Analisa laporan keuangan
Download
1 / 28

ANALISA LAPORAN KEUANGAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 343 Views
  • Uploaded on

ANALISA LAPORAN KEUANGAN. Organisasi Nirlaba. Kemampuan Memahami Laporan Keuangan. Akuntansi merupakan tools manajemen untuk pengelolaan keuangan. Di dalamnya terdapat alat-alat dan prosedur-prosedur tertentu.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about ' ANALISA LAPORAN KEUANGAN' - taline


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
Analisa laporan keuangan

ANALISA LAPORAN KEUANGAN

Organisasi Nirlaba


Kemampuan Memahami Laporan Keuangan

Akuntansi merupakan tools manajemen untuk pengelolaan keuangan. Di dalamnya terdapat alat-alat dan prosedur-prosedur tertentu.

Setelah melewati bermacam alat dan prosedur tersebut, angka-angka akhirnya ditampilkan dengan format tertentu pula.

Karena itu, jika mereka yang tidak memahami bagaimana mesin akuntansi bekerja mengolah angka akan bingung sewaktu membaca laporan keuangan.

Analisa laporan keuangan dilakukan untuk memberikan input dalam pengambilan keputusan.

Karena laporan keuangan memiliki gambaran utuh tentang kinerja organisasi.

Dengan melakukan analisa terhadap laporan keuangan, seharusnya dapat mencetuskan sebuah keputusan yang menguntungkan semua pihak, baik bagi internal organisasi maupun eksternal organisasi.


Karakteristik Informasi Keuangan

Kualitas Primer

Relevansi (relevance) dan reliabilitas (reliability) merupakan dua kualitas primer yang membuat informasi akuntansi berguna untuk pengambilan keputusan.

Relevansi

Informasi akuntansi harus mampu membuat perbedaan dalam sebuah keputusan. Jika tidak, maka informasi tersebut dikatakan tidak relevan terhadap keputusan yang diambil.

Informasi yang relevan akan membantu pemakai untuk:membuat prediksi tentang hasil akhir dari kejadian masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Reliabilitas

Informasi akuntansi dianggap handal jika dapat diverifikasi, disaji­kan secara tepat, serta bebas dari kesalahan dan bias.

Verifikasi

Daya-uji (verifiability) ditunjukkan ketika pengukur-pengukur independen, dengan menggunakan metode pengukuran yang sama, mendapatkan hasil yang serupa.


Ketepatan penyajian(representational faithfulness)

Berarti bahwa angka-angka dan penjelasan dalam laporan keuangan mewakili apa yang belul-betul ada dan terjadi.

Netralitas (neutrality)

Berarti bahwa informasi tidak dapat dipilih untuk kepentingan sekelompok pemakai tertentu. Informasi yang disajikan harus faktual, benar, dan tidak bias.

Kualitas Sekunder

Informasi tentang sebuah perusahaan akan lebih berguna jika bisa diperbandingkan dengan informasi serupa menyangkut perusahaan lain (komparabilitas) dan dengan informasi serupa dari perusahaan yang sama pada periode waktu yang berbeda (konsistensi).


Keterkaitan antar Informasi Keuangan Standar

Fungsi Kasir seharusnya menghasilkan output berupa Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana, Laporan Status Dana dan Laporan Status Anggaran. Ketiga jenis laporan standar tersebut harus bisa disajikan secara real time kapanpun dibutuhkan dengan metode pencatatan secara basis kas.

Sedangkan Bookeeper berdasarkan dokumen transaksi yang sama harus mampu menghasilkan output berupa Laporan Posisi Keuangan, Laporan Aktivitas, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Aktiva Bersih dan Catatan atas Laporan Keuangan. Kelima jenis laporan standar tersebut harus disajikan secara periodik bulanan dan tahunan dengan metode pencatatan secara basis akrual.

Sehubungan dengan perbedaan metode pencatatan oleh kasir maupun bookkeeper, maka secara periodik harus dilakukan rekonsiliasi catatan kedua pihak untuk menghasilkan data yang akurat sebelum laporan keuangan disajikan untuk pihak manajemen dan pihak eksternal yang membutuhkan.


MANAJERIAL KEUANGAN

KASIR

BOOKEEPER

INFORMASI

KEUANGAN /

LAPORAN

MANAJEMEN

INFORMASI

AKUNTANSI/

LAPORAN

KEUANGAN

REKONSILIASI PERIODIK

LPPD

LA

LSD

LPK

LSA

LAK

LPAB &

CALK


INFORMASI KEUANGAN - KASIR

INFORMASI AKUNTANSI - BOOKEEPER

LPPD

Penerimaan Rp.xxx

Pengeluaran Rp xxx

Saldo Dana Rp xxx

LA

Penerimaan Rp.xxx

Biaya Rp xxx

Aktiva Bersih Rp xxx

LSD

Bank Rp.xxx

Kas Rp xxx

Lainnya Rp xxx

Saldo Dana Rp xxx

LPK

Aktiva xxx Kewajiban xxx

Akt Bersih xxx

Total xxx Total xxx

LAK

Uraianjumlah Rp

Aktivitas Operasi xxx

Aktivitas Investasi xxx

Aktivitas Pendanaan xxx

Saldo Kas xxx

LSA

UraianBudgetRealisasiSaldo

By Prog A xxx xxx xxx

By Prog A xxxxxxxxx

Total By xxxxxxxxx

LPAB

dan

Catatan atas

Laporan Keuangan


Psak 45 pelaporan keuangan organisasi nirlaba

PSAK 45:Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba


Karakteristik nirlaba
Karakteristik Nirlaba

  • Sumberdaya berasal dari:

    • sumbangan;

      • Penyumbang tak mengharap hasil, imbalan, keuntungan komersial.

