1 / 28

Hasil Praktikum Teknologi Produksi Tanaman Komoditas Bawang Prei

Hasil Praktikum Teknologi Produksi Tanaman Komoditas Bawang Prei ( Allium fistulosum L. ) By: Frelyta A. Z. and Heni S. S. Hasil Pengamatan Bawang Prei. Grafik Jumlah Daun Grafik Tinggi Tanaman Grafik Jumlah Anakan. Aspek BP. Aspek HPT. Penyakit yang ditemukan saat pengamatan

varsha
Download Presentation

Hasil Praktikum Teknologi Produksi Tanaman Komoditas Bawang Prei

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Hasil Praktikum Teknologi Produksi TanamanKomoditas BawangPrei (Alliumfistulosum L.)By: Frelyta A. Z. and Heni S. S.

  2. Hasil Pengamatan BawangPrei • GrafikJumlah Daun • GrafikTinggiTanaman • GrafikJumlahAnakan Aspek BP Aspek HPT • Penyakit yang ditemukansaat pengamatan • Hama dan musuhalami yang ditemukansaat pengamatan

  3. Pelaksanaan Praktikum dilaksanakanpada : Hari : Tiapharisenin Jam : 13.20 – 16.45 Tempat :KebunPercobaanFakultasPertanianUniversitasBrawijaya, DusunNgijo,DesaKepuharjo,KecamatanKarangploso,Kabupaten Malang

  4. Pelaksanaan Luaspetakpercobaan :2m x 2 m Jaraktanam :40 cm x20 cm Pemeliharaantanaman :penyiangan dan pengairan Penanaman :setiaplubangditanam satu batangbibitbawang daun Data yang diamati :tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan, intensitas serangan hama penyakit pada setiap 5 tanaman contoh

  5. Pelaksanaan Tinggi tanaman diukur dari atas permukaan tanahsampaiujung daun tertinggimenggunakanrnistar, jumlah daun dihitungsetiaprumpuntanaman, sedangkan jumlah anakan dihitung seluruh tunas yang tumbuhpadasetiaprumpun. Intensitasseranganpenyakitdihitung dengan rumus = Rumuskerusakan total=

  6. ASPEK BP Pembahasan GrafikJumlah Daun GrafikTinggiTanaman GrafikJumlahAnakan

  7. GrafikJumlah Daun

  8. GrafikTinggiTanaman

  9. GrafikJumlahAnakan

  10. Pembahasan • Pertumbuhan dan perkembangan tanamanbawangprei, jumlahanakan dan jumlah daun, polamonokulturlebihbaikdaripadabawangpreipolatumpangsari. • Sedangkanpadavariabelpadavariabeltinggitanaman, yang paling baikadalahpadatumpangsari . Pertumbuhan dan perkembangan tanamanbawangpreidipengaruhiolehbeberapa faktor yang mempengaruhi tinggitanaman, jumlahanakan, maupunjumlah daun

  11. Aspek HPT Penyakait yang ditemukansaat pengamatan Musuhalami yang ditemukansaat pengamatan Hama yang ditemukansaat pengamatan

  12. Penyakit

  13. Serangga

  14. Serangga

  15. Serangga

  16. Pengamatan Daun yang Terserang

  17. Kesimpulan Dengan memperhatikan hasil yang diperolehpadasetiapvariabel pengamatan, dapatdisimpulkanbahwapolatanammonokulturmemiliki hasil yang lebihbaikdibandingpolatumpangsari

  18. THANK YOU

  19. Lampiran

  20. Lampiran Kalas H Kalas H

  21. Lampiran Kelas H Kelas A

  22. Lampiran Kelas A Kelas A

  23. Lampiran Kelas K Kelas K

  24. Lampiran Kelas X Kelas X

  25. Lampiran Kelas X

  26. Lampiran

More Related