bersaing dengan menggunakan teknologi informasi n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi PowerPoint Presentation
Download Presentation
Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 44

Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi - PowerPoint PPT Presentation


  • 129 Views
  • Uploaded on

Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi. 20 Maret 2012. Lingkungan Persaingan. Threat of New Entrants. Bargaining Power of Suppliers. Rivalry Among Existing Competitors. Threat of Substitutes. Bargaining Power of Customers. Lingkungan Persaingan.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi' - andren


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
bersaing dengan menggunakan teknologi informasi
BersaingdenganMenggunakan

TeknologiInformasi

20Maret 2012

lingkungan persaingan
LingkunganPersaingan

Threat of New

Entrants

Bargaining Power

of Suppliers

Rivalry Among

Existing

Competitors

Threat of

Substitutes

Bargaining Power

of Customers

lingkungan persaingan1
LingkunganPersaingan

Suatuperusahaandapat survive dalamjangkapanjangjika

berhasilmengembangkanstrategiuntukmenghadapi lima

tekananpersaingan yang umumnyadihadapidalamlingkunganbisnis. Dalam persaingan model Porter ada 5 pesaing yang selalu dihadapi oleh setiap perusahaan.

Lima pesaingtsbmeliputi:

  • AncamanPendatangBaru (Threat of New Entrants). Banyakancamanuntuk survival dalamjangkapanjangdatangdariperusahaan yang belumadaataubelumhadirdalamindustri/pasar. Ancamandaripendatangbarumemaksamanajemenpuncakuntukmemonitorkecenderungan, terutama trend teknologi, yang mungkinakanmeningkatkanpersaingan.
lingkungan persaingan2
Lingkungan Persaingan
  • PersainganAntar Perusahaan yang Ada (Rivalry Among Exicting Competitors). Dalamindustri yang sudahmatang, pesaing yang adabukanlahsebagaiancaman, karenasecaraspesifikmasing-masingperusahaantelahmenemukan “ceruk”nya. Bagaimanapun, perubahanManajemen, Kepemilikan, atauAturan Main dapatmeningkatkanancamanseriusbagikelangsunganhidupperusahaandalamjangkapanjang.
  • DayaTawar Para penyalur (Bargaining Power of Suppliers). Para penyalur yang memilikiaksesuntukmembatasisumberdaya, atausiapa yang mendominasiindustrimereka, pastiakanmenggunakanpengaruhtsb. Banyakperusahaanmencobauntukmengurangiketergantunganmerekapadasatuperusahaanuntukmembatasikekuatantawarpenyalurtersebut.
lingkungan persaingan3
Lingkungan Persaingan
  • DayaTawarPelanggan (Bargaining Power of Customers). Pelanggandapattumbuhkuatdanbesarsebagaihasilpenguasaanpasarolehmereka. Sebagaicontoh,Wal-Mart adalahpelanggan paling besaruntukkonsumen ‘paketproduk’ danseringjugamendiktekanterminologikepadapembuatbarang-barangtsb, demikianjugaperusahaanraksasaseperti “Procter& Gambler”.
  • AncamanBarangPengganti (Threat of Subtitutes). Kemungkinanpelanggandapatmenggunakanprodukyang lain atauberbedauntukmemenuhikebutuhannya yang sama, halinimenunjukkanadanyaancamanbarangpengganti.
dasar strategi persaingan lima strategi kompetitif dasar
Dasar Strategi Persaingan(Lima Strategi Kompetitif Dasar)

STRATEGI KEPEMIMPINAN BIAYA

STRATEGI DIFERENSIASI

STRATEGI INOVASI

STRATEGI PERTUMBUHAN

STRATEGI PERSEKUTUAN

dasar strategi persaingan
Dasar Strategi Persaingan

KeunggulanBersaingdimilikiolehsuatuperusahaanbilamerekaberhasilmelakukanbeberapakegiatan yang mempunyainilailebihkepadapelanggannyasecaralebihbaikdaripada yang dilakukanolehparapesaingnya. Menurut Michael Porter, keunggulanbersaingdapatdikembangkandenganmengikutisatudaribeberapastrategidibawahini :

