1 / 27

Dr Emil Agustiono MKes Deputi 3 Menko Kesra

Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2013 DAN RENCANA KERJA TAHUN 2014 BIDANG KESEHATAN, KEPENDUDUKAN DAN KB. Dr Emil Agustiono MKes Deputi 3 Menko Kesra

Download Presentation

Dr Emil Agustiono MKes Deputi 3 Menko Kesra

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan RakyatRepublik Indonesia EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2013 DAN RENCANA KERJA TAHUN 2014 BIDANG KESEHATAN, KEPENDUDUKAN DAN KB Dr Emil Agustiono MKes Deputi 3 Menko Kesra Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana Jakarta 20 Desember 2013

  2. PRIORITAS NASIONAL : KESEHATANYANG MASIH MERAH DAN KUNING 1 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 = Sudah tercapai atau On Track/on Trend = Sangat Sulit tercapai = Perlu Kerja Keras

  3. 1 6 2 3 4 5 3

  4. TANTANGAN PELAKSANAAN SISTEM KESEHATAN Komitmen politik mitra pembangunan int’l thd pembiayaan kesehatan mulai berkurang (GF Upaya Kesehatan oleh Swasta Int’l belum banyak yg pro promotif -preventif GLOBAL Pemberdayaan Public Private Partnership belum Optimal Kepentingan program dari donor int’l lebih menonjol daripada nasional Lingstra kurang diperhatikan (needs , SPM,Anggaran sektor Kesehatan) Upaya mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara nasional belum tercapai memadai ,kurang merata,tidak berkesinambungan • Disparitas Wilayah geografi dan rendahnya akses masyarakat thd yankes • 2 Meningkatnya Biaya Pemeliharaan Kes yg Menyulitkan Akses Masyarakat. • Pembiayaan kesehatan harus ditanggung masyarakat sendiri (out of pocket) • Kenaikan biaya kesehatan akibat *penerapan teknologi kedokteran yg canggih , *karakter supply induced demand dalam yankes *pola pembayaran tunai langsung kpd pemberi pelayanan kesehatan,* transisi epidemiologi dengan meningkatnya penyakit degeneratif kronik. • 5. Belum dijaminnya akses semua penduduk terhadap risiko kesehatan. • 6. Jumlah,Mutu Distribusi SDM Kesehatan belum proporsional . • Kesadaran masyarajat akan perilaku hidup sehat dan bersih masih rendah • Cakupan akses masy thd air bersih dan sanitasi sehat masih rendah • 9. Kapasitas infrastruktur Yankes di DTPK belum menjawab permasalahan yg ada. NASIONA L

  5. ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYI 3 3 ANGKA KEMATIAN BAYI ANGKA KEMATIAN IBU Target dan Capaian Target dan Capaian • MasihtingginyaAngkaKematianIbudanBayi (AKI dan AKB) terutamakarena: • Cakupanpersalinanolehtenagakesehatanterlatihsudahmencapai 88,64 persennamunkualitaspelayanandankompetensitenagakesehatanbelumsepenuhnyasesuaistandarpelayanan. • SDKI 2012 melaporkancakupanimunisasidasarlengkapmeliputi HBV, BCG, DPT, Polio, danCampakbarumencapai 66 persen, meskipunkhususimunisasicampaksudahmencapai 80,1 persen.

  6. Perkembangan Status GiziAnakBalita • Angkakekurangangizipadaanakbalitamenurundari 24,5 % (2005) menjadi 17,9 % (2010). • Penurunanangkakekurangangizipadabalitaterusdilakukan agar Indonesia dapatmencapai target MDG padatahun 2015, yaitusebesar 15,5 persen. Sumber: Susenas 1989-2005 dan Riskesdas 2007 dan 2010 Kecenderungan Prevalensi Kurang Gizi pada Anak Balita

