1 / 17

WIRELESS LAN 802.11

WIRELESS LAN 802.11. 802.11a 12 channel yang terpisah secara non-overlapping. Jangkauan sekitar 50 meter Tidak kompatible dengan standar 802.11b dan 802.11g Maksimum data rate 54 Mbps Frekuensi band yang digunakan 5 GHz Daya yang dibutuhkan 2 W - 2,5 W. 802.11b

tyler-hill
Download Presentation

WIRELESS LAN 802.11

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. WIRELESS LAN 802.11

  2. 802.11a • 12 channel yang terpisah secara non-overlapping. • Jangkauan sekitar 50 meter • Tidakkompatibledenganstandar 802.11b dan 802.11g • Maksimum data rate 54 Mbps • Frekuensi band yang digunakan 5 GHz • Daya yang dibutuhkan 2 W - 2,5 W

  3. 802.11b • Memiliki kapasitas 3 channel. • Memiliki jarak jangkauan sekitar 100 meter • Kompatibel dengan standar wireless 802.11 • Maksimum data rate 11 Mbps • Frekuensi band yang digunakan 2,4 GHz • Daya yang dibutuhkan 1 W

  4. 802.11g. • Kompatibel dengan standar wireless 802.11 • Maksimum data rate 54 Mbps • Frekuensi band yang digunakan 2,4 GHz • Daya yang dibutuhkan 1,5 W

  5. Padajaringan wireless LAN IEEE 802.11 menggunakanteknikmodulasispread spectrum, yaitusebuahteknikmodulasi yang dirancang agar data lebihtahanterhadapinterferensi. • TeknikSpread Spectrum sendiridapatdibagimenjadiduametodependekatanyaitu • Direct Sequence • Frequency Hopping.

  6. Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), sebuah bit akandikonversikedalambeberapa chip yang berbentukunikdandapatmembentuksekitar 11 channel danmasing-masing channel memilikilebarsekitar 22 MHz. • Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS) memilikisekitar 79 channel danmasing-masing channel memilikilebarsekitar 1 MHz.Perubahanfrekuensi (hop) dilakukantiap 0,4 detik. Jikasebuahfrekuensiterkenainterferensimaka data akandikirimulangmelaluifrekuensiberikutnya.

  7. Perangkat Wireless LAN Access Point • Access Point merupakanperangkathalf-duplex yang bekerjasepertiswitch. • PerangkatAccess Point dapatdiimplementasikandalam 3 mode : • Mode Root Access Point dihubungkankejaringankabelmelalui interface Ethernet. Sehingga client Wireless LAN dapatterhubungkejaringankabelmelalui Access Point.

  8. Access Point WLAN client WLAN client Access Point Root mode Access Point Repeater mode Jaringan kabel Access Point WLAN client Jaringan kabel

  9. Mode Repeater • Biasanyadigunakanuntukmembentuksuatujalur upstream wireless kejaringankabel. Kelemahan mode iniadalahmengurangijarakjangkauan Access Point terhadap client • Mode Bridge • Access Point digunakanuntukmenghubungkanduaataulebihjaringankabelsecara wireless

  10. Access Point Mode bridge Access Point Mode bridge Jaringan kabel Jaringan kabel

  11. Perangkat client untuk Wireless LAN • Client wireless LAN dapatberupa PC (Personal Computer), notebook, atau PDA yang menyediakanperangkat wireless seperti PCMCIA, PCI Wireless Adapter, dansebagainya. • Perangkatwireless inidigunakanuntukmenerimaataumengirimkansinyal wireless keperangkat wireless lainnya.

  12. WLAN client WLAN client WLAN client WLAN client Topologi Wireless LAN Ad-Hoc (Peer to peer) Ad-hoc merupakansuatubentuktopologi yang paling sederhana. Komunikasiterjadiantaraduaperangkat wireless LAN ataulebihdengancakupan area yang terbatas. Padatopologi ad-hoc tidakmemerlukan Access Point (AP)

  13. WLAN client Access Point WLAN client WLAN client Topologi Wireless LAN Infrastruktur (client/server) • Pada mode infrastrukturmembutuhkan Access Point (AP). Perangkatiniberfungsiuntuk menghubungkanantara client satudengan yang lainnyasehinggadapattergabungkedalamsebuahsistemjaringan. • Selainitu Access Point jugadapatbertindaksebagairepeater yang bekerjasebagaiperangkat yang dapatmenguatkansinyaldalamsuatujaringan Wireless LAN.

  14. SSID (Service Set Identifier) • SSID merupakan identifier yang digunakanuntukmengidentifikasinamakelompokjaringanpada Wireless LAN. • Sebuahclient harusmemiliki SSID yang benar agar dapatbergabungdalamsebuahjaringan Wireless LAN. Nilai SSID pada client harussamadengan yang dimilikioleh Access Point. • SSID dikirimdalamsebuah Beacon oleh Access point ke client Wireless LAN.

  15. Beacon merupakansuatu frame pendek yang berfungsimengeloladanmensinkronisasikomunikasipada Wireless LAN. Beacon terdiridaribeberapainformasiantara lain : • Sinkronisasi Time Antaraaccess point dan client harusmemiliki clock yang sinkron, sehingga beacon menyesuaikannyamelaluisebuah time stamp • Parameter FH dan DS Berisiinformasiteknik spread spectrum yang digunakan • Informasi SSID Berisinilai SSID • Rate Berisiinformasitentang data rate yang didukungoleh access point

  16. AP Client Scanning EAP identitas access point identitas client Boleh / Tidak

  17. Tugas LATIHAN • Lakukanhubungan ad-hoc antar Laptop menggunakan wireless connection • Cek ping • Transfer file

More Related