  • StrategiKepemimpinandalambiaya.Menjadiprodusenprodukdanjasadenganbiaya yang lebihrendahdidalamsuatuindustrimemungkinkansebuahperusahaanuntukmenurunkanhargajualproduknyakepadaparapelanggan. Pesaingdenganbiaya yang lebihtinggitidakbisabersaingdalamhalhargadenganperusahaan yang lebihungguldalamhalbiayaini.
dasar strategi persaingan1
Dasar Strategi Persaingan
  • StrategiDiferensiasi (Pembedaan). Mengembangkanberbagaicarauntukmelakukandiferensiasiprodukdanjasaperusahaandariparapesaingnyaataumengurangidiferensiasiparapesaingnya. Hal inidapatmemungkinkansebuahperusahaanuntukberfokuspadaprodukataujasa agar mendapatkankeunggulandalamsegmenatauceruk (niche) tertentusuatupasar
  • StrategiInovasi. Menemukanberbagaicarabaruuntukmelakukanbisnis. Hal inidapatmengembangkanberbagaiprodukdanjasa yang unik, ataumasukkedalampasar yang unik. Hal inijugadapatmelibatkanperubahanradikalatasprosesbisnisdalammemproduksiataumendistribusikanprodukdanjasa yang begituberbedadaricarabisnisduludilakukan, hinggadapatmengubahstrukturdasarindustri
dasar strategi persaingan2
Dasar Strategi Persaingan
  • StrategiPertumbuhan. SecaraSignifikanmemperluaskemampuanperusahaanuntukmemproduksibarangdanjasa, memperluaskepasar global, melakukandiversifikasiprodukdanjasabaru, atauberintegrasikedalamprodukdanjasa yang berhubungan

contoh, Intel telahmeningkatkankapasitas-nya (danmenurunkanbiaya-biayanya) seperti yang jugadilakukanpesaingnya, denganmempertemukanteknologi yang telahdijalankandengankegiatanperancangan/disaindanpabrikasi chip yang terintegrasi.

  • Strategi Persekutuan/Aliansi. Membuathubungandanpersekutuanbisnisbarudenganparapelanggan, pemasok, pesaing, konsultan, danperusahaan-perusahaanlainnya. Hubunganinidapatmeliputi merger, akuisisi, joint venture, membentuk “perusahaan virtual”, ataukesepakatanpemasaran, manufaktur, ataudistribusiantarasuatubisnisdenganmitradagangnya
penggunaan strategis dari teknologi informasi
PenggunaanStrategisdariTeknologiInformasi

Locking in

Customers

and Suppliers

Promote

Business

Innovation

Improving

Business

Process

Strategy

IT Role

  • Use IT to improve quality
  • Use IT to link business to customers and suppliers

Use IT to reduce costs of doing business

Use IT to create new products or services

Create New

Business

Opportunities

Maintain Valuable

Customers and

Relationships

Enhance

Efficiency

Outcome

penggunaan strategis dari teknologi informasi1
PenggunaanStrategisdariTeknologiInformasi
  • MengembangkanSistimInformasiantarperusahaan yang menciptakankenyamanandanefisiensidapatmengalihkanperhatiandaribiaya-biaya yang terkaitdenganpelangganatauparapenyalur.
  • MelakukanInvestasidalamaplikasi ITyang lebihmaju (advance)akanmembangunpenghalangbagimasuknyapesaingbaru.
penggunaan strategis dari tehnologi informasi
Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi
  • Mengikutsertakankomponen IT didalamprodukdanjasaakanmembuatpersaingandariprodukataujasapenggantimenjadilebihsukar.
  • MenyeimbangkanInvestasidalamorang-orang , perangkatkeras, perangkatlunak, database, danjaringan, sertamerubahpenggunaanSistemInformasidarihanyamenunjangkegiatanoperasionalmenjadipenggunaanaplikasisecarastrategis
rantai nilai
RantaiNilai

