Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing - PowerPoint PPT Presentation

betty_james
materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing l.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing PowerPoint Presentation
Download Presentation
Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing

play fullscreen
1 / 55
Download Presentation
Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing
999 Views
Download Presentation

Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. Materi umum keselamatan dan kesehatan kerja untuk tenaga kerja asing Data jumlah pembayaran premi asuransi kecelakaan kerja Penyebab terjadinya dan cara menghindari terjadi kecelakaan kerja Hak dan tanggung jawab pekerja Pengetahuan umum tentang bahaya dan resiko kerja Cara Mencegah terjadinya kecelakaan kerja

  2. Merujuk kepada data pembayaran premi asuransi pada Departemen Tenaga kerja tahun 2007 menunjukan: Jumlah Tenaga Kerja Indonesia adalah terbanyak (127.764 orang, mencapai 35 %)‏ Dari jumlah pembayaran premi kepada orang asing, Tenaga Kerja Thailand adalah terbanyak (640 orang, sebanyak 4.1%)‏ sumber : Data buruh Juni 2008, tabel 13-3 dan 13-12 Data jumlah pembayaran asuransi kecelakaan kerja(1/2)‏

  3. Data jumlah pembayaran asuransi kecelakaan kerja Taiwan tahun 2007 (2/2) 450 400 Indonesia 350 Thailand 300 Filipina 250 Vietnam 200 150 100 50 0 51 Jatuh 913 Terjepit/Tergulung 71 Tertimpa 61 Terbakar/Melepuh 282 Terluka karena teriris PS:Tabel ini hanya menunjukan untuk 4 TKA terbesar dan pembaran premi yang terbesar. sumber : Data buruh Juni 2009, tabel 13-12

  4. Meninggal dunia Cacat Luka-luka Sakit Apa yang dimaksud kecelakaan kerja?(1/3)‏ Akibat kecelakaan Penyebab kecelakaan kerja Korban kecelakaan • Lingkungan tempat tenagakerja, Peralatan ,Bahan baku, bahan material, Zat Kimia, gas, abu dll • Aktivitas kerja • Penyebab lainnya Tenaga kerja

  5. Penyebab bahaya yang sering terlihat (2/3)‏ Bahaya zat kimia : Menyetuh benda bahaya/barang berbahaya, kebocoran, kebakaran, bahan peledak 。 Bahaya fisik : Teriris, tergulung, terpotong, terjepit, tertabrak, tersengat listrik, menyentuh bahan panas, suhu tinggi, abu, polusi suara, bahaya pengoperasian mesin, suara ribut, jatuh, terpotong, (tertusuk), terkurung Bahaya karena manusia: Pekerja beroperasi tidak sesuai dengan cara yang tepat, atau waktu memindahkan barang terlalu besar, berat atau bekerja dengan waktu yang panjang, bahaya waktu penguntingan, kecelakan tangan pada saat perakitan, sakit punggung, mengangkat bahan baku, menurunkan, mendorong dapat mengakibatkan sakit pada tangan dan punggung atau tulang serta urat.

  6. Cara menghindari terjadinya kecelakaan kerja (3/3)‏ Menghilangkan sumber bahaya dari mesin, cara operasi, cara bekerja, bahan dan gedung Menutup dan melindungi sumber bahaya Tidak mentaati 「Larangan」 Mengikuti cara atau standar prosedur kerja Memakai alat pengaman sesuai dengan peraturan

  7. Hukum keselamatan kesehatan tenaga kerja---Hukum dan Fasilitas keamanan tenaga kerja(1/2)‏ Pasal 25: wakil para pekerja mempunyai hak untuk mengikuti menentukan isi pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja(Sehubungan dengan menentukan peraturan keamanan dan kesehatan tenaga kerja). Pasal 30: bila tenaga kerja menemukan hal-hal yang dilakukan oleh perusahaan tidak benar atau melanggar peraturan yang berhubungan dengan keamanan dan kesehatan , harus melapor kepada majikan atau instansi terkait di pemerintah atau ke instansi pengaduan

