N A P Z A
Download
1 / 61

N A P Z A - PowerPoint PPT Presentation


  • 210 Views
  • Updated On :

N A P Z A. MUSUH UTAMA GENERASI BANGSA. Tim Panitia PKPT UM. Hindari dan Jauhi NAPZA sebelum anda menyesali selamanya. DEKLARASI CIBUBUR.

Related searches for N A P Z A

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'N A P Z A' - chace


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Slide1 l.jpg

N A P Z A

MUSUH

UTAMA

GENERASI

BANGSA

Tim Panitia PKPT UM



Slide3 l.jpg

DEKLARASI CIBUBUR

Kami Mahasiswa Indonesia Memandang Masalah Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Adalah Masalah Nasional Yang Dapat Mengancam Masa Depan Bangsa, Sehingga Perlu Segera Mendapatkan Perhatian Dan Kepedulian Dari Seluruh Elemen Bangsa, Maka Dengan Ini, Kami Mahasiswa Indonesia Menyatakan Berdirinya:


Slide4 l.jpg

Gerakan Mahasiswa Seluruh Indonesia Peduli Narkotika, Psiko-tropika Dan Zat AdiktifDisingkatGema Si Peduli Napza

Yang Bergerak Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Bahaya Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Di Kalangan Masyarakat Khususnya Generasi Muda.


Slide5 l.jpg

Semoga Tuhan Yang Maha Esa Meridhoi Kita Semua. Psiko-tropika Dan Zat Adiktif

Cibubur, 7 September 1999

Atas Nama Mahasiswa Indonesia Peduli Napza


Slide6 l.jpg

Pernyataan Sikap Psiko-tropika Dan Zat Adiktif

Kami Mahasiswa Indonesia Yang Tergabung Dalam Gerakan Mahasiswa Seluruh Indonesia Peduli Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Dengan Ini Menyatakan Sikap Dalam Hal Penanggulangan Ketergantungan Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Sebagai Berikut:

  • Mendesak Pemerintah Khususnya Mendiknas Lebih Serius Dalam Pembentukan Wadah Mahasiswa Peduli Napza Dan Pemberdayaan Lembaga-lembaga Yang Sudah Ada.


Slide7 l.jpg

  • Mendesak pihak-pihak terkait untuk mengkampanyekan secara aktif bahaya penyalahgunaan napza.


Slide8 l.jpg

  • Menuntut pemerintah lebih ketat mengawasi peredaran napza.

  • Mendesak wakil rakyat untuk membahas masalah penyalahgunaan napza pada sidang umum MPR/DPR RI 1999.


Slide9 l.jpg

  • Mendesak pemerintah untuk mengusut dan menindak tegas kasus yang melibatkan pejabat beserta keluarganya baik sipil maupun militer serta oknum aparat yang melakukan ekstra yudiksial terhadap pelaku penyalahgunaan napza


Slide10 l.jpg

Demikian Pernyataan Sikap Kami Untuk Diperhatikan Dan Ditindak-lanjutiOleh Lembaga Dan Instansi Terkait.

Cibubur, 7 September 1999: Gema Si Peduli Napza


Slide11 l.jpg

APAKAH NAPZA ITU? Ditindak-lanjuti

NARKOTIKA

ALKOHOL

PSIKOTROPIKA

ZAT ADIKTIF LAINNYA


Slide12 l.jpg

Kelompok zat /obat-obatan psikoaktif yang banyak dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan (terutama penyakit yang berkaitan dengan syaraf pusat) dan pelayanan kesehatan serta untuk pengembangan ilmu pengetahuan


Slide13 l.jpg

Tergolong obat-obatan daftar dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan “G dan F” yang diawasi dan diatur secara ketat oleh dirjen POM terhadap:

PRODUSEN: PABRIK PEMBUAT, IMPORTIR

PENYALUR: APOTIK, DOKTER PEMBERI RESEP

PENGGUNA: PASIEN TERAPI PSIKIS,PUSAT PENELITIAN, LABORATORIUM

Penyalahgunaan terhadap napza baik oleh produsen, penyalur maupun pengguna dapat dikenai sanksi hukum yang berat.


Slide14 l.jpg

MENGAPA PEMAKAIAN NAPZA PERLU DIATUR DAN DIBATASI? dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan

Zat psikoaktif

memiliki sifat adiksi dan dependensi yaitu menimbulkan kecanduan dan ketergantungan bagi yang menggunakan.


Slide15 l.jpg

Efek yang dapat ditimbulkan dari pemakaian zat psikoaktif: dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan

Keinginan yang tak tertahankan (an overpowering desire) terhadap obat tersebut.


Slide16 l.jpg

Kecenderungan untuk menambah dosis sesuai toleransi tubuh dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan


Slide17 l.jpg

Ketergantungan fisik dan psikis dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan


Slide18 l.jpg

Penyalahgunaan NAPZA dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan

Merupakan penyimpangan perilaku seseorang yang berkaitan dengan obat-obatan psikoaktif, akibat pola peng-gunaan zat/obat yang bersifat patologik (tidak sehat).


