1 / 17

Etika bisnis dan CSR2

Etika bisnis dan CSR2. ETIKA. Etika berasal dari Bahasa Yunani “ ethos ” yang berarti adat kebiasaan yang berhubungan tingkah laku manusia dan prinsip-prinsip tentang tindakan moral yang benar.

walden
Download Presentation

Etika bisnis dan CSR2

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Etikabisnisdan CSR2

  2. ETIKA • Etika berasal dari Bahasa Yunani “ethos” yang berarti adat kebiasaan yang berhubungan tingkah laku manusia dan prinsip-prinsip tentang tindakan moral yang benar. • Moral berhubungan dengan tindakan manusia yang sesuai dengan ukuran/standar yang diterima oleh umum. • Etika merupakan standar tingkah laku ( standart of conduct) yang memimpin individu dalam membuat keputusan, apa yang akan diperbuat , dikatakan dan sebagainya. Etika berhubungan dengan yang benar dan yang salah dan pilihan moral yang dilakukan seseorang

  3. Etika Bisnis • Boone and Curtz (2002:44) Etika Bisnis yaitu standar perilaku da nilai-nilai moral yang mengontrol tindakan serta keputusan pelaku bisnis • Bertens (2000) etika bisnis adalah pemikiran atau refleksi tentang moralitas dalam ekonomi dan bisnnis • Responsibility- Consequences of management actions and decision

  4. Mengapa diperlukan etika dalam bisnis? Norma Hukum + Norma Etika = Fleksibilitas • Kaku • Lama dalam proses legalisasi • Belum tentu yang legal = etis • Kurang menyeluruh Melengkapi kelemahan-kelemahan dalam norma hukum Mampu untuk mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat

  5. TANGGUNG SOSIAL • merujuk pada filosofi, kebijakan, prosedur, dan tindakan yang diarahkan pd perbaikan kesejahteraan masyarakat. • Bisnis memiliki tanggung jawab yang besar kepada pelanggan, karyawan, investor, dan masyarakat secara keseluruhan.

  6. KEKUATAN YANG MEMBENTUK ETIKA DAN TANGGUNGJAWAB BISNIS Organisasional Individual Kekuatan Hukum Masyarakat

  7. Dilema Etis Bisnis Konflik Kepentingan Kejujuran dan Integritas Mengungkapkan Pelanggaran Perusahaan Loyalitas Versus Kebenaran

  8. Konflik Kepentingan—situasi dimana keputusan yang diambil terpengaruh oleh kepentingan/keuntungan pribadi (kasus suap pada beberapa skandal kredit macet). • Kejujuran & Integritas—mengemukakan fakta yang sebenarnya dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip etika didalam semua keputusan bisnis. • Loyalitas vs. Kebenaran—pelaku bisnis mengharapkan para karyawannya untuk loyal sekaligus “benar”. • Whistleblowing—pengungkapan karyawan kepada publik, pemerintah maupun media atas praktek-praktek yang sifatnya melanggar etika, ilegal, atau amoral didalam perusahaan/ organisasinya.

  9. FAKTOR YANG MENYEBABKAN PERILAKU TIDAK ETIS DI TEMPAT KERJA • Sasaran penjualan, budget ataupun laba yang tidak realistik • Ketiadaan hubungan/Lack of recognition • Personal financial worries • Balancing work & family • Komunikasi yang jelek

  10. BAGAIMANA ORGANISASI MEMBENTUK PERILAKU ETIS • Struktur Lingkungan Etis

  11. Kesadaran Etis (Ethical Awareness) • Aturan perilaku yaitu pernyataan formal yang merumus-kan bagaimana organisasi berharap dan menuntut karyawan untuk menyelesaikan masalah-masalah etik. • Pertimbangan Etis (Ethical Reasoning) • Tidak semua dilema etis memiliki jawaban hitam dan putih. Banyak yang berada di wilayah abu-abu sehingga perlu dipilah dan dipilih konsekuensi yang mungkin terjadi. Untuk itu diperlukan pelatihan etika. • Tindakan Etis (Ethical Action) • Perusahaan membantu karyawan untuk bertindak etis dengan memberikan penguatan thd tindakan etis dan mengeliminir peluang tindakan tidak etis. • Kepemimpinan Etis (Ethical Leadership) • Eksekutif harus menunjukan perilaku etis dalam kepu-tusan dan tindakan mereka agar dapat dijadikan teladan oleh karywannya.