  8. Hukum keselamatan kesehatan tenaga kerjaHak dan tanggung jawab tenaga kerja (2/2)‏ Pasal 12:Tenaga kerja wajib menerima pemeriksaan kesehatan Pasal 23: Tenaga kerja wajib memperoleh bimbingan atau latihan kerja Pasal 25:Tenaga kerja harus mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja (Isi peraturan pekerjaan adalah peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dipatuhi)‏ Pasal 35: bagi yang melanggar peraturan diatas, akan didenda dibawah NT$ 3,000

  9. Pengetahuan umum bahaya(1/9)‏ Sebagai langkah pertama untuk memperjelas informasi bahan yang dapat membahayakan keselamatan kepada pengguna Standar tanda bahaya dibagi menjadi dua bagian Gambar --- Dibagi berdasarkan jenis bahaya Isi --- Nama Kadar Informasi peringatan Cara menghindari resiko bahaya Nama produsen atau pabrik, alamat dan telepon

  10. Jenis kimia-Bahaya fisik(2/9)‏ Bahan meledak Gas mudah terbakar Plastik mudah terbakar Cairan mudah terbakar Zat padat mudah terbakar • Cairan sumber peledak • Zat padat sumber peledak • Benda alam • Benda anti air

  11. Zat auto reaksi Gas organik Zat gas cair Zat gas padat Gas asam Jenis kimia-Bahaya fisik (3/9)‏

  12. Jenis kimia-Bahaya fisik (4/9)‏ Bahan besi basa Gas padat

  13. Jenis kimia-Berbahaya untuk kesehatan (5/9)‏ Zat beracun (ditelan, kulit, dihisap) Basa /berbahaya untuk kulit Sangat sensitif /Merusak mata Sensitif untuk kulit

  14. Sensitif untuk saluran pernafasan Berbahaya yang dapat merubah sel organ tubuh Kangker Racun yang dapat menyebar Bahan khusus yang dapat merusak saluran organ tubuh~terbuka berulang kali Berbahaya untuk pernafasan Jenis kimia-berbahaya untuk kesehatan (6/9)‏ • Bahan khusus yang dapat merusak saluran organ tubuh~terbuka berulang kali

  15. Tanda lain (7/9)‏ Bahan radiasi

  16. Tanda bahaya (8/9)‏

  17. Tanda zat berbahaya (9/9)‏ 苯(Benzene) Jenis zat:Benzene Peringatan: Zat cair dan gas yang sangat mudah terbakar Berbahaya untuk ditelan, berbahya untuk kulit Berbahaya untuk mata Berakibat lumpuh, kangker Berpengaruh kepada kehamilan, janin Bila terbuka terlalu lama akan mempengaruhi saraf Berbahaya terhadap binatang air Mematikan bila ditelan atau dihirup Cara menghindari bahaya : Tutup yang rapat Ditempatkan di tempat yang sejuk Jauhkan dari sumber peledak-Dilarang menyalakan api Bila terkena mata segera siram air yang banyak dan ke periksa ke rumah sakit Bila terkena pakaian segera tanggalkan Jangan dibuang ke selokan Bila tidak nyaman segera ke rumah sakit dengan menunjukkan data sebagai berikut Jangan biarkan terbuka-Gunakan sesuai dengan ketentuan Produsen: (1)Nama:*** (2)Alamat :*** (3)Nomor Telepon:****** ※Untuk keterangan lanjut silahkan baca daftar kadar

  18. Pencegahan bahaya [terlilit] (1/6)‏ Gerakan memutar, adalah bahaya yang perlu mendapat perhatian khusus oleh karena kekuatan berputar Pada saat mesin berputar, atau satu bagian tertentu berputar, dan terjadi gerakan memutar, barang maupun tubuh dapat dengan mudah tertarik masuk dan terhancur Pada saat operasi jangan mengenakan sarung tangan

  19. Pencegahan bahaya [terlilit] (2/6)‏ Kenakan pakaian terusan guna mencegah rambut, syal / handuk dileher ,sarung tangan,kartu indentitas terlilit.

