POLA
Download
1 / 37

POLA PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN - PowerPoint PPT Presentation


  • 412 Views
  • Uploaded on

POLA PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN. Tim Panitia PKPT UM. Tujuan : Setelah mengikuti sajian ini diharapkan mahasiswa memahami : 1. Dinamika Mahasiswa. 2. Masalah mahasiswa. 3. Strategi dan Program Pengembangan Kemahasiswaan 4. Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'POLA PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN' - samira


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

POLA

PENGEMBANGAN

KEMAHASISWAAN

Tim Panitia PKPT UM


Tujuan :

Setelah mengikuti sajian ini diharapkan mahasiswa memahami :

1. Dinamika Mahasiswa.

2. Masalah mahasiswa.

3. Strategi dan Program Pengembangan

Kemahasiswaan

4. Organisasi Kemahasiswaan Universitas

Negeri Malang


HAKEKAT MAHASISWA

Kelompok ilmiah akademik rasional, kritis, terbuka, aset nasional, pemimpin masa depan, pribadi yang sedang berkembang.


  • DINAMIKA MAHASISWA

  • sosok akademis

  • berusia menuju kedewasaan

  • menyesuaikan diri dengan perubahan

  • bersifat radikal

  • tantangan internal dan eksternal

  • “change of agent”


  • Karakteristik Mahasiswa

  • vulgar

  • emotif

  • senang pada posisi ketidakpastian

  • rentang kendali diri (spand of control ) kadang rendah


  • Potensi Dasar Mahasiswa

  • Pemikir, tenaga ahli dan tenaga professional serta sekaligus sebagai penopang pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.

  • Dijadikan panutan, tumpuan dan harapan para pelajar, pemuda dan masyarakat di sekitarnya.

  • Memiliki kebebasan akademik yang memberi peluang untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui penguasaaan metode dan berbagai teori yang telah teruji kebenarannya..

  • Intelektualitas dan motivasi yang tinggi untuk mengabdi pada bangsa dan negara.


PERAN MAHASISWA DALAM PERJUANGAN BANGSA

  • Tahun 1908, membangkitkan kesadaran

  • bangsa Indonesia melalui Boedi Oetomo.

  • Tahun 1928, merintis kelahiran bangsa

  • Indonesia melalui Sumpah Pemuda 28

  • Oktober 1928.

  • Menjelang tahun 1945, berperan dalam

  • mempercepat kemerdekaan Indonesia

  • tanggal 17 Agustus 1945 atau kelahiran

  • Negara Kesatuan Republik Indonesia.


  • Pada tahun 1946-1949 merupakan masa

  • perang kemerdekaan, para mahasiswa

  • bergabung di dalam tentara pelajar (TP/TRIP)

  • bahu-membahu dengan rakyat dan TNI untuk

  • melawan Belanda.

  • Pada tahun 1966, para mahasiswa bersama

  • TNI dan komponen bangsa lainnya secara

  • aktif berperan dalam TRI TURA

  • Pada tahun 1998, para mahasiswa yang

  • tergabung dalam berbagai forum dan komponen

  • bangsa lainnya, berhasil menumbangkan rezim orde baru.


PERAN MAHASISWA SEBAGAI ASET BANGSA

  • Sebagai sivitas akdemika di perguruan tinggi:

  • * Memiliki kebebasan akademik dalam rangka

  • pengembangan IPTEKS.

  • b. Sebagai unsur terpelajar dari generasi muda:

  • * Peka terhadap masalah yang berkembang di

  • tengah-tengah masyarakat dan diberi peluang

  • untuk ikut serta dalam menanggulangi berbagai

  • masalah masyarakat.

  • c. Sebagai warga negara yang telah dewasa:

  • * Memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan

  • warga negara lainnya.


  • MASALAH MAHASISWA

  • Dalam diri mahasiswa sendiri

  • Memiliki kecenderungan anti kemapanan, termasuk kurang menyenangi hal-hal yang diatur oleh pemerintah.

  • berasal dari berbagai golongan yang heterogen sehingga dalam memandang sesuatu dapat terjadi perbedaan



DARI DALAM PERGURUAN TINGGI

Kuantitas dan kualitas tenaga pembimbing kemahasiswaan

yang masih terbatas.



