Download
slide1 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Teori Belajar Lev Vygotsky Power Point PowerPoint Presentation
Download Presentation
Teori Belajar Lev Vygotsky Power Point

Teori Belajar Lev Vygotsky Power Point

1586 Views Download Presentation
Download Presentation

Teori Belajar Lev Vygotsky Power Point

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. KELOMPOK 7 TeoriPembelajaran Lev Vygotski Apri Dwi Prasetyo A510120245 WahyuNurul MA510120247

  2. Profil singkat LEV VYGOTSKY • Nama lengkapnya adalah Lev Semyonovich Vygotsky. Ia dilahirkan di salah satu kota Tsarist, Russia, tepatnya pada pada 17 November 1896, dan  berkuturunan Yahudi. Ia tertarik pada psikologi saat berusia 28 tahun. Vygotsky dalam menyalurkan pemikiran-pemikirannya di dunia psikologi kerap menghadapi rintangan oleh pemerintah Rusia saat itu. Perkembangan pemikirannya meluas setelah ia wafat pada tahun 1934, dikarenakan menderita penyakit TBC. Vygotsky merupakan satu di antara tokoh konstruktivis, Sumbangan penting teori Vygotsky adalah penekanan pada hakekatnya pembelajaran sosiokultural.

  3. TeoriBelajarVygotsky Menurutvygotsky (1962), keterampilan-keterampilandalamkeberfungsian mental berkembangmelaluiinteraksisosiallangsung. Informasitentangalat-alat, keterampilan-keterampilandanhubungan-hubungan interpersonal kognitifdipancarkanmelaluiinteraksilangsungdenganmanusia. Melaluipengorganisasianpengalaman-pengalamaninteraksisosial yang berada di dalamsuatulatarbelakangkebudayaanini, perkembangan mental anak-anakmenjadimatang. TeoriBelajarVygotsky Menurutvygotsky (1962), keterampilan-keterampilandalamkeberfungsian mental berkembangmelaluiinteraksisosiallangsung. Informasitentangalat-alat, keterampilan-keterampilandanhubungan-hubungan interpersonal kognitifdipancarkanmelaluiinteraksilangsungdenganmanusia. Melaluipengorganisasianpengalaman-pengalamaninteraksisosial yang berada di dalamsuatulatarbelakangkebudayaanini, perkembangan mental anak-a

  4. Zone of Proximal Development (ZPD) TeoriBelajarVygotsky Scaffolding BahasadanPemikiran

  5. Zone of Proximal Development (ZPD) Faktor-faktorPenyebabkonfliksosial : PerbedaanIndividu Perbedaanlatarbelakangkebudayaan Perbedaankepentingan PerbedaanNilai merupakancelahantara actual development danpotensial development, dimanaantaraapakahseoranganakdapatmelakukansesuatutanpabantuan orang dewasadanapakahseoranganakdapatmelakukansesuatudenganarahan orang dewasaataukerjasamadengantemansebaya.

  6. Scaffolding merupakansuatuistilahpada proses yang digunakan orang dewasauntukmenuntunanak-anakmelalui Zone of proximal developmentnya. Scaffoldingadalahmemberikankepadaseseoranganaksejumlahbesarbantuanselamatahap - tahapawalpembelajarandankemudianmengurangibantuantersebutdanmemberikankesempatankepadaanaktersebutmengambilalihtanggungjawab yang semakinbesarsegerasetelahiamampumengerjakansendiri. Bantuan yang diberikan guru dapatberupapetunjuk, peringatan, doronganmenguraikanmasalahkedalambentuk lain yang memungkinkansiswadapatmandiri.

  7. Scaffolding Bahasa dan Pemikiran bahasa dan pikiran pada awalnya berkembang terpisah dan kemudian menyatu. Anak harus menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan orang lain sebelum mereka dapat memfokuskan ke dalam pikiran-pikiran mereka sendiri. Anak juga harus berkomunikasi secara eksternal dan menggunakan bahasa untuk jangka waktu yang lama sebelum mereka membuat transisi dari kemampuan bicara Eksternal menjadi internal. . Pada dasarnya teori-teori Vygotsky didasarkan pada tiga ide utama: (1) bahwa intelektual berkembang pada saat individu menghadapi ide-ide baru dan sulit mengaitkan ide-ide tersebut dengan apa yang mereka telah ketahui (2) bahwa interaksi dengan orang lain memperkaya perkembangan intelektual (3) peran utama guru adalah bertindak sebagai seorang pembantu dan mediator pembelajaran siswa.  merupakansuatuistilahpada proses yang digunakan orang dewasauntukmenuntunanak-anakmelalui Zone of proximal developmentnya. Scaffoldingadalahmemberikankepadaseseoranganaksejumlahbesarbantuanselamatahap - tahapawalpembelajarandankemudianmengurangibantuantersebutdanmemberikankesempatankepadaanaktersebutmengambilalihtanggungjawab yang semakinbesarsegerasetelahiamampumengerjakansendiri. Bantuan yang diberikan guru dapatberupapetunjuk, peringatan, doronganmenguraikanmasalahkedalambentuk lain yang memungkinkansiswadapatmandiri.

  8. PenerapanTeoriBelajarVygotskyDalamInteraksiBelajarMengajar Walaupunanaktetapdilibatkandalampembelajaranaktif, guru harussecaraaktifmendampingisetiapkegiatananak-anak. Dalamistilahteoritis, iniberartianak-anakbekerjadalam Zone of proximal developmnetdan guru menyediakan scaffolding bagianakselamamelalui  ZPD. SecarakhususVygotskymengemukakanbahwadisamping guru, temansebayajugaberpengaruhpentingpadaperkembangankognitifanak, kerjakelompoksecarakooperatiftampaknyamempercepatperkembangananak. Gagasantentangkelompokkerjakreatifinidiperluasmenjadipengajaranpribadiolehtemansebaya (peer tutoring), yaituseoranganakmengajarianaklainnya yang agaktertinggaldalampelajaran. Satuanakbisalebihefektifmembimbinganaklainnyamelewati ZPD karenamerekasendiribarusajamelewatitahapitusehinggabisadenganmudahmelihatkesulitan-kesulitan yang dihadapianak lain danmenyediakan scaffolding yang sesuai.

  9. KESIMPULANPada intinya dapat disimpulkan bahwa dalam teori Vygotsky mengandung banyak unsur psikologi pendidikan, khususnya pokok bahasan pendidikan dan budaya. Jika dalam teori Vygotsky anak perlu berinteraksi dengan budaya. Maka dalam filsafat pendidikan pun dapat kita temukan bahwa bahasa, sebagai hasil budaya juga menjadi sangat sentral bagi berkembangnya kognitif. Bahasa menjadi alat transfer ilmu. Beberapa konsep dalam psikologi pendidikan juga selaras dengan teori pengembangan kognitif Vygotsky. Psikologi pendidikan telah memberikan landasan filosofis bagi teori-teori pengembangan intelektual.

  10. TERIMA KASIH