1 / 20

LANDASAN TEORI

LANDASAN TEORI. Menghitung Potensi Daya. Potensi daya : Pt = ρ.g. Q.H n .η o Pt = daya terbangkit (W), ρ = rapat  massa air (kg/m 3 ), g = gravitasi (m/detik 2 ), Q = debit aliran (m 3 /detik), H n = tinggi jatuh bersih (m), η o = efisiensi overall , 50-70% (Sumber :JICA, 2003).

tiger-byers
Download Presentation

LANDASAN TEORI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. LANDASAN TEORI

  2. Menghitung Potensi Daya Potensi daya : Pt = ρ.g.Q.Hn.ηo • Pt = daya terbangkit (W), • ρ = rapat  massa air (kg/m3), • g = gravitasi (m/detik2), • Q = debit aliran (m3/detik), • Hn= tinggi jatuh bersih (m), • ηo = efisiensi overall, 50-70% (Sumber :JICA, 2003). • nilai efisiensi pembangkit, meliputi losses pada penstock, efisiensi turbin, generator dan losses pada jaringan.

  3. Bagaimana mencari Q dan Hn ?

  4. Debit Aliran • Debit diambil dari sungai atau saluran induk irigasi. • Apa kelebihan dan kekurangannya? • Perlu Debit Andalan

  5. Mencari Hn = Hefektif Tinggi Jatuh efektif dipengaruhi oleh: • Besarnya selisih elevasi antara permukaan air di saluran pembawa dan elevasi lokasi turbin • Kehilangan energi di saluran pembawa • Kehilangan energi di pipa pesat Heff=H-hf • Berapa besarnya kehilangan energi?

  6. Analisis Teknis Kelayakan Bangunan SipiluntukMIKROHIDRO • Intake • Saluran Pembawa • Bak Penenang (Forebay) • Pipa Pesat (Penstock) • Anker Blok

  7. Perencanaan Intake Q = b.Cd.(H2 – H1)

  8. Perencanaan Intake Q = b.Cd.(H2 – H1) Diketahui Q = 500 lt/dt; H2=2 m; d=0,5 m; tentukan kedalaman aliran di saluran pembawa.

  9. Freeboard hs bs Saluran Pembawa • Fungsi saluran pembawa adalah untuk mengalirkan air dari intake ke bak penenang

  10. Bak Penenang (Forebay)

  11. Bak penenang berfungsi untuk mengontrol perbedaan debit dalam pipa pesat (penstock) dan saluran pembawa karena fluktuasi beban, disamping itu juga sebagai pemindah sampah terakhir (tanah, pasir, kayu yang mengapung) dalam air yang mengalir. • Bak penenang dilengkapi saringan (trashrack) dan pelimpas (spillway)

  12. Kapasitas bak penenang : Vf = Af.hs = Bf.Lf.df • Vf = kapasitas bak penenang (m3), • Af = luas bak penenang (m2), • Lf = panjang bak penenang (m), • hs = kedalaman air dari sebuah saluran, • Bf = lebar bak penenang (m).

  13. Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam perhitungan dimensi bak penenang: • Volume bak penenang 10 – 20 kali debit yang masuk untuk menjamin aliran steady di pipa pesat dan mampu meredam tekanan balik pada saat penutupan aliran di pipa pesat, dengan Q = debit desain (m3/detik). • Bak penenang direncanakan dengan menetapkan kecepatan partikel sedimen sebesar 0.03 m/detik • Pipa pesat ditempatkan 15 cm di atas dasar bak penenang untuk menghindari masuknya batu atau benda – benda yang tidak diinginkan terbawa memasuki turbin, karena berpotensi merusak turbin

  14. Pipa Pesat (Penstock) • Berfungsi untuk mengalirkan air ke turbin • Ketebalan Pipa Pesat:

  15. Diameter Pipa Pesat D = diameter pipa (m), Q = debit desain (m3/detik), L = panjang penstock (m), n = koefisien manning, H = tinggi jatuh (head) (m)

  16. Kehilangan energi pada saringan (Thrasrack) ht = kehilangan energi pada thrasrack, Kt = koefisien kehilangan energi karena bentuk kisi, tk = tebal kisi (m), bk = jarak kisi (m), α = sudut pemasangan thrasrack, V = kecepatan aliran (m/detik).

  17. Kehilangan energi pada sisi masuk Penstock • Kehilangan energi akibat belokan pipa • Kehilangan energi akibat gesekan dalam pipa

  18. L θ Anker Blok • Fungsi dari anker blok adalah untuk menahan penstock agar tidak bergerak akibat gaya yang bekerja yang disebabkan oleh dorongan air dan berat penstock itu sendiri. • Penempatan anker blok yaitu pada bagian awal penstock (bagian luar bak penenang), belokan penstock dan pada saat penstock masuk ke Power House

  19. berat penstock: Wp= π.D.to.gp • berat air di dalamnya (tiap 1 meter panjang) : Ww = gw. p/4.D2

More Related