1 / 64

Kurikulum 2013

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kurikulum 2013. Penyegaran Narasumber Kurikulum 2013 Tangerang, 15 April 2014. Tanggapan terhadap Kurikulum 2013. 1. Landasan Hukum Kurikulum 2013. Pengertian Kurikulum UU No. 20/2003.

sutton
Download Presentation

Kurikulum 2013

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kurikulum 2013 Penyegaran Narasumber Kurikulum 2013 Tangerang, 15 April 2014

  2. Tanggapan terhadap Kurikulum 2013

  3. 1. Landasan Hukum Kurikulum 2013

  4. Pengertian Kurikulum UU No. 20/2003 Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. kurikulum Tujuan Kompetensi Isi dan Bahan Materi Cara Proses Pengaturan Penilaian

  5. Tujuan Pendidikan Nasional(Pasal 3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003) Berkembangnyapotensipesertadidik agar menjadimanusia yangberimandanbertakwakepadaTuhan Yang MahaEsa, berakhlakmulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, danmenjadiwarganegara yang demokratissertabertanggungjawab. Penjelasan UU: kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, keterampilan) 5

  6. Tambahan Butir 4 Pasal 1 PP 32/2013 Kompetensiadalah seperangkat sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh Peserta Didik setelah mempelajari suatu muatan pembelajaran, menamatkan suatu program, atau menyelesaikan satuan pendidikan tertentu. Muatan Pembelajaran 1 Kompetensi Peserta Didik Kompetensi Guru Sikap Individu Sosial Muatan Pembelajaran 2 Pengetahuan Profesi .. Keterampilan Pedagogi Muatan Pembelajaran n 6

  7. Permendikbud Terkait Kurikulum Standar Kompetensi Lulusan (Permendikbud No. 54/2013) Standar Isi (No. 64/2013) Standar Proses (No. 65/2013) Standar Penilaian (No. 66/2013) KD dan Struktur Kurikulum SD/MI (No. 67/ 2013) KD dan Struktur Kurikulum SMP/MTs (No. 68/2013) KD dan Struktur Kurikulum SMA/MA (No. 69/2013) KD dan Struktur Kurikulum SMK/MAK (No. 70/2013) Buku Teks Pelajaran (No. 71/2013) Implementasi Kurikulum dan KTSP (No. 81A/2013) Permendikbud terkait kurikulum: 54, 64-71, 81A 7

  8. 2. Kompetensi Abad 21

  9. Kerangka Kompetensi Abad 21 Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008 Kehidupan dan Karir • Berinisiatif dan mandiri • Keterampilan sosial dan budaya • Produktif dan akuntabel • Kepemimpinan & tanggung jawab Pembelajaran dan Inovasi • Kreatif dan inovasi • Berfikir kritis • Komunikasi dan kolaborasi Informasi, Media and Teknologi • Melek informasi • Melek Media • Melek TIK • Kerangka ini menunjukkan bahwa berpengetahuan [melalui core subjects] saja tidak cukup, harus dilengkapi: • Berkemampuan kreatif - kritis • Berkarakterkuat [bertanggung jawab, sosial, toleran, produktif, adaptif,...] • Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi Partnership: Perusahaan, Asosiasi Pendidikan, Yayasan,... 9

  10. Kompetensi yang Diharapkan Pemberi Kerja • Komunikasi • Etika kerja • Kemampuan memahami prosedur (dan membuat) • Kerjasama • Menerapkan pengetahuan dalam pekerjaan (5 teratas dari 28 kompetensi)  Sesuai dengan Kerangka Attitude, Skill, Knowledge Farkas, A. Competitiveness of Graduates in the Job Market, 2010

