPUTAR TAMAN BUDAYA

ARTIKEL SEPUTAR TAMAN BUDAYA

VIDEO AKTIVITAS TAMAN BUDAYA

YOU TUBE VIEWS

target utama
Target utama

Mendukung: “GELOMBANG KREATIF”

Generasi Muda Indonesia

slide20

DUKUNGAN AKTIVASI DAN PENGEMBANGAN TAMAN BUDAYA TERHADAP UPAYA PENCIPTAAN GELOMBANG KREATIF

PEKAN PRODUK KREATIF DAERAH

FORUM KREATIF DAERAH

INDONESIA KREATIF “AGENTS”

GOOD NEWS NETWORK - INDONESIA

SENI PERTUNJUKAN

FILM

SENI RUPA

MUSIK

????

???

?????

?????

NEW MEDIA KONTEN

DESAIN & ARTS

FESYEN

PENERBITAN

?????

????

?????

?????

slide21

Mendukung Pengembangan:

  • “WIRAUSAHA KREATIF BERWAWASAN BUDAYA, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN ”

1. Kepedulian terhadap sosial

2. Kepedulian terhadap Budaya

- Howard Gardner -

3. Kepedulian terhadap lingkungan

4. Kepedulian pada aspek ekonomi

The Disiplinary mind, The Synthesizing Mind, The Creating Mind, The Respectful Mind, The Ethical Mind

slide22

BAGAIMANA KITA MULAI MELAKUKAN PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN

TAMAN BUDAYA INDONESIA ?

“Berawal dari yang kecil dan sederhana, dilakukan secara konsisten dan dengan kegairahanyang tinggi untuk mencapai visi dan misi yang besar”

tahapan penguatan dan pengembangan taman budaya
Tahapan Penguatan dan PengembanganTAMAN BUDAYA

2012

2013

2014

4

Tahap 1:

Pemetaan, konseptualisasi, perencanaan

Tahap 2:

Launching, Implementasi, monitoring dan evaluasi, perencanaan tahap 3

  • Tahap 3:
  • Penguatan dan Pengayaan
  • Peluncuran Grand Design Penguatan dan pengembangan Taman Budaya

Tahap 4:

Pendukungan dan Exit Strategy

9

Tahap 1:

Pemetaan, konseptualisasi, perencanaan tahap 2

Tahap 2:

Implementasi, monitoring dan evaluasi, perencanaan tahap 3

Tahap 3:

Penguatan dan Pengayaan

12

Tahap 1:

Pemetaan, konseptualisasi, perencanaan tahap 2

Tahap 2:

Implementasi, monitoring dan evaluasi, perencanaan tahap 3

metodologi penguatan dan pengembangan taman budaya
Metodologi Penguatan dan Pengembangan TAMAN BUDAYA

4 tahun

t-1

t, t+1

t+2

GRAND DESIGN:

Panduan Taman Budayadi Daerah: PenguatandanPengembangan

ImplementasiuntukPengemnbangandanPembinaan.

PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN

Inisiasi

PRA-PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN

PASKA- AKTIVASI

Keluaran

Masukan

Closure

Aktivasi rencana aksi

Pengguna akhir

Pemantauan & Pengendalian

Pemetaan

Dokumentasi

Manajemen Informasi

DokumentasiKeseniandanBudaya

PemantauandanEvaluasi

Social Media Sharing danPemasaran

Komunitas: “Hub” KreativitasdanPengembanganartistik

Panduan Pemetaan

Profil Taman Budaya

Rekomendasi Program Penguatan dan Pengembangan Taman Budaya

JadwalKegiatan:

Agustus: Soft Launching, pemantauandanevaluasi.

Oktober: Grand Launching.

Monitoring danevaluasiuntuksemuakegiatan.

Implementasi

Panduan Taman Budaya:

Sebagai ruang kreatif

Sebagai pusat kreatif

Kegiatan: Festival, konferensi, program peningkatan kapasitasdan ekspresi kreatif

PemantauandanEvaluasi

pemangku kepentingan penguatan dan pengembangan taman budaya
Pemangku KepentinganPENGUATAN DAN PENGEMBANGAN TAMAN BUDAYA

KemenParekraf

BapPeda

Komunitas

Sanggar

PemerintahProvinsi

UPT Taman Budaya

Pemerintah

PraktisiSeni

Masyarakat

Elektronik

Sosial

Media Massa

Cetak

MasyarakatPenikmat

Online

Bisnis

LSM

DuniaPendidikan

TV

Radio

PAUD

Pengusaha

PerguruanTinggi

SD

Perbankan

SMP

SMK

SMA

kegiatan penguatan dan pengembangan taman budaya oleh kemenparekraf
Kegiatan Penguatan Dan Pengembangan Taman BudayaOLEH KEMENPAREKRAF

1

Koleksi data foto, audio, video, materipublikasi, arsip media dandirektori stakeholders

Dokumentasi dan pengarsipan

2

Website: update rutin dan peliputan wajib

1

3

Mengembangkan/membuatpusatarsipdanperpustakaan

4

Lokakarya: Kewirausahaan kreatif dan pelatihan managemen; pengamatan proses dan produksi kreatif; dukungan pemasaran dan pengembangan jejaring; peningkatan kapasitas; pendampingan teknis

Perluasan dan peningkatan pemahaman

5

Kursus (berdasar sektorterkait) : Seni rupa; teater; musik; dance; desain; kerajinan; fotografi; film; sastra

2

6

Seminar: Kebijakan publik; Isu-isu baru dan terkait dengan pengembangansektor kreatif

7

Diskusi: Public Policy; Current Issues and Developments; Sector-based Issues etc.

8

Pameran: kerajinan; seni lukis; seni patung; seni instalasi; sastra; pakaian tradisional dan tekstil; instrumen musik tradisi; topeng; peragaan busana kontemporer di tingkat lokal; desain produk; animasi; dll. >> Tambahan: festival, seminar, konferensi internasional, dll.

Mendorong ekspresi, apresiasi, eksperimentasi, dan eksplorasi ide

9

Pertunjukan: teater rakyat, komedi, tari tradisional; tari kontemporer; teater kontemporer; dll

3

10

MenciptakanTren, Memprediksikecenderungan (forecasting) danMenetapkanarahperkembangan (forsight) disetiapsektorterkait

11

Residency, magang dan pertukaran seniman serta praktisi di tingkat lokal, nasional dan internasional.

Fasilitasi jejaring dan kolaborasi kreatif

12

Pertukarandankerjasamabudaya; Kajiandanproduksikaryacipta

4

13

Pertemuan bisnis antara praktisi seni dan budaya serta sektor bisnis.

acara puncak taman budaya
Acara PuncakTAMAN BUDAYA

Pameran//eksibisi//pertunjukan seni dan budaya//kuliner//konferensi

Pesta Kreatif:

A Celebration of Creativity and Living tradition