KonsepRantaiNilai yang dikembangkanoleh Michael Porter meman-dang suatuperusahaansebagairangkaiandariaktivitasdasar("rantai") yang menambahkannilaikepadaprodukdanjasanyauntukmendukungpencapaiansuatu margin keuntungan . Didalamkonseprantainilai, beberapaaktivitasbisnisadalahmerupakanaktivitasutamasedangkanaktivitas yang lain merupakanpendukung. Untukmasing-masingaktifitas, perandariSistimInformasiStrategis( SIS) akanmemberikankontribusi yang berartidalammendukungkontribusisetiapaktifitastersebutkepadarantainilai yang ada:

  • ProsesPendukung. ProsesPendukungmenciptakaninfrastruktur internal untukmenyediakandukunganbagipekerjaan yang khususdariaktivitasutama:
    • ManajemendanBantuanlayananAdministrasi. PeranKuncidari SIS disiniadalahdalamotomatisasiSistemPerkantoran.
    • ManajemenSumberDayaManusia. peran SIS berupa Database KetrampilanKaryawan.
rantai nilai1
Rantai Nilai
  • PengembanganTeknologi. peran SIS : Merancang/DisaindenganbantuanKomputer.
  • PengadaanSumberdaya. peran SIS : Pertukaran data secaraelektronik (EDI ) denganparapenyalur.

ProsesUtama. Prosesinimemberikankontribusisecaralangsungdalamprosesperubahanbentuk(transformasi) padaperusahaan.

  • Logistikkedalam /Pengadaan. peran SIS: Sistempergudangan yang diotomatisasikan, menjaga agar barangselalutersediapadasaatdiperlukan (Just in time).
  • Operasi/Pengolahan. peran SIS: SistemPabrikasiatauproduksidenganbantuanKomputer.
  • Logistikkeluar /Pengeluaran . peran SIS: Pemasukan Data secara Online.
  • PemasarandanPenjualan. peran SIS: AnalisisPasar.
  • Jasa/Layanan. peran SIS: SistemDiagnostikTenagaahli .
rantai nilai dalam internet
Rantai Nilai dalam Internet

Support and

Customer

Feedback

Sales and

Distribution

Marketing and

Product

Research

Internet

Capability

  • Access to customer com-ments online
  • Immediate re-sponse to customer problems

Data for market research, establishes consumer responses

  • Low cost distribution
  • Reaches new customers
  • Multiplies contact points

Benefits

to

Company

Opportunity

for

Advantage

Enhanced

Customers

Satisfaction

Lower

Cost Margins

Increase

Market Share

rantai nilai dalam internet1
RantaiNilaidalam Internet

KonsepRantainilaidapatdigunakanolehperusahaan yang menggunakanaplikasiberbasis Internet untuksecarastrategismemposisikandirinya agar memperolehkeunggulandalambersaing.

  • Model Rantainilaiinisecaragarisbesarmenjelaskanbahwasuatu Perusahaan yang mempunyaihubungan Internet denganparapelanggannyabisamenyediakanmanfaatbisnisdanpeluanguntukkeunggulanbersaing.
rantai nilai dalam internet2
Rantai Nilai dalam Internet

Contoh: Perusahaan berbasis Internet mengelola newsgroups, ruangbercakap-cakap,dan websites perdagangansecaraelektronik (e-commerce) adalahsarana yang baikuntukrisetpemasarandanpengembanganproduk, penjualanlangsung, danumpanbaliksertalayananpelanggan.

  • Perusahaan yang mempunyaihubungan Internet denganparapenyalurnyabisamenggunakannyauntukmenciptakankeunggulanbersaing
rantai nilai dalam internet3
Rantai Nilai dalam Internet

Contoh: Lelangsecara online dantransaksipada ‘e-commerce websites’ dariparapenyalurdanpengirimansecara online, penjadwalan, daninformasi status padasuatupintugerbang (portal) e-commerce yang memberikaryawanaksessegerakeinformasiterbarudariberbagaipenjual. Hal inipadahakekat-nyaakanmenurunkanbiaya-biayasehinggamenjadilebihrendah, mengurangi lead-time, danmeningkatkankualitasbarangdanjasa.

