1 / 52

DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN

DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN. Materi Kuliah Bagian 1 Prof.Dr.Sunardi,M.Sc. 1 PENGERTIAN DIFUSI. LEMBAR KERJA 1. Berilah contoh satu inovasi dalam bidang pendidikan yang anda terlibat di dalamnya. PENGERTIAN DIFUSI.

vlora
Download Presentation

DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN Materi Kuliah Bagian 1 Prof.Dr.Sunardi,M.Sc difusi-inovasi-pendidikan

  2. 1PENGERTIAN DIFUSI difusi-inovasi-pendidikan

  3. LEMBAR KERJA 1 Berilah contoh satu inovasi dalam bidang pendidikan yang anda terlibat di dalamnya. difusi-inovasi-pendidikan

  4. PENGERTIAN DIFUSI • Difusi: proses pengkomunikasian inovasi melalui jalur komunikasi tertentu, dalam satu kurun waktu di antara anggota satu sistem sosial. • Bentuk komunikasi khusus, karena pesan yang dikomunikasikan merupakan ide baru • Proses terjadinya perubahan struktur dan fungsi sistem sosial • Meliputi penyebaran ide-ide baru, baik secara terencana maupun secara spontan • Dapat bersifat sentralistik atau desentralistik difusi-inovasi-pendidikan

  5. INOVASI • Ide / praktik yang dinaggap baru • Dapat berupa hardware dan software, meskipun dapat hanya berupa software (mis. politik, ide agama, manajemen) • Kelompok inovasi : unsur teknologi yang dianggap sangat dekat terkait • Reinvensi: tingkat modifikasi inovasi oleh pemakai difusi-inovasi-pendidikan

  6. JALUR KOMUNIKASI • Sarana pesan tersebar dari orang ke orang, misalnya jalur media masa, jalur interpersonal • Homofili: terdapat kesamaan antar personal yang berinteraksi, mis karena agama, pekerjaan, pendidikan, dll • Heterofili: terdapat perbedaan antar orang yang berinteraksi • Dalam komunikasi inovasi, para partisipan umumnya heterofili difusi-inovasi-pendidikan

  7. WAKTU • Proses penetapan keputusan inovasi • Tahapan yang dilalui : pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, konformasi. • Kecepatan adopsi diukur pada satu sisten, bukan pada individu difusi-inovasi-pendidikan

  8. SISTEM SOSIAL • Seperangkat unit yang saling terkait yang terlibat dalam pemecaham masalah bersama untuk mencapai tujuan bersama • Sistem sosial formal: hubungan formal antar anggota sistem sosial • Sistem sosial informal: siapa berhubungan dengan siapa dalam kondisi bagaimana • Sistem sosial dapat mendorong atau menghambat difusi inovasi • Norma sosial: pola perilaku yang sudah mantap bagi para anggota sistem sosial • Norma sosial dapat mendorong atau menghambat difusi inovasi • Kepemimpinan opini : tingkat kemampuan individu mempengaruhi sikap dan perilaku orang lain. • Cara pengambilan keputusan di sikstem sosial : optional, kolektif, otoriter difusi-inovasi-pendidikan

  9. 2TAHAPAN DIFUSI difusi-inovasi-pendidikan

  10. PROSES PEMBUATAN KEPUTUSAN KONDISI AWAL PENGETAHUAN PERSUASI KONFIRMASI IMPLEMENTASI KEPUTUSAN difusi-inovasi-pendidikan

  11. KONDISI AWAL • Praktik yang lalu • Kebutuhan • Tingkat inovasi • Norma sosial difusi-inovasi-pendidikan

  12. TAHAP PENGETAHUAN • Jenis pengetahuan yang dicari: what, why, how • Dibandingkan dengan kelompok lambat tahu, kelompok cepat tahu umumnya : unggul dalam pendidikan, status sosial, ekspos ke media masa, hubungan interpersonal, partisipasi sosial, dan lebih kosmopolitan difusi-inovasi-pendidikan

  13. TAHAP PERSUASI Aktif mencari informasi leih rinci tentang inovasi dengan berfokus pada manfaatnya, kompatabilitasnya, kompleksitasnya, triabilitasnya, dan observabilitasnya. difusi-inovasi-pendidikan

  14. TAHAP KEPUTUSAN • Jenis keputusan : adopsi atau penolakan • Penolakan : aktif atau pasif • Inovasi yang dapat dicoba mempunyai kecenderungan lebih cepat diterima. difusi-inovasi-pendidikan

  15. TAHAP IMPLEMENTASI • Ada masa ketidakpastian akan hasil dari difusi • Ada masalah awal, misalnya kelompok penentang • Akhir tahap ini: rotinisasi / institusionalisasi • Dapat terjadi reinvensi, karena terlalu kompleks, pemahaman kurang, berupa konsep umum / alat, melibatkan banyak pemakai dalam jumlah besar • Kebanggan kepemilikan, pengaruh agen perubahan difusi-inovasi-pendidikan

