Advertisement
1 / 16

PERSEPSI TENTANG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT PowerPoint PPT Presentation


  • 72 Views
  • Uploaded on 06-03-2013
  • Presentation posted in: General

PERSEPSI TENTANG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT. Pulung Siswantara, M.kes. Persepsi Masyarakat tentang sehat - sakit. Pandangan orang tentang kriteria tubuh sehat atau sakit, tidak selalu bersifat obyektif - PowerPoint PPT Presentation

Download Presentation

PERSEPSI TENTANG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Persepsi tentang sehat sakit perilaku sakit

PERSEPSI TENTANG SEHAT-SAKIT & PERILAKU SAKIT

Pulung Siswantara, M.kes


Persepsi masyarakat tentang sehat sakit

Persepsi Masyarakat tentang sehat - sakit

  • Pandangan orang tentang kriteria tubuh sehat atau sakit, tidak selalu bersifat obyektif

  • Persepsi masyarakat tentang sehat/sakit dipengaruhi oleh unsur pengalaman masa lalu & unsur sosial-budaya.

  • Petugas kesehatan berusaha menerapkan kriteria medis yang obyektif berdasarkan simptom untuk mendiagnosis kondisi fisik individu


Definisi penyakit sakit sehat

DEFINISI PENYAKIT, SAKIT & SEHAT

  • Penyakit (disease)  gangguan fungsi fisiologis dari suatu organisme sebagai akibat dari infeksi atau tekanan dari lingkungan

  • Sakit (illness)  penilaian individu terhadap pengalaman menderita suatu penyakit

  • Sehat  WHO (1981) “a state of complete physical, mental and social wellbeing”


Perilaku sakit

PERILAKU SAKIT

  • Perilaku sakit  segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan

  • Perilaku sehat  tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mis: pencegahan penyakit, personal hygiene, penjagaan kebugaran & mengkonsumsi makanan bergizi


Perilaku sakit1

PERILAKU SAKIT

  • Penilaian medis bukan merupakan satu-satunya kriteria yang menentukan tingkat kesehatan seseorang.

  • Penilaian individu terhadap status kesehatan merupakan salah satu faktor yang menentukan perilakunya, yaitu perilaku sakit jika mereka merasa sakit & perilaku sehat jika mereka menganggap sehat


Perilaku sakit2

PERILAKU SAKIT

Perbedaan kemampuan fungsional terdiri dari 3 aspek (Bush)

  • Kemampuan menggerakkan tubuh

  • Mobilitas

  • Kemampuan menjalankan kegiata-kegiatan utamanya


Teori respons bertahan coping response theory

TeoriResponsBertahan (Coping Response Theory)

Mechanic  teori tentang perilaku sakit

  • Perilaku sakit adalah reaksi optimal dari invidu jika dia terkena suatu penyakit. Reaksi sangat ditentukan oleh sistem sosialnya

  • Perilaku sakit erat hubungannya dengan konsep diri, penghayatan situasi yang dihadapi, pengaruh petugas kesehatan, & pengaruh birokrasi

  • 2 faktor utama yang menentukan perilaku sakit:

    • Persepsi atau definisi individu tentang suatu situasi/penyakit

    • Kemampuan individu untuk melawan serangan penyakit


Etiologi perilaku sakit

Etiologi Perilaku Sakit

  • Dikenalinya gejala-gejala/tanda-tanda yang menyimpang dari keadaan biasa

  • Banyak gejala serius dan diperkirakan menimbulkan bahaya

  • Dampak gejala terhadap hubungan dengan keluarga, hubungan kerja & kegiatan sosial yang lain

  • Frekuensi dari gejala & tanda-tanda yang tampak dan persistensinya


Etiologi perilaku sakit1

Etiologi Perilaku Sakit

  • Kemungkinan si individu untuk diserang penyakit tersebut

  • Informasi, pengetahuan & asumsi budaya tentang penyakit

  • Perbedaan interpretasi terhadap gejala yang dikenalnya

  • Adanya kebutuhan untuk bertindak/berperilaku mengatasi gejala sakit

  • Tersedianya sarana kesehatan, kemudahan mencapai sarana, tersedianya beaya & kemampuan mengatasi stigma dan jarak sosial (rasa malu, takut, dsb)


Kategorisasi faktor pencetus perilaku sakit

Kategorisasi faktor pencetus perilaku sakit

  • Faktor persepsi yang dipengaruhi oleh orientasi medis & sosio-budaya

  • Faktor intensitas gejala (menghilang & terus menetap)

  • Faktor motivasi individu untuk mengatasi gejala yang ada

  • Faktor sosial psikologis yang mempengaruhi respons sakit


Batasan analisis kondisi tubuh

Batasan analisis kondisi tubuh

  • Batasan sakit menurut orang lain

    Orang-orang disekitar individu yang sakit mengenali gejala sakit pada diri individu dan mengatakan bahwa dia sakit dan perlu mendapat pengobatan. Biasanya terjadi pada anak-anak & dewasa yang menolak bahwa dirinya sakit

  • Batasan sakit menurut diri sendiri

    Individu itu sendiri mengenali gejala penyakitnya dan menentukan apakah dia akan mencari pengobatan atau tidak. Analisa orang lain bisa bertentangan dengan analisa individu.


5 macam reaksi dalam proses pengobatan schuman

5 Macam reaksi dalam proses pengobatan (Schuman)

  • Shopping proses mencari alternatif sumber pengobatan untuk menemukan seseorang yang dapat memberikan diagnosa & pengobatan sesuai dengan harapan si sakit

  • Fragmentation  proses pengobatan oleh beberapa fasilitas kesehatan pada lokai yang sama

  • Proscrastination  proses penundaan pencarian pengobatan meskipun gejala penyakitnya sudah dirasakan

  • Self medication pengobatan sendiri dengan menggunakan berbagai ramuan atau obat-obatan yang dinilai tepat

  • Discontinuity penghentian proses pengobatan


Reaksi individu terhadap gejala sakit schuman

Reaksi individu terhadap gejala sakit (Schuman)

  • Tahap pengenalan gejala

  • Tahap asumsi peranan sakit

  • Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan

  • Tahap ketergantungan si sakit

  • Tahap penyembuhan atau rehabilitasi


Hak kewajiban si sakit

Hak & Kewajiban si sakit

  • HAK

    • Dibebaskannyadaritanggungjawabsosial & pekerjaansehari-hari. Pemenuhanhakinitergantungdaritingkat/persepsikeparahanpenyakitnya

    • Hakuntukmenuntutbantuanatauperawatandari orang lain

  • KEWAJIBAN

    Kewajibanuntukmencapaikesembuhan. Kewajibaninidapatdipenuhisendiriataudenganpertolongan orang lain (petugaskesehatan)


  • Saatnya kita quiz

    Saatnya kita quiz


    Persepsi tentang sehat sakit perilaku sakit

    Jelaskan mengenai sakit dan kesakitan dalam bahasa kalian

    Jelaskan TeoriResponsBertahan

    Berikan penilaian mengenai perkuliahan ini