  • Kesimpulan: KonsepRantaiNilaidapatmembantuperusahaanmemutuskandimanadanbagaimanacaramenerapkankemampuanteknologiinformasisecarastrategis. Rantainilaimenunjukkanberbagaijenisteknologiinformasi yang bolehjadidiberlakukanbagiprosesbisnistertentuuntukmembantuperusahaanmemperolehmanfaatdarikeunggulanbersaingdidalampasar .
penempatan posisi strategis dari teknologi internet

High

Global Market

Penetration

Product and Services

Transformation

Strategy

E-Commerce Website

Value-added IT Services

E-Business; Extensive

Intranets and Extranets

Solution

Customer Competition Connectivity

External Drivers

Performance

Improvements in

Business

Effectiveness

Cost and

Efficiency

Improvements

E-Mail, Chat Systems

Intranets and Extranets

E-Business Processes Connectivity

Low

High

Internal Drivers

Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
penempatan posisi strategis dari teknologi internet1
PenempatanPosisiStrategisdariTeknologi Internet

Agar Teknologi Internet dapatdigunakansecarastrategis, aplikasinyaharusdiposisikandengantepat. Matriksposisistrategis yang ditunjukkandapatdigunakanuntukmembantusuatuperusahaandalammengoptimalkandampakTeknologi Internet secarastrategis.

Matrikstersebutmemperlihatkan2 penggerakutama:

  • Penggerak Internal. Jumlahkonektivas, kerjasamaataukolaborasidanpenggunaanTehnologiInformasididalamsuatuperusahaan.
  • PenggerakEksternal. Jumlahkonectivas,kerjasamadanpenggunaanTehnologiInformasiolehpelanggan, parapenyalur, mitrabisnis, danpesaing.
penempatan posisi strategis dari teknologi internet2
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
  • BiayadanPeningkatanEfisiensi. Bilatingkatkonektivas, kerjasamaataukolaborasidanpenggunaanTehnologiInformasididalamperusahaandanpelanggansertapesaingadalahrendah, suatuperusahaanperlumemusatkanpadaperhatianpadaupayameningkatkanefisiensidanmenurunkanbiaya-biayadenganpenggunaanTeknologi Internet untukmeningkatkankomunikasiantar-perusahaandandenganparapenyalurdanpelanggannya.
  • PeningkatankinerjadidalamEfektivitasBisnis. Ketikatingkatkonektivas internal tinggi, tetapikonektivaseksternaldenganpelanggandanpesaingmasihrendah, suatuperusahaanperlumemusatkanperhatianpadapenggunaanTeknologi Internet seperti intranets dan extranets untukmemperolehpeningkatanefektivitasbisnis.
penempatan posisi strategis dari teknologi internet3
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
  • PenembusanPasar Global. Ketikatingkatkonektivasdenganpelanggandanpesaingtinggidankonektivas internal rendah, suatuperusahaanperlumemusatkanperhatianpadausahamengembangkanaplikasiberbasis Internet untukmengoptimalkaninteraksidenganpelanggandanmembangunataumenciptakanpenguasaanpasar.
  • PerubahanbentukProduk Dan Jasa.Ketikasuatuperusa-haandenganparapelanggannya, parapenyalur, danpesaingmembentukjaringankerjasecaraekstensif , Teknologi Internet harusdigunakanuntukmengembangkandanmenyebarkanprodukdanjasasehinggasecarastrategismemposisikankembaliperusahaannyadalampasartsb.
bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan

Let customers

place orders

directly

Let customers

check order history

and delivery status

Let customers

place orders thru

distribution

partners

Build a

community

of customers,

employees,

and partners

Customer

Database

Transaction

Database

Link Employees

and distribution

partners

Give all

employees a

complete view

of customers

Bisnissecaraelektronisdenganfokuspelanggan
bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan1
Bisnissecaraelektronisdenganfokuspelanggan