  7. Prevalensi stunting perprovinsi (Hasil Riskesdas 2010)

  8. PERMASALAHAN DAN LANGKAH STRATEGISPENURUNAN AKI DAN AKB

  9. CAPAIAN AKSES AIR BERSIH danSANITASI (%) 2009-2012 LANGKAH STRATEGIS PENCAPAIAN MDG’S : SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PAMSIMAS & SANIMAS WATER SUPPLY PLAN (WSP) INTRA URBAN WATER SANITATION & HYGIENE (IUWASH) RENCANA AKSI KESEHATAN & LINGKUNGAN (NEHAP)

  10. Permasalahan Kependudukan dan KB • Laju Pertambahan Penduduk 4.1 %/tahun • Total Fertility Rate 2,6 per Perempuan Usia Subur. • Unmet needs 9 % dari PUS • Cakupan Akseptor KB 45 % dari sktr 52 juta PUS (yaitu 20 jutaan) • Jumlah PLKB di daerah tidak sesuai dengan kebutuhan (1 orang PLKB untuk 1 desa ). • Kualitas SDM (aspek Kes) rendah (gizi buruk  Stunting ;36% ). • Persebaran penduduk masih terkonsentrasi di P.Jawa (52%) • Penataan administrasi kependudukan (SIAK) belum mampu memberikan Nomer Induk Kependudukan (NIK) melalui e-KTP • Pelaksanaan UU no 52 tahun 2009 belum optimal  Regulasi pendukung (PP dan Perpres) belum ditetapkan. • Kelembagaan Kependudukan dan KB belum mampu menjawab kebutuhan akan pengendalian laju pertambahan penduduk. • Pembiayaan Revitalisasi Gerakan KB Nasional belum ditetapkan secara jelas dlm regulasi. • Belum ditetapkan SPM bidang Keluarga Berencana. • Peran serta sebagian masyarakat belum menganggap penting program KB.

  11. National 9,1 Village- Municipality : Village Municipality 9,2 8,8 Education level: No formal education at all Drop out from primary school Graduated from primary school Drop out from Junior High School Graduated from Junior High School or More 10,6 9,4 9,0 9,2 8,4  Unmet Need increased from 8,6 to 9,1 High Number of Unmet Need Unmet Need by village-municipalityand their education level Unmet Need by province National Average 9.1 Challenges: Intensification of advocacy and Communication,Information and Education, Increase access and Quality of Reproductive Health Care in the remote, isolated and areas with high number of Unmet need . 11

  12. STRUKTUR PENDUDUK TIDAK MENGUNTUNGKAN 2010 LANSIA TRIPLE BURDEN REMAJA BALITA DAN ANAK

  13. PersebaranPendudukdi Indonesia

  14. PERMASALAH DAN LANGKAH STRATEGISPENURUNAN ANGKA KELAHIRAN TOTAL

  15. PERMASALAH DAN LANGKAH STRATEGISPENURUNAN ANGKA KELAHIRAN TOTAL (lanj)

  16. PencapaianKepesertaanJaminanKesehatan DistribusiPenduduk yang memilikiJaminanKesehatan (asuransikesehatan) menurutJenisJaminan ProporsiPenduduk yang memilikiJaminanKesehatan (asuransikesehatan) • JAMKESDA telahadadi 250 Kab/Kota, dilaksanakansecarabervariasi, oleh: • PT Askes : 185 Kab/Kota • KelolaSendiri: 65 Kab/Kot • 4 Propinsi Universal Coverage: • Prop Sumatra Selatan, Prop Sulawesi Selatan, Prop Bali, NAD

  17. MASALAH DAN LANGKAH STRATEGIS PENYIAPAN PELAKSANAAN BPJS KES

  18. KENDALA KESIAPAN SUPPLY SIDE MENUJU BPJS 1 Januari 2014 PETA DISTRIBUSI KEKURANGAN RS 18

  19. JAMINAN KESEHATAN NASIONAL Pemerintah BPJS Kesehatan Regulasi Sistem Pelayanan Kesehatan (rujukan, dll) Kendali Biaya & kualitas Yankes Regulasi (standarisasi) Kualitas Yankes, Nakes, Obat, Alkes Regulator Bayar iuran Perjanjian Kerjasama Pembayaran Klaim Ajukan klaim Penanganan keluhan Regulasi Tarif Pelayanan Kesehatan, Pembayar tunggal, regulasi, kesetaraan Memberi Pelayanan Peserta Jaminan Kes Fasilitas Kesehatan Mencari Pelayanan Sistem Rujukan

