Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 38

BEBERAPA MASALAH: SEPELE TAPI PERLU DIKETAHUI Akhmad Jalaludin PowerPoint PPT Presentation


  • 74 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

BEBERAPA MASALAH: SEPELE TAPI PERLU DIKETAHUI Akhmad Jalaludin. KETIKA BERDIRI I’TIDAL, TANGAN BERSEDEKAP ATAUKAH TIDAK?. Dalil-dalil. Hadis Humayd al-Sa’di, riwayat al-Bukhari dll. فإذا رفع رأسه استوى حتّى يعود كلّ فقار مكانه Hadis Rifa’ah bin Rafi’, riwayat Ahmad dll.

Download Presentation

BEBERAPA MASALAH: SEPELE TAPI PERLU DIKETAHUI Akhmad Jalaludin

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

BEBERAPA MASALAH:SEPELE TAPI PERLU DIKETAHUIAkhmadJalaludin


Ketika berdiri i tidal tangan bersedekap ataukah tidak

KETIKA BERDIRI ITIDAL, TANGAN BERSEDEKAP ATAUKAH TIDAK?


Dalil dalil

Dalil-dalil

  • Hadis Humayd al-Sadi, riwayat al-Bukhari dll.

  • Hadis Rifaah bin Rafi, riwayat Ahmad dll.

  • Hadis Abu Hamid al-Sadi, riwayat al-Turmudzi


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • Hadis-hadistersebutseringditafsirkandengan kembalikeposisisemula, yaitubersedekap. Padahalsamasekalitidakadamatanhadis yang mengatakan kembalikeposisisemula kecualihanyapenafsiranbelaka.

  • Bahkanungkapandalamhadis-hadistersebutlebihmenunjukkankeposisisantai (tanganlepaskebawah, tidakbersedekap)


Dalil dalil bersedekap

Dalil-dalilBersedekap

  • :

    Tapihadisinitidakjelasmenunjukkanmeletakkantangandiatas dada (bersedekap) ketikaruku, melainkanlebihmenunjukkanmeletakkantelapaktanganketikasujud.


Dalil dalil bersedekap1

Dalil-dalilBersedekap

  • :

    Hadisinigharib. Salahseorangrawinya, yakni Abdullah bin al-Walidkontroversial, sebagianbesarahlihadismengkritiknya, sehinggahadisnyadlaif.


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • Hadis tersebut juga menyelesihi hadis yang serupa riwayat Ibn Khuzaymah dari jalur lain yang lebih kuat

  • : :

  • Sangat banyak hadis yang menjelaskan itidal tapi tidak ada yang menunjukkan bersedekap


Fatwa tarjih

Fatwa Tarjih

Karena itu

Majlis Tarjih berpendapat bahwa

ketika berdiri itidal, kedua tangan lurus ke bawah dan tidak bersedekap


Duduk akhir pada shalat dua raka at tawarruk ataukah iftirasy

DUDUK AKHIR PADA SHALAT DUA RAKAAT: TawarrukAtaukahIftirasy?


Dalil dalil1

Dalil-dalil

  • .

    Hadisriwayat Muslim inimenunjukkanbahwaNabi saw. padasetiapselesaiduarakaatmem-bacatahiyyatdandudukdengancaraiftirasy


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • . - .

    Hadisriwayat al-BukhariinimenunjukkanbahwaNabidudukpadarakaatkeduadengancaraiftirasy, danpadarakaatterakhirdengancaratawarruk. Tapihadisinitidakmenunjukkancaradudukpadashalatduarakaat


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • - - ....... . - -

    Hadisriwayat Abu Dawud, Ahmad dan al-TurmudziinimenunjukkanbahwadudukNabi saw. padarakaatdimanabeliausalamadalahdengancaratawarruk.


Fatwa tarjih1

Fatwa Tarjih

  • Hadis pertama seakan-akan menunjukkan bahwa duduk setiap dua rakaat adalah iftirasy, termasuk duduk pada shalat dua rakaat.

  • Hadis kedua menunjukkan bahwa duduk pada raakaat kedua adalah iftirasy, sedangkan duduk pada rakaat terakhir adalah tawarruk. Hadis ini tidak menjelaskan duduk pada shalat yang hanya dua rakaat

  • Hadis ketiga menjelaskan bahwa cara duduk yang di dalamnya ada salam adalah tawarruk


Fatwa tarjih lanjutan

Fatwa tarjih (lanjutan)

Majelis Tarjih berpendapat bahwa duduk tahiyyat akhir dalam shalat, baik shalat tersebut berjumlah empat rakaat, tiga rakaat maupun dua rakaat, baik dalam salat wajib maupun sunnah, jika memang pada duduk tersebut diakhiri dengan salam, maka cara duduknya adalah tawarruk.

Wallahu alam bi al-shawab


Jari telunjuk kanan ketika tasyahhud diam saja ataukah digerak 2 an

JARI TELUNJUK KANAN KETIKA TASYAHHUD: DIAM SAJA ATAUKAH DIGERAK2AN?