Adastrategipenting lain yang mungkindapatdilakukandenganpenggunaan IT yang memungkinkansuatubisnisuntukberhasildanmempertahankankeberhasilantersebut. Hal inidibahaspadatayanganberikut :

* Suatustrategikunciuntukmenjadikansuatu e-business berhasiladalahdenganmemaksimalkannilaibagipelanggan. Fokusstrategipadanilaibagipelangganinimenemukanbahwamutulebihutamadaripadaharga, danmerupakanfaktorpenentudalampersepsipelanggan. Suatu e-business yang berpusatpadapelanggan, diantaranyaadalahdenganpenggunaanteknologi Internet untukmemeliharapelanggan yang setiadenganmengantisipasikebutuhanmasadepanmereka, meresponkeinginannya, danmenyediakanlayananberkualitastinggikepadapelanggan.

bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan2
Bisnissecaraelektronisdenganfokuspelanggan
  • Sepertidiperlihatkandalamtayanganini, adanyateknologiseperti intranets, Internet, dan extranet menciptakansalurankomunikasibaru yang interaktipdidalamsuatuperusahaan, denganpelanggan, denganparape-nyalur, mitrabisnis, danpihak lain didalamlingkunganeksternalbisnis . Demikian pula, diberikandorongankerjasama/kolaborasilintasfungsidenganpelanggandalampengembanganproduk, pemasaran, penyerahan, layanandandukunganteknis.
  • Suatuperusahaan e-business yang berpusatkepadapelangganmencobauntukmendapatkanpengalamanbisnisdaripelang-gannyamelaluipendekatan :
    • Pelanggandapatmelakukan order ataupesanansecaralangsung, dandapatjugamelaluimitradistribusi.
bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan3
Bisnissecaraelektronisdenganfokuspelanggan
    • Membangunsuatu database pelanggan yang merekam data profitabilitasdanpilihanpelanggan,danmemungkinkansemuakaryawanmengaksesdanmempunyaipandangan yang lengkaptentangpelanggan.
    • Pelanggandapatmelihat status order ataupesanan, riwayatdan Status Pengirimanbarangnya.
  • Memeliharasuatukomunitaspelanggan, karyawan, danmitrabisnissecara online.
rekayasa ulang dan manajemen kualitas

Business Quality

Improvement

Business

Reengineering

Definition

Incrementally Improving Existing ProcessesIncrementally Meningkat;Kan Proses Ada

Radically Redesigning Business SystemsSecara radikal Rancang kembali Bisnis Sistem

Target

Any Process

Strategic Business Processes Proses bisnis Strategis

Potential

Payback

10%-50% Improvements

Peningkatan

10-Fold Improvements

Lipatan Peningkatan

Risk

Low

High

What Changes?

Same Jobs - More Efficient

Pekerjaan Sama- [yang] Lebih Efisien

Big Job Cuts; New Jobs; Major Job Redesign Pekerjaan Besar Memotong; Pekerjaan Baru; Pekerjaan Utama Disain kembali

Primary

Enablers

IT and Work Simplification

IT dan Pekerjaan Penyederhanaan

IT and Organizational Redesign IT dan Disain kembali Organisatoris

Rekayasa ulang dan Manajemen Kualitas
rekayasa ulang dan manajemen kualitas1
Rekayasa ulang dan Manajemen Kualitas

Salah satu strategi persaingan yang penting saat ini adalah Rekayasa ulang Proses Bisnis(BPR) sering disebut rekayasa ulang. Rekayasa ulang lebih dari sekedar mengotomatiskan proses bisnis untuk mendapatkan peningkatan efisiensi kegiatan bisnis. Rekayasa ulang adalah suatu ke-giatan memikirkan ulang dan merancang perubahan proses bisnis secara radikal untuk tercapainya peningkatan yang dramatis dalam hal biaya, mutu, kecepatan, dan layanan. BPR mengkombinasikan berbagai strate-gi dengan melakukan inovasi bisnis yang membuat peningkatan kinerja proses bisnis sedemikian rupa sehingga suatu perusahaan dapat menjadi lebih sukses dan lebih kuat dalam suatu pasar yang banyak pesaingnya .