  11. Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21 Ciri Abad 21 Model Pembelajaran Informasi (Kurtzweil) (tersedia dimana saja, kapan saja) Pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi, bukan diberi tahu Komputasi (Moore-Koomey) (lebih cepat memakai mesin) Pembelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah [menanya], bukan hanya menyelesaikan masalah [menjawab] Otomasi (Ford) (menjangkau segala pekerjaan rutin) Pembelajaran diarahkan untuk melatih berfikir prosedural dan metakognitif bukan melaksanakan kegiatan mekanistis [rutin] Jejaring(Metcalfe) (dari mana saja, ke mana saja) Pembelajaran menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah Pengetahuan(Ackoff) (dibentuk melalui data  informasi) Pembelajaran berbasis aktivitas melalui pengamatan dan pengolahan hasilnya Diseminasi (Horowitz) (Nilai informasi = sebarannya) Pembelajaran menekankan kemampuan penyajian (tulis dan lisan) dan penyebarannya 11

  12. 3. Pergeseran Pengertian Kompetensi

  13. Rumusan Kompetensi Lulusan Kurikulum 2013 • GradasiantarSatuanPendidikanmemperhatikan; • Perkembanganpsikologisanak • Lingkupdankedalamanmateri • Kesinambungan • Fungsisatuanpendidikan • Lingkungan Keterampilan bukan hanya bermodal psikomotorik! Sikap bukan hanya bermodal afektif! 13

  14. KeterkaitanKompetensiLulusan antar Jenjang Pendidikan KL PT/PTA KI Kelas VI KI Kelas VI Tujuan Pendidikan Nasional ProsesPerumusan KI Kelas V KL SMA/K /MA/MAK KI Kelas V IntegrasiVertikal KI Kelas IV KI Kelas IV KL SMP/MTs KI Kelas IIII KL SD/MI KI Kelas IIII Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Himpunan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Himpunan Kompetensi Inti Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran ProsesPembentukan IntegrasiHorisontal KL : KompetensiLulusan 14

  15. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN SIKAP 15

  16. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN KETERAMPILAN 16

  17. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN – DOMAIN PENGETAHUAN 17

  18. KeterkaitanantaraKompetensiLulusan, KompetensiDasardanMatapelajaranuntuk SD Kompetensi Lulusan KI Kelas VI KI Kelas VI KI Kelas VI KI Kelas VI Kompetensi Lulusan Kompetensi Lulusan KI Kelas V KI Kelas V KI Kelas V KI Kelas V ProsesPerumusan IntegrasiVertikal KI Kelas IV KI Kelas IV KI Kelas IV KI Kelas IV KI Kelas IIII KI Kelas IIII KI Kelas IIII KI Kelas IIII KI Kelas II KI Kelas II KI Kelas II KI Kelas II KI Kelas I KI Kelas I KI Kelas I KI Kelas I Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran ProsesPembentukan Himpunan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran Mata Pelajaran IntegrasiHorisontal .. Kurikulum 2013 menekankanpentingnyapenguatan kompetensi(sikap, pengetahuan, danketerampilan)lulusan KI : KompetensiInti 18

  19. 4. Pendalaman dan Perluasan Materi

  20. Nilai PISA Matematika SMP Kelas IX atau SMA/SMK Kelas X 2009 2012 Pentingnya High Order Thinking Skill (level 4,5 dan 6)! Source: OECD PISA 2009 and 2012 Database,

  21. Nilai PISA IPA SMP Kelas IX atau SMA/K Kelas X 2009 2012 Pentingnya High Order Thinking Skill (level 4,5 dan 6)! Source: OECD PISA 2009 and 2012 Database,

  22. Nilai PISA Bahasa SMP Kelas IX atau SMA/K Kelas X 2009 2012 Pentingnya High Order Thinking Skill (level 4,5 dan 6)! Source: OECD PISA 2009 and 2012 Database,

  23. Hasil TIMSS Matematika SMP/MTs Kelas VIII 2007 2011 Lebih dari 95%siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara hampir 50% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 23

  24. Hasil TIMSS IPA SMP/MTs Kelas VIII 2007 2011 Lebih dari 95%siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara hampir 40% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 24

  25. Ruang Lingkup Keterpaduan dan Prosesnya Keterpaduan Dalam Mapel Luar mapel Antar Mapel (Integrasi Vertikal) (Integrasi Horisontal) Intra-Disipliner Multi-Disipliner Inter-Disipliner Trans-Disipliner (Inter-dependen) (Basis Konteks, melalui Observasi ) 25

