1 / 39

Lancang kuning dari indragiri berlayar malam menuju pekan

Lancang kuning dari indragiri berlayar malam menuju pekan Tuan- tuan dan puan-puan yang kami hormati e-barcode akan kami presentasikan. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI KOTA BATAM. Created by : UPT Instalasi Farmasi – Kota Batam Tahun 2014. TERWUJUDNYA KOTA BATAM

ahava
Download Presentation

Lancang kuning dari indragiri berlayar malam menuju pekan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Lancangkuningdariindragiriberlayarmalammenujupekan Tuan-tuandanpuan-puan yang kamihormatie-barcode akankamipresentasikan

  2. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI KOTA BATAM Created by : UPT InstalasiFarmasi – Kota Batam Tahun 2014

  3. TERWUJUDNYA KOTA BATAM SEBAGAI BANDAR DUNIA MADANI YANG MODERN DAN MENJADI ANDALAN PUSAT PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN NASIONAL VISI KOTA BATAM

  4. LETAK GEOGRAFIS KOTA BATAM Secarageografis Kota Batammempunyaiposisi yang strategiskarenaberadapadajalurpelayaraninternasionaldanhanyaberjarak 12,5 mil lautdengannegaraSingapura. Hal inimenempatkan Kota BatamsebagaisalahsatupintugerbangdiKawasan Barat Indonesia. • Batas Wilayah Kota Batam: • Sebelah Utara : SelatSingapura • Sebelah Selatan : KabupatenLingga • Sebelah Barat : KabupatenKarimun • SebelahTimur : KabupatenKepri Kota Batamterdiridari+ 400 buahpulau, 329 pulaudiantaranyatelahbernama, dimanabeberapadiantaranyaberbatasanlangsungdengan Negara Singapura.

  5. GAMBARAN UMUM KOTA BATAM • Jumlahpenduduk Kota Batam adalah 1.235.651 Jiwa(per 31 Desember 2013) • Terdiridari 12 Kecamatandan 64 Kelurahan • DalamhalPengelolaanObat, UPT InstalasiFarmasi Kota Batammelayani 17 Puskesmas yang terdiridari 14 PuskesmasKecamatanDaratdan 3 PuskesmasKecamatanLautdanmelayani 5 RumahSakit yang telahmenandatanganiMoUdenganDinasKesehatandalampelayanan program obat TB sesuaidenganstrategi DOTS.

  6. SDM Dalammelaksanakantugasdanfungsinya, pegawai UPT InstalasiFarmasiberjumlah 8 orang denganrincian : • Apoteker : 2 Orang • SKM : 1 Orang • SarjanaEkonomi : 2 Orang • DIII Farmasi : 1 Orang • AsistenApoteker : 1 Orang • SMU : 1 Orang.

  7. STRUKTUR ORGANISASI UPT INSTALASI FARMASI

  8. PERAN UPT INSTALASI FARMASI KOTA BATAM • Pengendalianketersediaanobatditingkatkabupaten/kota (Controller of drug availability) • Pengelolaanobat (perencanaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatandanpelaporanserta monitoring & evaluasi) • Penyediainformasi • Dinamikalogistikobatdi UPT InstalasiFarmasi

  9. Informasi manajemen logistik obat di UPT Instalasi Farmasi telah menggunakan sistem e-barcode

  10. LATAR BELAKANG / AlasanPengembangan Program Aplikasi e-Barcode • Pengembangansisteminformasidan jaringan komputerisasi terpadu dilingkungan UPT Instalasi Farmasi untukmenunjangkinerjapemerintahan(Pemko Batam) • Sebagai langkah dalam persiapan penerapansistemkomputerisasiyangterintegrasidilingkunganPemkoBatamdalammeningkatkanpelayanankepadamasyarakat Kota Batam • Meningkatkankualitaspenyajianinformasipengelolaan obat sesuaidengan tingkatkebutuhanmanajemen/ pemerintahan • Tersedianya jaringan infrastruktur dan perangkat sistem komputerisasi yang memadai di UPT Instalasi Farmasi

  11. RUMUSAN MASALAH Bagaimana meningkatkantata kelola yang baik (Good Governance) Sistem Informasi PengelolaanObatUPT Instalasi Farmasidalam memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan / Stakeholder (Pemerintah Daerah, DPRD, Auditor, Puskesmas/Userdan Masyarakat Kota Batam)

  12.  Terbentuknya sistem informasi pengelolaan obat yang terintegrasi, cepat, akurat dan dapat dipertanggung jawabkan (accountable) MAKSUD & TUJUAN •  Tersedianya sarana sistem komputerisasi yang memadai baik Software (Aplikasi UPT Instalasi Farmasi), Hardware (Server, PC, Jaringan LAN / Intranet) maupun Brainware (SDM Terlatih) •  Memudahkan pimpinan dan dinas terkait dalam menganalisa tingkat pemakaian dan kebutuhan obat •  Meningkatkantingkat kehandalan sistem komputerisasi baik dari segi pengamanan (security) dan penyelamatan data (back-up & recovery)

  13. TahapanDalamPengembanganAplikasi : Sistem InformasiTerpadu PengelolaanObat Pemerintah Kota Batam 2010 2003

  14. ImplementasiSistem e-Barcode • Instalasi Infrastruktur Jaringan LAN (Local Area Network) -- 2010 • Mendukung pengembangan sistem aplikasi terpadu / terintegrasi dilingkungan kantor UPT Instalasi Farmasi • Meningkatkan kinerja dan pengawasan (controlling) persediaan & mutasi obat • Mempercepat penyajian informasi persediaan dan mutasi obat • Pengembangan Insfrastruktur Jaringan Intranet antara UPT Instalasi Farmasi dengan Puskesmas - 2015 • Mendukung rencana penerapan sistem aplikasi terpadu / terintegrasi dengan Puskesmas • Meningkatkan kinerja dalam pengawasan persediaan dan mutasi obat di masing-masing Puskesmas • Mempercepat penyajian informasi persedian dan mutasi obat di masing-masing Puskesmas • Meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan tenaga dalam permintaan / pengiriman obat dari / ke Puskesmas dengan UPT Instalasi Farmasi.