  • Bagaimanapun, selagi banyak perusahaan melaporkan keuntungan yang mengesankan, banyak perusahaan lain yang gagal untuk mencapai pe-ningkatan melalui proyek rekayasa kembali.
  • Peningkatan Kualitas Bisnis adalah suatu pendekatan yang kurang dramatis dalam meningkatkan keberhasilan suatu bisnis. Satu daya do-rong strategis yang penting dalam area ini disebut Manajemen Kualitas secara Total (TQM).
rekayasa ulang dan manajemen kualitas2
Rekayasa ulang dan Manajemen Kualitas

TQM menekankan pada peningkatan kualitas yang berpusat pada kebu-tuhan dan harapan pelanggan terhadap produk dan jasa. Hal ini melibat-kan banyak ciri dan tampilan, seperti pencapaian, keandalan, ketahanan, kemampuan bereaksi dan sebagainya.

  • TQM menggunakan berbagai peralatan dan metoda untuk menyajikan :
    • barang atau jasa yang lebih Menarik dan sedikit variasi mutu.
    • Perubahan yang lebih cepat dari tahap disain ke produksi dan distribusi.
    • Lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan pilihan dan kebiasaan membeli pelanggan.
    • Menurunkan biaya-biaya dengan mengurangi pekerjaan berulang dan menghapuskan kegiatan yang tidak punya nilai tambah.
fokus kepada pelanggan dan ketatnya persaingan

Perfect

Cooperate with

Business Partners

and Competitors

Anticipation of

future needs

Customization

Conformance

Organize to

Master

Change

Give Customers

Solutions

to Problems

Accessibility

Delivery Time

Customer’s

time to market

Leverage the

Impact of

People and

IS Resources

Cost of

Transaction

Cost of

Value-added

Services

Free

Now

Fokus kepada Pelanggan dan Ketatnya Persaingan

Pengungkitan [adalah] Dampak Orang-Orang dan ADALAH Sumber daya

fokus kepada pelanggan dan ketatnya persaingan1
Fokus kepada Pelanggan dan Ketatnya Persaingan

Mempunyai kelebihan dalam kinerja bersaing adalah kemampuan suatu perusahaan untuk berhasil secara cepat melakukan perubahan, secara terus menerus membagi pasar global dalam kualitas tinggi, kinerja tinggi, serta produk dan jasa yang sesuai keinginan pelanggan. Perusahaan yang sudah matang sangat tergantung pada teknologi informasi untuk mendu-kung dan mengendalikan proses bisnisnya.

Empat strategi pokok dalam persaingan adalah:

  • Memperkaya Pelanggan. Perusahaan yang mapan akan memperkaya para pelanggannya dengan memberikan solusi untuk membantu mengatasi permasalahan pelanggannya. Mereka akan berhasil mendapatkan nilai tambah dalam jangka panjang dari Produk dan jasa nya, jika mereka mau membantu memecahkan permasalahan berdasarkan pada kebutuhan pelanggan. Ketika suatu kondisi berubah, maka pesaing yang tangkas akan menjalankan hubungan bisnis berdasarkan pada kesediaan dan ke-mampuan mereka untuk berubah agar dapat mengatasi masalah baru yang dihadapi pelanggan.
fokus kepada pelanggan dan ketatnya persaingan2
Fokus kepada Pelanggan dan Ketatnya Persaingan

2. Bekerja sama. Perusahaan yang mapan melakukan kerja sama untuk meningkatkan daya saingnya. Hal ini dapat berupa kerjasama secara internal dan, jika dianggap perlu, dilakukan juga kerjasama dengan pesaing dalam rangka mempercepat penyampaian produk dan jasa kepasar .

3.Mengorganisasikan. Perusahaan yang mapan mengorganisasikan dengan baik pengelolaan terhadap perubahan dan kesiapan dalam mengha-dapi ketidak-pastian. Ini adalah suatu komponen pokok dari persaingan, karena harus mengembangkan antisipasi dan tanggapan yang cepat terhadap perubahan kondisi , bukan hanya perubahan dalam diri sendiri.

