70
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 1

70 dan dengan maksud agar dirinya terpelihara dari perbuatan haram serta tidak PowerPoint PPT Presentation


  • 75 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

70 dan dengan maksud agar dirinya terpelihara dari perbuatan haram serta tidak menjadikan pelampiasan nafsu seks sebagai tujuan utamanya (Shabuni, 2000). Menurut Shabuni (2000) dalam kaca mata Islam, perkawinan bukanlah

Download Presentation

70 dan dengan maksud agar dirinya terpelihara dari perbuatan haram serta tidak

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


70 dan dengan maksud agar dirinya terpelihara dari perbuatan haram serta tidak

70

dan dengan maksud agar dirinya terpelihara dari perbuatan haram serta tidak

menjadikan pelampiasan nafsu seks sebagai tujuan utamanya (Shabuni, 2000).

Menurut Shabuni (2000) dalam kaca mata Islam, perkawinan bukanlah

aib tapi justru merupakan keluhuran dan kesempurnaan diri. Dengan menikah,

seseorang akan mampu membentengi dirinya dari godaan setan, menolak

dorongan nafsu syahwat, menjaga pandangan mata dari yang haram, menjauhkan

diri

dari

perbuatan

zina,

menentramkan

dan

menghibur jiwa

dengan

bercengkerama, mengobrol dan becanda ria bersama keluarga. Allah SWT juga

telah menjadikan naluri seks dan nafsu syahwat sebagai faktor pendorong dan

perangsang kepada terjadinya pernikahan. Serta agar terwujud kehendak-Nya

mengenai kelangsungan hidup spesies manusia. Untuk menghindarkan godaan

setan dan mengusir segala dorongan syahwat yang selalu memberontak dan tak

terkendali, maka jalan satu-satunya adalah menikah seperti yang diserukan oleh

agama yaitu menyegerakan pernikahan.

Menurut Diane & Olds (Adhim, 2002)

bahwa usia terbaik untuk

menikah bagi perempuan adalah 19 tahun sampai 25 tahun. Menurut Maslow

(Adhim, 2002) mengemukakan bahwa jika usia seseorang sudah menginjak 18

tahun sampai 20 tahun, maka saatnya individu tersebut berpikir tentang menikah

dan membina rumah tangga, it's the time to think marriag. Menurut Sprinthall &

Collins (1995) mengemukakan bahwa cakupan usia pada pernikahan dini atau

muda adalah 20 tahun sampai 27 tahun.

Usia antara 15 tahun sampai 30 tahun merupakan saat-saat ketika nafsu

syahwat sedang hebat-hebatnya membara. Apabila remaja yang berjiwa bersih


  • Login