Slide19 l.jpg

Penyimpangan fungsi atau penggunaannya dimanfaatkan dan diperlukan bagi upaya penyembuhan

Dosis terlalu besar

Frekuensi penggunaan tidak sesuai aturan



Slide21 l.jpg

Sekali merasakan. merasakan NAPZA sama artinya dengan mendekati liang kubur.



Slide23 l.jpg

Jauhi NAPZA sebelum merasakan.

NAPZA menjauhkanmu

dari hidup


Slide24 l.jpg

Narkotika dan UU No. 5 tahun 1997 tentang psikotropika: merasakan.

Narcosis = menidurkan atau membiuskan

Zat kimia/obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, sintetis maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan


Slide25 l.jpg

Yang tergolong narkotika (UU RI No. 22/1997) merasakan.

  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak, opium obat, morfina, Tanaman koka, daun koka, kokain mentah, kokaina, ekgonina,Tanaman ganja, damar ganja.

2. Garam dan turunan dari morfin dan kokain


Slide26 l.jpg

3. Bahan alam atau sintetik lain yang memiliki efek yang sama dengan kokain dan morfin.

4. Campuran atau seduan yang mengandung opium, morfin, kokain, ganja


Slide27 l.jpg

PSIKOTROPIKA sama dengan kokain dan morfin.

Zat atau obat, alamiah maupunsintetik yangbukan narkotika, berkhasiatpsikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.


Slide28 l.jpg

Penggolongan psikotropika berdasarkan efek psikoaktif sama dengan kokain dan morfin..

Depresant

bekerja mengendorkan atau mengurangi aktivitas syaraf pusat. Sedatin (Pil BK/Pil Koplo), Rohypnol, Megadon, Valium, Mandrax.


Slide30 l.jpg

Stimulant sama dengan kokain dan morfin.

bekerja mengaktifkan kerja syaraf pusat. Amphetamin dan turunannya. Ectasy, (N-Dimethyl-3,4-methyldioxi fenetelamina)stimulant paling populer saat ini denganagan Ice, Adam, Eva, Fil.


Slide31 l.jpg

Halusinogen sama dengan kokain dan morfin.

bekerja menimbulkan rasa halusinasi atau khayalan. LSD (Lysergid Acid Diethylamide)


Slide32 l.jpg

ALKOHOL sama dengan kokain dan morfin.

Miras yang mengandung berbagai kadar ethanol di dalamnya.

Miras golongan A:

kadar alkohol 1 – 5 %

Bir


Slide33 l.jpg

Miras golongan B: sama dengan kokain dan morfin.

kadar alkohol 5 – 20 %

Anggur Malaga, AO dll.

Miras golongan C:

kadar alkohol 20 – 50 %

Brandy, Wisky, Jenever, Vodca


Zat adiktif l.jpg
ZAT ADIKTIF sama dengan kokain dan morfin.

  • CONTOH:

  • ROKOK

  • LEM

  • KAFEIN


Slide36 l.jpg

Bahaya NAPZA sama dengan kokain dan morfin.

Penyalahgunaan NAPZA menimbulkan dampak sosial negatif yang luas, meliputi:


Slide37 l.jpg


Slide38 l.jpg



Slide40 l.jpg

  • Merusak generasi muda sebagai penerus dan kader pimpinan bangsa;

  • Mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat;


Slide41 l.jpg

g. sama dengan kokain dan morfin.Menghambat upaya mensejahtera-kan masyarakat/ bangsa;

h. Mengancam ketahanan nasional dan kelestarian kehidupan bangsa/ negara;

i.Merendahkan derajat manusia dan hidup kemanusiaan.


Slide42 l.jpg

BAHAYA NAPZA TERHADAP INDIVIDU/PEMAKAI sama dengan kokain dan morfin.

Intoksikasi Akut

Kondisi gangguan kesadaran, fungsi kognitif (berpikir), persepsi, afektif (perasaan), perilaku atau fungsi dan respon psikologis lainnya

Keadaan Trans/Teler


Slide43 l.jpg

Sindroma ketergantungan sama dengan kokain dan morfin.

Kondisi fenomena

psikologis dalam bentuk

keinginan kuat untuk meng-

konsumsi dan kesulitan

mengendalikan

Perilaku

(Sugesti)


Slide44 l.jpg

PENGGUNAAN YANG MERUGIKAN sama dengan kokain dan morfin.

keadaan overdosis

penggunaan dalam dosis berlebihan tanpa pengawasan dokter dapat merusak kesehatanfisik maupun mental(pencernaan, pernafasan, depresi dan keinginan bunuh diri)


Slide45 l.jpg

Keadaan putus zat sama dengan kokain dan morfin.

