1 / 33

DASAR FERTILASI, MORULA,BLASTULA, NIDASI DAN GASTRULA SERTA DERIVAT EMBRIO Oleh : GAYATRI

DASAR FERTILASI, MORULA,BLASTULA, NIDASI DAN GASTRULA SERTA DERIVAT EMBRIO Oleh : GAYATRI. PEMBUAHAN. Proses penyatuan Gamet pria dan gamet wanita Saat ini ovum  ZIGOT Kromosom Haploid menjadi Diploid Terjadi di Ampula tuba falopi. Gamet Pria.

pembroke
Download Presentation

DASAR FERTILASI, MORULA,BLASTULA, NIDASI DAN GASTRULA SERTA DERIVAT EMBRIO Oleh : GAYATRI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DASAR FERTILASI, MORULA,BLASTULA, NIDASI DAN GASTRULA SERTA DERIVAT EMBRIOOleh : GAYATRI

  2. PEMBUAHAN • Proses penyatuan Gamet pria dan gamet wanita • Saat ini ovum  ZIGOT • Kromosom Haploid menjadi Diploid • Terjadi di Ampula tuba falopi

  3. Gamet Pria • 200 – 300 juta spermatozoa yang masuk kedalam saluran kelamin wanita,hanya 300 – 500 spermatozoa yang mencapai tempat pembuahan • Untuk pembuahan → 1 spermatozoa • Umur spermatozoa 24 jam • Untuk pembuahan memerlukan andro gamon

  4. Gamet Wanita • Setiap daur ovarium hanya 1 oosit yang matang • Pada ovulasi → oosit sedang mengalami pembelahan MEOSIC II yang belum selesai • Oosit normal t.d Korona Radiata, Zona Pelusida, oosit • Untuk pembuahan memerlukan ginogamon

  5. Sebelum spermatozoa mampu membuahi oosit harus mengalami kapasitasi dan reaksi akrosom • Kapasitasi → menghilangnya glikoproten pada kepala spermatozoa • Reaksi akrosom → dilepaskan E.Hialuronidase dan akrosin untuk menembus korona radiata, zona Pelusida dan selaput odsit

  6. Setelah spermatozoa memasuki oosit • Oosit menyelesaikan meosis II dan membentuk pronukleus wanita • Kepala spermatozoa terpisah dari ekor,membengkak dan membentuk pronukleus pria • Kedua pronukleus bergabung dan melipat gandakan DNA nya → ZIGOT • Terjadi pembelahan mitosis LIHAT GAMBAR

  7. Hasil Pembuahan • Pengembalian jumlah kromosom menjadi DIPLOID • Penentuan jenis kelamin • Dimulai pembelahan

  8. PEMBELAHAN (CLEAVAGE) • Zigot membelah secara mitosis → jumlah sel menjadi banyak dan kecil-kecil di sebut BLASTOMER • 3 x membelah → bola sel mampat yang menjadi 2 lapisan , lapisan dalam menjadi embrio dan lapisan luar menjadi tropoblas

  9. Sewaktu terbentuk 16 sel disebut morula (akhir cleavage) • Morula memasuki rongga Uterus pada hari ke 3 – 4 setelah pembuahan • Selama pembelahan ini embrio di bungkus oleh zona pelusida yang menghilang pada hari ke 4 LIHAT GAMBAR

  10. BLASTULA (BLASTOKISTA) • Setelah morula berada dalam rongga Uterus, cairan mulai menembus zona pelusida masuk ke ruang antar sel masa sel dalam • Lama-lama ruang antar sel menyatu dan akhirnya terbentuk rongga disebut BLASTOKEL • Saat ini embrio disebut BLASTOKISTA

  11. Sel masa sel dalam disebut EMBRIOBLAS → terletak pada salah satu kutub • Sel masa luar disebut tropoblas, menipis dan membentuk dinding epitel untuk BLASTOKISTA • Setelah zona pelusida siap untuk NIDASI (IMPLANTASI)

  12. NIDASI • Pada manusia terjadi hari ke 6 setelah pembuahan • Dengan cara menyusupnya sel tropoblas diatas kutub embrioblas diantara sel epitel mukosa uterus • Penembusan dan pengikisan di sebabkan oleh e. proteolitik yang dihasilkan tropoblas • Terjadi di dinding ANTERIOR dan POSTERIOR korpus uteri LIHAT GAMBAR

