1 / 14

TRAITS APPROACH THEORY

TRAITS APPROACH THEORY. Menurut teori ini seseorang menjadi pemimpin karena sifat-sifatnya, oleh sebab itu teori Traits cenderung kepada pendapat yang mengatakan bahwa Leaders are Born . Lebih lanjut teori Leaders are Born dikenal dengan teori The Great Man

sakina
Download Presentation

TRAITS APPROACH THEORY

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. TRAITS APPROACH THEORY Menurut teori ini seseorang menjadi pemimpin karena sifat-sifatnya, oleh sebab itu teori Traits cenderung kepada pendapat yang mengatakan bahwa Leaders are Born. Lebih lanjut teori Leaders are Born dikenal dengan teori The Great Man Efektivitas kepeimpinan bukan semata-mata ditentukan sifat manusia semata-mata, tetapi seberapa ampuh sifat-safat tersebut dapat mengatasi situasi yang dihadapi. Di antara sifat-sifat yang dimilki oleh pemimpin yang efektif : K-11 (Ketakwaan, kejujuran, kecerdasan, keikhlasan, kesederhanaan, keluasan pandangan, komitmen, keahlian, keterbukaan, keluasaan hubungan sosial, kedewasaan, dan keadilan. (Wexley & Yukl dikutip oleh Moh. As’ad)

  2. BEHAVIOR APPROACH THEORY Menurut teori ini seseorang menjadi pemimpin karena prilakunya, sehingga melahirkan gaya kepimpinan. Gaya kepemimpinan seseorang sudah sejak lama dikemukakan oleh PLATO (427-347 SM). Dalam Republik Plato membagi gaya kepemimpinan menjadi 3 yaitu (1) Pilosopher (pemikir) (2) Militer (Otoriter) dan (3) Enterpreneur (pebisnis).

  3. TEORI KEPEMIMPINAN Teorikelebihan : yang beranggapanbahwaseseorangakanmenjadipemimpinapabilaiamemilikikelebihandariparapengikutnya. (Ra-sio, Rohaniah, danBadaniah) TeoriSifat : seseorangdapatmenjadipemimpin yang baikapabilamemilikisifat-sifat yang lebihdaripada yang dipimpin. TeoriKeturunan : seseorangdapatmenjadipemimpinkarenaketu-runanatauwarisan

  4. TeoriKharismatik : seseorangmenjadipemimpinkarenamempunyaikarisma (pengaruh) yang sa-ngatbesar. TeoriBakat : Pemimpinitulahirkarenabakatnya TeoriSosial : Setiaporangdapatmenjadipemimpin, asalmemilikikesem-patan.

  5. TIPE KEPEMIMPINAN • KepemimpinanOtokrasi : Disebutjugakepemimpinandiktatorataudirektif. Orang yang menganutpendekataninimengambilkeputusantanpaberkonsultasidenganparakaryawan yang harusmelaksanakannyaataukaryawan yang dipengaruhikeputusantersebut: • ciri-cirinyaantara lain : • mengandalkankepadakekuatanataukekuasaan yang melekatpadadirinya, danmenganggapdirinya paling berkuasa, • Menganggapdirinya paling mengetahuisegalapersoalan, orang lain dianggaptidaktahu, • keputusan-keputusan yang diambilsecarasepihak, tidakmengenalkompromi, sehinggaiatidakmaumenerima saran daribawahan, bahkaniatidakmemberikesempatankepadabawahanuntukmemberikan saran, pendapatatauide,

  6. Kerasdalammenghadapiprinsip, danjauhdaribawahan, • lebihmenyukaibawahan yang bersikapabas (asalbapaksenang), atauais (asalibusenang) • perintah-perintahdiberikansecarapaksa, • pengawasandilakukansecaraketat agar perintahbenar-benardilaksanakan. • KepemimpinanDemokrasi : Disebutjugakepemimpinankonsultatifataukonsensus. • ciri-cirinyaantara lain : • Melibatkanparakaryawan yang melaksanakankeputusandalamprosespembuatannya , • Menganggapbahwapendapatorangbanyaklebihbaikdaripendapatnyasendiri , • memberikankesempatankepadaparaanggotauntukmengembangkandirimereka.