    • hutang; dan

    • pendapatan jasa yang diberikan pada publik

  • Tak bertujuan memupuk laba

    • Tak pernah membagi laba kepada pendiri (“pemilik”)

  • Tidak ada kepemilikan

    • kepemilikan tidak dapat dijual, dialihkan atau ditebus;

    • kepemilikan tidak mencerminkan proporsi sumberdaya entitas pada saat likuidasi


Pengguna laporan keuangan
Pengguna Laporan Keuangan

  • Pemberi bantuan (donatur):

  • Pemerintah

  • Kreditur

  • Otoritas pengawasan

  • Investor

  • Anggota Organisasi

  • Masyarakat

    • Karyawan

    • Pemasok

    • Penerima manfaat


Informasi yang dibutuhkan pengguna lapkeu
Informasi yang Dibutuhkan Pengguna Lapkeu

  • Mengukur jasa atau manfaat entitas nirlaba

  • Pertanggungjawaban manajemen organisasi nirlaba

    • Apakah jasa yang diberikan sesuai tujuan?

  • Mengetahui kontinuitas pemberian jasa

    • Apakah jasa tersebut dapat terus berlangsung?

    • Apakah tersedia sumber daya yang cukup untuk pengembalian hutang?

    • Bagaimana kemampuan organisasi nirlaba menghasilkan kas yang cukup?

    • Apakah tersedia sumber daya yang cukup untuk pembayaran barang/jasa yang telah dipasok?

  • Mengetahui perubahan aktiva bersih


Laporan posisi keuangan

Aktiva Lancar

Kas & Setara Kas

Aktiva Tidak Lancar

Kewajiban

Aktiva Bersih

AB Tidak Terikat

AB Terikat Temporer

AB Terikat Permanen

Laporan Posisi Keuangan

AKTIVA

KEWAJIBAN DAN

AKTIVA BERSIH

Laporan

Arus Kas

Laporan

Aktivitas

Kas &

Setara Kas

Aktiva

Bersih

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


Komponen lapkeu nirlaba
Komponen Lapkeu Nirlaba

  • Laporan Posisi Keuangan(Tak disebut neraca)

    • Aktiva

    • Kewajiban

    • Aktiva bersih

  • Laporan Aktivitas (Tak disebut Laporan Sisa Hasil Usaha atau Laporan Laba Rugi)

    • Penghasilan dan pendapatan

    • Beban dan kerugian

    • Perubahan dalam aktiva bersih

  • Laporan Arus Kas

    • Arus kas dari aktivitas operasi

    • Arus kas dari aktivitas investasi

    • Arus kas dari aktivitas pendanaan

  • Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)


Laporan posisi keuangan1
Laporan Posisi Keuangan

  • Tujuan Laporan Posisi Keuangan:

    • kemampuan kontinuitas memberikan jasa

    • likuiditas, fleksibilitas keuangan, kemampuan memenuhi kewajiban, dan kebutuhan dana eksternal

  • Aktiva dan Kewajiban:

    • Aktiva:

      • disajikan berdasarkan urutan likuiditas;

      • diklasifikasikan menjadi aktiva lancar dan tidak lancar

      • mengungkapkan informasi likuiditas aktiva dan pembatasan penggunaan aktiva, dalam CALK.


Laporan posisi keuangan2
Laporan Posisi Keuangan

  • Aktiva dan Kewajiban:

    • Kewajiban:

      • disajikan berdasarkan urutan jatuh tempo;

      • diklasifikasikan menjadi kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang;

      • diungkapkan informasi mengenai jatuh tempo kewajiban, dalam CALK.


Laporan posisi keuangan3
Laporan Posisi Keuangan

  • Aktiva Bersih:

    • Klasifikasi aktiva bersih:

      • Tidak terikat

      • Terikat temporer

      • Terikat permanen

    • Diungkapkan dalam CALK:

      • sifat dan jumlah pembatasan permanen atau temporer

      • perubahan klasifikasi aktiva bersih


Laporan posisi keuangan4
Laporan Posisi Keuangan

  • Aktiva Bersih:

    • Pengertian aktiva bersih tidak terikat :

      • Sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.

    • Pengertian aktiva bersih terikat:

      • Sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.

        • Sifatnya dapat permanen atau temporer.