  26. 5. Penguatan Proses Pembelajaran

  27. Rumusan Proses dalam Kurikulum 2013  SP Perluasan dan pendalaman taksonomi dalam proses pencapaian kompetensi Kurikulum 2006 Kurikulum 2013 Creating Characterizing/ Actualizing Evaluating Communicating Evaluating Organizing/ Internalizing Analyzing Associating Analyzing Knowledge (Bloom) Attitude (Krathwohl) Skill (Dyers) Knowledge (Bloom) 27

  28. Pentingnya kreativitas

  29. GrafikHubunganInovasidanDaya Saing Indonesia GCI: Global Competitiveness Index ICI: Innovation Capability Index Sumber: World Economic Forum. The Global Competitiveness Report 2012–2013. Augusto López-Claros. The Innovation for Development Report 2010–2011. 29

  30. Koef Korelasi = 0,84 30 Source: Martin Prosperity Institute. 2011. Creativity and Prosperity: The Global Creativity Index.

  31. Pergeseran Pengertian tentang Kreativitas Banyak penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dapat dipelajari dan dapat diterapkan dimana saja, sehingga pendidikan harus diarahkan pada penguatan keterampilan kreatif 31 Anuscha Ferrari et al. 2009. Innovation and Creativity in Education and Training

  32. Persepsi & Pemahaman Guru Ttg Kreativitas (tidak mudah menilai kreativitas  tantangan bagi sistem pendidikan, bukan dihindari) R.Cachia and A. Ferrari. 2010. Creativity in Schools: A survey of Teachers in Europe. JRC Scientific & Technical Reports. 32

  33. Hukum Kreativitas • Kreativitas adalah menular (Einstein Law) • Kreativitas adalah benda gas (Nathan Law) • Kreativitas hanya dibatasi oleh ambisi dan imaginasi (Nathan Law) • Berlaku hukum universal pengetahuan (Wiener): • Tidak berlaku hukum kekekalan massa • Tidak berlaku hukum kekekalan energi • Tidak berlaku hukum beda potensial 33

  34. Proses Pembelajaran yang Mendukung Kreativitas • Dyers, J.H. et al [2011], Innovators DNA, Harvard Business Review: • 2/3 dari kemampuan kreativitas seseorang diperoleh melalui pendidikan, 1/3 sisanya berasal dari genetik. • Kebalikannya berlaku untuk kemampuan kecerdasan yaitu: 1/3 dari pendidikan, 2/3 sisanya dari genetik. • Kemampuan kreativitas diperoleh melalui: • Observing [mengamat] • Questioning [menanya] • Experimenting [mencoba] • Associating [menalar] • Networking [Membentuk jejaring] Pembelajaran berbasis kecerdasan tidak akan memberikan hasil siginifikan (hanya peningkatan 50%) dibandingkan yang berbasis kreativitas (sampai 200%) Personal Inter-personal Berbasis Aktivitas: Dengar/Lihat  Amati  Lakukan  Sajikan • Kerangka Ackoff: • Data  Informasi  Pengetahuan  Kearifan 34

  35. Kurikulum Sebagai Praksis Kontekstual Kreativitas guru tidak dipangkas oleh Kurikulum 2013! 1 4 Konteks Proses Proses pembelajaran dan penilaian Kegiatan Sasaran Kompetensi Rencana Hasil Materi Produk 2 3 35

  36. Konsep Pengembangan Kurikulum Sebagai Praksis Keutuhan Keseragaman Keselarasan (Praktek terbaik) Kreativitas guru tidak dipangkas oleh Kurikulum 2013! UU Sisdiknas Konteks Materi Inti Pembelajaran • Kebutuhan: • Individu • Masyarakat • Bangsa dan Negara • Peradaban Kompetensi lulusan (Sikap, Keterampilan, Pengetahuan) Dokumen Kurikulum Proses Pembelajaran Proses Penilaian Bervariasi Standar (produk) Sikap, Pengetahuan, Keterampilan Standar (materi dan proses) Model Pembelajaran KI-KD Mapel Standar Variasi (normal, pengayaan, remedi) 36