  15. ImplementasiSistem e-Barcode(lanjutan) • Pembuatan Program Aplikasi Executive Information System (EIS) - 2015 • Menyediakan data dan informasi yang akurat dan up to date tentang persediaan dan mutasi Obat (Laporan Rekapitulasi dan Grafik) • Memudahkan pimpinan dan dinas terkait dalam menganalisa tingkat pemakaian dan kebutuhan obat • Membantu dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran pengadaan obat • Mendukung pimpinan dalam pengambilan keputusan cepat, akurat dan up to date

  16. Pembiayaan APBD II Kota Batam : • 2003 aplikasiinv.obat : Rp 24.000.000 • 2010 aplikasi barcode : Rp 35.000.000 (mesincetakbarcode,kertas/ribbon,sensor barcode) • 2013 aplikasiterintegrasidlmjaringan LAN (komputerserver,perangkatpendukungjaringan LAN : Rp 40.000.000

  17. FLOW SYSTEM ADMINISTRASI OBAT Puskesmas / User Lain Sumber Dana (APBD I / II) UPT InstalasiFarmasi DinasKesehatan Monitoring Stock Obat APBD II, I, Buffer Prog, DAK APBD II, I, Buffer Prog, DAK Permintaan Obat Permintaan Obat Proses Permintaan Daftar Stock Obat DatabaseObat Pengadaan/ Pengirimanlsg. Cek Stock Obat ? Proses Pengeluaran No Yes Daftar Stock Obat Database Obat Terupdate Surat Bukti Barang Keluar Copy #2 SuratBukti BarangKeluar N Daftar Stock Obat Updating DaftarObat Monitoring & Reporting S. Bukti Barang Keluar Penerimaan Ob Per Periode Pendistribusian Obat Per Periode Key-in DatabaseObat Penerimaan Obat Per Alokasi Pendistribusian Obat Per Psk Monitoring Stock Obat Mutasi In/Out Obat

  18. TOPOLOGI JARINGAN LANUPT InstalasiFarmasi – Kota Batam Switch/Hub IP: 192.168.1.1 IP: 192.168.1.9 IP: 192.168.1.6 IP: 192.168.1.5 IP: 192.168.1.8 IP: 192.168.1.7

  19. DENAH INSTALASI LANUPT InstalasiFarmasi – Kota Batam TOILET WASTAFEL RUANG OKT RUANG ARSIF RUANG PENYIMPANAN OBAT RUANG SHALAT RUANG ADMINISTRASI RUANG KEPALA UPT INSTALASI FARMASI FRONT OFFICE PINTU MASUK BARANG PINTU KELUAR BARANG

  20. Hasildandampakpenerapansistem e-barcode Aplikasi e-Barcode dalamsistempengelolaanobat di Pemerintah Kota Batammerupakanupayauntukmencapaisuatusistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance, sehingga jumlah dan nilai obat yang cukup besar menyerap anggaran dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

  21. Mengingatmanfaatnya yang cukupbesardalamhalmenjagakeamanan, pemerataandankecukupanobatbagimasyarakat, kelanjutandari program inisangatdiperlukan. UntukitudibutuhkanPengalokasianSumberDayakeuangandan SDM

  22. LAMPIRAN Contoh format barcode obat yang adadi UPT Inst.Farmasi • 2 digit pertama : Sumber Dana 01 = APBD II 02 = APBD I 03 = Buffer stok 04 = Program 05 = DAK • 2 digit kedua : TahunPenerimaan • 2 digit ketiga : Bulan Expire • 2 digit keempat : Tahun Expire • 5 digit kelima : Kodeobat • Sisa digit : No Batch

  23. Gambar 1: Menu Utamaaplikasi

  24. Gambar 2 : Menu Entri Data

  25. Gambar 3 : Menu entriobatmasuk

  26. Gambar 4 : Menu entriobatkeluar

  27. Gambar 5 : Menu laporan / informasiobat

  28. Gambar 6 : Format laporanrekapitulasiobat per periode

  29. Gambar 7 : Menu cetakkartustok

  30. Gambar 8 : Format cetakkartustok

  31. Gambar 9 : Menu daftar expire obat

  32. ObatdiatasRak ( telahdi barcode)

  33. Kantor uptinstalasifarmasikotabatam

  34. ARMADA DISTRIBUSI OBAT UPT INSTALASI FARMASI

  35. Mendistribusikanobatkepkmkecamatanlaut

  36. KunjungantimPtd

  37. PERANGKAT SISTEM E-BARCODE MENJADI OBJEK KUNJUNGAN PtD INDONESIA DALAM KEGIATAN TEMU JARINGAN LOGISTIK PROPINSI

  38. PemkoBatam • OrangtanimengambilnipahSinggahbermalamdikampungadat • Semogapertemuaninimembawaberkah • Untukmeningkatkankesejahteraanmasyarakat • pergikebangkamembeliikanMembelikeris raja diberi. demikianlah yang dapatkamisampaikanmohonmaafataskesilapandiri THANK YOU

More Related