1 / 34

Keperawatan Bencana

Keperawatan Bencana. Diskusikan dalam kelompok!. 1. Apa yang dimaksud dengan Bencana, krisis dan situasi darurat ? 2. Sebutkan jenis-jenis bencana yang Anda ketahui (berdasarkan penyebab dan berdasarkan cakupan wilayah)!. Definisi Bencana.

shalom
Download Presentation

Keperawatan Bencana

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Keperawatan Bencana

  2. Diskusikan dalam kelompok! 1. Apa yang dimaksud dengan Bencana, krisis dan situasi darurat ? 2. Sebutkan jenis-jenis bencana yang Anda ketahui (berdasarkan penyebab dan berdasarkan cakupan wilayah)!

  3. Definisi Bencana • Peristiwa/kejadian pada suatu daerah yang mengakibatkan kerusakan ekologi, kerugian kehidupan manusia serta memburuknya kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermakna sehingga memerlukan bantuan luar biasa dari pihak luar (Depkes RI)

  4. Definisi Bencana • Setiap kejadian yang mengakibatkan kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya nyawa manusia atau memburuknya derajat kesehatan atau pelayanan kesehatan pada skala tertentu yang memerlukan respon dari luar masyarakat atau wilayah yang terkena (WHO)

  5. Definisi Bencana • Situasi dan kondisi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Tergantung pada cakupannya, bencana ini bisa merubah pola kehidupan dari kondisi kehidupan masyarakat yang normal menjadi rusak, menghilangkan harta benda dan jiwa manusia, merusak struktur sosial masyarakat serta menimbulkan lonjakan kebutuhan dasar (Bakornas PB)

  6. KRISIS:Dampak bencana pada level individu • Sesuatu yang terjadi di luar batas kemampuan individu untuk mengatasinya KRISIS

  7. Situasi Darurat • Bencana di tingkat komunitas maupun krisis di tingkat individu situasi darurat (emergensi) dalam tingkatan yang berbeda-beda • SITUASI DARURAT:kejadian mendadak, tidak diperkirakan sebelumnya, umumnya membahayakan dan menuntut aksi pertolongan sesegera mungkin.

  8. Jenis Bencana • Berdasarkan penyebab • (UU no 24 thn 2007) bencana alam bencana non alam Bencana sosial • Berdasarkan cakupan wilayah bencana lokal Bencana regional Diskusikan! Berikan contoh!

  9. Peratutan perundangan • Temukan peraturan perundangan di Indonesia yang mengatur penanggulangan bencana

  10. Fase Bencana • Pre impact • Impact • Post Impact Diskusi

  11. Siklus Manajemen Bencana

  12. Diskusikan aplikasi penyelenggaraan penanggulangan bencana pada tiap tahapan penanggulangan bencana

  13. Fungsi Manajemen Bencana • Mencegah kehilangan jiwa • Mengurangi penderitaan manusia • Memberi informasi kepada masyarakat dan pihak berwenang mengenai resiko • Mengurangi kerusakan harta benda dan kehilangan sumber ekonomi • Mempercepat proses pemulihan

  14. Tujuan Manajemen Bencana a. Memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana; b. Menyelaraskan peraturan perundang-undangan yang sudah ada; c. Menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh. d. Menghargai budaya lokal; e. Membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta; f. Mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan; dan g. Menciptakan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sumber: Perda Sumbar no 5 thn 2007

  15. Prinsip Manajemen bencana • a. cepat dan tepat; • b. prioritas; • c. koordinasi dan keterpaduan; • d. berdayaguna dan berhasil guna; • e. transparansi dan akuntabilitas; • f. kemitraan; • g. pemberdayaan; • h. nondiskriminatif; • i. nonproletisi. Sumber: Perda Sumbar no 5 thn 2007

  16. Diskusikan: Peran perawat • Pencegahan primer • Fase impact • Posko pengungsian dan posko bencana • Fase post impact

  17. Situasi Kebencanaan Di Indonesia • Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada di daerah rawan bencana, karena faktor geografi, geologi (lempeng tektonik) dan demografi • Intensitas bencana semakin meningkat dan kompleks, ditangani secara multisektor secara bersama, terpadu dan terkoordinasi • Semakin kompleksnya bencana dan kedaruratan, perlu menekankan upaya penanggulangan bencana secara sistematik (Disaster management system) • UU no 24/2007 sebagai landasan bagi pembangunan sistem (system Building) Penanggulangan bencana di Indonesia

  18. Pelajaran Yang Dapat Diambil • Bencana selalu terjadi saat kita tidak siap • Untuk kesiapan, daerah perlu memiliki rencana penanggulangan bencana yang didukung dengan penyiapan anggaran yang memadai • Perlindungan masyarakat terhadap bencana harus dilakukan sejak kesiapsiagaan, pada saat tanggap darurat dan paska bencana untuk mengurangi resiko dan dampak bencana • Penanganan paska bencana (rehabilitasi dan rekonstruksi) dengan pola gotong royong untuk memperkuat solidaritas sosial yang akan membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana

  19. Lanjutan… • Dalam kondisi darurat (kesiapsiagaan) bencana diperlukan mekanisme kemudahan akses • Pelatihan dan gladi penanggulangan bencana harus terus dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta menguji rencana kedaruratan yang ada • Informasi bencana harus dapat dikelola dengan baik untuk meperlancar upaya penanganan, sehingga reputasi pemerintah tetap terjaga • Bencana dan resiko bencana bersifat dinamis, satu bencana dapat memicu bencana lainnya. Untuk itu, upaya mitigasi dan pengurangan resiko harus terus menerus dilakukan pada semua tahapan

  20. Tantangan • Merubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif menjadi preventif (dari penanggulangan ke pengurangan resiko) • Menyelaraskan dengan desentralisasi, diperlukan satu koordinasi, komando dan pengendalian dalam penanggulangan bencana • Kepercayaan, kepedulian dan keikutsertaan masyarakat dalam penanggulangan bencana

  21. Arahan Presiden dalam PB • Setiap kejadian bencana merupakan tanggung jawab Bupati/Walikota • Gubernur merapat untuk memberikan dukungan • Pemerintah pusat memberikan bantuan padda kondisi yang ekstrim • TNI dan POLRI dilibatkan dalam penanganan darurat bencana • Penanggulangan bencana harus dilakukan sedini mungkin

  22. Sistem Nasional Penanggulangan Bencana Komponen: • Legislasi • Kelembagaan • Perencanaan • Penyelenggaraan • Pendanaan • IPTEK Legislasi Pendanaan Kelembagaan IPTEK Perencanaan Penyelenggaraan

  23. Manajemen Penyakit Pada Bencana

  24. Analisis resiko kesehatan pada penanggulangan bencana

  25. Risiko = f (Bahaya x Kerentanan/Kemampuan) • • 5 Pasti (hampir dipastikan 80 - 99%). • • 4 Kemungkinan besar (60 – 80% terjadi tahun depan, atau • sekali dalam 10 tahun mendatang) • • 3 Kemungkinan terjadi (40-60% terjadi tahun depan, atau • sekali dalam 100 tahun) • • 2 Kemungkinan Kecil (20 – 40% dalam 100 tahun) • • 1 Kemungkian sangat kecil (hingga 20%)

  26. Faktor dampak • • jumlah korban; • • kerugian harta benda; • • kerusakan prasarana dan sarana; • • cakupan luas wilayah yang terkena bencana; dan • • dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan, • 5 Sangat Parah (80% - 99% wilayah hancur dan lumpuh total) • 4 Parah (60 – 80% wilayah hancur) • 3 Sedang (40 - 60 % wilayah terkena berusak) • 2 Ringan (20 – 40% wilayah yang rusak) • 1 Sangat Ringan (kurang dari 20% wilayah rusak)

  27. Latihan Analisis bahaya dan kerentanan Kota Padang terhadap bencana: • Gempa bumi • Tsunami • Badai/angin putting beliung • Banjir • Longsor • Kebakaran

  28. 1 2 3 4 5 5 Probabilitas 4 3 2 1 Dampak

  29. Perencanaan Penanggulangan Bencana

  30. APAKAH LINGKUNGAN ANDA TELAH MEMILIKI RENCANA PENANGANAN BENCANA YANG MEMADAI?

  31. Pertanyaan kunci • Apakah daerah anda telah mempunyai rencana penanganan bencana? • Rencana seperti apa yang diperlukan? • Kapan sebaiknya mulai merencanakan? • Perencanaan untuk ancaman yang mana? • Apa hubungannya antara rencana antar unit kerja dengan rencana instansi/sektor? • Bagaimana prosesnya? • Siapa yang membua rencana?

  32. Rencana Penanganan Bencana • Rencana Kesiapan Penanganan Bencana • Rencana Mitigasi • Rencana Kontijensi • Rencana Operasional Kedaruratan • Rencana Pemulihan (Rehabilitasi dan rekonstruksi)

  33. Kontijensi dan Rencana Kontijensi • Kontijensi adalah suatu keadaan atau situasi yang diperkirakan akan segera terjadi, tetapi mungkin juga tidak akan terjadi • Rencana Kontijensi adalah suatu proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarakan pada keadaan kontijensi. Suatu rencana kontijensi mungkin tidak pernah diaktifkan, jika keadaan yang diperkirakan tidak terjadi

  34. Ada rencana tapi tidak ada rapat antar lembaga Rencana yang semakin baik melalui rapat antar lembaga PERENCANAAN Dimana anda sekarang? Tidak ada rencana, tidak ada rapat antar lembaga Ada rapat antar lembaga tapi tidak ada rencana PROSES Proses Perencanaan Kontijensi

More Related