Laporan posisi keuangan5
Laporan Posisi Keuangan

  • Pengertian pembatasan permanen:

    • pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang:

      • agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen,

      • tetapi organisasi nirlaba diizinkan untuk menggunakan sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya yang berasal dari sumber daya tersebut.

  • Pengertian pembatasan temporer:

    • pembatasan penggunaan sumber daya oleh penyumbang yang menetapkan agar sumber daya tersebut dipertahankan:

      • sampai periode tertentu; atau

      • sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu.


Laporan aktivitas
Laporan Aktivitas

  • Disebut juga “Laporan Perubahan Aktiva Bersih”

  • Tujuan untukmemberikan informasi mengenai:

    • pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah aktiva bersih;

    • hubungan antar transaksi dan peristiwa lain;

    • penggunaan sumberdaya dalam pelaksanaan program atau jasa.

  • Manfaat:

    • evaluasi kinerja dalam suatu periode;

    • menilai kegiatan (upaya dan kemampuan) yang telah dilakukan;

    • menilai kesinambungan kegiatan di masa datang;

    • menilai pertanggungjawaban dan kinerja manajer.


Laporan aktivitas1
Laporan Aktivitas

  • Menyajikan jumlah perubahan aktiva bersih:

    • terikat permanen,

    • terikat temporer, dan

    • tidak terikat dalam suatu periode.

  • Pendapatan dan Beban:

    • Pendapatan disajikan sebagai penambah:

      • aktiva bersih tidak terikat, jika penggunaan tak dibatasi

      • aktiva bersih terikat (temporer atau permanen), jika penggunaan nya dibatasi.

    • Sumbangan disajikan sebagai penambah:

      • aktiva bersih tidak terikat, jika penggunaan tak dibatasi

      • aktiva bersih terikat (temporer atau permanen), jika penggunaan nya dibatasi.


Laporan aktivitas2
Laporan Aktivitas

  • Pendapatan dan Beban:

    • Sumbangan terikat yang sudah berakhir pembatasannya disajikan sebagai aktiva bersih tidak terikat.

    • Keuntungan/kerugian investasi, aktiva lain, atau kewajiban sebagai penambah atau pengurang:

      • aktiva bersih tidak terikat, jika penggunaan tak dibatasi

      • aktiva bersih terikat (temporer atau permanen), jika penggunaan nya dibatasi.


Laporan aktivitas3
Laporan Aktivitas

  • Klasifikasi pendapatan dan beban:

    • menurut kelompok aktiva bersih dan klasifikasi fungsional;

    • boleh di tambah dengan klasifikasi lain yang bermakna bagi pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban:

      • operasi - nonoperasi;

      • dapat dibelanjakan - tak dapat dibelanjakan;

      • telah realisasi - belum realisasi; atau

      • berulang - luar biasa


Laporan aktivitas4
Laporan Aktivitas

  • Informasi pendapatan dan beban:

    • pendapatan dan beban utama disajikan bruto;

    • pendapatan investasi disajikan neto setelah dipotong beban investasi terkait:

      • beban terkait diungkapkan dalam CALK:

        • contoh: beban kustodian dan beban penasihat investasi

    • transaksi tidak rutin dan peristiwa luar biasa:

      • disajikan neto setelah dikurangi beban terkait

      • contoh: penjualan aktiva tanah


Organisasi nirlaba hubungan laporan aktivitas dengan laporan posisi keuangan
Organisasi Nirlaba:Hubungan Laporan Aktivitas dengan Laporan Posisi Keuangan

LAPORAN AKTIVITAS

  • Perubahan Aktiva Bersih

  • Tidak Terikat XXX

  • Perubahan Aktiva Bersih

  • Terikat Temporer XXX

  • Perubahan Aktiva Bersih

  • Terikat Permanen XXX

  • Kenaikan/Penurunan

  • Aktiva Bersih XXX

  • Saldo Awal Aktiva Bersih XXX

  • Saldo Akhir Aktiva Bersih XXX


Laporan aktivitas5

Kelompok Pos Perubahan Aktiva Bersih Tidak Terikat

Penghasilan dan Sumbangan Tidak terikat

Aktiva bersih terikat yang berakhir pembatasannya

Beban dan kerugian

Keuntungan dan kerugian luar biasa

1

LAPORAN AKTIVITAS


Laporan aktivitas6

Kelompok Pos Perubahan Aktiva Bersih Terikat Temporer

Penghasilan dan Sumbangan Terikat Temporer

Aktiva bersih terikat permanen yang berakhir pembatasannya

Aktiva bersih terikat temporer Terbebaskan dari pembatasan dan kerugian

Keuntungan dan kerugian luar biasa terikat temporer

2

LAPORAN AKTIVITAS


Laporan aktivitas7

Kelompok Pos Perubahan Aktiva Bersih Terikat Permanen

Penghasilan dan Sumbangan Terikat Permanen

Aktiva bersih terikat permanen Terbebaskan dari pembatasan dan kerugian

Keuntungan (kerugian) luar biasa terikat permanen

3

LAPORAN AKTIVITAS


ad