4.Keseimbangan Orang dan Informasi. Perusahaan yang mapan dapat menjaga keseimbangan antara orang dan informasi dengan memelihara suatu jiwa usahawan/wiraswasta dan menyediakan perangsang bagi kar-yawan agar lebih bertanggung jawab, meningkatkan kemampuan bera-daptasi, dan melakukan inovasi.

fokus kepada pelanggan dan ketatnya persaingan3
Fokus kepada Pelanggan dan Ketatnya Persaingan

Model ‘Free.Perfect.Now’ yang telah dikembangkan oleh “AVNET Marshall” mewujudkan tiga dimensi ini kedalam suatu model yang singkat tetapi jelas untuk melayani pelanggannya secara matang dan cepat dalam memberikan tanggapan .

  • Dimensi kebebasan. Menekankan bahwa kebanyakan pelanggan ingin biaya yang lebih rendah untuk nilai/manfaat yang diterimanya, tetapi ber-sedia membayar lebih untuk suatu jasa yang memberi nilai tambah.
  • Dimensi Kesempurnaan. Menekankan bahwa produk dan jasa seharusnya tidak hanya bebas dari cacat , tetapi juga harus meningkatkan kesesuaian dengan pelanggan(customisasi), penambahan corak dan perlu mengantisipasi lebih lanjut kebutuhan pelanggan dimasa depan
  • Dimensi Kekinian.Menekankan bahwa pelanggan ingin layanan 24 jam terhadap produk dan jasa, waktu penyerahan yang pendek/singkat dan mempertimbangkan waktu untuk pemasaran produk mereka sendiri.
perusahaan dalam dunia maya

Adaptability

Excellence

Borderless

Six

Characteristics

of Virtual

Companies

Technology

Trust-Based

Opportunism

Perusahaan dalam dunia Maya
perusahaan dalam dunia maya1
Perusahaan dalam dunia Maya

Suatu Perusahaan adalah suatu organisasi yang menggunakan teknologi informasi untuk menghubungkan orang-orang, asset, dan gagasan. Orang-Orang dan Korporasi membentuk suatu perusahaan dalam rangka mengambil keuntungan dari peluang strategis yang memerlukan waktu, kemampuan orang-orang dan sumber daya teknologi informasi yang tidak boleh ada di dalam perusahaan tunggal. Dengan membuat perseku-tuan strategis dengan perusahaan lain dan dengan cepat membentuk suatu perusahaan baru dengan mitra terpilih, perusahaan terbaik mampu me-masang komponen yang diperlukan untuk menyediakan suatu solusi tingkat dunia (world-class) untuk pelanggannya dan menangkap kesempatan.Untuk berhasil perusahaan harus menguasai enam karakteristik:

perusahaan dalam dunia maya2
Perusahaan dalam dunia Maya
  • Kemampuan beradaptasi: Mampu menyesuaikan diri ter-hadap suatu perubahan yang cepat sesuai dengan lingkungan bisnis. Selanjutnya Perusahaan maya harus mengurangi proses yang bersamaan waktu (concept-to-cash)melalui kegiatan berbagi (sharing).

2. Oportunisme:Menciptakan,mengoperasikan dan meng-hancurkannya setelah meman-faatkan peluang bisnis yang nampak tersebut. Mereka harus memperoleh akses ke pasar yang baru dan pasar bersama atau ke pelanggan yang setia, serta meningkatkan fasilitas dan pemenuhan pasar. Hanya menurut keadaan yang menguntungkan

3. Keunggulan: Memiliki keunggulan kelas dunia dalam kemampuan inti yang diperlukan. Kemampuan ini harus secara terus menerus terhubung melalui penggunaan Teknologi Internet .

perusahaan dalam dunia maya3
Perusahaan dalam dunia Maya

4. Teknologi: Menyediakan teknologi informasi kelas dunia dan teknologi lain yang diperlukan untuk semua bentuk solusi bagi pelanggan. Mereka harus beralih dari menjual produk menjadi menjual solusi.

