1 / 25

Psikologi Kesehatan

Psikologi Kesehatan. Proses mencari bantuan Pengobatan dan Alternatif. Budaya ( Pencegahan dan Promosi Kesehatan ) Aspek Hubungan erat dan (Perilaku Kepatuhan) Pendekatan sosial kognitif. Model-model untuk melakukan Perilaku Preventif. 10/26/2014. 2. Saenun.

perry-pena
Download Presentation

Psikologi Kesehatan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Psikologi Kesehatan

  2. Proses mencari bantuan Pengobatan dan Alternatif. Budaya (Pencegahan dan Promosi Kesehatan) Aspek Hubungan erat dan (Perilaku Kepatuhan) Pendekatan sosial kognitif. Model-model untuk melakukan Perilaku Preventif 10/26/2014 2 Saenun

  3. PROSES MENCARI BANTUAN/PENGOBATAN/KES MASYARAKAT MEMPUNYAI KONSEP SEHAT DAN SAKIT YANG BERBEDA DENGAN SISTEM MEDIS.

  4. MASIH BANYAK YANG BERANGGAPAN SAKIT ATAU PENYAKIT DISEBABKAN OLEH : • GUNA-GUNA • MACHLUK HALUS • DOSA MANUSIA • MAKANAN • KELELAHAN • KETIDAK ADANYA KESEIMBANGAN DALAM TUBUH • DAYA MAGNIT BUMI • PANAS DAN DINGIN

  5. Bila satu daerah punya konsep yang berbeda dengan konsep sehat sakit petugas kesehatan maka petugas kesehatan harus bisa mengadakan pendekatan sehingga konsep mereka sama dengan konsep petugas kes.

  6. PROSES MENCARI BANTUANYA SBB • PENYEMBUHAN SAKIT HARUS SESUAI DENGAN PENYEBABNYA (KONSEPNYA), ADA YANG KEDUKUN, KE DOKTER, KE PENEBUSAN DOSA KE KYAI MIS KYAI HARYONO DENGAN PENYEMBUHAN BERDHIKIR, KE PENDETA), RAMUAN-RAMUAN ORANG PANDAI. • Tiap daerah ada konsep sehat sakit yang berbeda, sehingga pencarian pengobatan sering berbeda satu daearah dengan daerah lain.

  7. JADI UTILITAS PELAYANAN KES TERGANTUNG JUGA DARI PADA PERSEPSI PASIEN TENTANG PENYEBAB SAKIT. KALAU PERSEPSINYA SAMA DENGAN PETUGAS KES YA KE DOKTER. JADI BISA JUGA BERUBAH : • KE DOKTER. • KE DUKUN • KE TABIB • KE KYAI • KE PENDETA

  8. PADA DASARNYA ADA 2 CARA PENCARIAN PERTOLONGAN KES: • Medis • Alternatif/Tradisional

  9. YANG AKAN DIBAHAS SEKARANG PENGOBATAN TRADISIONAL, KARENA PENGOBATAN MODERN SUDAH BANYAK DI BAHAS DI MATAKULIAH.

  10. PENGOBATAN TRADISIONAL

  11. OBAT DAN PENGOBATAN TRADISIONAL Jamu dan pengobatan tradisional sudah dikenal di Indonesia sejak dulu kala, dapat dilihat pada peninggalan purbakala. Menurut WHO ialah himpunan dari pengetahuan dan pengalaman praktek, baik yang bisa diterangkan secara ilmiah maupun tidak, digunakan untuk diagnostik, pencegahan dan menghilangkan gangguan keseimbangan fisik, mental maupun sosial dan berpedoman pada pengalaman praktek dan hasil pengamatan yang diturunkan dari generasi ke generasi baik secara lisan maupun tertulis.

  12. MACAM-MACAM PENGOBATAN TRADISIONAL Berdasarkan asalnya : • Dari Luar negeri : • Akupunktur - Radiestasi • Homeopati - Ajuverda • Naturopati - Unani, dll • Dari Dalam Negeri : • Pijat - Urut • Kerokan - Timung • Tenaga Dalam - Suwuk • Jamu - Sangkal Putung, dll

  13. Empat Dasar Pembagian Pengobatan Tradisional ( Lokakarya Pengobatan Tradisional, 1978 ) • Pengobatan Tradisional berdasarkan Ramuan • Pengobatan Tradisional berdasarkan Ketrampilan • Pengobatan Tradisional berdasarkan Kebatinan / Supranatural • Pengobatan Tradisional berdasarkan Keagamaan

  14. Menurut Garis-garis Besar Haluan Negara bidang Kesehatan 1993 • Pengobatantradisional yang secaramedisdapatdipertanggungjawabkanterus-menerusdibinadalamrangkaperluasandanpemerataanpelayanankesehatan 2 Pemeliharaandanpengembangantradisionalsebagaiwarisanbudayabangsaterusditingkatkandandidorongusahapengembangannyamelaluipenggalian, penelitian, pengujiandanpengembangansertapenemuanobat-obattermasukbudidayatanamanobattradisional yang secaramedisdapatdipertanggungjawabkan.

  15. Untuk menggalakkan pengobatan tradisional : • Banyaknya obat tradisional dari luar negeri dan teknik pengobatan tradisional, Pemerintah perlu memasyarakatkan jamu dan menjamukan masyarakat • Cara-cara pengobatan tradisional dengan teknik-teknik tertentu yang ada di Indonesia perlu dilestarikan, dikembangkan, dibina melalui seleksi pengujian sertifikasi, perijinan, etika, ada forum komunikasi, pengelolaan program sarasehan, KIE Kultur Indonesia

  16. Sejak tahun 1985, pengobatan tradisional telah diterima dalam Sistem Kesehatan Formal. (PerMenKes 760/PER/IX/1992 dan SK MenKes761/MENKES/SK/IX/1992)

  17. PENGOBATAN TRADISIONAL TENAGA DALAM TENAGA PRANA TENAGA CHI TENAGA KUNDALINI TENAGA METAFISIKA TENAGA SUPRANATURAL TENAGA NUR ILLAHI ( TENAGA DENGAN RIDHO ALLAH SWT )

  18. Letak frekuensi tenaga Prana

  19. PENGERTIAN TENAGA DALAM • Penampilan manusia  eterik (vitalitas), astral (emosi), dan mental • Prana : kekuatan universal di alam dihubungkan dengan pernafasan • Aura : energi yang berada di sekitar tubuh memancar keluar ke jagad raya • Cakra : pusat untuk menyelaraskan dan membagi energi dari berbagai sumber • Tenaga Dalam merupakan kumpulan bioelektrik dari sel-sel tubuh

  20. Perasaan pasien akibat Tenaga Dalam • Ketarik • Nyut2 / ndut2/ sedut2 / senut2 • Geli • Kemeng/linu/sakit • Pusing/kepala sakit • Cekot-cekot • Berdebar-debar • Seperti ombak • Ada yang jalan • Kejang2 / kaku • Tidak merasakan apa-apa • Kesemutan • Gemetar • Hangat • Dingin • Merinding/mengkorok • Sengkring2/krenyeng2 • Berat • Isis / angin • kesetrum

More Related