1 / 11

Gubuq squatter menempel pada tembok beton pembatas area St. KA Psr . Senen

Gubuq squatter menempel pada tembok beton pembatas area St. KA Psr . Senen dan pembatas area operasional bantara rel. Gubuq squatter setebal 0.9 m, menempel pada tembok beton pembatas area St. KA Psr . Senen. Gubuq squatter menempel pada tembok beton pembatas area

zoltin
Download Presentation

Gubuq squatter menempel pada tembok beton pembatas area St. KA Psr . Senen

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Gubuq squatter menempelpadatembokbetonpembatas area St. KA Psr. Senendanpembatas area operasionalbantararel Gubuq squatter setebal 0.9 m, menempelpada tembokbetonpembatas area St. KA Psr. Senen Gubuq squatter menempelpadatembokbetonpembatas area St. KA Psr. Senen

  2. Salahseorangpenghunigubuq squatter dibaliktembokbeton pembatas area operasionalrel KA; Kel. Bungur, Kec. Senen Jejerangubuq squatter dibaliktembokbetonpembatas area operasionalrel KA; Kel. Bungur, Kec. Senenpada 29 Agust 2011 Kondisidalamgubuq squatter, lebarsekira 1.6 – 1,8 m, dibaliktembok betonpembatas area operasionalrel KA; Kel. Bungur, Kec. Senen

  3. Gubuq squatter inidihuniolehsatukeluarga : Ayah, ibu, 9 anak, 1 menantudan 1 cucu; Ayah danIbubekerjasbgpemulung, menantuadalahpetugaskebersihanpada St. Senen Gubuq squatter setebal1 atau 1,2 m, menempelpadatembokbetonpembatas area operasionalrel KA dekat St. Senen. Kegiatanusahaekonomikeluargapemulungdibaliktembokbantaranrel KA, memilahsampahplastikuntukdijual (foto: 29 Agust 2011)

  4. RpermukimandibantaranreldekatKampungBandan – 3 Juni 2011. Rel yang sedang matisuri. RpermukimandibantaranreldekatKampungBandan – 3 Juni 2011. Mulai September 2011 rell digunakan kembali. ReldekatKampungBandan – 3 Juni 2011. Sarana komunikasi Penting dalam pergaulan anak2 muda tukang ojeg rel ini. ReldekatKampungBandan – 3 Juni 2011 : Ojeg rel, meng- gunakan rel KA yang sedang mati suri.

  5. Responden A1 : Mama Dewi • Istri Bp. Adang, pasanganpedagangsayuran, denganomzetpenjualansekiraRp 500rb/hari; • Asal Cirebon, usia 35 thn, suamipertamameninggaldunia, sekarangdgnsuamikeduadengan 5anak + 1 cucu + janindlmkandungan; • Anak Mama Dewi yang terkecilberusia 10 bulan, dansedangmengandungjaninusia 5 bulan, anakdiberi ASI hanyasampaiusiabayi 2 bulan; BiasanyamelahirkandiPuskesmasdenganbayaranRp 400rb; • Dewi, anakpertama Mama Dewiberusia 19 tahun, memilikibayiusia 11 bulan, suamikerjadiluarkotadanhanyapulangtiapakhirpekan; • Kondisiruangdaurhidup yang sangat minim merupakanskalaintim yang bisajadimenjadipemicucepatnyaperkembang-biakanpopulasidipermukimanini.

  6. Responden A1 : Mama Dewi • Anak Mama Dewi dengan pengasuhnya, Ibu Shinta • Bayi usia 10 bulan yg dihiasi anting, rantai, gelang dan cincin emas... Wow ! • Ibu bayi, Mama Dewi seorang pedagang sayur+buah sedang hamil, janin usia 5 bulan... Wow ! • Rumah Ibu Shinta, tempat bayi emas ini dititipkan setiap kali Mama Dewi bekerja. • Pemilikrumahatau KK (suamiIbuShinta) adalah Bp. Muh. Acim, yang cacattubuh (kedua kaki terpotongdipaha) setelahmengalamitertabrakkeretaapi; IbuShintabekerjasebagaipengasuhanak Mama Dewi, jugabisamenjualjasasebagaitukangurutbayidanbidan;