5. Tanpa Batas: Dengan mudah menyatukan seluruh sumber daya dan kemampuan mitra bisnis secara terbuka kedalam suatu solusi bagi pelanggan yang terintegrasi.

6. Berdasarkan kepercayaan: Sesama anggota saling percaya mempercayai dan menampilkan kepercayaan secara timbal balik dalam hubungan bisnisnya. Mereka harus berkeinginan berbagi infrastruktur dan resiko.

sistem pengelolaan pengetahuan

Solution

Knowledge

Technical

Support

Staff

Customers

Development

Engineers

Intranet

The

Internet

Product

Managers

Other

Vendors

Sistem Pengelolaan Pengetahuan
sistem pengelolaan pengetahuan1
Sistem Pengelolaan Pengetahuan

Manajemen Pengetahuan telah menjadi salah satu dari penggunaan tek-nologi informasi strategis yang utama. Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) adalah sistem yang digunakan untuk mengatur/mengelola bisnis dan organisasi pembelajaran. Tujuan dari Sistem Manajemen Pengetahuan adalah untuk membantu para pekerja pengetahuan dalam menciptakan, mengorganisir, dan membuat suatu pengetahuan yang penting tentang bisnis, dapat tersedia, kapan saja, dan di mana saja bila diperlukan.

  • Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan yang bersifat eksplisit seperti acuan kerja, rumusan, proses, atau pengetahuan tersembunyi seperti “ praktek terbaik”. Teknologi Internet dan Intranet , bersama dengan teknologi lain seperti GroupWare, Penggalian Data(Data Mining), dan kelompok diskusi secara online dapat digunakan oleh Manajemen Pengetahuan (KM) untuk mengumpulkan, mengedit, mengevaluasi dan mendistribusikan pengetahuan di dalam organisasi tersebut.
sistem pengelolaan pengetahuan2
Sistem Pengelolaan Pengetahuan

Sistem Manajemen Pengetahuan kadang-kadang disebut sistem belajar secara adaptip, karena mereka menciptakan siklus dari organisasi pembelajaran, yang disebut proses belajar adaptip yang berulang, yang memungkinkan pengetahuan dalam perusahaan untuk secara terus menerus membangun dan mengintegrasikan pengetahuan ke dalam proses bisnis, produk, dan jasa. Dengan demikian, akan membantu perusahaan tersebut untuk menjadi suatu penyedia jasa dan barang-barang yang tangkas dan lebih inovatif.

ringkasan
Ringkasan
  • Sistim informasi dapat memainkan beberapa peran strategis didalam bisnis.
  • Internet, intranets, extranets, dan teknologi lain yang berbasiskan Internet dapat digunakan secara strategis untuk e-business dan e-commerce dan memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan.
  • Suatu kunci penggunaan Teknologi Internet yang strategis adalah membangun suatu perusahaan e-business yang dapat meningkatkan nilai bisnisnya dengan strategi yang terpusat pada pemberian nilai tambah kepada pelanggannya .
ringkasan1
Ringkasan
  • IT adalah suatu ramuan utama dalam rekayasa ulang proses bisnis, dengan melakukan perubahan secara radikal proses bisnis, yang secara dramatis dapat meningkatkan daya guna dan tepat guna perusahaan.
  • IT dapat secara strategis digunakan untuk meningkatkan kinerja bisnis.
  • Suatu perusahaan dapat menggunakan IT untuk membantu mereka menjadi suatu perusahaan yang tangkas, yang dapat menjawab dengan cepat perubahan dalam lingkungannya .
ringkasan2
Ringkasan
  • Pembentukan suatu perusahaan maya telah menjadi strategi bersaing yang penting dalam pasar global yang dinamis saat ini.
  • Keunggulan bersaing yang kekal saat ini hanya dapat muncul dari penggunaan yang inovatif dan manajemen pengetahuan yang terorganisasi baik oleh perusahaan dan organisasi pembelajaran.