  7. KepemimpinanLaisser Faire : Disebutjugakepemimpinangayabebas. • ciri-cirinyaantara lain : • Menyerahkankeputusankepadakeinginankelompok. • Pemimpinnyatidakmempunyaikeahlianteknis • Memberikankebebasansepenuhnyakepadabawahanuntukmelakukantindakan yang dianggapperlusesuaidenganbidangtugasmasing-masing. • Pimpinantidakikutberpartisipasiaktifdalamkegiatankelompok • Semuapekerjaandantanggungjawabdilimpahkankepadabawahan • Tidakmempunyaiwibawasehinggaiatidakditakutiapalagidiseganiolehbawahan • Secarapraktispemimpintidakmenjalankankepemimpinan, iahanyamerupakansimbolbelaka

  8. KepemimpinanPaternalistik : Disebutjugakepemimpinankebapakan • ciri-cirinyaantara lain : • Pemimpinbertindaksebagaiseorangbapak • Memperlakukanbawahansebagaiorang yang belumdewasa • Selalumemberikanperlindungankepadaparabawahan yang kadang-kadangberlebihan . • Pimpinanmenganggapdirinya yang paling mengetahuisegalamacampersoalan

  9. 5. KepemimpinanPartisipatifKepemimpinanpartisipatifjugadikenaldenganistilahkepemimpinanterbuka, bebasatau nondirective. Ciri-cirinya : Sedikitmemegangkendalidalamprosespengambilankeputusan. Sedikitmenyajikaninformasimengenaisuatupermasalahan Memberikankesempatankepadaanggotatimuntukmengembagkanstrategidanpemecahannya, Mengarahkantimkearahtercapainyakonsensus

  10. 6. KepemimpinanMiliteristikKepemimpinanmiliteristiktidakhanyaterdapatdikalanganmilitersaja, tetapibanyakjugaterdapatpadainstansisipil (non-militer). Ciri-cirikepemimpinanmiliteristikantara lain; Dalamkomunikasilebihbanyakmempergunakansaluran formal, Dalammenggerakkanbawahandengansistemkomando/perintah, baiksecaralisanataupuntulisan, Segalasesuatubersifat formal, Disiplintinggi, kadang-kadangbersifatkaku, Komunikasiberlangsungsatuarah, bawahantidakdiberikankesempatanuntukmemberikanpendapat, Pimpinanmenghendakibawahanpatuhterhadapsemuaperintah yang diberikannya.

  11. 7. KepemimpinanSituasionalGaya kepemimpinaninidikenaljugasebagaikepemimpinantidaktetap (fluid) ataukontingensi. Asumsi yang digunakandalamgayainiadalahbahwatidakadasatu pun gayakepemimpinan yang tepatbagisetiapmanajerdalamsegalakondisi. Olehkarenaitugayakepemimpinansituasionalakanmenerapkansuatugayatertentuberdasarkanpertimbanganatasfaktor-faktorsepertipemimpin, pengikut, dansituasi ( dalamartistrukturtugas, petakekuasaan, dandinamikakelompok )

  12. Istilah lain dalam TIPE KEPEMIMPINAN • Exploitative Authoritative (otoriter yang memeras) • 2. Benevolent Authoritative (otoriter yang baik) • Masihadapeluangbagibawahanuntukmemberikantanggapanterhadapperintahatasan. • 3. Consultative (mintapetunjuk) • Bawahanbebasmenginterpretasiperintahatasan, karenaatasanhanyamenetapkantugassecara global. Meskipundemikianhal-hal yang bersifatstrategismenjadikewenanganpimpinan • 4. Participative • Keputusandibuatsecarakelompok, penghargaanpadabawahanbukanlagisekedarhal-hal yang berkaitandenganmateral, tetapijugahal-hal yang bersifatafeksidanpengakuanlainnya. (Model inidianggap paling baikolehLikertdalampenelitiannya)

  13. PERILAKU KEPEMIMPINAN KONTEMPORER • Management by walking about (MBWA) : Cara pemimpin memahami, berkomunikasi, dan mendiskusikan proses yang berkembag dalam lembaga dengan tidak hanya duduk di belakang meja. • For the kids, perhatian yang sungguh-sungguh dari pemimpin kepada semua anggota organisasi • Autonomy, experimentations, and support for failure, pemimpin memiliki otonomi, suka mencoba halhal yang baru, dan memberikan dukungan bagi sikap inisiatif dan inovasi untuk memperbaiki kegagalan • Create a sense of family, pemimpin selalu berusaha menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara sesama anggota

More Related