  7. Responden A4 : IbuShinta • Letakrumahdiluardamijarel, dipinggirjalaninspeksirel; bangunanrumahmiliksendiridiatastanahdgnsertifikathakmilik; Alamat RT. 011 RW. 014 Kel. Pademangan Barat, Kec. Pademangan, Jakarta Utara; • Bangunanrumahpermanendualantaidenganluasan yang cukupmemadai; MendapatbantuanrenovasiolehYayasan Buddha Tzu Chi dalam program BebenahKampung”, sebagaimana 149 rumahlainnya se-Kelurahanpademangan Barat; • Pemilikrumahatau KK (suamiIbuShinta) adalah Bp. Muh. Acim, yang cacattubuh (kedua kaki terpotongdipaha) setelahmengalamitertabrakkeretaapi; IbuShintabekerjasebagaipengasuhanak Mama Dewi, jugabisamenjualjasasebagaitukangurutbayidanbidan;

  8. Responden A4 : IbuShinta • Prosesrenovasirumahberlangsungselamasebulan, olehpekerja yang disediakanolehYayasan Buddha TzuChi; Dan selamaprosesberlangsung, penghunirumahtinggaldigubugsementaradidekatrumahnya;

  9. Responden B1 : Ibu Erna • Alamat : RT. 015 RW. 02, Kel. GunungSahari Utara; RumahsewaRp 200ribu sebulan; • Kampungdidekatrelkeretaapiiniseringkebakaran. • Rumah2 di balik tembok beton ini masih dalam area damija rel (menurut UU perkeretaapian), tapi dgn adanya tembok ini, masyarakat beranggapan itulah batas yg boleh ditempati.

  10. identifikasipendudukpadabantaranrel , untuk : • relokasikerusun/maizonetteswadaya (communty-based housing dev) • dalam area 2 km darirel (jaraktepuhjalankakimaks) • relokasikerusunawadalam area 2 km darirel (kemitraanLandLorddgn • Pemda, atau Investor) • relokasikerusunawadiluar area identifikasi (housing stock Pemda DKI) • pulangkampungasal (bukanber-KTP DKI Jakarta) • SistemInformasiPermukiman • Contoh (Manual) untukbeberapatitik sample • Konsepuntukusulkpd BPN • BPN sebagai PMU • KemenPUdanKemenperasebagai PIU • Pemdasbgfasilitatordan enabler 11a/27 identifikasitanahberupa kantong2 lahantiduruntukrusunawakerjasama “land-lord”/ investor/swasta, pemda, sertabantuan CSR Catatan: B = 6 m C = 9 m 2 km C B kompilasi data : PT. KAI, Kelurahan, BPN, pengamatandanwawancara (dengankuesioner) Total area identifikasi ruangmanfaat A ruangpengawasan ruangmilik B C identifikasikampungkota, untukupayaperemajaankota, yang dapatmengakomodirkomunitasbantaranrel (prosespembauran/ konsolidasisosial)  rusun/maizonetteswadaya (communty-based housing dev) 2 km

  11. Nenek Martina • Sudah lebih 20 tahun tinggal di area bantaran antara rel kereta dan kali BKB (Kel. Cideng). • Hidup sebagai pemulung, setelah pensiun dari pekerjaan di RS Budi Kemuliaan bagian laundry. • Rumah tempat tinggalnya berupa gundukan hasil pulungan. Pada 2009, beliau pernah memperlihatkan KTP dan KK-nya, warga DKI Kel. Cideng. • Foto ini kondisi 11 Agustus 2012, saat area ini makin banyak ditumbuhi gubuk2 sewaan (seharga 200rb/bulan), maupun yg dibangun untuk ditinggali sendiri. • Kandang kambing di sebelah rumah Nenak Martina keliatannya lebih oke yaa...

More Related