  20. Capaian MDGs - TB Sumber data: * TB Global Report, 2012 ** Laporan rutin Kemenkes, 2011-2012

  21. PETA INSIDENSI PADA MANUSIA DAN ENDEMISITAS PADA HEWAN TERHADAP 6 (ENAM) ZOONOSIS PRIORITAS

  22. PERKEMBANGAN ZOONOSIS Update : 9 Desember 2013 • Pengendalian zoonosis secara terkoordinasi berhasil menurunkan insidensi pada manusia; • Masih terdapat potensiwabahsehinggaperluterusdilakukanpengendalianzoonosispadahewan sebagai sumber penularan Perpres 30/2011 tentang pengendalian zooonosis

  23. PENYERAPAN ANGGARAN DEPUTI III KENDALA : PENGEMBALIAN EFISIENSI ANGGARAN DISAMPAIKAN PADA TRIWULAN AKHIR KEHADIRAN PESERTA DAERAH RENDAH AKIBAT WAKTU PERSIAPAN PENYELENGGARAAN KEGIATAN YANG SINGKAT PESERTA DAERAH MENGGUNAKAN ANGGARAN DARI APBD OPTIMALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN (ANGG BERDASARKAN SBU LEBIH TINGGI DARI REALISASINYA) KETERLAMBATAN PROSES REVISI ANGGARAN

  24. RENCANA KEGIATAN TAHUN 2014 • ASDEP 1 UrusanPenguatanPencegahandanPenanggulanganPenyakit : • RapatKoordinasiPusatPenguatanPencegahandanPenanggulanganPenyakitBerperantaraVektor • PelaksanaanPertemuanKoordinasiNasionalPenanggulangan NAPZA • Target : 2 Rekomendasi • ASDEP 2 UrusanPenguatanPelayananKesehatan: • RakorDalamRangkaKoordinasiSingkronisasiLintasSektorKebijakanPelayananKesehatan • PertemuanKoordinasiNasionalDalamRangkaAkselerasiPencapaian MDGs 2015 MelaluiOptimalisasiPenguatanYankesRujukanTahun 2014 • PertemuanKoordinasiNasionalDalamRangkaPenguatanPelaksanaan BPJS Kesehatan • Target : 2 Rekomendasi • ASDEP 3 UrusanPenguatanKetahananGizidanKesehatanLingkungan : • RapatKoordinasiDalamRangkaPenyusunanRencanaAksiNasionalKesehatanLingkungan 2015-2019 • Workshop PeningkatanKesehatanLingkungan • RapatKoordinasiAkselerasiPercepatanPerbaikanGizi • Target : 2 Rekomendasi • ASDEP 4 UrusanKependudukandanKeluargaBerencana: • RapatKoordinasiDalamRangkaRevitalisasi Program KeluargaBerencana • Workshop DalamRangkaPengendaliandanPeningkatanKualitasPenduduk • Target : 2 Rekomendasi

  25. VII.KESIMPULAN • PelaksanaanReformasi SKN,Kependudukan dan KB perlu penguatan Koordinasi dansinkronisasiperencanaankegiatan & anggaran K/L • Peningkatan sinergi Pemerintah Pusat dan Pemda ttgpenguatansistemkesehatan, kependudukandan KB • Perluketerpaduanperencanaansetiapkomponenkegiatandananggarankedep III yang lebihbaiklagi

  26. MARI KITA BERGERAK LEBIH CEPAT UTK BERSAMA MASYARAKAT SEHAT DGN NKKBS TERIMA KASIH

More Related