  12. KLASIFIKASI KEPUTUSAN BISNIS Ethical Ethical but Illegal Ethical and Legal Unethical and Illegal Unethical but Legal Unethical Illegal Legal

  13. Biaya-biaya atas Tanggung jawab Sosial • Pelanggan • Program receive/resolve keluhan. • Surveiuntukmenilaikepuasan. • Penuntutanperkaradenganpelanggan ( kewajibanproduk). • Pekerja • Program Menerima/memcahkankeluhanpekerja. • Surveiuntukmenilaikepuasankaryawan. • Penuntutanperkaraolehkaryawan (diskriminasi). • Pemegangsaham • Penyingkapaninformasikeuangan. • Penuntutanperkaraolehpemegangsaham. • Lingkungan • Mentaatiperaturanlingkungan. • Mentaatipetunjuklingkungan. • Komunitas • Sponsor aktivitasmasyarakat. 2001 South-Western College Publishing

  14. Bentuk-bentuktanggungjawab social suatubisnis • Penjabarandarikepedulian social darisuatubisnisberbentukpelaksanaantanggungjawab social bisnis. Sejalandenganitudapatdilihatbehwasemakintinggitingkatkepedulian social suatubisnismakasemakinmengingkat pula pelaksanaanpraktekbisnisetikadalammasyarakat.beberapabentukpelaksanaantanggungjawab social yang dapatkitatemuidi Indonesia adalah : • Pelaksanaanhubungan industrial pancasila ( HIP ) KesepakatanKerjaBersama ( KKB ) merupakanbentukpelaksanaan yang telahbanyakdijalankanpengusahandengankaryawannyadandituangkandalambuku. Dimanadiaturkewajibandanhakmasing-masingpihak. Beberapacontohhakkaryawanadalahcuti, tunjanganhariraya,danpakaiankerja. • Analisismengenaidampaklingkungan ( AMDAL ) Penanganlimbah industry sebagaibagiandariproduksisebagaibentukpartisipasilingkungan • Penerapanprinsipkesehatandankeselamatankerja ( K3 ) Penekananpada factor keselamatanpekerjadenganmempergunakanalat-alat yang berfungsimenjagakeselamatan, sepertitopipengaman,maskerpelindungmaupunpakaiankhususlainya.

  15. Perkebunan intirakyat ( PIR ) System perkebunan yang melibatkanbesarmilik Negara dankecilmilikmasyarakat. Perkebunan besarberfungsisebagaiintidan motor penggerakperkebunandimanasemuabahanbakunyadiambildariperkebunankecildisekitarnya yang berfungsisebagai plasma. • System bapakangkatdananak-anakangkat System inimelibatkanpengusahabesar yang mengangkatpenguysahakecil/menengahmitrakerja yang harusmerekabinaterkadanghalinimenyebabkanmasalahkepadapengusahaolehkarenaitudibutuhkankesadarantinggidalampelaksannanya.

  16. Manfaatpenerapanmanajemenorientasikemanusiaan • Penerapanakanmenimbulkanhubungan yang serasi, selarasdanseimbangantarapelakubisnisdanpihakluarsecararinci, manfaattersebutadalah : • 1.      Peningkatan moral kerjakaryawan yang berakibatmembaiknyasemangatdanproduktivitaskerja • 2.      Adanyapartisipasibawahandantimbulnya rasa ikutmemilikisehinggaterciptakondisimanajemenpartisipasif. • Penurunanabsenkaryawan yang disebabkankenyamankerjasebagaihasilhubungankerja yang menyenangkandanbaik. • 3.      Peningkatanmutuproduksi yang diadakanolehterbentuknya rasa percayadirikaryawan.Kepercayaankonsumen yang meningkatkandanmerupakandasarbagiperkembanganselanjutnyadariperusahaan.

  17. 4.      Ekologidangerakanpelestarianlingkungan • Ekologi, yang menitikberatkanpadakeseimbanganantaramanusiadanalamlingkunganyabanyakdipengaruhuiolehprosesproduksi. Sebagaicontohmaraknyapenebanganhutansebagaibahandasar industry perkayuan. • Perburuankulitular yang diperuntukan industry kerajinankulit. Penangkapanikandenganmenggunakanbahanpeledakmaupunracun yang merusakalamsekitar. Sehinggaakantimbultanggungjawabperusahaankepadakelestarianlingkungan. • 5.      Penghematan energy • Pengurasansecarabesar-besaran energy yang berasaldarisumberdayaalam yang tidakdapatdiperbaharuisepertiminyak,batubaradan gas telahbanyakterjadi. Kesadaranbahwasumberdayatersebuttidakdapatdiperbaharuitelahmendorongdilaksanakanyaprosesefisiensisertamencaripenggantisumberdayatersebut. Yang dapatdisebutdengansumber energy alternative diantaranyaadalahpemanfaatantenagasurya,nuklir,angin,airsertalaut.

More Related