  13. PERSIAPAN UTERUS UNTUK NIDASI . DINDING UTERUS TERDIRI DARI : 3 LAPIS 1. ENDOMETRIUM → Selaput Lendir dibagi 3 lapisan - Lapisan KOMPAKTA → permukaan - Lapisan SPONGIOSA → tengah - Lapisan dasar tipis, lapisan regeneratif

  14. - Umur (11 – 15 Th) – (45 – 50 th) daur uterus mengalami perobahan sesuai dengan daur ovarium → berlangsung setiap 28 hari akibat pengaruh hormon • 3 Fase daur uterus = Fase Folikuler (proliferatif) = Fase Sekretorik (progestitional) terjadi nidasi = Fase Menstruasi LIHAT GAMBAR

  15. PERKEMBANGAN EMBRIO MINGGU KE II • Pada hari ke 8, sebagian blastokista terbenam dalam stroma endometri • Tropoblas diatas embrioblas berdiferensiasi menjadi 2 *Sitoropoblas → sel berinti tunggal yg mengalami mitosis *Sinsitio Tropoblas → sel berinti banyak tanpa sel yang jelas mitosis tidak ada

  16. Sito Tropoblas, bermitosis, bermigrasi ke Sinsitio Tropoblas, akhirnya keduanya menyatu LIHAT GAMBAR

  17. Embrioblas berdiferensisasi menjadi : 1. Hipoblas → satu lapisan sel kecil kuboid berdampingan dengan rongga blastokista 2. Epiblas → satu lapisan sel silinder tinggi bersebelahan dengan rongga amnion Keduanya membentuk cakram datar disebut cakram MUDIGAH BILAMINER

  18. Pada hari ke 11 – ke 12 blastokista sudah terbenam seluruhnya dalam stroma endometrium • Pada saat ini sel sinsitio tropoblas menembus lebih dalam ke stroma dan merusak lapisan endotel pembuluh darah kapiler → sinusoid • Saat ini terjadilah sirkulasi utero plasenta • Setelah itu pertumbuhan cakram mudigah bilaminer lebih lambat dibanding perkembangan tropoblas

  19. Perkembangan Embrio Minggu ke III • Saat ini terjadi proses gastrulasi yaitu proses pembentukan ketiga lapisan germinal pada embrio • Mulai terbentuk garis primitif pada permukaan epiblas • Mula-mula samar → lama-lama makin jelas • Ujung kepala garis ini disebut nodus primitif

  20. Ujung kepala garis ini di sebut nodus primitif • Potongan melintang tampak sel-sel berbentuk botol dan muncul sebuah lapisan sel baru di antara epiblas dan hipoblas • Sel epiblas mengikuti alur arah garis primitif membentuk mesoder dan endoderm intra embrional

  21. Kemudian sel-sel ini tiba di garis primitif, memisahkan diri dari epiblas • Setelah sel ini bermigrasi sebagian menempatkan diri diantara epiblas dan endoderm yang baru → terbentuklah MESODERM • Sel yg tetap berada di epiblas membentuk EKTODERM • EPIBLAS → sumber dari semua lapisan germinal pada embrio yaitu EKTODERM, MOSEDERM dan ENDODERM

  22. Sel-sel Pre Notokord invaginasi → kelempeng Notokord → inilah yg menjadi Notokord • Notokord membentuk sumbu tengah yg akan menjadi kerangka sumbu badan • Seterusnya diferensiasi jaringan dan organ sudah dimulai

  23. Perkembangan Minggu ke IV, VII Di Sebut Masa Mudigah • Masa terbentuknya jaringan dan sistem organ dari masing-masing lapisan mudigah

  24. Lap Mudigah Ektoderm Membentuk : • S.S.P • Sistem Saraf tepi • Epitel sensorik telinga, hidung dan mata • Kulit termasuk rambut, dan kuku • Kelenjer : - HIPOFISIS - MAMMAE - KERINGAT 6. Email Gigi

  25. Lap Mudigah Mesoderm membentuk : • Jaringan otot • Jaringan tulang rawan dan tulang • Jaringan subkutan kulit • Sistem pembuluh : jantung,A,V, kelenjar • Sistem Kemih : Ginjal, Gonad dan Saluran • Limpa dan Kortek Adrenal

  26. Lapisan Mudigah Endoderm : • Epitel saluran pencernaan • Epitel saluran pernafasan • Kandung kemih • Epitel Kavum Timpani dan Tuba Eustachius • Tiroid, Paratiroid, hati dan Pankreas

  27. Terima Kasih

More Related