DARI LUAR PERGURUAN TINGGI menampung dan menyalurkan

  • Pengalaman mahasiswa yang diperoleh dari lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah sebelum memasuki pendidikan tinggi yang tidak selamanya positif bagi proses belajar di perguruan tinggi.

  • Perubahan tata nilai dalam masyarakat sehingga tidak jarang mahasiswa berbenturan dengan kelompok mapan yang cenderung ingin mempertahankan status quo.


  • Masih terbatasnya lapangan kerja dan banyaknya pengangguran serta kesenjangan dalam masyarakat sering merisaukan mahasiswa dalam menghadapi hari depannya.

  • Adanya berbagai pihak yang ingin memisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.


STRATEGI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya


Strategi dan bidang pengembangan kegiatan kemahasiswaan universitas negeri malang
STRATEGI DAN BIDANG PENGEMBANGAN persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

SECARA UMUM PENGEMBANGAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG DILAKSANAKAN DALAM TIGA LAPIS/KELOMPOK YAITU KELOMPOK MAHASISWA BARU, KELOMPOK MAHASISWA TAHUN KE II, III, IV DAN KELOMPOK MAHASISWA TAHUN IV/SEMESTER AKHIR.

PENGEMBANGAN LAPIS PERTAMA MENGGUNAKAN KATA KUNCI “PERCEPATAN ADAPTASI”. MAHASISWA BARU DIFASILITASI SEMAKSIMAL MUNGKIN UNTUK SECEPATNYA DAPAT BERADAPTASI DARI DUNIA SEKOLAH KE DUA KAMPUS YANG LEBIH BERNUANSA AKADEMIS, MANDIRI, TANGGUNGJAWAB, DAN BERMOTIVASI TINGGI UNTUK SELALU MENJADI YANG TERBAIK. KELOMPOK DIFASILITASI DENGAN BERBAGAI KEGIATAN SEPERTI: PENGENALAN POTENSI DIRI, PENGEMBANGAN POTENSI KHUSUS, KEMAMPUAN KERJA TIM, SERTA PENGENALAN ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN.

KATA KUNCI PADA PENGEMBANGAN LAPIS KEDUA ADALAH “PRESTASI”. PADA LAPIS INI MAHASISWA DIFASILITASI SECARA MAKSIMAL UNTUK MERAIH PRESTASI, MULAI DARI TINGKAT JURUSAN, FAKULTAS, UNIVERSITAS, REGIONAL, NASIONAL DAN INTERNASIONAL. SELURUH MAHASISWA DIFASILITASI UNTUK MENYALURKAN HOBI DAN MENGIKUTI BERBAGAI JENIS BIDANG LOMBA SEPERTI LKTM:IPA, IPS, PENDIDIKAN, LINGKUNGAN HIDUP, SENI-BUDAYA; PKM: ARTIKEL ILMIAH, TEKNOLOGI TEPAT GUNA, KEWIRAUSAHAAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, PENELITIAN, LOMBA BIDANG SENI DALAM BERBAGAI TANGKAI LOMBA MELALUI AJANG PEKSIMINAL/PEKSIMINAS, LOMBA BIDANG OLAHRAGA DALAM BERBAGAI CABANG OLAHRAGA MELALUI AJANG POMDA DAN POMNAS, BERBAGAI CABANG LOMBA MTQ (TILAWAH, TARTIL, HIFDZIL, FAHMIL, SYARHIL, KATTIL DAN KARYA ILMIAH ISLAM, DAN PESPARAWI, SERTA BERBAGAI LOMBA YANG DISELENGGARAKAN OLEH BERBAGAI INSTITUSI.

PENGEMBANGAN MAHASISWA PADA LAPIS KETIGA MENGGUNAKAN KATA KUNCI “PENDEKATAN DUNIA KERJA”. LAPIS PENGEMBANGAN INI DIARAHKAN BAGI MAHASISWA TAHUN TERAKHIR/ MENJELANG LULUS.PADA KELOMPOK INI MAHASISWA DIFASILITASI DENGAN BERBAGAI KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN, PEMAGANGAN KERJA, LATIHAN INTERVIEW MENGHADAPI SELEKSI KERJA, LATIHAN PEMBUATAN LAMARAN PEKERJAAN SERTA PEMBUATAN CV.

