bbm 3206 semantik n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
BBM 3206 SEMANTIK PowerPoint Presentation
Download Presentation
BBM 3206 SEMANTIK

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 22

BBM 3206 SEMANTIK - PowerPoint PPT Presentation


  • 242 Views
  • Uploaded on

BBM 3206 SEMANTIK. SESI BERSEMUKA KEDUA. Konsep Keperihalan Keadaan. Konsep ini diperkenalkan oleh Malinowski (1923) dan diperluaskan oleh Firth (1957) dalam bidang linguistik khususnya semantik yang menekankan peranan konteks.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'BBM 3206 SEMANTIK' - alayna


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
bbm 3206 semantik

BBM 3206 SEMANTIK

SESI BERSEMUKA KEDUA

konsep keperihalan keadaan
Konsep Keperihalan Keadaan
  • Konsep ini diperkenalkan oleh Malinowski (1923) dan diperluaskan oleh Firth (1957) dalam bidang linguistik khususnya semantik yang menekankan peranan konteks.
  • Makna konteks: makna sesuatu perkataan @ ayat apabila diucapkan dalam konteks situasi pertuturan yang tertentu.
slide3
Menurut konsep keperihalan keadaan, makna dilihat berdasarkan konteks tertentu dalam pelbagai peringkat struktur bahasa:
  • Fonologi
  • Morfologi
  • Leksikal
  • Intonasi ayat
slide4
3 Faktor dalam keperihalan keadaan:
  • Para peserta (pengambil bahagian) dalam pertuturan.
  • Perkara yang diperkatakan.
  • Kesan daripada pertuturan.
makna gramatikal
Makna Gramatikal
  • Kata dasar jati : kata dasar yang boleh berdiri sendiri dan mempunyai makna.
  • Kata dasar semu : kata dasar yang tidak mempunyai makna tetapi mengandungi makna, iaitu kata tersebut hanya mempunyai makna apabila digabungkan dengan imbuhan @ perkataan lain.
slide6
Makna gramatikal : makna yang terkandung dalam imbuhan apabila digabungkan dengan kata dasar. Misalnya akhiran –kan dalam perkataan dewakan bermakna “menganggap sebagai”
makna awalan pe n
Makna Awalan Pe(N)-
  • Pe(N) dengan kata nama:

pekedai = orang yang memiliki

kedai

  • Pe(N)- dengan kata kerja:

penulis = orang yang menulis

(pelaku)

pelatih = orang yang dilatih

(penderita)

pengorek= alat untuk mengorek (alat)

slide8
penapis = alat untuk menapis @

orang yang menapis (filem)

(gabungan pelaku dan alat)

penyakit = benda yang menyebabkan

sakit (penyebab)

penjahit = hasil perbuatan menjahit

(hasil perbuatan)

makna awalan me n
Makna Awalan Me(N)-
  • Me(N)- dengan kata kerja:

mendukung = melakukan perbuatan

dukung ( melakukan @

membuat)

  • Me(N)- dengan kata sifat:

membesar = menjadi besar (menjadi)

slide10
Me(N)- dengan kata nama:

membatu = menjadi seperti batu

(menjadi seperti)

menjeruk = menjadikan sebagai

jeruk (menjadikan

sebagai)

menggunting = menjadikan gunting sebagai

alat (menjadikan sbg alat)

slide11
mendamar = mencari damar

(mencari, mengumpulkan)

menyeberang = menuju seberang

(pergi ke, menuju)

mengaduh = mengeluarkan bunyi “aduh”

(mengeluarkan bunyi)

mengupah = memberi upah (memberi@

mengenakan)

denotasi dan konotasi
Denotasi dan Konotasi
  • Denotasi: makna umum, makna kamus @ makna leksikal yang mudah di kenal pasti kerana bersifat umum dan objektif.
  • Konotasi: Makna pemikiran @ nilai rasa sebagai makna tambahan yang mungkin sesuai @ tidak sesuai dengan makna sebenarnya.
makna leksikal
Makna Leksikal
  • Makna leksikal: makna yang terdapat dalam kamus @ makna perkataan yang terlepas daripada hubungannya dengan perkataan lain dalam ayat.

Misalnya: lari, rumah, putih dsb.

slide14
Kelompok kata : makna dalam kelompok kata adalah jalinan daripada makna satu perkataan dengan perkataan lain dalam kelompok kata tersebut. Misalnya lima ekor lembu bermakna ada ‘lima ekor lembu’
slide15
Kata paduan : dua perkataan atau lebih yang pada mulanya memiliki makna masing-masing, tetapi maknanya telah berpadu menjadi satu, misalnya kereta api, kapal api, bunga api dsb.
slide16
Kata gabungan : dua @ lebih perkataan yang mengandungi satu makna tetapi deretan perkataan tersebut menyimpang daripada deretan perkataan yang umum dalam bahasa Melayu, misalnya mahasiswa,mahaputera, maharaja, bumiputera, dsb.
makna ayat
Makna Ayat
  • Makna tersurat : makna yang diperoleh semata-mata daripada makna yang tertulis atau makna yang diujarkan sahaja. Misalnya, Burung itu hinggap di ranting pokok.
slide18
Makna terselindung : makna yang terselindung dalam sesuatu ayat kerana perkataannya tidak dihadirkan. Misalnya dalam ayat Adik ke kedai Pak Ali, kata pergi tidak dihadirkan, tetapi pendengar memahami perbuatan adik ialah ‘pergi’
slide19
Makna tersirat : makna yang diperoleh berbeza dengan makna yang tertulis atau diujarkan, misalnya dalam kiasan Umpama jari di tangan, ada bercincin ada tidak.
paradigmatik dan sintagmatik
Paradigmatik dan Sintagmatik
  • Hubungan paradigmatik : keadaan apabila unit linguistik menjadi berhubungan melalui pertentangan @ penggantian dalam satu lingkungan tertentu dengan unit-unit lain yang serupa.
slide21
Hubungan sintagmatik: keadaan yang diperoleh oleh sesuatu unit linguistik kerana ia hadir bersama dengan unit-unit lain yang serupa.
  • Dalam contoh sebuah pintu merah dengan sebuah pintu kuning, merah dan kuning berhubungan secara paradigmatik, manakala setiap satunya (merah dan kuning) berhubungan secara sintagmatik dengan pintu.