Dalil dalil2

Dalil-dalil

  • KemudianNabi saw. mengangkatjaritelunjuknyalaluakumelihatbeliaumenggerak-gerakkannyauntukberdoadengannya(HR. al-Nasai, Ahmad, al-DarimidanIbnHibban, dariWail bin Hujr).

    Hadisinimelaluijalur Ashim bin KulaybdaribapaknyadariWail bin Hujr. Hadisinisyadz, kalimat adalahtambahan yang syadzkarenahanyaadadalamjalur yang melaluiZaidah bin Qudamah Abu al-Shatl, sedangkan11jalurlainnyatidakmenyebutkankalimattersebut.


Catatan

Catatan:

  • al-Albani menilai sanad hadis tsb. shahih. Padahal, ketika membahas hadis tentang sujud, al-Albani menilai jalur yang sama dari Ashim bin Kulayb dari bapaknya tersebut sebagai dlaif. Di sini tampak inkonsistensi al-Albani.

  • Kata tidak mesti berarti menggerak-gerakkan (secara berulang-ulang), tetapi bisa pula menggerakkan (satu kali). Dengan arti kedua ini, maka kata dalam hadis tsb. menjelaskan ttg. menggerakkan jari telunjuk untuk memberi isyarat (menunjuk).


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • Nabi saw. memberiisyaratdenganjaritelunjuknyaketikaberdoadantidakmenggerak-gerakkannya(HR. Al-Nasaidan Abu Dawuddari Abdullah bin Zubayr)

    Semuaahlihadissepakatakankesahihanhadisini.

    Catatan: al-Albanimenilaikalimatsebagaisyadz, tetapidiatidakmampumembuktikanletaksyudzudznya. Hal inimenjadisasarankritik al-Yamani dalambukunyaal-BisyarahterhadapbukuShifat al-Shalatnya al-Albani.


Kesimpulan

Kesimpulan

  • Dengan menggunakan metode tarjih, yang dipegangi dan diamalkan adalah hadis yang kedua (tidak menggerak-gerakkan jari telunjuk). Sedangkan hadis pertama (menggerak-gerakkan jari telunjuk), karena kontroversial dan syadz, maka ditinggalkan dan tidak diamalkan.


Isbal haram mutlak ataukah haram ber illah

ISBAL:HARAM MUTLAK ATAUKAH HARAM BERILLAH?


Dalil dalil3

Dalil-dalil

  • Hadis2 tentang isbal sangat banyak jalurnya, sehingga mencapai derajat mutawatir

  • Secara garis besar, hadis2 tsb. dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu (1) hadis2 yang mengharamkan isbal secara mutlak, dan (2) hadis2 yang mengharamkan isbal karena kesombongan


Hadis2 yang mengharamkan isbal secara mutlak

Hadis2 yang Mengharamkan Isbal secara Mutlak

  • : ( )

    Dari Abu Hurairahr.a. dariNabi saw., beliauberkata: kain yang beradadibawahkeduamata kaki tempatnyaadalahneraka (H.R. al-Bukhari)


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • :

    Dari Abu DzardariNabi saw., beliaubersabda: Tigaorang yang Allah padaharikiamattidakberbicara, tidakmelihatdantidakakanmembersihkandirimereka, bahkanbagimerekasiksa yang pedih. Rasulullahmeng-ulangsabdanyatsb. tiga kali. Abu Dzarberkata, merekarugidanhancur, siapasajamerekawahaiRasulullah? Rasulbersabda, Orang yang berisbal, orang yang meng-ungkit-ungkitpemberiannya, danorang yang menjualdagangannyadengansumpahpalsu (H.R. Muslim)


Hadis 2 yang mengharamkan isbal karena kesombongan

Hadis2 yang Mengharamkan Isbal karena Kesombongan

  • : ( )

    Dari IbnUmarr.a., bahwaRasulullah saw. bersabda, Allah tidakakanmemperhati-kanorang yang menjulurkanpakaiannyakarenasombong (HR. al-Bukhari).


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • : ( ) . ( )

    Dari Salim bin Abdullah, dariayahnya, dariNabi saw. beliaubersabda, Siapa yang menjulurkanpakaian-nyakarenasombong, Allah tidakakanmelihatnyadiharikiamat. Abu Bakarberkata, WahaiRasulullah, salahsatusisikainkumemanjangkebawahkecualibilaakumenariknyakeatas. MakaRasulbersabda, Engkautidaktermasuk yang melakukannyakarenasombong. (HR. al-Bukhari)


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • : ( )

    Dari Abu Hurairah, bahwaRasulullah saw. bersabda, Allah tidakakanmemperhati-kanpadaharikiamatkepadaorang yang menjulurkankainnyakarenasombong. (HR. al-Bukhari)


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • : ( )

    Muslim bin YunaqberceritatentangIbnUmar, bahwadiamelihatseseorang yang menjulurkankainnya. LaluIbnUmarbertanya, Dari keturunansiapaEngkau? Laluorangtsb. menjelaskannasabnya. TernyataiadariBaniLayts, danIbnUmarmengenalnya. Diaberkata, Siapa yang menjulurkankainnya yang dimaksudkanuntukkesombongan, maka Allah tidakakanmemperhatikannyapadaharikiamat. (HR. al-Bukhari)


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • : ( )

    Dari Abu Bakrahra. Berkata, telahterjadigerhanamataharidankamibersamaNabi saw. Makabeliauberdiri (dalamkeadaan) menjulurkankainnyadenganterburu-buruhinggasampaikemasjid, danorang-orangtelahberkumpul. Lalubeliausalatduarakaatdst. (HR. al-Bukhari)


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • : .

    Dari Jabir, yakniIbnSulaim, berkata, AkupernahmenemuiNabi saw. ketikabeliautertutupbadannyadengan mantel, danjuluranmantelnyasampaikeduamata kaki beliau. (HR. Abu Dawud)


Fatwa majelis tarjih

Fatwa Majelis Tarjih

  • Majelis Tarjih berpendapat bahwa karena kedua kelompok hadis di atas menjelas-kan tentang masalah yang sama, maka hadis yang mutlak harus dipahami dengan mengikuti hadis yang muqayyad (humila al-muthlaq ala al-muqayyad). Pemahaman semacam ini sesuai dengan petunjuk dari hadis tentang Abu Bakar, hadis tentang gerhana matahari, dan hadis tentang mantel Rasulullah saw. di atas.


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • Pakaian adalah masalah adat dan urusan duniawi. Karena itu, hukumnya dipengaruhi oleh illat. Hadis2 menyebutkan bahwa hukum haramnya isbal adalah kesom-bongan. Maka, jika kesombongan tersebut tidak ada, hukum haram pun tidak ada.

  • Karena termasuk masalah duniawi maka hukum asalnya adalah mubah. Hukum isbal adalah mubah sepanjang tidak didasari motif kesombongan, atau dikhawatirkan dapat terkena najis.


Hari raya pada hari jum at shalat jumu ah tidak

HARI RAYA PADA HARI JUMAT: SHALAT JUMUAH TIDAK?


Dalil dalil4

Adabeberapahaditsmengenaimasalahini:

  • Ada yang dinilailemah, karenaadaperawinya yang tidakdikenal, yaituhaditsriwayat Ahmad, Abu DauddanlbnuMajahdariIlyas bin AbiRamlah.

  • Ada yang dinilaisebagaihaditsmursal, yaituhaditsriwayat Abu DauddanIbnuMajahdari Abu Hurairah.

Dalil-dalil


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • Tapiada pula yang sahih:

    : . . [ ]

    Dari Wahb bin Kaisan: TelahbertepatanduaharirayadimasaIbnuZubair. Diaberlambat-lambatkeluar, sehinggamataharimeninggi. Di pergikemushalalaluberkhutbah, kemudianturundarimimbarlalushalat. Dan diatidakmengadakanshalatJumat. LalusayasampaikanhalitukepadaIbnuAbbas. IbnuAbbasberkata: Perbuatannyaitusesuaidengansunnah.[HR. an-Nasaidan Abu Daud]


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

: . [ ]

DiriwayatkandariNu'man bin Basyirr.a., iaberkata: Nabi saw selalumembacapadashalatkeduaharirayadanshalatJumat: sabbihismarabbikala'ladanhalatakahaditsulghasyiyah. ApabilaberkumpulharirayadanJumatpadasatuhari, Nabi saw membacasurat-suratitudikeduashalattersebut. [HR. al-Jamaahkecuali al-BukharidanIbnuMajah]


Beberapa masalah sepele tapi perlu diketahui akhmad jalaludin

  • HadiskeduamenunjukkanbahwaNabi saw. mengadakanshalatjumuahwalaupunpaginyasudahshalat id.

  • MajelisTarjihberpendapatbahwakeringanan yang disebutpadahadispertamaadalahbagiorang yang sangatjauhdarikotauntukmenujutempatshalatharirayadanshalatJumatdikalaitu.

  • Jadi, seluruhwargaMuhammadiyahhendak-nyatetapmelakukanshalatJumuahpadahariraya


Fatwa majelis tarjih1

  • HadiskeduamenunjukkanbahwaNabi saw. mengadakanshalatjumuahwalaupunpaginyasudahshalat id.

  • MajelisTarjihberpendapatbahwakeringanan yang disebutpadahadispertamaadalahbagiorang yang sangatjauhdarikotauntukmenujutempatshalatharirayadanshalatJumatdikalaitu. Jadi, seluruhwargaMuham-madiyahhendak-nyatetapmelakukanshalatJumuahpadahariraya

Fatwa MajelisTarjih


Akhirul kalam

Akhirul kalam

Kita melihatbahwapendapat-pendapatkitadidasarkanpadadalil-dalil yang lebihkuatdanpenalaran yang lebihlurus.

Tapikitamenyadaribahwakebenaranpendapat-pendapatkitajugatidakbersifatmutlak.

Karenaitu, kitapegangipendapat-pendapatkita, tapikitatidakmerasa paling benar, apalagimenganggappendapatorang lain pastisalah


  • Login