SECARA KESELURUHAN, CAKUPAN BIDANG PENGEMBANGAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELIPUTI BIDANG: PENALARAN, BAKAT/MINAT DAN KEGEMARAN, ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN, KEPEDULIAN SOSIAL, SERTA KESEJAHTERAAN.


Strategi pengembangan kemahasiswaan polbangmawa universitas negeri malang
STRATEGI PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN (POLBANGMAWA) persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya UNIVERSITAS NEGERI MALANG

INPUT : LULUSAN SMTA

TINGKAT

UNIV MAHASISWA BARUPOTENSIAL - PENGENALAN POTENSI DIRI

(PENALARAN, OR, SENI) - PENGEMB.POTENSI KHUSUS

DAN - TIM WORK

TINGKATPERCEP. ADAPTASI - KEPEMP.DAN ORGANISASI

FAKULTAS - PENGEMB. SOFTSKILL

MHS BARU LAINNYA - DLL

TKT.FAKULTAS - BUDAYA/IKLIM PENALARAN,

FASILITASIMHSTAHUN II,III,IV BAKAT,MINAT, OR, SENI, KEA

UNIV PRESTASI -OPTIMALISASI PERAN LUAR UM

- OPTIMALISASI MAT.KUL -

UNTUK EKSTRA KURIKULER

- PENGEMB. SOFTSKILL

- KESEJAHTERAAN

TKTUNIV/FAKMHS TAHUN KE IV, SEMESTER AKHIR - KEWIRAUSAHAAN

BEKERJASANA - PEMAGANGAN KERJA

PELAKUUSAHAPENDEKATAN DUNIA KERJA- PENGEMB. CV, LAMARAN

KERJA DAN INTERVIEW

- BURSA KERJA

- PENGEMB. SOFTSKILL, DLL

OUTPUT : LULUSAN UM

CERDAS ( INTELEKTUAL, SPIRITUAL, EMOSIONAL, SOSIAL, KINESTETIK )

DAN BERDAYA SAING


PROGRAM PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

a. Penalaran dan keilmuan.

adalah kegiatan pengembangan keahlian dan profesionalisme bentuknya seminar,

lokakarya, pelatihan, temu karya, symposium, penelitian, dan baik tingkat lokal, regional, dan nasional.

Contoh; KKTM, PIMNAS, PRESENTASI PKM, POSTER PKM, POSTER NON PKM,KONTES ROBOT, DEBAT BAHASA INGGRIS, OLIMPIADE MATEMATIKA, DLL

b. Minat dan kegemaran.

upaya peningkatan keterampilan, apresiasi dan kesegaran jasmani, melalui kegiatan olahraga, kesenian, penerbitan kampus, pramuka dan lain-lain

Contoh: POMNAS, POMDA, OLIMPIADE, PEKSIMINAL, PEKSIMINAS.


c. Kesejahteraan mahasiswa. persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

upaya memenuhi kegiatan pokok mahasiswa dalam mewujudkan kesejahteraan jasmani dan rohaninya

Contoh: beasiswa, koperasi mahasiswa, Asrama mahasiswa, kerokhanian, dan kewirausahaan

d. Organisasi dan Kepemimpinan.

wahana dan sarana pengembangan diri mahsiswa kearah perluasan wawasan, meningkatkan kecendekiawanan dan integritas kepribadian, serta wadah pengembangan kegiatan extra kurikuler mahasiswa.

Contoh kegiatan: LKMM, LKD, konggres mhs, pemilu,

e. Kepedulian Usaha

mengembangkan kepekaan terhadap situasi dan kondisi masyarakat di luar kampus, yang sekaligus sebagai upaya penerapan IPTEKS di masyarakat.


