1 / 11

Ekivalen Tingkat Kebisingan Kontinyu (energy equivalent sound level)

Ekivalen Tingkat Kebisingan Kontinyu (energy equivalent sound level). Ekivalen tingkat kebisingan kontinyu biasa disingkat dengan Leq. L eq digunakan untuk menentukan intensitas kebisingan rata-rata pada tenaga kerja yang terpapar bising selama waktu tertentu. Cara yang digunakan adalah :

tudor
Download Presentation

Ekivalen Tingkat Kebisingan Kontinyu (energy equivalent sound level)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Ekivalen Tingkat Kebisingan Kontinyu (energy equivalent sound level) Ekivalen tingkat kebisingan kontinyu biasa disingkat dengan Leq. Leq digunakan untuk menentukan intensitas kebisingan rata-rata pada tenaga kerja yang terpapar bising selama waktu tertentu. Cara yang digunakan adalah : • Rumus • Nomogram

  2. a. Penggunaan Rumus Leq n Leq = 10 log ( ∑fi 10 Li/10) i=1 dimana ; f1 = fraksi waktu untuk tingkat kebisinan tertentu L1 = tingkat kebisingan terukur

  3. b. Penggunaan Nomogram Penggunaan nomogram didahului dengan melengkapi tabel sebagai berikut : Total Dose = ----------------------

  4. Nomogram Untuk Menentukan Leq

  5. Cara Penggunaan Nomogram Untuk setiap tingkat kebisingan dan lamanya pemaparan. Noise dose increment dapat dibaca pada garis tiga (line three of nomogram / f). Semua dari exposure increment ini kemudian di jumlahkan untuk mendapatkan total noise dose. Selain menggunakan rumus atau nomogram, Leq dapat pula ditentukan dengan menggunakan Noise Dose Meter.

  6. Noise Dose Meter

  7. Daily noise dose : Bila seorang tenaga kerja terpapar bising pada tingkat intensitas dan waktu pemaparan yang berbeda, maka perlu diperhatikan efek gabungan dari kedua pemaparan tersebut. Untuk mengetahui apakah pemaparan ini telah atau belum melampaui NAB kebisingan, maka sebelumnya kita harus menghitung Daily Noise Dose dengan rumus sbb: C1 C2 C3 D = + + T1 T2 T3 Dimana, C : waktu pemaparan pada tingkat kebisingan tertentu (dalam jam) T : waktu pemaparan yang diperkenankan pada tingkat kebisingan tersebut (dalam jam)

  8. Daily noise dose (lanjutan) : Bila jumlah dari fraksi tersebut (C1/T1 + … Cn/Tn) lebih besar dari 1 (D > 1), maka dapat disimpulkan bahwa “the mixed exposure” telah melampaui limit value (NAB). Rumus ini hanya berlaku untuk steady state noise (continuous noise)

  9. Pemaparan Kebisingan Yang Diperkenankan Lamanya pemaparan yang Intensitas kebisingan (dBA) Diperkenankan (jam) OSHA ACGIH OSHA ACGIH - 16 - 80 - 8 - 85 8 4 90 90 6 - 92 - 4 2 95 95 3 - 97 - 2 1 100 100 1,5 - 102 - 1 ½ 105 105 0,5 ¼ 110 110 ¼ atau kurang 1/8 115 115 (TLV – C)

  10. Analisis Intermitten Noise Contoh : Hitung Leq (one hour Leq), bila pada pengukuran ditemukan SPL tertinggi = 90 dBA dan SPL terendah = 71 dBA. Pengukuran dilakukan selama 25 menit dengan interval waktu 15 detik

More Related