  37. 6. Penyesuaian Proses Penilaian

  38. Sistem Penilaian Kurikulum 2013 • 1. Penilaian Otentik • Waktu: terus menerus • 2. Penilaian Projek • Waktu: Akhir Bab/Tema • 3. Ulangan Harian • Waktu: Sesuai rencana • 4. UTS/UAS • Waktu: Semesteran • 1. Ujian Tingkat Kompetensi (yang bukan UN) • Waktu: Tiap tingkat kompetensi • 2. Ujian Sekolah • Waktu: Akhir jenjang sekolah Guru • Sikap • Pengetahuan • Keterampilan Pemerintah • 1. Ujian Tingkat Kompetensi (UN) • Waktu: Akhir jenjang sekolah • 2. Ujian mutu Tingkat Kompetensi • Waktu: Tiap akhir tingkat kompetensi • Penilaian Diri • Waktu: Sebelum ulangan harian 38

  39. Tingkat Kompetensi dan Ujiannya Tingkat Kompetensi VI Uji Tingkat Kompetensi VI Tingkat Kompetensi V Uji Tingkat Kompetensi V Tingkat Kompetensi IVa Uji Tingkat Kompetensi IVa Tingkat Kompetensi IV Uji Tingkat Kompetensi IV Tingkat Kompetensi III Uji Tingkat Kompetensi III Tingkat Kompetensi II Uji Tingkat Kompetensi II Tingkat Kompetensi I Uji Tingkat Kompetensi I

  40. Model Rapor SMP/SMA/SMK

  41. Model Rapor SMP (2)

  42. 7. Perubahan Pola Pikir

  43. Perubahan Pola Pikir

  44. 8. Peran Narasumber

  45. Peran Narasumber • Menyiapkan materi pelatihan yang diambil dari: • Konsep kurikulum • Buku siswa dan buku guru • Menyempurnakan materi pelatihan • Berbasis aktivitas • Penjelasan ringkas tentang konsep kurikulum • Contoh konkret yang terdapat pada buku siswa • Latihan • Melatih instruktur nasional • Melaksanakan pelatihan • Menyarankan kelulusan instruktur nasional

  46. PeranNarasumber PERUBAHAN kompetensi, proses, dan materi pembelajaran

  47. MateriPelatihan Instruktur Nasional 1. Pemahaman tentang kompetensi: • Lulusan • Inti • Dasar - Contoh dari buku siswa - Latihan 2. Pemahaman tentang : • Sikap • Keterampilan, dan • Pengetahuan. Bedanya dengan: • Afektif • Motorik, dan • Kognitif. • Contoh pembelajaran masing-masing kompetensi: pengetahuan, keterampilan,sikap yang ada di buku siswa. • Latihan

  48. Materi Pelatihan Instruktur Nasional 4. Belajar dengan beraktivitas (paham karena melakukan). • Contoh penggunaan buku siswa untuk belajar dengan beraktivitas. • Latihan 3. Pemahaman tentang keterampilan yang diperluas sehingga mencakup konkret dan abstrak, karya benda dan karya tak benda, pikiran dan tindakan, dll. • Contoh dari buku siswa • latihan

  49. MateriPelatihan Instruktur Nasional 5. Pemahaman tentang discovery learning. - Contoh di buku siswa terkait pemanfaatan discovery learning, seperti siswa diminta menyimpulkan hasil pembahasannya - Latihan 6. Pemahaman tentang pendekatan saintifik yang lengkap dan tidak lengkap (tidak harus lengkap). Siswa yang mengamati, menanya,... • Contoh yang ada di buku siswa • Latihan

  50. MateriPelatihan Instruktur Nasional 7. Pembelajaran terpadu antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap • Contoh yang ada di buku siswa • Latihan 8. Variasi model pembelajaran: normal, remedial, dan pengayaan • Contoh yang ada di buku siswa • Latihan

More Related