ORGANISASI KEMAHASISWAAN (ORMAWA) UNIVERSITAS NEGERI MALANG persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

Struktur Organisasi adalah bagan yang menggambarkan susunan, kedudukan, hak tanggung jawab dari bagian bagian organisasi yang diharapkan dapat menampung dan menyalurkan minat, bakat, dan kegemaran sekaligus menjadi wadah kegiatan peningkatan penalaran dan keilmuan, serta profesi mahasiswa.


LANDASAN HUKUM persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

  • Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI

  • Nomor : 155/U/1988

  • tentang

  • Organisasi Kemahasiswaan Perguruan Tinggi

  • Surat Keputusan Rektor UM

  • Nomor : 0644/KEP/J36/KM/2002

  • tentang

  • Pedoman Organisasi Kemahasiswaan

  • Universitas Negeri Malang


STRUKTUR ORGANISASI KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

OPM

ONPM

REKTOR

PEMBANTU REKTOR III

UKM

BEM

MPM

DEKAN

PD III

DMF

BEMFA

HMJ

M A H A S I S W A

: ONPM

: Garis Koordinatif/Konsultatif

: Garis Instruktif

: OPM


REKTOR persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya : Unsur penanggung jawab semua kegiatan kemahasiswaan di Universitas

DEKAN : Unsur penanggung jawab pelaksanaan program kemahaiswaan di fakultas


STATUS DAN FUNGSI ORGANISASI KEMAHASISWAAN persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya


M P M persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

adalah lembaga normatif dan perwakilan tertinggi atas ormawa di lingkungan mahasiswa Universitas Negeri Malang,

Tugas dan fungsi

  • perumus norma dan tolok ukur penyelenggaraan ormawa Universitas

  • forum komunikasi antar ormawa

  • penyalur aspirasi mahasiswa.

  • perencana dan penetap GBPK kemahasiswaan di Universitas

  • perumus substansi hukum positif yang ditetapkan untuk menjaga dan menegakkan norma maupun etika berorganisasi.


B E M persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

adalah lembaga eksekutif dan merupakan subsistem kelembagaan non struktural di tingkat universitas.

Fungsi dan Tugasnya :

  • sebagai koordinator kegiatan kemahasiswaan tingkat universitas.

  • sebagai pelaksana GBPK.


D M F persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

adalah lembaga normatif dan perwakilan tertinggi di fakultas, yang merupakan subsistem kelembagaan nonstruktural tingkat fakultas

Fungsi dan tugas

  • forum komunikasi ormawa tingkat fakultas.

  • penyalur aspirasi mahasiswa di tingkat fakultas.

  • perencana dan penetap GBPK kemahasiswaan di tingkat fakultas.

  • pengawas dan evaluasi kegiatan ormawa di tingkat fakultas.

  • perumus substansi hukum positif yang ditetapkan untuk menjaga dan menegakkan norma maupun etika berorganisasi.


BEMFA persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

adalah lembaga eksekutif fakultas yang mengkoordinasikan kegiatan kemahasiswaan dan merupakan subsistem nonstruktural di tingkat fakultas

Fungsi dan tugasnya

  • koordinator kegiatan kemahasiswaan tingkat fakultas.

  • pelaksana GBPK di tingkat fakultas.


H M J persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

adalah badan eksekutif organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan sebagai pelaksana program kerja kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya serta merupakan subsistem kelembagaan nonstruktural di fakultas

Tugas dan fungsinya

  • sebagai wadah untuk menjabarkan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya.

  • melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan ormawa di tingkat jurusan.


ORGANISASI NON PEMERINTAHAN MAHASISWA (ONPM) persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

Adalah organisasi kegiatan mahasiswa yang melaksanakan pengembangan bakat dan minat di luar OPM.

Dalam melaksanakan kegiatan kemahasiswaan membentuk wadah yang berupa Unit Kegiatan Mahasiswa sesuai bidangnya .


UKM DI UM persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya


PRESTASI MAHASISWA UM persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya

BIDANG MINAT TAHUN (September 2007-Agustus 2008)


PENGHARGAAN BAGI MAHASISWA BERPRESTASI persaingan antar elit politik, yang memperebutkan mahasiswa untuk kepentingannya


ad