Kondisi fisik dan mental dalam keadaan tidak menggunakan/ berhenti menggunakan

KONDISI SAKAW


Slide46 l.jpg

TANDA-TANDA PENGGUNA NAPZA sama dengan kokain dan morfin.

Tanda –tanda umum:

Fisik

Kurus, pucat, sayu, terkesan kurang tidur, pupil mengecil

Ada bekas suntikan, irisan, goresan

Berjalan tidak tegak, berlindung dari sinar.


Slide47 l.jpg

Penampilan sama dengan kokain dan morfin.

Acuh tak acuh, jorok, tidak suka mandi atau ganti pakaian.

Suka begadang, sering minggat

Suka minta atau pinjam uang

Suka menyendiri, berbohong


Slide48 l.jpg

Kondisi ketagihan sama dengan kokain dan morfin.

Menderita kesakitan karena nyeri (persendian, tulang, otot perut, kepala), berkeringat, mual, depresi, takut dan putus asa.


Slide49 l.jpg

SANKSI HUKUM TERHADAP PENGEDAR, PRODUSEN DAN PENGGUNA NAPZA sama dengan kokain dan morfin.

TINDAK PIDANA PSIKOTROPIKA

SANKSI HUKUM PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA DIATUR DENGAN:


Slide50 l.jpg

UNDANG-UNDANG No.8 TAHUN 1996 TENTANG RATIFIKASI Convention On Psichotropic Substances 1971 (Konvensi Tentang Psikotropika 1971)

UNDANG-UNDANG NO. 5 TAHUN 1997 TENTANG PSIKOTROPIKA.

UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 1992 TENTANG KESEHATAN.


Slide51 l.jpg

PERATURAN MENTERI KESEHATAN No. 124/MENKES/Pen/II/ 1993, TANGGAL 8 PEBRUARI 1993 TENTANG OBAT KERAS TERTENTU.


Slide52 l.jpg

POKOK-POKOK SANKSI HUKUM NARKOTIKA TANGGAL 8 PEBRUARI 1993 TENTANG OBAT KERAS TERTENTU.

Menggunakan untuk diri sendiri atau terhadap orang lain dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 15 tahun minimal 2 tahun dan denda maksimal 5 milyar minimal 25 juta (pasal 78).


Slide53 l.jpg

Memiliki, menyimpan untuk dimiliki atau untuk persediaan atau menguasai narkotika golongan II ancaman pidana mulai dari maksimal 12 tahun minimal 5 tahun dan denda maksimal 3 milyar -minimal 100 juta(pasal 79).


Slide54 l.jpg

Memproduksi, Mengolah, Mengekstraksi, Mengkonversi, Merakit Atau Menyediakan Narkotika Golongan I, Golongan II Dan Golongan III Dikenakan Ancaman Pidana Mulai Dari Maksimal Pidana Mati Minimal 4 Tahun Dan Denda Maksimal 7 Milyar Minimal 200 Juta(Pasal 80).


Slide55 l.jpg

Mengimport, mengeksport, menawarkan untuk dijual, menyalurkan, menjual, membeli, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau menukar narkotika golongan I, atau golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal pidana mati minimal 4 tahun dan denda maksimal 7 milyar minimal 200 juta(pasal 82).


Slide56 l.jpg

Menggunakan narkotika terhadap orang lain atau memberikan narkotika golongan I, atau golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 20 tahun minimal 5 tahun dan denda maksimal 750 juta minimal 250 juta(pasal 84).


Slide57 l.jpg

Menggunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri , atau golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 5 tahun minimal 2 tahun(pasal 85).


Slide58 l.jpg

MODUS golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 5 tahun minimal 2 tahunOPERANDI

Dari Luar Negeri ke Indonesia

Dari

a. Heroindiselundupkan dalam lambung/usus/ anus tersangka

b. Hashishdikirim dan disembunyikan didalam barang barang tertentu melalui paket pos

c. Kokaindikirim lewat jasa pengiriman

d. EctasydanSabu-sabudiselundupkan didalam patung dari gips


Slide59 l.jpg

Di dalam Negeri golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 5 tahun minimal 2 tahun

a. Ganjadikemas dalam amplop, kardus, karung goni, kantong semen, botol aqua, kaleng

b. Heroindisembunyikan dalam kartu ucapan selamat, pada bungkus sabun, kotak susu bubuk, tong sampah, belakang kulkas fortable

c. Ecstasydisembunyikan dalam keleng permen, bungkus minuman, dos korek api


Slide60 l.jpg

TES URIN golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 5 tahun minimal 2 tahun


Slide61 l.jpg

Jangan Nodai masa depanmu dengan NAPZA golongan II atau golongan III dikenakan ancaman pidana mulai dari maksimal 5 tahun minimal 2 tahun


ad