  20. Pencegahan bahaya [terlilit] (3/6)‏ Pada saat mengoperasikan mesin penggulung harus mengenakan topi dan memasukan rambut dengan baik guna menghindari bahaya tergulung.

  21. Penutup roda gigi mesin dan tali roda Bila tidak ada penutupnya maka harus berhadap ke tembok guna menghindari bahaya Jangan dilepas bila sudah ada penutupnya Pencegahan bahaya [terlilit] (4/6)‏

  22. Pencegahan bahaya [terlilit] (5/6)‏ Gambar pelindung mesin pengasah Gap sekecil mungkin guna menghindari ada kotoran keluar Papan penahan Kaki penahan Penutup saklar Penutup pengasah

  23. Pencegahan bahaya [terlilit] (6/6)‏ Mesin bor Jangan mengenakan sarung tangan pada saat menggunakan mesin bor (pelubang).

  24. Pencegahan「terpotong」(1/2)‏ Bagi pengguna pemotong untuk jangka panjang harus mengenakan sarung tangan.

  25. Pencegahan「terpotong」(2/2)‏ Pada bagian mulut mesin ini harus terpasang pelindung Waktu menggunakan mesin penghancur harus perhatikan jangan sampai tergulung atau terkena serpihan plastik, waktu memasukan bahan hindari jangan sampai tangan masuk kedalam mesin

  26. Mencegah bahaya akibat tertimpah 「reruntuhan barang-barang」(1/2)‏ Untuk menghindari barang yang tergantung jatuh, pada gantungan harus memasang besi anti slip / licin Ikat dengan baik Besi Anti slip

  27. Mencegah bahaya akibat tertimpah 「reruntuhan barang-barang」( 2/2)‏ Cara menghindari terjadinya kecelakaan kerja Petugas yang menjalankan mesin pengangkut harus mendapatkan pelatihan yang baik, pastikan tali pengikat telah kuat, dan petugas ini harus mengoperasikannya sesuai dengan prosedur yang tepat Barang yang diangkut harus digantung dengan dua tali dan diikat dengan baik serta menggunakan bahan yang baik. Departemen Tenaga Kerja-Pengguanan mesin pengangkut yang aman Untuk menghindari tali putus dan melukai orang, bahan yang akan digantung harus diikat dengan baik, tali gantungan harus cukup kuat

  28. Mencegah bahaya 「 akibat suhu panas 」 (1/3) Pekerja harus memakai baju,sepatu,penutup muka anti panas dll, pada waktu bekerja dilingkungan suhu tinggi

  29. Mencegah bahaya 「 akibat suhu panas 」 (2/3) Mesin pengaduk pemanas Saat menggantikan, membuka atau membersihkan bahan saluran hindari terkena percikan bahan panas, pekerja harus memakai pelindung muka dan sarung tangan anti panas

  30. Mencegah bahaya「 akibat suhu panas 」( 3/3) Untuk mencegah luka terkena panas, waktu mengambil barang dengan suhu tinggi, ingat harus memakai lengan tangan panjang atau sarung tangan

  31. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(1/6)‏ penahan  Salah√ Benar Jarak yang lebih dari 2 M harus dibuat penahan, pelindung atau kawat penahan

  32. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(2/6)‏ Pengaman  Salah√ Benar Tempat kerja yang perlu naik / turun di atas ketinggian 1.5 meter harus dipasang alat naik/turun yang aman.

  33. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(3/6)‏ Pekerja yang bekerja diatas ketinggian 2 meter harus memasang sabuk pengaman dan tali tambahan , helm pengaman dan alat pengaman lainnya

  34. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(4/6)‏  Salah√ Benar Pada saat bekerja diatas atap harus menggunakan kabel pengaman, dan papang yang lebarnya lebih dari 30 cm, pekerja harus mengenakan helm dan tali pengaman.