  16. TAHAP KONFORMASI • Mencari dukungan / penguat ataskeputusan yang telah dibuat • Dapat terjadi disonanasi (keraguan), atau diskontinuitas (replacement, forced, dis-enchantment) difusi-inovasi-pendidikan

  17. HASIL PENELITIAN Jalur masmedia lebih banyak dipakai pada tahap pengetahuan oleh early adopters, sedangkan jalur interpersonal lebih banyak dipakai pada tahap persuasi oleh later adopters Kelompok kosmopolitan lebih banyak terlibat pada tahap pengetahuan, sedangkan kelompok localite lebih banyak terlibat pada tahap persuasi Setelah terjadi difusi, dapat terjadi overadopsi difusi-inovasi-pendidikan

  18. LEMBAR KERJA 2 Deskripsikan satu contoh upaya difusi suatu inovasi yang gagal, jelaskan pada tahap mana kegagalan terjadi dan kemungkinan penyebabnya. difusi-inovasi-pendidikan

  19. 3KARAKTERISTIK INOVASI difusi-inovasi-pendidikan

  20. KARAKTERISTIK INOVASI • Manfaat • Kompatabilitas • Kompleksitas • Triabilitas • Observabilitas difusi-inovasi-pendidikan

  21. MANFAAT • Manfaat ekonomi / finansial • Aspek status • Upaya untuk menumbuhkan manfaat : insentif • Mengenal insentif : bagi pemakai / difuser, untk individu / sistem, positif / negatif, uang / non-uang, langsung / tunda. difusi-inovasi-pendidikan

  22. KOMPATABILITAS • Dengan nilai / keyakinan • Dengan ide sebelumnya • Dengan kebutuhan • Strategi untuk menciptakan kompatabilitas : memakai nama khas, cluster technology difusi-inovasi-pendidikan

  23. KOMPLEKSITAS Semakin komplek inovasi yang diperkenalkan, semakin kecil kemungkinan akan diadopsi difusi-inovasi-pendidikan

  24. TRIABILITAS Inovasi yang dapat dicoba mempunyai kecenderungan lebih besar untuk diadopsi. difusi-inovasi-pendidikan

  25. OBSERVABILITAS Inovasi yang hasilnya cepat dapat dilihat mempunyai kecenderungan lebih besar untuk diadopsi difusi-inovasi-pendidikan

  26. LEMBAR KERJA 3 Posisikan anda sebagai pemuka masyarakat / pimpinan lembaga. Pilihlah satu inovasi yang anda pilih untuk didifusikan karena anda anggap memenuhi karakteristik inovasi yang cepat didifusikan. difusi-inovasi-pendidikan

  27. 4KATEGORI ADOPTER difusi-inovasi-pendidikan

  28. JENIS ADOPTER • Inovator (venturesome) • Early adopter (respectable) • Early majority (deliberate) • Late majority (sceptical) • Laggard (tradisional) difusi-inovasi-pendidikan

  29. KECENDERUNGAN KEUNGGULAN EARLY ADOPTERS • Pendidikan • Status sosial • Melek aksara • Mobilitas sosial • Partisipasi dalam organisasi • Orientasi komersial • Keahlian khusus • Suka kredit difusi-inovasi-pendidikan

  30. KEUNGGULAN KEPRIBADIAN EARLY ADOPTERS • Empati • Tidak dogmatik • Kemampuan berabstraksi • Rasional • Intelegensi • Positif terhadap perubahan • Positif terhadap ristek • Berani ambil resiko • Motivasi berprestasi difusi-inovasi-pendidikan

  31. KEUNGGULAN KOMUNIKASI EARLY ADOPTERS • Partisipasi sosial • Keterkaitan dengan sistem • Kosmopolit difusi-inovasi-pendidikan

  32. LEMBAR KERJA 4 Lakukan evaluasi terhadap komunitas tempat anda bekerja, di antara semua sejawat, berapa persen yang termasuk inovator, early adopter, early majority, late majority, dan laggard. Bandingkan dengan angka hasil penelitian berikut: • Inovator (2.5%0 • Early adopters (13.5%) • Early majority (34%) • Late majority (34%) • Laggard (16%) difusi-inovasi-pendidikan

  33. 5KEPEMIMPINAN DAN JARINGAN DIFUSI difusi-inovasi-pendidikan

  34. LEMBAR KERJA 5 • Di Indonesia telah terbentuk asosiasi mahasiswa pascasarjana teknologi pendidikan. Saat ini sedang dicari calon presiden asosiasi tersebut. Nominasikan salah seorang dari kelas ini untuk jabatan tersebut. • Ada kesempatan untuk mengikuti pelatihan tentang IT di luar negeri. Nominasikan satu orang dari kelas anda untuk menjadi peserta. difusi-inovasi-pendidikan

