Penyakit kronis
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 13

Penyakit Kronis PowerPoint PPT Presentation


  • 417 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Penyakit Kronis. Materi 12. Penyakit Kronis. Reaksi pertama dan cara mengatasinya Penyesuaian diri terhadap penyakit kronis Intervensi psikososial. Reaksi Pertama. “ Saya merasa seperti saya dipukul perutnya oleh palu ”

Download Presentation

Penyakit Kronis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Penyakit kronis

PenyakitKronis

Materi 12


Penyakit kronis1

PenyakitKronis

  • Reaksipertamadancaramengatasinya

  • Penyesuaiandiriterhadappenyakitkronis

  • Intervensipsikososial


Reaksi pertama

ReaksiPertama

“Sayamerasasepertisayadipukulperutnyaolehpalu”

  • Pasienmenggambarkanreaksipertamabelajarbahwamerekamempunyaipenyakit yang mengancamkehidupan.


Pertanyaan tanpa ada jawaban dalam pikirannya

Pertanyaantanpaadajawabandalampikirannya:

  • Apakah diagnosis benar?

  • Apa yang dapatsayakerjakan?

  • Akankahsayamenjaditakcakap, burukrupa, atausakit?

  • Akankahsayamati?

  • Bagaimanakonsekuensi yang akanterjadi?

  • Apa yang akanterjadipadakeluargasaya?

  • Apakahsayamendapatkanasuransimedisdankehidupan?


Penyakit kronis

  • Penyakitkronisbiasanyaseseorangmengalamisuatu shock besar.

  • Pertanyaan-pertanyaandiatastadiseringmerupakanreaksipertama yang dialamiseseorangketikadoktermenceriterakandiagnosisnya.


Urutan reaksi seseorang

UrutanReaksiSeseorang:

  • Shock, Suaturespondarurat, ditandaioleh 3 ciri, ytmena’jubkanataumembingungkan; cara at model otomatis; danperasaanmelepaskandrsituasi, dimanasaatterjadikejadianperasaanlebihsbgpengamatdrpdsbgpartisipan.

  • Shock terjadisecarasingkat at kontinuselamaseminggu, terjadibbrptarafdalampengalamansituasikrisis, dankebanyakanterjadi pd pengucapanketikadatangtiba-tiba.


Reaksi selanjutnya

Reaksiselanjutnya

  • Encounter (perjumpaan, yaitumemberanikandirimengarahkanpadaketerbukaan, kejujuran, ekspresiemosionaldankepekaanterhadapperasaanorang lain), ytsuatufase yang ditandaiolehdisorganisasiberpikirdanperasaanhilang, dukacita, tidakberdaya, putusasa, danmenjadidibebanirealitas.

  • Retreat (mundur), suatufaseseseorangcenderungmenggunakanstrategimenghindar, sptmengingkaridrpdmenghadapi problem kesehatan at implikasinya. Kemudiankenyataanmulaiterganggu: simptommembekas at menjadijelek, diagnosis tambahanmenguatkansesuatu yang original, dansecaranyatamenginformasikanbahwaperludibuatpenyesuaian.


Reaksi selanjutnya lanjutan

Reaksiselanjutnya - lanjutan

  • Semuaorangbereaksispturaiandiatas, tetapibbrpmenjadi cool, lumpuh dg anxiety at histeris.

  • Meskibanyakorangsecaraekstrimmerasatidakberdayadanterbebani shock, ttp yang lain tidak.

  • Orang dg strategimenghindar, mrkmengontrolresponemosionalmenghadapistres, karenapercayamrkdapatmelakukansesuatuutkmerubahsituasi. Ttpkegunaancarainiterbatas.

  • Mrkmbutuhkantindakanutkmeningkatkanpemulihannya, mengurangi problem kesehatan, danmenyesuaikangayahidupdanrelasisosialnya.


Faktor yang mempengaruhi dan cara mengatasinya

Faktor yang Mempengaruhidan Cara Mengatasinya

  • Orangsehatcenderungsangatmemperhatikankesehatannya, namunketikasakitserius, aktivitassetiaphariterpisah.

  • Kondisitemporer at kronis, fasepertama coping sama. Berbeda, pd problem kesehatankronisbiasapasiendilengkapikeluarganyamembuatpenyesuaianperilaku, sosialdanemosional.

  • Ketikaseseorbelajarbhwmrkmempunyaipenyakitkronisserius, secaracepat diagnosis merubahcaramrkmemandangkehidupan. Rencanaharidepanberubah. Pikiranmrkberubah. Rencana yang dirancangdahulupunahsetelah diagnosis.

  • Teory Crisis menguraikanbhwfaktorygmempengaruhiseseormenyesuaikandiriselamakrisistergantung pd Proses Coping ygmeliputi 3 hal:

    • Illness-related factors

    • Background dan personal factors

    • Physical and social environmental factors


Penyakit kronis

Illness RFBackgr & Person F Physic & Soc Env F

!!!

Proses Coping

!

Cog AppAdaptive TasksCoping Skills

`

!

Outcome of Crisis


Coping strategies for chronic health problems moos 1982

Coping Strategies for Chronic Health Problems (Moos, 1982)

  • Denying or minimizing the seriousness of the situation

  • Seeking information about the health problem and treatment procedures

  • Learning to provide one’s own medical care such as self administering insulin shots.

  • Setting concrete, limited goals such as in exercising or social gathering

  • Recruiting instrumental and emosional support from family, friend, and practitioners by expressing needs and feelings – mengerahkan

  • Considering possible future events and stressful circumstances

  • Gaining a manageable perspective on the health problem and its treatment by finding a long term purpose or meaning for the experience.


Types of adjustment problems in chronic illness

Types of Adjustment Problems in Chronic Illness

  • Physical – being unable to cope with disability or pain

  • Vocational – having difficulty revising educational and career plans or finding a new jobs.

  • Self Concept – being unable to accept one’s changed body image, self esteem, and level of achievement or competence

  • Social – having difficulty with losting enjoyable activities or finding new ones and coping with changed relationships with family, friends, and sexual partners.

  • Emotional – experiencing high levels of denial, anxiety, or depression.

  • Compliance – failing to adhere to the rehabilitation regimen – gagaltaat


Intervensi psikososial

IntervensiPsikososial

  • Program intervensiutkmembantuseseor dg penyakitkronismencakuptimprofesionalinterdisiplin – dokter, perawat, psikolog, terapisfisik & keperjaan, vocational konselor, pekerjasosial, danterapisrekreasi – bekerjabersamamenghadapikeseluruhantujuanrehabilitasi (Bleiberg, Ciulla, & Katz, 1991).

  • Psikologberkontribusipadaprosesini dg membantusetiapklienmengatasiimplikasipsikososialdrkondisimedisnyadanmenggunakanprinsip behavioral dan cognitive untukmeningkatkanpartisipasinyadanmentaati program rehabilitasinya.


  • Login