  35. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(5/6)‏ Bahaya lubang  Salah√ Benar Pinggiran dan lubang wilayah kerja di atas 2 meter harus dipasang pengaman dan papan peringatan

  36. Pencegahan bahaya 「Jatuh」(6/6)‏ Diatas 12 cm Diatas 30 cm Atap tangga Diatas 5 cm Penyambung Dibawah 30 cm Standar ukuran tangga Kurang dari 75 ° Kaki tangga

  37. Mencegah bahaya「tertabrak ,terjatuh」(1/2)‏  Salah√ Benar Untuk menghindari terjadi tabrakan pekerja tidak boleh berdiri dibelakang forklift yang sedang beroperasi

  38. Mencegah bahaya「tertabrak ,terjatuh」(2/2)‏ Tanda lorong jalan harus jelas, dan menjaga kelancaran jalan, guna menghindari menabrak barang, tersandung atau kecelakaan lainnya maka tidak boleh sembarangan meletakkan barang.

  39. Cara mencegah 「kejatuhan barang」(1/4)‏  Salah√ Benar Troli tidak boleh membawa barang yang terlalu berat. Ketinggiannya harus sesuai dan harus memperhatikan kerapihan di lingkungan sekitarnya.

  40. Cara mencegah 「kejatuhan barang」(2/4)‏  Salah√ Benar Waktu menjalankan forklift harus memperhatikan berat barang, ketinggian, dan garis pandang. Apabila pengeliatan depan terganggu maka dapat mengutamakan dengan cara mundur.

  41. Cara mencegah 「kejatuhan barang」(3/4)‏ Pada saat forklift sedang menurun atau belok tidak boleh terlalu cepat guna menghindari forklift atau barang bawaan jatuh

  42. Cara mencegah 「kejatuhan barang」(4/4)  Salah√ Benar Barang yang mudah jatuh harus ditaruh di tempat yang baik.

  43. Cara menghindari dari 「tersengat listrik」 (1/5)‏ Memasang stop kontak Menyalurkan ke tanah Memperbaiki aliran listrik Mengenakan sarung tangan anti listrik

  44. Cara menghindari dari 「tersengat listrik」 (2/5)‏ Kabel yang harus disambungkan ke tanah. Untuk menjaga keamanan listrik, harus menyentuh tanah untuk menyalurkannya, sehingga dengan demikian apabila ada kebocoran aliran listrik maka dapat tersalurkan ke tanah.

  45. Cara menghindari dari 「tersengat listrik」(3/5)‏ Alat penghantar listrik dan panas, selayaknya dipasangi mesin pemutus listrik otomatis. Saat menghubungkan listrik perlu peralatan perlindungan yang sempurna, serta perlu disambungkan tanah.

  46. Penjelasan tentang pemadaman listrik harus jelas, menggantung tanda peringatan“Listrik sedang padam, Dilarang Beroperasi”, Matikan listrik dan kunci pintu pengaman. Cara menghindari dari「tersengat listrik」(4/5)‏

  47. Cara menghindari dari「tersengat listrik」(5/5)‏ Colokan Listrik, dudukan listrik tidak boleh ada retakan, hangus ataupun ada bagian yang longgar. Hindari pada saat yang bersamaan menggunakan peralatan listrik secara berlebihan, karena hal ini mudah mengakibatkan terjadinya bahaya konsleting dan menyebabkan kebakaran.

  48. Mengatasai bahaya 「Tertekan, terpotong, tertekuk」 yang disebabkan oleh mesin(1/3)‏ Tombol pengaman Tombol pengunci Pelindung Gerakan mesin ini berupa menekan, silinder penekan, atau pisau pemotong. Bahaya dari mesin ini adalah pada saat memasukkan atau mengeluarkan bahan.

  49. Mengatasai bahaya 「Tertekan, terpotong, tertekuk」 yang disebabkan oleh mesin (2/3)‏ tombol darurat • Perhatikan alat pengaman selama operasi

  50. Mengatasai bahaya 「Tertekan, terpotong, tertekuk」 yang disebabkan oleh mesin (3/3)‏ Mesin pemotong Guna menghindari bahaya kecelakaan kerja, hindari menaruh tangan diatas mesin pada saat melakukan pemotongan.