  35. PENGERTIAN DAN JENIS KEPEMIMPINAN • Tingkat kemampuan seseorang secara informal mempengaruhi sikap atau perilaku oranglain dalam frekuensi tinggi • Poliformisme (berperan sebagai pemimpin dalam berbagai topik) vs monomorfisme (berperan sebagai pemimpin hanya dalam satu topik). difusi-inovasi-pendidikan

  36. MODEL KOMUNIKASI • Hipodermik jarum: media massa berpengaruh besar dan langsung kepada audience. • Media massa berpengaruh pada pemimpin, pemimpin mempengaruhi audience. difusi-inovasi-pendidikan

  37. HASIL PENELITIAN • Jaringan difusi interpersonal terjadi pada masyarakat homofilis • Jika jaringan difusi bersifat heterofilis, pengikut mencari pemimpin yang unggul dalam SES, pendidikan, ekspos ke media, kosmopolit, banyak kontak dgn agen perubahan, inovatif. • Jika masyarakat menginginkan perubahan, pemimpin yang dipilih lebih inovatif • Potensi pertukaran informasi dalam jaringan berbanding terbalik dengan kedekatan komunikasi dan homofilis sistem. • Seseorang cenderung terkait dengan oranglain yang secara fisik dekat dan homofilis dalam sistem sosial. difusi-inovasi-pendidikan

  38. 6AGEN PERUBAHAN difusi-inovasi-pendidikan

  39. SEKILAS TENTANG AGEN PERUBAHAN • Individu yang mempengaruhi keputusan inovasi client dengan keinginan agen perubahan • Tidak selalu diperlukan • Bertugas sebagai penghubung komunikasi antara sistem pada sumber inovasi dngan sistem pada client difusi-inovasi-pendidikan

  40. SEKUENSI PERAN AGEN • Menumbuhkan kebutuhan akan perubahan • Menanamkan hubungan pertukaran informasi • Mendiagnosa masalah • Menciptakan kemauan menjadi tindakan • Menstabilkan adopsi dan mencegah diskontinu • Memantapkan sistem pada client tanpa kehadiran agen difusi-inovasi-pendidikan

  41. FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN • Besarnya upaya kontak dengan client • Orientasi client, bukan agen • Tingkat kompatabilitas program dgn kebutuhan • Empati terhadap client • Tingkat homofili dengan client • Kreditabilitas agen di mata client • Kontak dengan pemimpin informal • Kemampuan mengevaluasi inovasi difusi-inovasi-pendidikan

  42. LEMBAR KERJA 6 Daerah anda, melalui Dinas Pendidikan, merencanakan difusi inovasi pembelajaran berorientasi inquiry skills. Tentukan kriteria untuk menseleksi calon agen perubahan dalam program tersebut. difusi-inovasi-pendidikan

  43. 7INOVASI DALAM ORGANISASI difusi-inovasi-pendidikan

  44. DINAMIKA ORGANISASI • Jenis keputusan inovasi : optional, kolektif, otoritas • Stabilitas organisasi dicapai melalui: • Tujuan yang telah ditetapkan • Struktur kekuasaan • Peran setiap individu yang telah digariskan • Aturan dan perundangan • Pola-pola informal difusi-inovasi-pendidikan

  45. FAKTOR INOVATIFITAS ORGANISASI • Karakteristik pemimpin • Karakteristik internal • Sentralisasi • Kompleksitas • Formalitas • Interkoneksitas • Ketersediaan sumber • Besarnya organisasi • Karakteristik eksternal (mis.keterbukaan sistem) difusi-inovasi-pendidikan

  46. LEMBAR KERJA 7 Beri contoh satu inovasi yang telah berpengaruh besar terhadap organisasi. difusi-inovasi-pendidikan

  47. 8DAMPAK INOVASI difusi-inovasi-pendidikan

  48. MENGAPA DAMPAK INOVASI JARANG DITELITI • Lembaga perubahan / sponsor sering terlalu menekankan pada inovasinya, dengan asumsi bahwa dampak inovasi selalu positif • Metode survei yang sering dipakai sudah kurang tepat untuk meneliti dampak inovasi. • Dampak inovasi sulit untuk diukur. difusi-inovasi-pendidikan

  49. KLASIFIKASI DAMPAK INOVASI • Diinginkan vs tidak diinginkan (keduanya sering tidak dapat dipisahkan, mis. Teknologi vs budaya di Iran) • Langsung vs tidak langsung (mis. Kasus pemukiman petani di Madagaskar) • Diantisipasi vs tidak diantisipasi (mis. Kasus kapak baja pada masy Aborigin) difusi-inovasi-pendidikan

  50. HASIL PENELITIAN • Hampir tidak mun gkin memisahkan dampak yang diinginkan dengan dampak yang tidak diinginkan. • Dampak yang tidak diinginkan, tidak langsung, dan tidak diantisipasi munculnya bersamaan, seperti halnya dampak langsung, diantisipasi, dan diinginkan • Adopsi inovasi cenderung memperlebar jarak sosial ekonomi antara early dengan late adopter • Ada winfall profit bagi adopter awal difusi-inovasi-pendidikan

More Related